
Li Xiao Feng menerjang setiap musuh yang ingin menghalangi langkahnya menuju ke kota alam langit lapisan ke-enam dengan sepak terjang nya yang menggetarkan hati para musuhnya.
Bughh!
Crash!
Li Xiao Feng menggunakan tinjunya memukul hancur sejumlah besar pasukan iblis burung murai hitam yang menyerangnya dari arah dalam kota alam langit lapisan ke-enam.
Tian Xin menerjang dengan pedangnya terus menerus membantai setiap iblis yang mencoba untuk mencegahnya masuk ke dalam kota alam langit lapisan ke-enam.
Crakk!
Wu Lei dan kawan-kawan nya menerjang dengan hebat menghantam beberapa iblis yang ingin mencegah mereka menyerang istana alam langit lapisan ke-enam.
Boom!
" Arghhh! " Teriak sejumlah iblis yang tewas oleh pasukan Wu Lei yang hebat.
Tian Xin melompat dengan kecepatan kilat ke arah tembok kota alam langit lapisan ke-enam yang langsung runtuh di tendang olehnya seraya pedangnya membabat sejumlah besar iblis yang menyerangnya dengan jumlah besar bak badai saja.
Whoooshh!
Crakkk!
Melihat sepak terjang pasukan yang di pimpin oleh Li Xiao Feng membuat panglima Besar iblis burung Hong langit murka lalu menerjang maju untuk menghadapi Li Xiao Feng dengan tombak panjangnya yang di lontarkan ke arah Li Xiao Feng.
Whooooshhh!
Li Xiao Feng melihat serangan maut mengarah ke arahnya segera membalas serangan dengan pedangnya menebas tombak panjang milik panglima Besar iblis burung Hong dengan lihai.
Crangggg!
Tombak panjang itu terbang kembali ke arah pemiliknya yang cepat menangkapnya lalu di pakai untuk menyerang Li Xiao Feng dengan jarak dekat.
Wuuutzz!
" Li Xiao Feng ku habisi kauuuu....! " Hardik panglima besar iblis burung Hong langit yang menyerang dengan tombak panjang yang amat tajam dan ganas itu.
Trang!
Li Xiao Feng menyambutnya dengan pedangnya menangkis serangan-serangan tombak panjang yang menghujani dirinya itu namun Li Xiao Feng tidak merasa gentar dan takut terhadap musuh tangguhnya itu. Ia menggerakkan pedang ke segala penjuru arah di sekitarnya sehingga ujung tombak panjang milik panglima besar iblis burung Hong langit tidak bisa menyentuhnya.
Tian Xin telah menemukan lawannya yang telah menerjang ke arahnya dengan pedang yang sangat besar sekali sehingga ia dengan cepat mengayunkan pedangnya menangkis serangan maut itu.
__ADS_1
Wuuutzz!
Crangg!
" Dewa burung merpati Emas langit kau sungguh lancang sekali menghadapi ku, majikanmu yang dahulu pernah memberikan mu jabatan sebagai jendral wilayah langit lapisan ke-enam, tapi sekarang kamu sungguh tak makhluk tak kenal budi...! " Hardik Tian Xin dengan sinar matanya yang ganas kepada musuhnya yaitu Dewa burung merpati emas langit yang menyerangnya dengan pedang yang mengeluarkan suara yang amat ganas sekali.
" Siapa suruh kau begitu merendahkan martabat ku di masa lalu mu, Tian Xin. " Kata Dewa burung merpati emas langit yang mengayunkan ujung pedang ke arah Tian Xin dari arah pundak kanan Tian Xin.
Wutttz!
Trang!
Tian Xin dengan cepat menangkis serangan maut itu dengan pedangnya di arahkan ke pundak kanannya begitu tepat sekali sehingga pedang milik Dewa burung merpati emas langit itu patah oleh pedangnya.
" Ahhh, berengsek kau...! " Hardik Dewa burung merpati emas langit yang menyerang Tian Xin dengan pukulannya yang mengandung kekuatan yang dashyat sekali.
Wutttz!
Bughhh!
Tian Xin melompat menyambut pukulan dari musuhnya dengan tinjunya juga yang membuat Dewa burung merpati emas langit terdesak mundur olehnya.
"Hmm, makhluk tak berbudi...! Lihatlah aku akan menjatuhkan hukuman mati terhadap mu..! " Hardik Tian Xin yang mengayunkan pukulannya dengan telak menghantam kening musuhnya hingga remuk.
Bughhh!
Trang!
Trang!
Trang!
Trang!
Tombak panjang di tangan panglima besar iblis burung Hong langit adalah tombak penyangga petir dan kilat yang sangat besar kekuatannya untuk di kalahkan oleh pedang cincin api Li Xiao Feng.
" Hmm, tombaknya sungguh hebat sekali yang membuatnya tidak bisa aku sentuh dengan ujung pedang cincin api ku. "Batin Li Xiao Feng yang mencari cara untuk mengalahkan musuh di hadapannya itu.
" Li Xiao Feng, apakah kamu sudah mengenali kehebatan tombak panjang ku ini??? " Seringai keji dari Panglima besar iblis burung Hong langit yang terus menerus menyerang Li Xiao Feng dengan sadis sekali sehingga Li Xiao Feng harus gunakan kelincahan tubuhnya untuk melindungi dirinya dari serangan-serangan musuhnya itu.
Swoooshh!
" Ayah.. Kau harus berhati-hati dalam melawan makhluk hina itu..! " Teriak Li Wei Shiang putrinya yang cemas dengan keselamatannya.
__ADS_1
" Iya, Wei Shiang kau tenang sajalah dan percaya dengan kemampuan ayahmu...! " Balas Li Xiao Feng yang mendapatkan semangat berjuang dari keluarganya yang juga memberikan hajaran kepada pihak musuh yang terus menerus maju untuk menghalangi mereka.
Li Xiao Feng mengeluarkan senjatanya yang lain yang berupa patkua di telapak tangan kirinya lalu di lontarkan ke arah panglima besar iblis burung Hong langit yang memekik kaget dengan alat mencari mata arah angin yang melayang ke arah nya oleh Li Xiao Feng.
Whuuushh!
" Akhhh, kurang ajar ia tahu cara untuk menang dari ku...! " Batin panglima besar iblis burung Hong langit yang mulai jerih menghadapi Li Xiao Feng yang cerdas itu.
Li Xiao Feng menyeringai kejam ke arah musuh nya itu lalu patkua nya itu mengeluarkan cahaya keemasan yang mengurung panglima besar iblis burung Hong langit sehingga ia bisa menebas habis musuhnya dengan pedangnya.
Blashh!
Crakkk!
Lalu, Li Xiao Feng melesat ke arah keluarganya yang menghadapi sejumlah besar iblis burung Hong langit yang mengurung keluarganya di pintu masuk ke istana alam langit lapisan ke-enam yang telah di lihat olehnya.
Swoooshh!
Li Xiao Feng menggerakkan pedang cincin api yang langsung membabat sejumlah besar iblis burung Hong langit yang mengurung keluarga nya itu.
Crakkk!
" Ayah.. Aduh perutku...! " Pekik Li Wei Shiang yang mengeluh kesakitan pada perutnya.
" Wei Shiang, kau kenapa? " Tanya Wu Lei yang cepat menolong istrinya sambil membabat habis sejumlah besar iblis burung Hong langit di depan mereka dengan pedang Merah nya.
Crakkk!
"Kak Lei, sepertinya bayi kita mengalami getaran hebat akibat pertarungan antara aku melawan iblis itu. " Jawab Li Wei Shiang membelai perut nya dengan tatapannya kepada Wu Lei begitu cemas akan keselamatan anak mereka di dalam perutnya.
Wu Lei melihat iblis yang telah melukai bayinya di dalam perut istrinya itu segera membalas dendam kepada Dewa guntur yang membawa dua buah gada berat dengan kekuatan guntur yang meledak - ledak di sekitar teman-teman nya.
" Bajingan laknat ku habisi kauuu...! " Hardik Wu Lei menerjang musuhnya dengan pedangnya yang mengeluarkan sinar merah yang langusng menghancurkan dua buah gada milik Dewa guntur.
Jegger!
Blaarrrr!
" Akh, Wu Lei kau rupanya yang telah menyerang dan menghancurkan dua buah gada ku...?! " Kata Dewa guntur yang marah kepada Wu Lei yang mengayunkan pedang merah menebas kepala Dewa guntur yang ingin menyerangnya dengan kepalan guntur langit.
Crash!
Jegger!
__ADS_1
" Argghhh...! " Pekik sejumlah besar iblis yang tewas terkena serangan Wu Lei yang menebas kepala Dewa guntur dalam waktu kurang dari satu detik sehingga kekuatan guntur langit dari Dewa guntur menghancurkan pasukan iblis yang mengurung kawan-kawan nya.
Bersambung!