Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Menghadapi Dua puluh Lima Bayangan Kaisar Raja Iblis Awan Mendung.


__ADS_3

Wer, werr, weer!


Dua puluh lima bayangan Kaisar Raja Iblis Awan mendung mengitari Tian Xin dan kawan-kawan nya yang segera bersiapp untuk menghabisi para musuh mereka itu.


Syuut,syutt, syuttt...!


Gerakan - gerakan cepat bayangan Kaisar Raja Iblis awan mendung membuat mereka nyaris kehilangan arah untuk menghadapi musuh yang sangat licik itu.


Sing!


Wu Song mengeluarkan pedang birunya yang ia gerakan ke arah bayangan Kaisar Raja Iblis awan mendung di sisi kanannya..


Whuushh!


Tetapi,pedang biru Wu Song mengenai tempat yang kosong belaka karena bayangan Kaisar Raja Iblis awan mendung yang ditebas olehnya itu menghilang dari pandangan matanya dan muncul di belakangnya.


Bayangan Kaisar Raja Iblis awan mendung itu menggerakkan pedang menyerang punggung Wu Song dengan ganas sekali tetapi Wu Lei di sisi lain Wu Song menggerakkan pedang merah yang menghantam hancur bayangan Kaisar Raja Iblis awan mendung.


Crash!


Bayangan Kaisar Raja Iblis awan mendung telah berpindah-pindah ke segala tempat yang tidak bisa di sentuh oleh pedang Wu Lei dan Wu Song sehingga Wu Bai segera menggunakan pedang putih yang menebas ke segala arah di ruangan dalam Istana Alam Langit Lapisan ke lima.


Wuuuttz!


Tian Xin yang melihat para sahabatnya telah di kecoh oleh musuh liciknya itu segera gunakan ilmu sistem pedang naga siluman yang bergerak dengan sinar yang membentuk naga menembus awan gelap membuat sekitar sepuluh bayangan Kaisar Raja Iblis awan mendung hancur.


Swooosshhh!


Blaaarrr!


" Arghhh... " Pekik Kaisar Raja Iblis awan mendung yang akhirnya memunculkan dirinya sendiri di hadapan Tian Xin dan rombongannya.


" Wah, akhirnya dia kehilangan sepuluh dari dua puluh lima bayangan kebanggaannya hahaha rasakanlah...! " Kata Wu Song dengan mengejek musuh.

__ADS_1


" Iya, dia akhirnya menjadi dirinya sendiri setelah bayangannya tersisa lima belas bayangan saja. " Kata Wu Bai dengan senyuman menghina musuh.


" Yang Mulia, anda tunggu apalagi? Silakan anda menghukum mati pengecut hina ini..! " Kata Wu Song yang tidak sabar untuk melihat Tian Xin memenggal Kaisar Raja Iblis awan mendung.


Kaisar Raja Iblis awan mendung yang tidak ingin dirinya dikalahkan dengan mudah oleh Tian Xin dan kawan-kawan nya itu segera menyerang Ji Xian Hua istri dari Tian Xin yang telah di incar nya itu.


" Tombak mata Iblis awan mendung....! " Pekik Kaisar Raja Iblis awan mendung yang kali ini telah mengeluarkan tombaknya yang di gerakan ke arah Ji Xian Hua dengan ganas sekali.


Wuuuuutzzz!


Ji Xian Hua yang melihat serangan tombak dari Kaisar Raja Iblis awan mendung mengarah ke arahnya segera menggunakan busur panah bunga es menyerang tombak mata Iblis awan mendung.


Wuuuuutzzz!


Trang...!


Trang!


Trang!


Kaisar Raja Iblis awan mendung meliuk-liuk kan tubuhnya dengan lincah seraya tombaknya itu menghadapi serangan pedang milik Wu Song yang ingin melindungi istri dari Kaisar langit.


Trang!


Sinar pedang biru Wu Song membungkus sinar tombak mata Iblis awan mendung yang tidak di halau oleh Wu Song dengan cerdik sekali sampai Kaisar Raja Iblis awan mendung harus waspada terhadap Wu Song.


"Bedebah kau Wu Song... ! Aku takkan pernah membiarkan kamu mengalahkan aku....! " Hardik Wu Song yang menyerang Kaisar Raja Iblis awan mendung dengan hebat melalui telapak tangan nya yang menyebabkan sekitar lima belas bayangan Kaisar Raja Iblis awan mendung telah hancur berkeping-keping oleh sinar biru pedang biru Wu Song.


Wuuuuutzzz!


Duarr!


Tian Xin yang melihat kesempatan emas untuk ia bergerak bak sinar kilat saja ke arah Kaisar Raja Iblis awan mendung yang tubuhnya telah di tembus hancur berkeping-keping oleh Tian Xin.

__ADS_1


Wuuuuutzzz!


Crash!


" Yang Mulia, kita telah berhasil membunuhnya sesuai dengan keinginan hati kita. " Kata Wu Song yang cengengesan kepada Tian Xin.


" Iya, Wu Song. Marilah kita cari Kaisar Raja awan cerah yang telah terkurung oleh Kaisar Raja Iblis awan mendung di suatu tempat yang tersembunyi untuk tak mudah di temukan oleh siapapun yang menyelamatkannya. " Kata Tian Xin yang telah menatap langit lapisan kelima kepada Wu Song dan kawan-kawan mereka.


" Iya, Yang Mulia.Anda tidak perlu cemas tidak bisa menemukan tempat Kaisar Raja awan cerah terkurung oleh musuh kita yang licik itu. " Kata Wu Song yang menunjuk ke arah Dewa pelacak Ren Jia Lun yang berdiri di samping Tian Xin.


" Kau benar sekali, Wu Song. Kenapa aku begitu melupakan kawan kita yang satu ini???" Tanya Tian Xin yang menoleh ke arah Dewa Pelacak Ren Jia Lun yang segera menggerakkan kompas atau mata anginnya ke segala arah istana Alam langit lapisan kelima.


Lalu, kompas mengarahkan Tian Xin dengan jenius sekali yang membuat Tian Xin segera ikuti alat hebat milik Dewa pelacak Ren Jia Lun yang menuju ke sebuah desa yang tak tertulis di kota terbuang dari alam langit lapisan kelima.


Whoosh!


Tian Xin dan kawan-kawan nya segera mengikuti kompas milik Dewa pelacak Ren Jia Lun yang akhirnya membuat mereka berhasil menemukan desa di alam langit lapisan kelima.


" Desa apakah ini yang tak pernah aku ketahui sebelumnya yang sudah ada di alam langit lapisan kelima? ' Tanya Wu Bai tersenyum untuk penemuan mereka yang luar biasa.


" Iya, di alam langit lapisan kelima ternyata tak pernah bisa aku bayangkan selama ini akan memiliki desa yang indah sekali. " Kata Wu Lei yang telah mengajak Li Wei Shiang bergabung dengan mereka.


" Desa ini namanya apa? " Tanya Li Wei Shiang mengikuti suaminya dari belakang bersama dengan Xiao Hong dan Ji Xian Hua.


" Desa awan kelabu. " Jawab Tian Xin yang telah menunjukkan papan nama desa tersebut kepada Li Wei Shiang yang menengadahkan kepalanya ke langit-langit tembok masuk ke desa yang mereka kunjungi itu.


" Desa awan kelabu??? Aneh sekali seakan-akan desa ini hanyalah desa ilusi belaka. " Kata Li Wei Shiang yang mengelus -elus perutnya yang telah terlihat sedikit besar.


"Desa awan kelabu adalah nama lain dari desa ilusi jiwa yang berarti orang yang dapat berkunjung ke desa ini adalah orang-orang yang jiwanya dapat menentukan pilihan yang tepat untuknya. " Kata Tian Xin memberitahu yang lain juga tentang kisah Desa awan kelabu untuk teman-teman nya.


"Hmmm, apakah kita semua bisa masuk ke desa awan kelabu dengan aman sentosa? " Tanya Wu Song berhenti di depan tembok desa awan kelabu kepada Tian Xin.


Bersambung!

__ADS_1


__ADS_2