Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Penolakan Tian Xin..


__ADS_3

Tubuh wanita yang jasadnya di pakai oleh arwah Pangeran Tang Ming Hu tergeletak di tanah dan di kelilingi oleh para prajurit keamanan yang telah berdatangan kepada Tian Xin yang berdiri di dekat Li Wei Shiang si gadis remaja yang di tuduh telah membunuh Pangeran Tang Ming Hu oleh para prajurit keamanan di pintu gerbang Istana Tang.


" Hei ,apakah kau juga sebagai kakaknya telah membunuh wanita muda itu ?" Tanya para prajurit keamanan pintu gerbang Istana Kekaisaran Tang dengan wajah sangar kepada Tian Xin.


"Bukan dia yang telah membunuh wanita muda itu tetapi lima orang pria sadis yang berjuluk Lima Pendekar Besar Gu." Jawab seorang wanita tua yang entah darimana datangnya telah berikan bukti dan saksi mata terjadi peristiwa naas yang telah menimpa gadis malang itu ke hadapan para prajurit keamanan pintu gerbang Istana Tang.


Para prajurit keamanan pintu gerbang Istana Tang terpana melihat lima orang pendekar besar Gu di seret dalam keadaan tubuh yang sudah terluka parah oleh seorang gadis muda yang amat cantik jelita sekali yang juga membawakan surat bukti kejahatan kelima orang itu ke hadapan prajurit keamanan pintu gerbang Istana Tang.


"Baoning.." Kata Tian Xin begitu mengenali gadis muda itu.


" Putri Wen ternyata Anda yang telah menangkap para penjahat rendah ini dan membersihkan nama baik kakak ku." Kata Li Wei Shiang tersenyum lihat gadis secantik itu begitu pemberani dan tulus hati kepada Tian Xin.


" Pengawal bawa mereka ke penjara dan hukum mati mereka dengan sesuai hukum yang berlaku untuk perilaku kejahatan mereka..!" Perintah Ibu Suri Kekaiasaran Tang yang ternyata datang ke pintu gerbang Istana Kekaisaran Tang bersama dengan Wen Baoning.


" Siap, Paduka Ibu Suri..!! " Sahut para prajurit itu serentak.


" Yang Mulia bagaimana dengan jasad Pangeran Tang Ming Hu dan pembunuhnya yaitu gadis kecil ini ? " Tanya Kepala penjaga kepada Ibu Suri Chi.


"Makamkan anak itu selayaknya dan ku beritahu kalian dia meninggal bukan karena di bunuh oleh gadis kecil itu melainkan atas kehendak langit yang menghukumnya karena kejahatannya yang di luar batas dan nyaris menutupi kedua mata kita sebagai manusia di Istana Kekaisaran Tang." Jawab Ibu Suri Chi yang merupakan Ibu kandung dari Kaisar Tang Ming Huan telah menyelidiki dan mengetahui kejahatan Tang Ming Hu melalui tiap orang di percayanya itu termasuk Wen Baoning yang ternyata adalah keponakannya sendiri.


" Baiklah, Ibu Suri Chi." Jawab kepala penjaga.

__ADS_1


"Tuan Muda siapakah kau ini dan apa tujuanmu datang ke Istana Tang ?"Tanya Ibu Suri Chi nada kagum dengan ketampanan wajah Tian Xin dan keberaniannya itu.


"Bibi ,dia ini adalah Kakak Tian Xin yang pernah ku ceritakan itu." Jawab Wen Baoning dengan nada yang tampak malu -malu itu sambil merangkul lengan Ibu Suri Chi.


"Ouh." Kata Ibu Suri Chi memahami keponakannya yang amat di sayanginya itu.


" Jadi,maksud kedatangan mu ke Istana Tang kami adalah untuk meminang keponakanku yang manja ini?" Tanya Ibu Suri Chi tersenyum simpul kepada Tian Xin yang mengangkat kedua alisnya dengan terperanjat.


"Bukan..! Kau salah mengerti..! Aku datang untuk membantu pemuda itu yang bernama Tang Ming San cucu mu itu." Jawab Tian Xin dengan nada lugas sambil menarik Tang Ming San kehadapan Ibu Suri Chi yang terbelalak kaget melihat betapa persisnya Tang Ming San dengan Tang Ming Huan putra kandungnya itu.


" Ah ternyata mereka telah salah menuduh anak ini bukan darah daging Huan Erl..!" Ucap Ibu Suri Chi nada sedih sekali.


" Ahh..Oh, Lao Tian ya! Rupanya inilah keturunan yang kau pilih untuk meneruskan garis generasi keturunan Kekaisaran Tang kami..!" Ucap Ibu Suri Chi begitu terharu akan kebaikan langit kepada Kekaisaran Tang.


"I..Iya..Dialah Tang Ming San calon Kaisar Tang yang baru." Kata Tian Xin menegaskan kepada Ibu Suri Chi.


"Tapi, Kau ini seorang manusia biasa bagaimana kau bisa mendapatkan petunjuk dari Lao Tian Ya ! mengenai Tang Ming San ini ?" Tanya Ibu Suci Chi menatap lekat -lekat Tian Xin.


" Dari surat mendiang Kaisar Tang Ming Huan ini yang memberikannya kepadaku setelah Aku dan Baoning berpisah di pintu gerbang keluar dari Kekaisaran Yu sekitar dua atau tiga bulan yang lalu."Jawab Tian Xin yang menciptakan surat itu dari sehelai bulu burung merak langit yang hadir di telapak tangannya dan terlihat seperti sehelai surat manusia yang bertuliskan suratan tangan asli dari mendiang Kaisar Tang Ming Huan kepada Ibu Suri Chi.


"Ahhh..Surat asli Huan Erl -ku.." Kata Ibu Suri Chi memeluk surat itu di dadanya dengan perasaan hatinya tak bisa di ungkapkan dengan kata -kata di mulutnya ,namun Ia mengungkapkannya dengan memeluk erat dan membelai lembut kepala dan rambut hitam dan indah Tang Ming San dengan rasa kasih sayang yang amat besar.

__ADS_1


"Baiklah, tugasku sudah selesai dan Aku harus segera melanjutkan tugas ku berikutnya." Kata Tian Xin yang menggandengtangan Li Wei Shiang untuk segera pergi meninggalkan Kekaisaran Tang itu secepat kilat di hadang Wen Baoning yang kini telah melebarkan kedua lengannya di depan Tian Xin.


" Kau tak bisa pergi sesuka hatimu seperti itu..! " Ujar Wen Baoning.


"Kenapa ?"


" Ya, karena kau harus menikahiku dahulu jika kau ingin pergi dari sini..!" Jawab Wen Baoning nada begitu memaksa Tian Xin.


" Tidak bisa! Aku tak bisa kau paksa dengan apa pun dari kehendak langit yang menggunakan misi di dunia manusia ku dengan cara menikahimu ini untuk Aku bisa bersatu dengan Ching Mei Lan gadis pilihanku sendiri." Kata Tian Xin dengan nada tegas luar biasa sampai langit bergetar dan bumi bergerak kencang hingga Wen Baoning dan yang lain menjerit kaget.


" Ada apa ini ?! "Pekik Wen Baoning.


" Kakak ! Tolong Kakak jangan marah ! " Pinta Li Wei Shiang menyentuh kening Tian Xin.


Seketika itu juga amarah di kalbu Tian Xin mereda dan langit pun kembali tenang bahkan bumipun kembali damai seperti sediakala sehingga Wen Baoning dan yang lainnya bisa terselamatkan jiwa dan nyawa mereka yang nyaris terenggut karena amarah Tian Xin yang menolak amanat langit untuk misi di dunia manusia itu.


".." Gumam Tian Xin dengan nada geram lalu Tian Xin mengajak Li Wei Shiang berkelebat dan pergi dari Kekaisaran Tang sebelum Wen Baoning dan yang lain kembali sadar dari pingsan mereka yang serentak itu.


Brrr....!!


Bersambung..!!

__ADS_1


__ADS_2