Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Jumpa Dewa Ru Yu.


__ADS_3

Melalui ilmu awan alam semesta milik Tian Xin yang sungguh dapat melindungi nyawanya dari hujan deras dan petir dari alam hujan dan petir alam semesta, Xian Mei Hua berhasil tiba lebih dahulu sebelum Tian Xin di gunung hujan dan petir alam semesta.


" Aku telah sampai di gunung hujan dan petir alam semesta..! Kak Xin..! " Seru Xian Mei Hua dengan wajah berseri -seri dan menengok ke arah Tian Xin yang rupanya masih jauh dari atas puncak gunung hujan dan petir alam semesta yang di daki oleh Xian Mei Hua bersama dengan Tian Xin.


" Adik Hua, cepatlah kau masuk ke dalam goa gunung hujan dan petir alam semesta lalu ambil pil menara tertinggi alam semesta dari dalam sana dan berikanlah kepada Ku sebelum Iblis Hujan dan petir alam semesta muncul untuk halangi kita. " Kata Tian Xin dengan nada serius kepada Xian Mei Hua yang segera mematuhinya.


" Iya, Kak Xin..! " Jawab Xian Mei Hua dengan cepat lalu melesat masuk ke dalam goa gunung hujan dan petir alam semesta.


Di dalam goa gunung hujan dan petir alam semesta, Xian Mei Hua melihat ada sekitar lima belas butir pil menara tertinggi alam semesta di dalam lubang di dinding-dinding goa.


" Aduh yang manakah pil menara tertinggi alam semesta yang asli ?" Pikir Xian Mei Hua dengan bingung memilih lima belas pil menara tertinggi alam semesta untuk di berikan kepada Tian Xin.


" Kau pilih yang warnanya agak keunguan di bagian bawah pil karena pil itulah yang asli. " Jawab Tian Xin melalui pikiran Xian Mei Hua.


Xian Mei Hua cepat mencari dan memilih pil menara tertinggi alam semesta yang sesuai dengan petunjuk Tian Xin lalu Ia menyimpan pil menara tertinggi alam semesta itu di dalam saku bajunya sebelum Ia meninggalkan goa gunung hujan dan petir alam semesta.


Di luar gunung hujan dan petir alam semesta, Ia menemukan Tian Xin bertarung melawan Iblis hujan dan petir alam semesta yang menghalangi langkah Tian Xin untuk mendaki gunung hujan dan petir alam semesta.


Wuttt!


Plak!


Tian Xin menggunakan telapak tangannya yang di arahkan kepada Iblis hujan dan petir alam semesta dengan mengerahkan ilmu telapak alam semesta.


Iblis hujan dan petir alam semesta meliuk-liukan tubuhnya di udara untuk menghindari pukulan telapak alam semesta milik Tian Xin yang pasti akan membunuhnya dengan sekali pukulan saja.

__ADS_1


Wuttzz!


Dewa hujan dan petir alam semesta telah hadir di sisi Tian Xin untuk membantu Tian Xin dalam menghadapi sejumlah pasukan dari Iblis hujan dan petir alam semesta yang mendatangi alam nya itu.


" Lancang! Kalian para Iblis hujan dan petir alam rendahan sungguh tak bisa di berikan ampunan atas kelancangan kalian memasuki alam hujan dan petir alam semesta milikku..! " Hardik Dewa hujan dan petir alam semesta yang menghadapi sejumlah pasukan Iblis hujan dan petir alam semesta.


Wutt!


Ratusan ribu pasukan Iblis hujan dan petir alam semesta menggerakkan air hujan yang telah di kontaminasi oleh hawa Yin mereka menyerang Dewa hujan dan petir alam semesta yang juga mengerahkan ilmu gelombang air hujan alam semesta menghadapi serangan mereka.


Des!


Sebagian dari pasukan Iblis hujan dan petir alam semesta memecah belah untuk mereka berhasil menyelamatkan diri mereka dari serangan Dewa hujan dan petir alam semesta yang sangat hebat luar biasa.


Kres!


Blaar!


Tian Xin juga menggunakan sistem air surgawi alam semesta untuk menetralisir tanah dan air hujan di alam hujan dan petir alam semesta yang terkontaminasi oleh hawa Yin Iblis hujan dan petir alam semesta.


Currrr!


Blash!


Tian Xin kini berbentuk samar-samar namun Ia tetap padat dengan menapak di tanah alam hujan dan petir alam semesta untuk dirinya tetap hidup abadi sesuai hasil latihannya di alam sembilan tata surya alam semesta.

__ADS_1


Dewa hujan dan petir alam semesta menyerang para pasukan Iblis hujan dan petir alam semesta dengan hujan lebat dan petir alam semesta dari dunianya yang mengakibatkan kekalahan telak dari pihak pasukan Iblis hujan dan petir alam semesta yang di hadapinya itu.


Brush!


Jegger!


Blaar!


Tian Xin melesat ke arah tanah alam hujan dan petir alam semesta untuk menarik keluar Dewa Ru Yu dari dalam tanah alam hujan dan petir alam semesta.


" Yang Mulia, tolong ampuni Hamba yang tak sengaja menerobos masuk ke alam hujan dan petir alam semesta untuk mendapatkan pil Dewa Tanah alam hujan dan petir alam semesta milik saya yang telah di curi oleh Iblis hujan dan petir alam semesta yang telah di musnahkan oleh Anda dan Dewa hujan dan petir alam semesta. " Kata Dewa RU Yu menghaturkan hormatnya itu kepada Tian Xin.


" Pil mu yang warna apa, Ru Yu?" Tanya Tian Xin yang memerintahkan Xian Mei Hua untuk masuk kembali ke goa gunung hujan dan petir alam semesta untuk mengambil empat belas butir pil menara tertinggi alam semesta dari lubang di dinding -dinding goa gunung hujan dan petir alam semesta.


" Warna pil Dewa tanah hujan dan petir alam semesta adalah warna merah garis kuning. " Jawab Dewa Ru Yu memberitahu Tian Xin yang memanggil Xian Mei Hua untuk menemuinya di lereng gunung hujan dan petir alam semesta.


" Kakak Xin, empat belas butir pil menara tertinggi alam semesta ada di genggaman tangan ku. " Lapor Xian Mei Hua kepada Tian Xin yang memanggil Dewa Ru Yu untuk menemukan pil Dewa Ru Yu yang telah di curi oleh para Iblis hujan dan petir alam semesta dari istana Dewa tanah alam hujan dan petir alam semesta.


" Hmm tak ada pil nya..! " Kata Dewa Ru Yu yang mengerutkan keningnya ketika Ia tak berhasil menemukan pil miliknya sendiri di genggaman telapak tangan Xian Mei Hua.


" Sepertinya pil milik mu telah lebih dahulu di curi oleh orang lain sebelum Adik Hua naik ke puncak gunung hujan dan petir alam semesta dan masuk ke dalam goa gunung hujan dan petir alam semesta untuk mengambil pil menara tertinggi alam semesta untuk Ku. " Kata Tian Xin nada serius kepada Dewa Ru Yu.


" Selain kita siapa lagi yang berani mendatangi goa gunung hujan dan petir alam semesta yang di jaga dengan ketat oleh Dewa hujan dan petir alam semesta sebagai penciptanya sendiri. " Kata Xian Mei Hua ikut berpikir untuk membantu Dewa Ru Yu menemukan pil miliknya sendiri.


Bersambung!

__ADS_1


__ADS_2