
" Hyaaaaaaaa..!!! " Teriak Wu Bai yang terlempar dari pulau Gunung Naga langit oleh Kaisar Raja Naga Langit sehingga Ia terpental ke lubang pusaran maut yang menariknya masuk ke jalur alam manusia di era dinasti Ming.
Bruak!
Wu Bai terbelalak kaget sekali ketika dirinya di kelilingi oleh sejumlah wanita yang memukulnya dengan berbagai alat dapur karena Ia terjatuh di kamar mandi umum khusus wanita.
" Wahhh..! Kurang ajar sekali kamu laki-laki hidung belang..! " Teriak para wanita itu yang memukuli Wu Bai.
Wu Bai melompat dengan cepat untuk kabur dari kamar mandi umum khusus wanita sambil Ia berteriak-teriak meminta maaf kepada para wanita atas ketidaksengajaan dirinya masuk ke kamar mandi umum khusus wanita.
" Wahhhh.. Maaf..! Maafkan aku yang tidak pernah sengaja masuk ke kamar mandi umum khusus kaliannnn..! " Teriak Wu Bai.
Di Pulau Gunung Naga Langit.
Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi yang sangat marah sekali dengan Wu Bai yang telah menipunya itu dan juga Ia murka kepada Kaisar Raja Naga Langit yang memberikan pil bunga Naga merah dan cermin mata Dewa Brahma kepada Wu Bai.
" Bajingan..! Aku habisi kauuu..! " Hardik Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi yang sudah melemparkan tombak trisula lautan tak bertepi miliknya ke tengah lautan tak bertepi.
Swing!
Brush!
Lalu air lautan tak bertepi semuanya terangkat dari dasar lautan tak bertepi dan mengarah ke arah pulau Gunung Naga Langit dengan amat besar sekali
Wunggg!
Kaisar Raja Naga Langit mengangkat tangan dan pedangnya ke langit untuk menahan serangan lautan tak bertepi yang menerjang pulaunya melalui kekuatan dari Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi.
__ADS_1
Crash!
Pedang Kaisar Raja Naga Langit menebas air lautan tak bertepi yang menerjang dirinya tetapi sejumlah jarum lautan tak bertepi yang telah di keluarkan oleh Kaisar Raja Iblis Naga Lautan Tak Bertepi menyerangnya ke segala arahnya.
Werrrrr!
Kaisar Raja Naga Langit sudah berusaha keras untuk mempertahankan dirinya dan pulaunya dari serangkaian serangan dari musuhnya itu tetapi akhirnya dia tak bisa bertahan lagi karena Kaisar Raja Iblis Naga lautan tak bertepi telah menusukkan tombak trisula lautan tak bertepi ke dahinya.
Jleb!
Blaar!
Kaisar Raja Naga Langit telah lenyap karena di bunuh oleh Kaisar Raja Iblis Naga lautan tak bertepi yang menggunakan sistem batu giok Nirvana yang merupakan salah satu dari tujuh buah pusaka Kekaisaran Alam Semesta.
Sistem ini digunakan melalui air lautan tak bertepi yang di tahan oleh tombak trisula lautan tak bertepi yang membuat badai tsunami yang dashyat lalu di susul oleh jarum lautan tak bertepi yang berasal dari tiang-tiang istananya sendiri yang menerjang Kaisar Raja Naga Langit dan terakhir adalah tombak trisula lautan tak bertepi miliknya yang ada tiga mata Dewa lautan tak bertepi yang di gunakannya itu di arahkan langsung ke dahinya Kaisar Raja Naga Langit yang terbuka dari perlindungan sistem tangan Naga langit dan pedang Naga langit milik Kaisar Raja Naga langit.
Bruk!
Tetapi, sebuah cahaya keemasan yang jauh lebih besar dari cahaya keemasan yang di miliki oleh Kaisar Raja Naga Langit menerjang Kaisar Raja Iblis Naga lautan tak bertepi dan para pasukan nya.
Blash!
" Aaaahhh..! Apakah ituu..? "
Kaisar Raja Iblis Naga lautan tak bertepi dan para pasukannya terlempar dari pulau Gunung Naga langit dan juga bumi lautan tak bertepi oleh sosok seorang gadis kecil yang mengambil buku sistem tangan Naga langit dan pedang Naga langit dari pulau Gunung Naga langit.
" Kedua pusaka di pulau Gunung Naga langit adalah milikku..! " Kata gadis kecil itu yang lalu melayang masuk ke dunia langit yang telah menyambutnya dengan panggilan.
__ADS_1
" Hormat kami dari Kekaisaran Langit untuk Putri Naga Langit yang terhormat." Kata sejumlah Dewa dan Dewi di Langit yang menyambut gadis kecil itu dengan senyuman.
"Aku ini Dewi Pedang Langit bukan Putri Naga Langit. " Kata gadis kecil itu yang melayang lagi ke arah timur dunia langit lalu menghilang dalam sekejap saja.
Blash!
Kaisar Raja Iblis Naga lautan tak bertepi dan para pasukannya yang terlempar dari pulau Gunung Naga langit dan bumi lautan tak bertepi itu masuk ke lubang pusaran maut yang menarik mereka masuk ke dunia manusia di era dinasti Ching.
Bruk!
Kemunculan mereka menggemparkan seluruh masyarakat di era dinasti Ching yang melihat sejumlah sosok makhluk yang amat dan sangat menyeramkan sekali di sebuah pasar rakyat.
"Hyaaaa..! Ada makhluk apa itu?!!! " Jeritan histeris para masyarakat di pasar rakyat dinasti Ching.
Dan, jeritan histeris masyarakat itu membuat Li Xiao Feng yang berada di istana menteri tata usaha Kekaisaran Ching mendatangi pasar rakyat itu sehingga Kaisar Raja Iblis Naga lautan tak bertepi dan para pasukannya itu bertemu dengan Li Xiao Feng.
" Rupanya sejumlah Iblis gila yang memasuki dunia manusia tanpa izin..! " Kata Li Xiao Feng dengan nada tajam dan dingin kepada Kaisar Raja Iblis Naga lautan tak bertepi dan para pasukannya yang terkejut dengan kemunculan Li Xiao Feng di hadapan mereka tanpa mereka dapat menduganya.
" Tuan Li, aku senang sekali dapat bertemu dengan mu di sini tanpa sengaja, " Sapa Kaisar Raja Iblis Naga lautan tak bertepi kepada Li Xiao Feng dengan menjura hormat yang sama sekali tidak di tanggapi oleh Li Xiao Feng.
" Tujuan kalian datang ke dunia manusia untuk mencari apakah? " Tanya Li Xiao Feng dengan nada dingin kepada Kaisar Raja Iblis Naga lautan tak bertepi dan para pasukannya sesudah Li Xiao Feng menggunakan sistem perlindungan untuk melindungi seluruh manusia di pasar rakyat di era dinasti Ching dari kekuatan Iblis dari Kaisar Raja Iblis Naga lautan tak bertepi dan para pasukannya yang akan menyedot energi kehidupan para manusia di dunia manusia di era dinasti Ching.
" Tujuan aku datang ke dunia manusia adalah bekerjasama dengan mu untuk menjadi seorang penguasa tertinggi di seluruh wilayah alam semesta dengan gelar Kaisar Alam semesta. " Jawab Kaisar Raja Iblis Naga lautan tak bertepi dengan nada manisnya untuk membujuk Li Xiao Feng untuk bekerjasama dengannya.
" Cih, aku tak pernah sudi untuk bekerjasama dengan makhluk hina seperti mu..! " Tolak Li Xiao Feng dengan nada dingin kepada Kaisar Raja Iblis Naga lautan tak bertepi.
" Wah, dia sombong sekali Yang Mulia..! " Kata para pasukan Kaisar Raja Iblis Naga lautan tak bertepi dengan nada tak suka dengan sikap sombong Li Xiao Feng kepada Kaisar Raja Iblis Naga lautan tak bertepi.
__ADS_1
Bersambung!