Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Seberkas Harapan.....


__ADS_3

Arwah yang telah di kurung di dalam guci segel itu meraung -raung dengan suara yang sangat keras tetapi Arwah itu tak bisa terdengar oleh siapapun jua.


" Kau bisa diam atau tidak ?" Tanya ulat kecil yang juga terkurung di dalam guci segel milik Li Xiao Feng kepada Arwah itu.


" Tidak..!" Sahut Arwah itu melompat -lompat di dalam guci untuk keluar dari guci itu.


" Percuma kau meraung dan melompat -lompat tak jelas karena kau terkurung di guci segel ajaib milik Li Xiao Feng Sang Dewa Api ," Jawab ulat itu yang berubah wujud menjadi seorang gadis muda bertubuh mungil dan cantik.


" Ouhhh...Begitukah ?Siapakah Li Xiao Feng Sang Dewa Api yang kamu maksud itu dan siapakah kau ini ?" Tanya Arwah itu terisak -isak tiada henti kepada ulat cantik itu.


" Ahmm ku beritahu kau Li Xiao Feng Sang Dewa Api itu adalah Sang Kaisar Vampir sejagat raya yang kini menjadi Kaisar Kekaisaran Tang Agung yang amat berkuasa di seluruh negeri daratan tengah selain Kaisar Ming Jian tentunya. Dan ,aku ini adalah He Lin Min seekor ulat sutra emas yang di jadikan oleh Li Xiao Feng sebagai hewan spiritualnya atau penghuni pertama di guci segel nya."Jawab He Lin Min Siluman Ulat Sutra Emas itu kepada Arwah di hadapannya.


" Ou ,aku tidak tahu dan tidak pernah mengetahui seluk beluk Kekaisaran Tang Agung dan juga hal yang berkaitan dengan Sang Kaisar Vampir yang bernama Li Xiao Feng itu." Kata Arwah itu dengan raut wajah jujurnya kepada He Lin Min.


" Tskk..Itu karena kau arwah baru di dunia arwah dan juga kau bukan orang Kekaisaran Tang Agung melainkan seorang Arwah yang tersesat karena di kejar oleh para pasukan Arwah Kelabang Hitam yang di pimpin oleh Jenderal Hantu Bi Cien dari Kekaisaran Iblis Kelabang Barat ," Kata He Lin Min yang dengan tepat mengetahui identitas Arwah di hadapannya itu.


" Eihh , bagaimana kau bisa mengetahui identitas diriku dengan tepat?" Tanya Arwah itu heran dan bingung kepada He Lin Min.


" Karena aku mendengarkan suara hatimu sendiri yang bercerita untuk mengeluhkan nasibmu yang naas itu sesudah kau meninggal dunia dengan kau bunuh diri di sungai dekat desa Shinchu yaitu desa kelahiran mu sendiri."jawab He Lin Min tersenyum cerdas mengungkapkannya dengan sangat tepat sekali kepada Arwah itu.


" Ahhh..Ya ,aku bunuh diri karena suamiku telah memukuli ku dan menyiksaku ketika Ia mabuk arak yang membuat ku merasa muak terhadapnya yang sudah melanggar sumpahnya untuk lindungi diriku apabila aku bersedia untuk menikah dengan dirinya dan menjadi istrinya.Tapi ,dia ternyata tak dapat menepati sumpahnya kepadaku..Huhuhuhu hatiku hancur." Ratap Arwah itu.

__ADS_1


" Siapakah suami mu itu Arwah cengeng ?" Tanya Li Xiao Feng yang mengguncang guci segel yang berada di dekat bantal tidurnya.


" Aduhhhh ,Tuan Li tolong jangan membuat aku He Lin Min mual dengan guncangan guci segel mu itu " Pinta He Lin Min yang memegangi dadanya dan kepalanya dengan meringkuk kembali layaknya dirinya sendiri yakni seeorang ulat sutra emas.


" Hemmmm Iya ,aku minta maaf." Kata Li Xiao Feng menaruh guci segel di atas bantal tidurnya.Ia sendiri tengkurap dengan kedua tangannya santai menopang dagunya.


" Apakah di atas sana itu Tuan Li Xiao Feng Sang Dewa Api yang kau katakan tadi ?" Tanya Arwah itu dengan polosnya kepada He Lin Min.


" Iya." Jawab He Lin Min singkat ,jelas dan padat kepada Arwah itu.


" Ya ,ini aku Li Xiao Feng Sang Kaisar Vampir yang paling tampan di sejagat raya dengan gelar Sang Dewa Api yang tiada dua nya." Kata Li Xiao Feng dengan nada membanggakan dirinya sendiri.


He Lin Min meleletkan lidahnya dengan bosan dan jenuh mendengarkan Li Xiao Feng yang sangtlah sombong sekali itu. Namun ,Ia di kejutkan oleh Li Xiao Feng yang memasukkan rumput ilalang ke dalam guci dan memukulnya dengan rumput di genggam tangan pria itu.


" Awas ya jika lain waktu kau masih mengejekku di belakang ku di saat aku sedang memuji diriku dan membanggakan ketampanan dan ketenaran ku! Ku takkan segan menusukkan rumput ilalang ku ini ke badanmu itu..!" Ancam Li Xiao Feng dengan nada dingin sekali kepada He Lin Min.


" Iya ,Tuan Li ,hamba minta maaf kepada Anda." Kata He Lin Min memohon ampunan kepada Li Xiao Feng yang memunculkan sebelah matanya yang merah menyala ke dalam guci segel untuk Li Xiao Feng dapat mengintip dua makhluk yang ada di dalam guci nya itu.


" Ei ,kenapa kita tidak menusuk sebelah matanya itu dengan kuku kita lalu kita bisa kabur dari guci sialannya ini ?" Usul Arwah itu dengan pintar dan cekatan kepada He Lin Min.


" Kau pikir kita bisa kabur dari matanya dengan kuku kita." Kata He Lin Min yang merapatkan diri di dinding paling ujung di dalam guci segel Li Xiao Feng karena Arwah itu menjerit dan hancur oleh tatapan mata cincin api Li Xiao Feng.

__ADS_1


" Hyaaaaaaa..!!" Pekik Arwah itu sebelum hancur.


Brush..!!


" Tuan Li , hamba tak kan pernah melarikan diri dari guci Anda..!Sungguh ?! " Ucap Siluman Ulat Sutra Emas itu bersimpuh di dalam guci segel itu dengan suara memelas kepada Li Xiao Feng.


" Aku membakarnya bukan karena dia ingin ajak kau kabur dari guci ku melainkan karena dia ingin menyerap energi Siluman mu melalui sengatan di ekor nya yang baru tumbuh satu inci di bokongnya yang bau itu." Kata Li Xiao Feng dengan sikap dan nada yang sangat mengesankan He Lin Min.


" Jadi ,Anda menyelamatkan Hamba ?" Tanya He Lin Min berbinar -binar sepasang matanya yang indah itu dan hatinya terharu dengan kebaikan hati Li Xiao Feng.


" Iya..He Lin Min.." Jawab Li Xiao Feng menutup kembali segel pada guci nya itu.


" Tuan Li terimakasih atas kebaikan mu kepada ku yang hanya seekor ulat sutra emas biasa," Kata He Lin Min menangis haru kepada Li Xiao Feng.


Li Xiao Feng tak menjawabnya karena Li Xiao Feng sedang memikirkan Wu Ji yang sangat dan amat di rindukan oleh Li Xiao Feng selain Li Bing Han dan yang lainnya.


" Ahhhhh..Wu Ji ," Batin Li Xiao Feng berbicara.


" Guruuuuuu...!" Teriakan Li Bing Han melalui hati dan pikirannya telah membuyarkan perasaan yang sedang di dera nya pada Wu Ji.


" Han Er ,kau berada di mana sekarang ?" Tanya Li Xiao Feng melalui pikirannya yang terpusat pada Li Bing Han.

__ADS_1


Bersambung..!!


__ADS_2