
Kaisar Raja Naga Langit menyimpan kembali pil bunga Naga merah di saku dalam lengan baju nya dan ingin kembali ke istananya yang berada di tengah-tengah Pulau Gunung Long Langit.
Terapi di pintu gerbang masuk ke istananya telah hadir sekelompok orang yang di pimpin oleh Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi yang telah menghadangnya dan istananya telah di rampas oleh Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi.
" Kaliannn..? Berani sekali datang ke gunung Long langit kuuuu? " Tanya Kaisar Raja Naga Langit dengan sikap penuh wibawa kepada Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi.
" Hai, Kaisar Raja Naga Langit aku dan para pasukan ku khusus datang untuk menyapamu sebagai tetanggamu yang sudah sewajarnya aku harus sering-sering mengunjungi mu. " Kata Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi dengan sikap angkuh kepada Kaisar Raja Naga Langit.
Kaisar Raja Naga Langit mendengus dengan wajahnya tak mempercayai ucapan musuhnya itu. Ia mengangkat wajahnya dengan sikap seorang Kaisar sejati untuk menghadapi musuh nya itu.
" Puh, aku tak akan pernah mempercayai bualan busuk mu yang sudah terbaca di wajahmu yang menyatakan bahwa dirimu adalah seorang Raja perampok hina yang layak di basmi dari dunia ini agar dunia ini menjadi damai..! " Kata Kaisar Raja Naga Langit menatap tajam Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi.
Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi malah memamerkan senyuman yang sangatlah di benci oleh Kaisar Raja Naga Langit yang tahu bahwa musuh nya itu menantangnya.
"Seterahlah apa kata mu yang menilai ku seperti apa pun itu ? Yang utama bagi ku adalah kamu harus menyerahkan pil bunga Naga merah dan cermin mata Dewa Brahma kepada ku sebagai tanda Penukaran nyawa mu dan pulau mu ini..! " Kata Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi yang memberi kode untuk para pasukannya untuk membawakan sejumlah mayat dari dalam istana Kaisar Raja Naga Langit ke depan mata Kaisar Raja Naga Langit yang segera geram melihat sejumlah mayat itu adalah para anggota keluarga, sahabat dan anak buahnya.
" Kurang ajar kamu memang layak mati di tangan kuu...! " Hardik Kaisar Raja Naga Langit yang melesat ke arah Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi dengan telapaknya mengarah ke dada musuhnya.
Wutttttt!
Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi hanya mengangkat tangannya saja ke depan untuk sambut pukulan maut dari musuhnya itu dengan pukulan tangan Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi.
Plakk!
Kaisar Raja Naga Langit terpukul mundur dan kembali ke tempatnya semula sebelum Ia kembali menyerang musuhnya dengan ilmu raungan Naga Langit yang dashyat.
Grooouuuuu
Sejumlah pasukan Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi melesat ke sekitar Raja Naga Langit dengan formasi baru mereka untuk menghabisi Kaisar Raja Naga Langit sesuai dengan perintah dari Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi.
__ADS_1
Swingggg!
Swinggggg!
Swinggggg!
Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi hanya menatap lurus kepada Kaisar Raja Naga Langit yang telah di kurung oleh para pasukannya yang menggunakan sistem formasi lingkaran maut untuk menghabisi musuhnya itu.
Tetapi, Kaisar Raja Naga Langit mengeluarkan cahaya keemasan yang membuat formasi dari para pasukan Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi ambruk oleh kekuatan cahayanya.
Blash!
Bruak..!
" Bangun..! " Perintah Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi kepada para pasukannya yang terlempar dari musuhnya akibat kekuatan dari musuhnya itu.
Para pasukannya segera bangkit kembali lalu menggunakan tombak trisula Lautan Tak Bertepi untuk menyerang Kaisar Raja Naga Langit yang berada di tengah-tengah mereka.
Trang!
Kaisar Raja Naga Langit menangkis serangan sejumlah tombak trisula lautan tak bertepi yang di gunakan oleh para pasukan musuhnya yang sangat serentak itu.
Wutttt!
Sebagian dari para pasukan Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi melompat dengan tombak trisula lautan tak bertepi mengarah ke depan mata Kaisar Raja Naga Langit.
Bettz!
Trang!
__ADS_1
Kaisar Raja Naga Langit menangkis serangan tombak trisula lautan tak bertepi yang di gunakan oleh para pasukan Kaisar Raja Naga Lautan Tak Bertepi yang mengarah ke mata nya dengan pedangnya.
Singgg!
Pedangnya bergerak cepat untuk menangkis serangan tombak trisula lautan tak bertepi yang telah di gunakan oleh Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi yang menyerangnya dari arah atas kepalanya.
Crang!
Tombak trisula lautan tak bertepi milik Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi terbentur oleh pedangnya Kaisar Raja Naga Langit yang telah melindungi kepala Kaisar Raja Naga Langit dengan cepat.
Sing!
Sebuah tombak trisula lautan tak bertepi yang lain telah meluncur ke punggung Kaisar Raja Naga Langit untuk menyerang secara gelap tetapi sebuah pedang putih telah menangkis nya dengan cepat sekali sehingga tombak trisula lautan tak bertepi itu terhalangi.
" Kaisar Raja Naga Langit kau tak perlu cemas karena aku telah datang untuk membantu mu menghabisi para perampok hina ini..! " Kata Wu Bai yang segera mengubah arahnya yang tadinya akan menuju ke dunia langit kini berbalik arah ke dunia Naga dan untungnya Ia masih bisa menyelamatkan Kaisar Raja Naga Langit yang di serang secara di keroyok oleh Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi dan para pasukannya.
Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi marah sekali melihat kehadiran Wu Bai yang dikiranya telah pergi ke dunia langit untuk menuju ke sekolah Kekaisaran Langit untuk mengambil lentera bunga teratai emas yang berada di sekolah Kekaisaran Langit untuknya.
" Dasar penipu laknat yang tak pernah bisa di percaya..! Kau harus mati juga di tangan ku.. Wu Bai..! " Hardil Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi dengan marah sekali kepada Wu Bai.
" Cih, perampok hina seperti mu tidak layak untuk di beri kesempatan untuk menginjakkan kaki mu di sini di pulau gunung Long langit yang suci..! " Balas Wu Bai yang menghunusan pedang putih ke arah Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi yang berada di hadapannya dan Kaisar Raja Naga Langit.
" Tuan Wu sebaiknya kamu jangan ikut campur urusan kami dan sebaiknya kamu pergi dari sini dengan membantu ku menjaga pil bunga Naga merah dan cermin mata Dewa Brahma yang akan ku serahkan kepada mu agar kamu bisa memberikannya kepada Yang Mulia Kaisar Langit Tian Xin di dunia manusia di era dinasti Ching. " Kata Kaisar Raja Naga Langit dengan nada mendesak kepada Wu Bai di sampingnya seraya memberikan dua buah pusakanya kepada Wu Bai.
" Ta.. Tapi? "
" Pergilah..! Sekarang! " Teriak Kaisar Raja Naga Langit yang menggunakan tenaganya untuk melemparkan Wu Bai dari pulaunya.
Bugh!
__ADS_1
Bersambung!