Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Belenggu Tak Terlihat.


__ADS_3

Li Xiao Feng menghela napas ringan sesudah Li Xiao Feng menyelesaikan permasalahan yang ada di hutan belakang rumah makan dan penginapan depan pintu kota Hijau.


Ia segera kembali ke kamar penginapan untuk Ia dapat menemui Li Bing Han dan Lao Yan yang di tugaskan olehnya untuk menjaga Nona Lan Jing Yi yang mengalami luka pada dalam tubuhnya akibat racun yang menjalar ke tubuh gadis manis itu dari hubungan intimnya dengan seseorang yang di kira Li Xiao Feng oleh gadis itu.


" Guru ,dia meracau di dalam tidurnya dengan dia berkata dirimu telah melakukan hal itu kepadanya sampai busa keluar dari mulutnya." Lapor Lao Yan begitu Li Xiao Feng kembali ke kamar penginapan.


" Cihh..Melihatnya saja aku mual..Apalagi aku ini ada niat untuk menyentuh dia..Uhh..Bukan tipe ku gadis ini," Jawab Li Xiao Feng mengedikkan bahu.


" Ya ,karena kau sangat mencintai Ibu Guru kami yang sangat cantik sedunia alam semesta."Kata Le Le dan Chen Chen serentak mengacungkan ibu jari mereka kepada Li Xiao Feng.


Li Xiao Feng memerah di balik topeng semut rang rang nya ," Tepat sekali..Seumur hidup aku cuma menyentuh satu orang wanita saja yaitu Wu Ji ku seorang..Bahkan aku yakin gadis itu hanyalah terlalu obsesi kepadaku karena aku seorang idola di dunia persilatan yang mempunyai sekali para pencinta khayalan ku ,"


Li Bing Han mengangguk -angguk agar Li Xiao Feng tak meneruskan pujian pada diri sendiri pria abadi itu sendiri yang kadang kala suka pamerkan ketampanan dan kehebatannya itu kapan saja dan di mana saja tanpa mempedulikan keadan yang ada di sekitarnya.


" Ya ,lalu bagaimana cara kita untuk menolongnya dari bahaya racun di dalam tubuhnya meskipun kita sudah memberikannya minum obat penahan sakit untuk jangka waktu tertentu saja? " Tanya Le Le membantu untuk membersihkan tubuh Lan Jing Yi dari noda muntahan dari gadis yang masih belum sepenuhnya sadar.


" Mencari tahu siapa pria yang di kira diriku oleh gadis ini tentang pria yang suka membuka pintu darurat nya itu untuk menyembuhkannya."Jawab Li Xiao Feng membalikkan tubuh bersama Li Bing Han dan Lao Yan agar Le Le dan Chen Chen dapat membersihkan,merapikan dan menggantikan baju kotor Lan Jing Yi dengan baju bersih.


" Di manakah kita bisa menemukan pria gila yang sudah mencoreng nama baik mu itu ,Tuan Li Xiao Feng ? "Tanya Lao Yan kini duduk di kursi depan meja kayu dalam kamar penginapan.


" Di seluruh Negeri Ming kita ini dan kita pasti bisa menemukannya dan menyayat organ vitalnya itu tanpa ampun dariku." Jawab Li Xiao Feng geram.


"Jadi ,apakah untuk sementara waktu kita harus membiarkannya ikut pergi bersama dengan kita di sepanjang kita untuk menyelesaikan misi kita di seluruh dunia ini ?!" Ucap Li Bing Han menikmati makan pagi dengan menu bihun goreng yang telah di buatkan oleh Le Le untuknya.

__ADS_1


" Iya ,terpaksalah daripada dia membuat masalah di kemudian hari yang mengacaukan hidupku dan Wu Ji di suatu saat nanti." Jawab Li Xiao Feng.


" Iya ,kami hanya mengikuti apa yang kau katakan kepada kami untuk membantu mu ,Tuan Li." Ucap Chen Chen merapikan bungkusan pakaian mereka dengan rapi.


" Baiklah ,sebaiknya kita segera berangkat masuk ke kota Hijau sebelum kita akan terhalang oleh hujan yang akan mengguyur daerah ini menurut ramalan cuaca dari Dewa Cuaca beritahukan ku pada pagi hari ini." Kata Li Xiao Feng yang sudah berpenampilan rapi dan bersih serta wangi.


" Siapa yang akan membantunya untuk berjalan bersama kita ? " Tanya Chen Chen mengangkat alis kepada Le Le yang menarik lengan Lao Yan di sampingnya.


" Dia saja..Dia kan laki -laki juga." Jawab Le Le.


Lao Yan mengangguk sambil tersenyum sangat sabar." Ya ,aku yang akan menggendongnya di punggungku." Pria tua ini mengedipkan matanya kepada Le Le yang mendengus sebal.


Mereka mulai keluar dari penginapan ,lalu berjalan menuju ke pintu masuk kota Hijau yang di jaga ketat oleh para penjaga pintu kota Hijau yang kini meminta surat izin masuk mereka untuk di periksa kebenarannya sebelum mereka dapat izin masuk ke kota Hijau.


" Terimakasih." Kata Li Xiao Feng berjalan di depan rombongannya.


Mereka sudah berada di dalam kota Hijau yang di lihat oleh mereka sebagai kota yang sangat ramai dengan segala aktivitas para penduduknya yang berlalu lalang di sekitar kota itu.


" Sombong sekali bunga impian itu." Celetuk pria muda berpakaian sastrawan yang berjalan di sisi bahu jalan raya di kota Hijau.


" Siapa yang kau bicarakan itu ,orang kulit hitam yang baru datang ke kota Hijau kami ?" Tanya pria bertubuh kurus yang juga berpakaian sastrawan.


" Bunga impian yang bersekolah di sekolah negeri Kota Hijau ," Jawab pria kulit hitam mendengus sebal kepada seorang gadis muda cantik jelita di seberang jalan.Gadis itu bila di lihat dengan mata Li Xiao Feng.

__ADS_1


" Ada kaki berselaput tebal yang muncul di balik sepasang sepatu kulit lembu gadis itu." Kata Li Xiao Feng seraya membeli kipas lipat di penjual kipas di tepi jalan raya kota Hijau.


" Dia seekor katak betina yang menyamar menjadi seorang gadis muda cantik jelita yang paling di sukai para pemuda di kota ini." Kata Chen Chen di dekat Li Xiao Feng.Gadis ini membeli perhiasan rambut untuk dirinya sendiri.


" Musuhmu kah siluman katak sawah itu ?" Tanya Le Le memilih untuk membeli kantong wewangian di penjual perhiasan khusus untuk menghiasi ikat pinggangnya.


" Iya ,dia dahulu pernah mengganggu pertapaanku di lereng gunung Ermei yang nyaris membuatku gagal mencapai puncak gunung Ermei namun aku berhasil di tolong oleh seekor naga merah yang menyemburkan api dari mulut sampai siluman itu nyaris menjadi katak panggang oleh naga merah itu." Jawab Chen Chen yang menuntun Li Bing Han untuk membeli satay manisan yang sangat di sukai Li Bing Han.


" Kau makan gula -gula harus rajin minum air putih agar kau tak mengalami radang pada tenggorokan mu ,"Kata Li Xiao Feng menasehati Li Bing Han.


" Iya ,Guru." Jawab Li Bing Han patuh kepada Li Xiao Feng seraya menjilati gula -gulanya.


" Anak -anak memang selalu menyukai gula -gula. Kau jangan terlalu mengekangnya nanti dia tak bisa menikmati masa anak -anaknya yang tak bisa terulang kembali di saat dia tumbuh remaja dan dewasa kelak." Kata Lan Jing Yi yang sudah bisa berjalan di samping Lao Yan.


Lan Jing Yi berusaha untuk mendekatkan dirinya kepada Li Bing Han agar dirinya bisa semakin dekat hubungannya dengan Li Xiao Feng yang ia cintai itu.


" Ku rasa urusan Bing Han adalah urusanku bukan urusan mu ,Lan Jing Yi." Dengan dingin sekali Li Xiao Feng menepis jemarinya untuk menyentuh Li Xiao Feng yang sangat membenci orang yang ingin menyentuh dirinya.


" Ehh...Kau dingin sekali kepadaku..Aku ini sudah menjadi kekasihmu yang telah kau miliki seluruh ragaku ini ." Kata Lan Jing Yi menatap marah Li Xiao Feng


" Siapa yang memiliki seluruh ragamu..?Hei kau jangan mengkhayal yang tak masuk akal tentang aku yang sama sekali bukan kekasihmu..!" Geram Li Xiao Feng menatap bengis sekali kepada Lan Jing Yi.


" Guru ,hati -hati jangan membunuhnya dahulu sebelum kita bisa menemukan pria yang sudah membuka pintu daruratnya itu yang sudah berani memakai nama mu untuk merusak nama baikmu di dunia persilatan." Kata Lao Yan cepat -cepat dia cegah Li Xiao Feng membakar habis Lan Jing Yi melalui tatapan mata bengis pria abadi itu.

__ADS_1


Bersambung..!!


__ADS_2