
Wu Lei menatap sepasang bayi yang berwujudnya adalah sepasang janin manusia yang berbentuk gumpalan darah yang memiliki organ yang masih terbuka tanpa bentuk tubuh yang lengkap.
" Kalian ini apakah?" Tanya Wu Lei menekan perut nya lalu di hembuskannya udara dari perutnya itu yang menyebabkan makhluk -makhluk tak wajar itu terhempas jauh darinya sehingga pintu masuk bangunan kertas terbuka lebar untuknya.
Buzzzz...!!
Bruakkkkkk...!!
" Heiiiiii...Kau ini sembarang saja merusak rumah kuuu..?! "Suara yang menyiratkan suara hantu di malam hari terdengar melengking dari ruangan dalam rumah kertas itu.
Lalu terdengar pula suara tangisan seorang gadis dari dalam ruangan di lantai atas dari bangunan kertas itu yang membuat Wu Lei segera melesat masuk ke bangunan kertas itu meskipun Lei Hua , Lei Kou ,Lei Ma dan Lei Kong serta lainnya telah mengejarnya dengan kecepatan yang sangatlah tinggi.
Whooshh...!!
Wu Lei mengibaskan lengan baju nya lalu para pelayan hantu itu terbakar hangus oleh kibasan lengan bajunya yang merupakan sisik naga merah atau naga api nya.
Brusshhh...!!
Wu Lei tak mempedulikan lagi para pelayan hantu bentuk orang -orang kertas itu telah berantakan di sekitar ruangan menuju ke lantai atas bangunan kertas itu.
Di lantai atas bangunan kertas terdapat sepasang hantu wajah Kerbau dan Sapi yang membawa tombak dan gada yang amat besar yang terlihat mengurung roh seorang gadis manusia yang amat cantik jelita di sebuah kursi kayu dalam bentuknya kertas pula dan di depan roh gadis manusia itu ada pemilik bangunan kertas itu yang dikenali itu sebagai Tuan Besar Xu.
__ADS_1
" Xu Cien Ping kau dari manusia hingga hantu merupakan seseorang yang sangat menyebalkan dan memuakkan...! Cepatlah kau bebaskan Ayah ku dari kurungan besi panas mu itu..!!Aku Achiu sama sekali tidak pernah takut kepadamu..!!" Roh gadis manusia itu berkata dengan suaranya yang amat menantang sekali terhadap Roh pria yang tampaknya nyaris merupai Iblis di dunia Iblis.
" Achiu kau semakin marah semakin cantik jelita dan membuatku semakin tergila -gila kepadamu tapi sayang di dunia manusia kamu begitu amat sombong sekali dengan menolak untuk menikah dengan ku untuk menjadi istri ke delapan ku yang baru..! Kini ,kau sudah mati dan kini pula kamu berjodoh kembali dengan ku untuk menikah dan menjadi istri ke tiga ku di dunia hantu tingkat tiga dan empat Alam Akhirat..!" Nada bengis Xu Chien Ping terdengar begitu amat urakan sekali oleh Wu Lei yang mengerutkan keningnya seketika itu juga.
" Dasar kau seorang makhluk yang tak tahu diri dan tak punya perasaan yang seharusnya dapat di miliki setiap makhluk terhadap makhluk lainnya..! Karena sekarang ini kau berjumpa dengan Wu Lei Sang Raja Dewa Naga Merah yang berasal dari langit..Maka kau harus menerima hukumanmu atas segala dosa mu terhadap makhluk lainnya baik di dunia manusia maupun di dunia hantu mu ini..!!" Hardik Wu Lei yang mengarahkan telapak tangannya ke arah Tuan Besar Xu Cien Ping dan para antek -anteknya itu.
Lalu terdengarlah suara lolongan yang berasal dari Tuan Besar Xu Cien Ping dan antek -anteknya yang terbakar hingga rumah bangunan kertasnya pun runtuh menjadi debu oleh hembusan naga api Wu Lei.
Brusshhh..!!
" Tuan ,Saya Achiu mengucapkan banyak terima kasih atas pertolongan Tuan terhadap Saya." Kata Achiu yang memberi hormat dengan sujud pada Wu Lei.
Bruakk..!!
" Aih,Ayahh...!" Pekik Achiu segera menubruk Ayah nya itu dengan memeluk Ayahnya dan menatap Wu Lei dengan bingung.
" Jangan cemas Ayahmu tidak akan pernah mati lagi karena Ia sudah meninggal dunia." Kata Wu Lei santai sekali menanggapi raut wajah bingung Achiu.
"Hei,kau sama kasarnya dengan Xu Cien Ping itu dengan mengatakan kata mati terhadap kami roh manusia..! Uh sungguh menyakitkan sekali ,tahu? Aku harus bagaimana sekarang dengan Ayahku bisa jatuh pingsan juga di bentuk roh nya..?!" Ucap Achiu dengan nada panjang sekali kepada Wu Lei yang sudah berjalan lurus ke arah padang gurun yang sangat luas itu.
"Eh,kau juga galak sekali menjadi roh manusia..! Janganlah khawatir Ayah mu pingsan karena ingin tidur di dunia roh bukan pingsan seperti waktu Ia masih menjadi manusia hidup." Kata Wu Lei yang memandang hamparan gurun yang berwarna yang agak gelap di depan jalannya.
__ADS_1
" Kota Padang Gurun Tanpa Batas." Kata Achiu di sampingnya sambil memapah Sang Ayahnya itu.
" Aku tahu ini daerah dunia Iblis Tengah yang amat sukar untuk di lalui para roh manusia lemah dan rapuh sepertimu.." Kata Wu Lei melirik kepadanya yang mendengus sebal.
" Hmm..Kau jangan pernah meremehkan kami ya karena biarpun kami roh manusia lemah dan juga rapuh katamu itu? Kami bisa melalui daerah ini dengan lebih baik daripada kamu roh binatang langit.." Kata AChiu yang membuat sinar mata Wu Lei berkilat dengan kata roh binatang langit untuk nya dari roh gadis manusia itu.
" Heii..Aku bukan roh binatang langit..!! Aku ini Raja Naga Merah Langit Wu Lei..! Aku ini Dewa di Langit,tahu?! " Bentak Wu Lei sebal.
" Aish, Naga itu apa? Ah,bukankah naga adalah binatang langit?Ya,berarti kamu ini binatang yang mempunyai nama Wu Lei..Ah cuma beruntung sekali mendapatkan gelar Dewa di Langit...Tetapi kau dengan ku yang merupakan manusia biasa ini adalah tingkatanmu lebih rendah daripada Aku ini yang manusia..!" Balas Achiu menunjuk hidungnya sendiri dengan sombong lalu menunjuk ke tanduk di kepala Wu Lei.
" Aihhh..Ahhh...Berisik sekali kauu..!" Bentak Wu Lei yang tak bisa membantah Achiu yang benar -benar mengatakan hal sangat sensitif mengenai derajat manusia yang jauh lebih tinggi di seluruh Alam Semesta di bandingkan dengan seluruh makhluk lainnya.
" Yang berisik itu kamu..Sebaiknya kamu diam saja dan ikuti saja langkah manis ku untuk kamu bisa berjalan di padang gurun tanpa batas itu.." Kata Achiu menjitak kepala Wu Lei dengan jari telunjuk tangannya itu.
" Ishh..Tak sopan sekali kamu.." Kata Wu Lei yang menggerutu pelan sekali kepada Achiu.
Achiu memandu jalan untuk Wu Lei melalui garis di tengah gurun pasir yang hanya terbuka selama satu detik saja untuk para makhluk bisa melalui daerah tersebut.
" Kau harus berjalan dengan langkah angin malam hari." Kata Achiu yang menunjukkan langkahnya sebagai hantu lari cepat kepada Wu Lei.
Bersambung..!!
__ADS_1