
Tian Xin menoleh kearah kanannya untuk melihat seorang gadis yang amat cantik jelita dan manis sekali yang memberikan hormat dengan anggun kepadanya.
" Hormat saya Lung Erl untuk Yang Mulia Kaisar Tian Xin..! " Kata gadis itu dengan suaranya yang amat merdu sekali.
" Hei, sejak kapan kamu berdiri di sisi kananku? Bukankah seharusnya pedang Naga siluman di sisi kanan ku? " Tanya Tian Xin mengangkat alis kepada Lung Erl.
" Sejak awal Anda kembali dari lembah sungai Quantian hingga ke puncak gunung Quantian. " Jawab Lung Erl begitu anggun di hadapan Tian Xin.
" Astaga, apakah kamu ingin menipu Yang Mulia dengan samaran palsu mu itu, Siluman?! " Hardik Xian Mei Hua menudingkan tangannya kepada Lung Erl.
Lung Erl tersenyum sebelum menjawab Xian Mei Hua yang terdengar cemburu dengan dirinya yang berdiri begitu dekat dengan Tian Xin, gadis ini malah memamerkan senyumannya yang seindah bunga -bunga di taman surgawi.
" Aku tak menipu Yang Mulia sama sekali karena Aku benar-benar diriku yang sebenarnya. " Jawab Lung Erl tersenyum kepada Tian Xin bukan kepada Xian Mei Hua.
Istri Li Xiao Feng tak menghiraukan mereka karena Ia memikirkan Li Xiao Feng yang belum juga kembali kepada dirinya semenjak suaminya itu terjun ke dasar lembah gunung mata iblis untuk menyelamatkan putri suaminya itu.
" Ibu guru, ada apa? " Tanya Tian Xin mendekati Putri Shiu Chiu yang membungkukkan badannya untuk menatap bawah gunung Quantian.
" Suamiku belum keluar dari dasar lembah gunung mata iblis. Bagaimana aku bisa merasa tenang? " Jawab Putri Shiu Chiu dengan wajah gelisah.
"Ibu guru, kau tenanglah di sini bersama dengan mereka karena aku akan turun ke lembah gunung mata iblis untuk mencari guru dan juga menyelamatkan Li Wei Shiang dan yang lainnya di dalam sana..! " Kata Tian Xin dengan nada sopan kepada Putri Shiu Chiu seraya melirik Xian Mei Hua untuk menemani ibu gurunya dan anak -anak gurunya di puncak gunung Quantian.
" Yang Mulia.. Izinkan saya mengikuti anda ke lembah gunung mata iblis..! " Kata Lung Erl yang meraih jemari Tian Xin.
__ADS_1
" Lung Erl, kau bisa menemani mereka untuk ku karena aku khawatir akan ada musuh yang ingin mengganggu mereka selagi aku dan guru tak ada di sisi mereka. " Kata Tian Xin dengan halus melepaskan jemarinya dari genggaman tangan Lung Erl.
"Baiklah, saya akan mematuhi perintah Anda. " Jawab Lung Erl tersenyum manis kepada Tian Xin.
Tian Xin meluncur turun ke lembah gunung mata iblis lalu bertemu dengan Jenderal Ye Chin yang menunggu kepulangan Li Xiao Feng dari dasar lembah sungai gunung Quanlian.
" Guru pergi ke lembah sungai gunung Quanlian untuk mengambil batu segel gunung Quantian untuk membuka penjara air kawah gunung mata iblis yang mengurung Li Wei Shiang dan yang lainnya. " Kata Jenderal Ye Chin memberikan laporan kepada Tian Xin.
Tian Xin berjongkok di tepi penjara air kawah gunung mata iblis lalu tangannya memukul -mukul air kawah gunung mata iblis dengan amat keras untuk membuka pintu penjara air kawah gunung mata iblis.
Bugh!
Bugh!
" Kakak Xin, tolong jangan di pukul pakai tangan mu untuk membuka pintu penjara air kawah gunung mata iblis karena reruntuhannya akan melukai kami tetapi penjara air kawah gunung mata iblis tetap tak membebaskan kami tanpa segel batu gunung Quantian. " Kata Li Wei Shiang dari dalam penjara air kawah gunung mata iblis kepada Tian Xin.
"Sungguh aku tak percaya bahwa aku tak bisa membebaskan kalian dari penjara air kawah gunung mata iblis! " Kata Tian Xin yang tetap menggunakan sistem mata Dewa langit untuk merobohkan dan membuka sistem penjara air kawah gunung mata iblis melalui sepasang matanya yang mengeluarkan sinar cahaya yang bersinar sekali.
Crash!
Sistem penjara air kawah gunung mata iblis telah di rusak dan di hancurkan oleh sistem mata dewa langit milik Tian Xin tetapi sistem itu menerobos masuk pula kepada diri Tian Xin.
" Aaaahhh! " Pekik Tian Xin terkejut.
__ADS_1
" Yang Mulia, anda tidak apa -apa? " Tanya Jenderal Ye Chin cepat memegangi Tian Xin dengan wajah serius dan cemas.
" Sistem penjara air kawah gunung mata iblis masuk ke tubuh ku..! Ouh.. Aku merasakan sakit di tubuhku..! " Jawab Tian Xin yang memeluk lengan Jenderal Ye Chin.
" Kakak Xin..! " Li Wei Shiang melesat keluar dari penjara air kawah gunung mata iblis memeluk Tian Xin dengan wajah cemas.
" Yang Mulia..!!! " Wu Song dan yang lainnya juga melesat keluar dari penjara air kawah gunung mata iblis lalu mengelilingi Tian Xin dengan wajah serius sekali.
" Dewa pelukis Li Xiao Xin dan Dewa pelacak Ren Jia Lun bagaimana keadaan kalian berdua usai keluar dari penjara air kawah gunung mata iblis? Apakah pengaruh kekuatan lembah gunung mata iblis tak lagi mempengaruhi kalian? " Tanya Jenderal Ye Chin memandang kepada kedua Dewa itu yang fokus pada Tian Xin.
" Kami berdua baik-baik saja karena sistem mata Dewa langit Yang Mulia telah menyelamatkan kami berdua tetapi justru Yang Mulia yang alami luka batin yang membuatnya kesakitan di tubuh nya." Jawab Dewa pelukis dan Dewa pelacak secara bersamaan kepada Jenderal Ye Chin.
" Kalau begitu kita harus membawa keluar Kak Xin dari lembah gunung mata iblis untuk rasa sakit tak melemahkan tubuh Kakak Xin. " Kata Li Wei Shiang yang menggunakan saputangan untuk menghapus peluh di dahi Tian Xin.
" Ya.. Mari..! " Kata Jenderal Ye Chin yang di bantu oleh Dewa pelukis Li Xiao Xin membawa Tian Xin keluar dari lembah gunung mata iblis dan di ikuti oleh yang lainnya.
Swuuuush!
Lung Erl mempersiapkan tempat tidur untuk Tian Xin di goa gunung Quantian, sedangkan yang lain sibuk menyalurkan energi mereka untuk menyembuhkan luka batin yang mendera tubuh Tian Xin.
" Luka batin yang di derita oleh Yang Mulia sudah berakar semenjak Beliau reinkarnasi pada awal pertama kali melakukan proses reinkarnasi dan ada bekas ingatan di batinnya yang tidak bisa kita tembus. " Kata Xian Mei Hua yang memeluk Tian Xin dengan hati gelisah sekali.
" Jiwa yang luka harus di temukan dengan jiwa yang luka juga untuk penyembuhan luka batin di dalam diri Kaisar Langit Tian Xin. " Kata Lung Erl yang bersujud di dekat Tian Xin.
__ADS_1
Bersambung!