
Di Kekaisaran Hui terdengar suara alunan musik yang mengandung hawa yang mencekam yang menambah suasana di dalam kamar tidur dari Kaisar Hui semakin membuat setiap hati yang melihat detik-detik terakhir Sang Kaisar Hui sebelum mangkat tak pernah bisa melupakan hari itu.
" Ayahanda Kaisar, tolong Ayah bertahanlah karena Aku akan mencari tabib yang terbaik untuk mengobati penyakit langka mu..! " Kata Putri Wei Li putri kesayangan Kaisar Hui yang selalu menemani Kaisar Hui hingga menutup mata.
" Li Li, tak perlu lagi kau harus susah payah untuk mencari tabib yang terbaik untuk aku karena aku tahu waktu ku sudah tiba untuk aku menghadap Ilahi di Nirvana." Kata Kaisar Hui kepada gadis remaja yang menangis di tepi ranjangnya.
" Ayahanda Kaisar!!! " Li Li memeluk jenazah ayahnya.
" Tuan putri , sekarang kita harus memberikan dekrit untuk Pangeran Muda Hao Ren naik tahta sebagai Kaisar Hui yang baru. " Kata Perdana Menteri Kekaisaran Hui kepada Putri Wei Li.
" Aku tak suka Hao Ren sebagai pengganti Ayah ku..! " Tolak Putri Wei Li dengan nada tegas.
" Lalu siapakah Pangeran yang akan Puteri pilih untuk menjadi Kaisar Hui yang baru? " Tanya Perdana Menteri Kekaisaran Hui kepada gadis yang mewakili Kaisar Hui itu untuk menetapkan Kaisar Hui yang baru untuk Ketentraman dan Kestabilan Kekaisaran Hui.
" Tak ada pangeran yang cocok untuk menjadi seorang Kaisar Hui yang baru. " Jawab Permaisuri Kekaisaran Hui yang mendatangi kamar tidur Almarhum Kaisar Hui kepada Perdana Menteri Kekaisaran Hui.
Putri Wei Li mengerutkan kening melihat Ibu tirinya mendatanginya dengan membawa surat kuasa untuk menjadikannya sebagai seorang Kaisar Hui yang baru dengan gelar Kaisar Hui Ren Li.
" Perdana Menteri, kau tak perlu mencari -cari pengganti Kaisar Hui yang lama dengan Kaisar Hui yang baru...! Karena kita sudah menemukan seseorang yang paling tepat untuk menjadi Kaisar Hui yang baru yaitu Putri Wei Li. " Kata Permaisuri Kekaisaran Hui yang membawakan stempel naga dan pedang pusaka Kekaisaran Hui untuk di berikan kepada Wei Li.
Perdana Menteri Kekaisaran Hui dan semua pejabat yang hadir di dalam kamar mendiang Kaisar Hui segera berlutut dan menyatakan diri mereka akan mematuhi perintah dari Permaisuri Kekaisaran Hui dengan menjadikan Putri Wei Li sebagai seorang Kaisar Hui yang baru.
" Hormat kami kepada Yang Mulia Kaisar Hui Ren Li..! Panjang umur..! Panjang umur! "
Setelah hari pemakaman mendiang Kaisar Hui yang sebelumnya. Putri Wei Li naik tahta sebagai kaisar Hui Ren Li dengan syarat harus menikah dengan Pangeran Ching Yu yaitu putra kandung dari Kaisar Ching.
__ADS_1
" Pangeran Ching Yu akan bergelar Perdana Menteri Ching Yu untuk pasangan hidup dari Kaisar Hui Ren Li. " Kata Permaisuri Kekaisaran Hui yang mengatur segala peraturan di dalam Istana Kekaisaran Hui.
" Aku harus menikah dengan pangeran Ching Yu untuk persyaratan aku menjadi Kaisar Hui Ren Li? " Tanya Putri Wei Li dengan wajah tak suka dengan peraturan yang di terapkan oleh ibu tirinya itu.
" Kau wajib menikah dengan seorang pangeran dari Kekaisaran Ching untuk keamanan dan ketertiban serta kestabilan Kekaisaran Hui kita. " Kata Permaisuri Kekaisaran Hui dengan tatapan matanya penuh ketegasan kepada Putri Wei Li.
Putri Wei Li tak bisa membantah perintah dari Permaisuri Kekaisaran Hui dengan dirinya menikah dengan Pangeran Ching Yu di hari setelah ayahandanya di makamkan.
" Yang mulia, namaku Ching Yu atau Xiao Yu..! " Kata Pangeran Ching Yu yang membuka kerudung pengantin yang menutup wajah Putri Wei Li.
" Aaahhh..! " Jerit Putri Wei Li yang langsung meninggal dunia karena wajah suaminya penuh dengan kelabang.
Pangeran Ching Yu memanggil arwah gadis lain untuk masuk ke tubuh Putri Wei Li setelah pria ini mengubah wajahnya dengan wajah seorang pangeran yang sangat tampan dan rupawan.
" Yang Mulia, sesuai dengan perintah Kaisar Iblis Bumi untuk Anda dan istri anda menjadikan Istana Kekaisaran Hui sebagai tempat tinggal kita di alam manusia untuk menyimpan pedang Naga siluman yang di incar oleh Li Xiao Feng dan Kaisar Langit Tian Xin yang kini menetap di Istana Kekaisaran Ching. " Kata istri dari Pangeran Ching Yu yang merupakan siluman kupu -kupu.
Arwah Putri Wei Li yang melihat dua orang itu bukanlah sepasang manusia biasa dengan rasa takut segera melarikan diri dari istananya sendiri sebelum suaminya menangkapnya.
" Hei, mau lari kemana kamu? " Pangeran Ching Yu mengejarnya dengan menyerangnya dari arah belakang tubuhnya.
Werrr, werrr, werrr!
Sejumlah jarum bening meluncur ke arah Putri Wei Li yang melarikan diri dari kejaran Raja Siluman Kelabang Perak yang menjelma menjadi Pangeran Ching Yu.
" Kyaaaa..! " Teriak Putri Wei Li yang di kejar -kejar sejumlah jarum bening yang di luncurkan oleh Raja siluman kelabang Perak kepadanya.
__ADS_1
Cring!
Sebuah sinar warna biru yang menghancurkan sejumlah jarum bening yang di gunakan oleh Raja siluman kelabang Perak untuk membunuh arwah Putri Wei Li.
" Tolong! Tolong akuu... ! " Teriak Putri Wei Li yang cepat meminta pertolongan kepada dua orang yang berdiri di depan pintu keluar dari Istana Kekaisaran Hui.
" Kemarilah..! " Kata gadis cantik yang menarik Putri Wei Li untuk berlindung di belakang pria tampan yang mengacungkan pedang warna biru ke arah Raja siluman kelabang Perak.
Wer!
Wer!
Wer!
Raja siluman kelabang Perak melemparkan jarum-jarum bening miliknya menyerang pria yang melindungi Putri Wei Li darinya dengan harapan bahwa ia dapat membunuh pemuda yang melindungi istrinya itu.
Blaar!
" Ahhh..! Siapakah kamu yang sudah bosan hidup dengan mengganggu urusan aku dengan wanita di belakang wanita mu itu?! " Hardik Raja siluman kelabang Perak dengan tatapan mata bengis kepada Wu Song dan Xiao Hong yang telah datang ke Kekaisaran Hui untuk mencari tahu keberadaan adik kandung mendiang Kaisar Hui yang lama atas perintah dari Li Xiao Feng.
" Aku Raja Dewa Naga Biru Wu Song yang akan menghabisi mu yang menjadi pengikut setia dari Kaisar Iblis Bumi musuh utama dari majikan ku..! " Jawab Wu Song dengan tatapan mata tajam kepada Raja siluman kelabang Perak.
Ekspresi wajah Raja siluman kelabang Perak berubah sesudah mengetahui bahwa calon lawannya itu adalah Raja Dewa Naga Biru Wu Song yang menjadi salah satu dari dua belas Naga pelindung Kaisar Langit Tian Xin.
" Rupanya kamu yang menjadi salah satu dari anggota dua belas Naga pelindung dari Kaisar Langit Tian Xin? " Tanya Raja siluman kelabang Perak dengan wajahnya tampak tegang kepada Wu Song.
__ADS_1
Bersambung!