Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Istana Keputrian Kekaisaran Ching.


__ADS_3

Tian Xin mengajak Xian Mei Hua meninggalkan kamar tidur Putri Ming Ming untuk mencari tahu keberadaan Li Xiao Feng, Wu Lei, Wu Bai dan Wu Song serta Li Wei Shiang yang sudah terpisah dari Tian Xin dengan cukup lama.


"Kakak Xin, bangunan apakah yang memiliki aura Yin yang cukup kuat yang dapat aku lihat dari teras kamar tidur Putri Ming Ming? " Tanya Xian Mei Hua memberitahu Tian Xin mengenai istana yang di lihat oleh mereka dari jarak yang tak cukup jauh dari istana Putri Ming Ming.


Tian Xin juga dapat melihat istana yang berada di bagian utara istana Putri Ming Ming yang juga telah di rasakan olehnya mengenai aura negatif yang mengandung unsur Yin.


" Ada benda sesat yang berasal dari dunia Iblis berada di istana bagian utara dari istana Putri Ming Ming." Kata Tian Xin yang kemudian telah mengajak Xian Mei Hua menuju ke istana yang mencurigakan bagi mereka.


Di depan istana itu ada tulisan 'Istana Keputrian Kekaisaran Ching'. Mereka dari pintu gerbang utama istana tersebut dapat melihat adanya lima puluh sosok wanita berwujud Laba-laba warna aneka ragam telah menghadang mereka.


" Kalian ada tujuan apakah mendatangi istana kami? "Tanya salah satu dari Siluman Laba-laba yang usianya terlihat sekitar tiga ratus tahun kepada Tian Xin dan Xian Mei Hua.


"Disini adalah istana manusia di alam manusia tetapi kenapa kalian mengatakan bahwa istana ini adalah istana kalian yang berasal dari dunia siluman Laba-laba tingkat sepuluh bumi atas?" Tanya Tian Xin dengan nada berwibawa kepada Selir raja siluman Laba-laba yang bertanya kepada nya di pintu gerbang utama Istana yang bernama Istana Keputrian Kekaisaran Ching.


Sebelum para siluman Laba-laba menjawabnya muncullah Wu Lei dan Li Xiao Feng yang telah menjawab pertanyaan Tian Xin dengan senyum cerah dan penuh kasih sayang yang tulus sekali kepada Tian Xin.


" Tian Xin, mereka dari dunia siluman Laba-laba yang di perintahkan oleh Raja Siluman yang sampai detik ini tidak dapat aku ketahui di mana Raja siluman menyamar sebagai seorang manusia di Istana Kekaisaran Ching."Jawab Li Xiao Feng yang melompat untuk berada di dekat Tian Xin muridnya yang sangat dirindukan nya itu.


" Guru Li, Raja siluman itu menyamar sebagai Raja Hu Liu saudara dari Kaisar Ching dan Ia memiliki buku pedang naga siluman sedangkan Kaisar Iblis pedang Naga siluman menyamar sebagai kakak ipar dari Kaisar Hui dan ia telah memiliki pedang Naga siluman ketika diriku terjerumus ke lubang reinkarnasi tak langsung dari dunia Iblis tingkat sedang. " Kata Tian Xin yang memberitahukan kepada Li Xiao Feng yang menganggukkan kepala kepada Tian Xin karena Ia sudah memahami semua hal yang telah di ungkapkan oleh Tian Xin terhadapnya.


" Lalu apakah kamu sudah mendapatkan pil menara tertinggi alam semesta untuk kamu bisa memanggil stempel dan pedang alam semesta milik mu yang berada di tangan Kaisar Iblis dan Raja siluman tak tahu diri itu? " Tanya Li Xiao Feng yang pandangan matanya fokus kepada sekelompok pasukan siluman Laba-laba yang sedang bersiap-siap untuk menghadapi mereka.


" Iya, Aku sudah mendapatkan pil menara tertinggi alam semesta sehingga aku dapat memanggil stempel dan pedang alam semesta ku dari kedua pencuri hina yang menjadi budak dari Kaisar Iblis surga ke enam." Jawab Tian Xin kepada Li Xiao Feng seraya tersenyum kepada Wu Lei yang maju untuk mewakili nya dalam menghadapi sejumlah pasukan siluman Laba-laba.

__ADS_1


Selir raja siluman Laba-laba menyemburkan uap putih dari mulutnya untuk menyerang Wu Lei yang segera menggerakkan pedang merah untuk menangkis serangan uap putih dari selir raja siluman Laba-laba.


Syuttt...!


Uap putih dari selir raja siluman Laba-laba yang menyerang Wu Lei merupakan benang jaring Laba-laba yang ingin menjerat Wu Lei agar selir raja siluman Laba-laba dapat membunuh Wu Lei dengan mudah.


Brr!


Wu Lei dengan lincah menebas uap putih dari selir raja siluman Laba-laba atau benang jaring Laba-laba yang menyebabkan selir raja siluman Laba-laba mengerang marah kepada nya.


" Bedebah! Aku habisi kauu..! " Hardik selir raja siluman Laba-laba yang mengeluarkan benang jaring Laba-laba nya dari kuku -kuku jari nya dan juga mulutnya yang di sertai daya kecepatan geraknya meluncur ke arah Wu Lei.


Swush!


Crash!


" Aghh! " Pekik selir raja siluman Laba-laba yang serangannya telah berhasil di kalahkan oleh Wu Lei.


" Kalian semua maju dan habisi makhluk angkuh itu untuk kuuuu..! " Perintah selir raja siluman Laba-laba dengan nada keras kepada para pasukannya untuk menyerang Wu Lei secara serentak.


Wer!


Wush!

__ADS_1


Melihat Wu Lei akan di keroyok oleh pasukan siluman Laba-laba yang menyerang secara bersamaan menggunakan jaring Laba-laba yang meluncur ke arah Wu Lei dari kuku -kuku dan mulut para pasukan siluman Laba-laba itu.


"Adik Hua, majulah dan bantu Wu Lei memberi hukuman mati terhadap para pasukan siluman Laba-laba yang bodoh itu..! " Kata Tian Xin dengan nada serius kepada Xian Mei Hua.


"Siap, Kakak Xin. " Jawab Xian Mei Hua yang melesat maju dengan gerakan jari-jari lentiknya itu membuat gerakan seperti memetik senar gucheng di udara namun akibatnya adalah para pasukan siluman Laba-laba tewas terbunuh oleh ilmu senar gucheng langit milik Xian Mei Hua.


Cring!


Crash!


" Aaaghhhh! " Pekik kematian para pasukan siluman Laba-laba yang menyerang Wu Lei kini telah musnah karena terbunuh oleh ilmu senar gucheng langit Xian Mei Hua.


Selir raja siluman Laba-laba mengeluarkan suara geraman yang menciptakan pedang terbuat jari -jari nya dengan tubuh nya berubah menjadi seekor Laba-laba.


Pedang itu meluncur secara bersamaan dengan gerakan tubuhnya yang menerjang Wu Lei yang tetap bersikap tenang di tempatnya berdiri lalu Wu Lei menggunakan pedang merah yang telah menebas lebih dahulu selir raja siluman Laba-laba sebelum pedang milik selir raja siluman Laba-laba menerjangnya.


Crash!


Blaar!


Pedang milik selir raja siluman Laba-laba telah di hancurkan oleh Xian Mei Hua dengan cepat luar biasa sebelum pedang milik selir raja siluman Laba-laba dapat menyentuh Wu Lei.


" Ilmu senar gucheng langit sungguh luar biasa mengagumkan sekali. " Puji Li Xiao Feng dengan nada sungguh-sungguh kepada kekasih dari muridnya itu.

__ADS_1


Bersambung!


__ADS_2