
Ser...!!
Desiran angin dua puluh lima Siluman Alcapaka yang tersisa telah menerjang maju untuk hadapi Li Xiao Feng dengan serentak.
Syutttt...!!
Tetapi Li Xiao Feng bergerak satu kali saja telah menebas hancur mereka dengan kuku tajam milik Li Xiao Feng bergerak menancap tepat di rongga leher atau tenggorokan para siluman itu dengan sangat cepat luar biasa.
Jleb...!!
Blaarrr...!!
Yang Ching Ching terperangah melihat cara Li Xiao Feng menghabisi para musuh mereka hanya dengan kuku jari telunjuk pemuda tampan aneh itu saja.
" Waaaa...!"
" Apa waa ?" Tanya Li Xiao Feng mendorong kasar Yang Ching Ching yang berdiri begitu dekat sekali dengannya.
" Aduhhh..!!" Pekik Yang Ching Ching yang telah terjungkal ke jurang di sebelah kanan Li Xiao Feng karena dorongan tangan kasar Li Xiao Feng.
" Siapa suruh kau terlalu dekat denganku ?! " Ucap Li Xiao Feng jongkok di pinggir jurang menatap santai jatuhnya Yang Ching Ching ke jurang itu.
" Aku bukan sengaja dekat denganmu ,Tuan Besar Li..! Aduh ,sakit pinggangkuuu...!!" Rintih Yang Ching Ching terjatuh dengan posisi telentang di tanah dalam jurang lembah gunung bunga seruni ungu.
" Ish , jangan mencari alasan tak masuk akal agar kau bisa menjerat ku seenaknya dengan rayuan licin mu itu , Putri Feng Yi Lan." Kata Li Xiao Feng tak memiliki rasa bersalah sama sekali kepada Yang Ching Ching yang terjatuh ke jurang karena dirinya.
" Pu..Putri Feng Yi Lan ? Siapakah dia ? " Tanya Yang Ching Ching melompat bangun dan berdiri di tanah jurang.
" Ya , Kaulah.." Jawab Li Xiao Feng acuh tak acuh.
" Aku ? Heiii , Kau salah menduga orang ! Aku ini Yang Ching Ching Si Ular Hijau cantik dari desa bambu runcing merah muda..!" Kata Yang Ching Ching menudingkan telunjuknya ke atas jurang.
" Ahhh , Kau bisa saja menipu muridku yang lugu dan dungu dengan wujud mu yang baru ini tetapi Aku bisa mengetahui wujud lama mu yang tak lain adalah seekor burung merak hijau yang terjebak di tubuh seekor ular hijau peliharaan Dewi Kuan Im yang tubuhnya telah kosong setelah ular itu jatuh ke bumi.Dan ,arwah atau jiwa ular itu sendiri ada di raga Qing Mei Lan yang arwahnya di masukkan ke raga seekor angsa putih oleh Raja Iblis Rusa Ungu gila.." Kata Li Xiao Feng dengan nada dingin kepada Yang Ching Ching.
__ADS_1
" Hei..Aku salah paham kepadaku ,Tuan Besar Li. Dan ,satu lagi murid mu bukanlah murid yang lugu dan dungu.Dia itu anak yang cerdas dan manis serta berbudi luhur.." Kata Yang Ching Ching yang mencela ucapan Li Xiao Feng yang mengatakan Li Bing Han seorang murid yang lugu dan dungu.
" Emm ,baiklah untuk satu ucapan mu yang bela muridku maka kau pun aku ampuni nyawa kamu yang busuk itu dari hukuman mati dari Ku karena kau telah menyebabkan murid ku hilang...!!" Teriak Li Xiao Feng dari atas jurang lembah bunga seruni ungu.
Grrrrrr....!!
Teriakan Li Xiao Feng membuat tanah di sekitar lembah bunga seruni retak dan sebagian amblas ke jurang hingga Yang Ching Ching harus sigap menghindari dirinya tertimbun reruntuhan tanah.
Brrrrrr...!!
" Aishhh ,sadis sekali Kau..! " Kata Yang Ching Ching menghapus peluh di dahinya yang basah karena dirinya panik dan khawatir nyawanya bisa tamat karena teriakan Li Xiao Feng.
" Sudahlah..Cepat beritahukan kepadaku..Dimana terakhir kau telah kehilangan muridku ?" Li Xiao Feng mengangkat tangan untuk Yang Ching Ching tak lagi bahas sikap sadis dan kasar Li Xiao Feng kepada Yang Ching Ching.
" Di danau tak bertuan yang tak jauh dari lokasi kita saat ini , Tuan Besar Li." Jawab Yang Ching Ching cepat kepada Li Xiao Feng.
" Tunggu apalagi..Ayo kau ikut aku dan tunjukkan dimana danau tak bertuan itu berada dan biarkan Aku menjadi tuan pemilik danau laknat itu." Kata Li Xiao Feng dengan nada tergesa -gesa sekali pada Yang Ching Ching.
" Gyaaaaa...!!" Pekik kaget Yang Ching Ching yang kerah bajunya di tarik ujung sepatu kanan Li Xiao Feng lalu di bawa ke danau tak bertuan dengan kecepatan tinggi oleh gerakan kilat yang sangat mengerikan bagi Yang Ching Ching oleh Li Xiao Feng.
Brrrrrr....!!
Bruakk...!!
" Aduhh ,kasar sekali kau..!" Keluh Yang Ching Ching yang di jatuhkan di tanah begitu saja oleh Li Xiao Feng.
" Ini danau nya kah ? " Tanya Li Xiao Feng acuh tak acuh kepada Yang Ching Ching yang berdiri di samping dengan mengelus -elus bokong gadis itu yang ngilu dan sakit karena terjatuh di tanah tepi danau tak bertuan olehnya.
" Iya.."
" Danau laknat cepatlah kau kembalikan muridku kepada ku atau kau akan habisi dengan seluruh isi dari danau mu itu akan aku keringkan dan Aku ubah menjadi ternak domba..!" Ancam Li Xiao Feng dengan nada serius sekali kepada danau tak bertuan yang bergejolak setelah mendengarkan ancaman menakutkan dari Li Xiao Feng.
Blushhh...!!
__ADS_1
Muncullah sosok seorang Kakek tua renta yang merangkapkan kedua telapak tangannya kepada Li Xiao Feng serta membungkukkan tubuhnya di hadapan Li Xiao Feng.
" Tuan Besar Li tolong Kau ampunilah Saya yang sudah tua renta ini.." Pinta Kakek tua renta yang merupakan penghuni asli danau tak bertuan.
" Aku akan mengampuni mu jika Kau kembalikan muridku kepada ku sekarang juga..!" Kata Li Xiao Feng dengan tatapan matanya begitu dingin dan tajam sekali kepada Kakek tua renta itu.
" Tuan Besar Li , murid mu itu sudah keluar dari danau ku ini sekitar lima hari yang lalu setelah Dia menghabisi para Siluman kurang ajar yang telah mengambil kekuasaan Ku dengan cara licik sekali yakni mengambil pil arwah ku melalui segel batu jirah milik Kaisar Zu."Kata Kakek tua renta yang menceritakan secara detail tentang peristiwa Li Bing Han di culik oleh para Siluman anak buah Kaisar Zu ke dasar danau tak bertuan hingga Li Bing Han lenyap dengan masuk ke pedang naga siluman kepada Li Xiao Feng.
" Ahh..Kalau begitu kemanakah pedang sialan itu membawa pergi muridku ?" Tanya Li Xiao Feng dengan nada gelisah memikirkan keselamatan Tian Xin.
" Raga Li Bing Han telah hancur dan arwah Tian Xin terserap ke dalam pedang naga siluman..." Kata Kakek tua renta penghuni asli danau tak bertuan turut prihatin dengan kegelisahan yang di derita Li Xiao Feng saat ini.
" Pedang itu menghilang saat Aku mengejarnya di lembah bunga seruni ungu." Kata Yang Ching Ching memberikan informasi kepada Li Xiao Feng.
" Akh ,kenapa kau baru beritahu ku sekarang..!! Ah Aku bisa gila..!" Bentak Li Xiao Feng kepada Yang Ching Ching.
" Eh , Kau sendiri yang tidak bertanya kepadaku..Li Xiao Feng kau jangan membentakku sesuka hati kamu ,ya ! " Balas Yang Ching Ching kepada Li Xiao Feng yang terperanjat melihat gadis ini mirip sekali dengan Deng Wu Ji istrinya di Kekaisaran Deng.
" Heii , Wu Ji kau.." Kata Li Xiao Feng pelan sekali.
" Emmm , Kau memanggil ku siapa ? " Tanya Yang Ching Ching mengangkat alisnya heran sekali.
".." Li Xiao Feng tak mau menjawab pertanyaan Yang Ching Ching.
Melainkan pria ini melesat cepat kembali ke arah lembah gunung bunga seruni ungu untuk dirinya bisa segera menemukan muridnya kembali dalam keadaan sehat dan selamat.
Brrr...!!!
" Astaga , aneh bin ajaib Dia itu.." Kata Yang Ching Ching menggeleng kepalanya ke arah perginya Li Xiao Feng dari tepi danau tak bertuan.
" Nona Yang..Aku harap kau berhati -hati kepada Li Xiao Feng yang bisa membunuh mu kapan saja dia mau kalau Kau mencoba bermain -main api asmara dengannya.." Kata Kakek tua renta yang menasehati Yang Ching Ching.
" Cih..Siapa yang ingin bermain -main api asmara dengan laki -laki kasar dan gila seperti dia..? Aku ini lebih suka kepada laki -laki selembut Li Bing Han atau Tian Xin.." Kata Yang Ching Ching yang mengubah wujudnya dari gadis kecil usia sepuluh tahun menjadi wujud seorang gadis remaja usia enam belas tahun yang luar biasa cantiknya dan mirip sekali dengan Deng Wu Ji istri Li Xiao Feng.
__ADS_1
Bersambung..!!