
Siluman Gajah Hitam telah ambruk di tanah oleh Tian Xin yang menggunakan sistem tanah alam semesta sehingga musuhnya itu telah tak bisa bangkit kembali dan mempermudahkan dirinya membunuh musuhnya dengan kipas lipatnya telah menebas tubuh musuhnya dengan cepat.
Crak!
Xian Mei Hua mengayunkan payung nya dengan ilmu bunga Persik langit yang membuat Iblis Gajah Hitam memekik kaget dengan serangan yang di lakukannya itu.
Wush!
"Adik Hua, tusuk kaki kanannya maka Ia akan jatuh ke tanah untuk mempermudah langkah mu selanjutnya dalam menghabisi nya dengan ilmu payung langit mu. " Kata Tian Xin dengan nada halus memberikan petunjuk untuk Xian Mei Hua dalam menghabisi musuh yang sedang di lawan oleh kekasihnya itu.
"Iya, Kakak Xin terimakasih atas petunjuk darimu untuk ku..! " Jawab Xian Mei Hua yang segera mengubah permainan ilmu payung nya dengan sesuai petunjuk dari Tian Xin dengan memutar payungnya ke sekitar sisi kanan musuhnya.
Wutt!
Musuhnya terkejut dengan perubahan gerakan payungnya yang mengarah ke kanan musuhnya sehingga musuhnya mengubah serangan dengan mengarah ke sisi belakangnya melalui kaki belakang yang sangat besar itu.
Wuttzz!
Tetapi, Xian Mei Hua menyerang kembali ke arah kaki raksasa di bagian belakang kiri dengan satu gerakan menusuk hingga telapak kaki kiri di belakang musuhnya itu jebol dan ambruklah musuhnya ke tanah.
Bruak!
Lalu Ia bergerak dengan payungnya menebas leher Iblis Gajah Hitam dengan ilmu payung bunga Persik langit sehingga kepala musuhnya itu meledak.
Crash!
Blaar!
" Kakak Xin..! Aku datang..! " Kata Xian Mei Hua dengan nada manja kepada Tian Xin seraya gadis ini meluncur ke arah Tian Xin yang cepat menangkap tubuh mungil kekasihnya itu dengan satu rangkulan dari lengan kanannya.
Tep!
" Awas formasi bunga mawar hitam mulai ada perubahan gerakannya. "Kata Tian Xin yang mengajak Xian Mei Hua melompat bersama dengan langkah formasi tujuh bintang langit sehingga formasi bunga mawar hitam yang telah di gerakan secara ajaib oleh kekuatan Iblis Tupai Bumi.
Tep!
Tep!
Tep!
Formasi bunga Mawar hitam berdiri menjulang tinggi di sekitar Li Xiao Feng yang bertarung melawan Raja Iblis Tupai Bumi yang menerjang Li Xiao Feng dengan sejumlah bidak catur yang bentuknya mirip bunga Mawar hitam yang telah bergerak begitu ganas.
__ADS_1
Wush!
Li Xiao Feng bergerak dengan lincah seraya kaki nya di gerakan ke arah lengan kanan Raja Iblis tupai Bumi sehingga lengan kanan musuhnya itu remuk olehnya.
Duk!
Bruak!
" Auugh..! Kurang ajar kau telah menghancurkan lengan kanan kuuu..!" Teriak Raja Iblis tupai Bumi yang sangat murka sekali sudah menyerang Li Xiao Feng kembali dengan taringnya yang di lepaskan dari mulutnya untuk di gunakan sebagai senjatanya.
Li Xiao Feng memukul mundur formasi bunga Mawar hitam yang bergerak untuk menjepit tubuh nya yang sudah berada di tengah-tengah formasi bunga Mawar hitam.
Plakk!
Plakk!
Tian Xin yang melihat Gurunya sedang dalam kesulitan itu segera menerjang dari atas dengan kipas lipatnya menghantam hancur formasi bunga Mawar hitam yang ingin menjepit tubuh Gurunya itu.
Trak!
Trak!
Blaar!
Raja Iblis Tupai Bumi memuntahkan darah segar dari mulutnya setelah formasi bunga Mawar hitam nya telah di hancurkan oleh Tian Xin yang membantu Li Xiao Feng dalam menghadapinya.
" Kurang ajar..! Lihat pembalasanku..! " Teriak Raja Iblis Tupai Bumi yang menggelindingkan tubuhnya dengan tangan kirinya mengirimkan pukulan -pukulan dashyat kepada Tian Xin.
Wutt!
Li Xiao Feng membalas dendam dengan tangan menangkis serangan musuhnya itu yang telah menyerang Tian Xin dengan pukulan -pukulan yang amat berbahaya bagi keselamatan Tian Xin sehingga musuhnya itu terlempar jauh olehnya.
Bruak!
" Aaghh...!" Teriakan histeris Raja Iblis Tupai Bumi yang terlempar jauh oleh pukulan tangan Li Xiao Feng.
Li Xiao Feng menerjang dengan telapak tangan nya mencengkram kepala musuhnya hingga remuk dalam waktu amat singkat sekali oleh cengkeraman tangannya itu.
Kresss!
"Guru.. Apakah kamu ada yang terluka di sekitar tubuh mu? " Tanya Tian Xin dengan sorotan matanya begitu mengkhawatirkan Li Xiao Feng.
__ADS_1
"Tidak , aku tidak terluka sama sekali, Tian Xin. " Jawab Li Xiao Feng dengan nada lembut dan penuh kasih sayang seorang Guru terhadap muridnya kepada Tian Xin.
" Ah, syukurlah Guru. " Kata Tian Xin dengan sikap menghormati gurunya itu seraya melihat pertarungan antara Wu Lei yang menghadapi para pasukan siluman Gajah hitam dan para pasukan Iblis Tupai Bumi dengan gagah perkasa sekali.
" Kita harus membantu Wu Lei untuk menghabisi para pasukan siluman Gajah hitam dan para pasukan Iblis Tupai Bumi yang sedang di hadapi oleh Wu Lei di sana..! " Kata Li Xiao Feng yang sudah menerjang maju untuk memberikan bantuan kepada Wu Lei.
Wush!
Dewa pelacak Ren Jia Lun sudah menerjang maju juga untuk memberikan bantuan kepada Wu Lei dalam menghadapi para pasukan siluman Gajah hitam dan para pasukan Iblis Tupai Bumi sehingga para musuhnya Wu Lei kini terpencar satu sama lainnya.
Xian Mei Hua melesat dengan payungnya itu menusuk sebagian besar musuh yang sedang mengeroyok Wu Lei yang memutar pedang merah dengan kecepatan tinggi sehingga para musuh lain tertebas pedangnya Wu Lei.
Jleb!
Jleb!
Jleb!
Crak!
Crak!
Crak!
Tian Xin mengangkat tangan nya ke langit lalu sejumlah petir menghantam seluruh pasukan siluman Gajah hitam dan para pasukan Iblis Tupai Bumi dalam hitungan satu detik saja.
Jegger!
" Wu Lei.. Bagaimana keadaan mu? " Tanya Li Xiao Feng yang cepat menangkap tubuh Wu Lei yang limbung dan nyaris jatuh ke tanah.
" A.. Aku..! Aaggg..! " Jawab Wu Lei dengan nada lemah lalu jatuh pingsan di pelukan Li Xiao Feng.
" Dia terkena racun burung merak langit yang menyebabkan kerusakan pada organ tubuh Naga merahnya. " Kata Tian Xin dengan cepat memeriksa denyut nadi Wu Lei melalui telapak tangan Wu Lei yang berselaput urat nadi Naga.
" Darimana ia bisa terkena racun burung merak langit?" Tanya Xian Mei Hua memandang cemas ke wajah pucat Wu Lei yang sudah berubah jadi seekor Naga merah yang berada di pelukan Li Xiao Feng.
" Melalui hubungan badan antara dirinya dengan Dewi Burung Merak Emas Langit yang telah melanggar hukum dan aturan langit mengobati luka dalamnya dengan melalui cara itu. " Jawab Tian Xin mengerutkan keningnya seraya melihat Li Xiao Feng menoleh ke arah sosok wanita muda yang mendatangi Wu Lei dengan airmata kesedihan.
"Kakak Lei..! " Panggil Dewi Burung Merak Emas Langit mengguncang tubuh Wu Lei yang telah kaku itu.
" Lihatlah akibat kesalahan mu itu, Dewi Burung Merak Emas langit. Kamu telah membuat Wu Lei mengalami keracunan oleh ilmu pengobatan mu yang melanggar hukum dan aturan langit. " Kata Tian Xin dengan nada keras kepada Dewi Burung Merak Emas Langit yang menangis sedih dan berlutut di bawah kedua kaki Tian Xin.
__ADS_1
" Yang Mulia..!"
Bersambung!