
Lingkaran pasukan Siluman Tanah Hijau kini telah mengurung Li Xiao Feng dengan ketat sehingga Li Xiao Feng benar -benar sepertinya tak bisa keluar dari kurungan maut para pasukan Siluman Tanah Hijau.
" Kalian sungguh sekumpulan makhluk hina yang tak tahu malu sekali..!! Apakah kalian sudah tidak sabar untuk merasakan api suci ku yang akan membakar habis kalian semua...?! " Ancaman Li Xiao Feng bukanlah bualan saja karena Li Xiao Feng benar -benar melakukan apa yang sudah di keluarkannya kepada para musuhnya.
" Li Xiao Feng kau sungguh sombong sekali dan sudah merasa dirimu yang paling hebat ! ! Ku habisi kauuuu...Kau sudah membunuh ayah kuuuu Raja Siluman Tanah Hijauuu...!! " Teriakan seekor Lalat Hijau tubuh besar yang menerjang dari arah langit -langit ruang utama kuil kosong Kota Hijau ke arah Li Xiao Feng.
Brrrrrrrrrrrr...!!
Syuuuuuutttt...!!
Terjangan Siluman itu telah terelakkan oleh Li Xiao Feng yang menghilang dari pandangan matanya di lantai ruang utama kuil kosong Kota Hijau.
" Ehhhh..?! Kemana dia ?? Li Xiao Feng jangan kau kabur darikuuu...!! " Hardiknya murka kepada Li Xiao Feng.
Tahu -tahu terdengar suara dingin Li Xiao Feng di atas punggungnya." Aku di sini dan aku tak pernah kabur dari mu...!!" Sehabis berkata sedingin kutub es.
Terdengarlah suara melolong memilukan yang keluar dari mulut Siluman Lalat Hijau yang remuk di pukul punggungnya oleh Li Xiao Feng dengan siku pergelangan tangan kanan Li Xiao Feng telah menancap pada punggung hingga jebol.
Bughhh....!!
Bruakk...!!
Li Xiao Feng sudah berkelebatan dengan kakinya menendang hancur seluruh pasukan Raja Siluman Tanah Hijau yang mengurungnya dan menerjang dirinya secara serempak.
Wushhh...!!
Duukkkkkkkkk...!!
Blarrrrrrrr.....!!
Li Xiao Feng meluncur ke atas genteng kuil untuk menyelamatkan Chen Chen yang bertarung sengit menghadapi ratusan pasukan Ratu Siluman Tanah Hijau yang berniat untuk menyerbu masuk ke kuil kosong itu.
Namun mereka terhalangi oleh ilmu perisai gelang putih milik Chen Chen yang membendung mereka dengan kekuatan yang tak dapat di tembus oleh mereka.
Swinggg.....!!
Ratusan pasukan Ratu Siluman Tanah Hijau juga menerobos formasi batu nisan yang di buat Le Le untuk menutup jalan mereka untuk menerjang ke kuil kosong Kota Hijau.
__ADS_1
Zinngg.....!!!
Bukk..Bukk..Bukk...!!
Batu -batu nisan berbaris rapi membentuk tembok yang menghalangi pasukan lain yang di pimpin Pangeran Muda Raja Siluman Tanah Hijau yang melayang cepat ke pintu belakang kuil kosong itu.
Suuuuuuuuuu...!!
Bruakkkkkk...!!
" Sialan ada sekuntum bunga lotus yang sangat kuat menghalangi ku..!" Umpatnya dengan mulut besarnya menggigit tiang -tiang penyangga kuil itu dengan masuk ingin merobohkannya.
Tetapi justru gigi nya rontok semua karena Li Xiao Feng berdiri tegak di atas genteng kuil kosong itu yang menyebabkan tiang -tiang penyangga kuil itu tak dapat di robohkannya.
" Sialan kenapa tiang -tiang bodoh ini menjadi keras dan merusak gigi ku ?! " Marahnya.
Ia mendongak ke atas dengan maksud untuk lihat penyebab tiang -tiang penyangga kuil mendadak keras dan sukar di robohkannya namun sebuah kotoran hidung bagaikan hujan menotoknya dan ia tertimpa tiang -tiang penyangga kuil kosong kota Hijau yang di sebabkan oleh Li Xiao Feng yang di atas genteng kuil itu telah mengangkat sebelah kaki nya dan reruntuhan debu menghujani Siluman itu hingga tertotok kaku dan tertimpa tiang hingga tak bisa bangun.
" Uuuuuhhhhh...Sial sekali nasibku..!!" Teriaknya.
Li Bing Han menerjang dari jendela terdekar dan Li Bing Han menghunuskan dupa ke dahinya hingga jebol dan lenyaplah Ia dengan tak tersisa lagi.
Blash...!!
Li Bing Han menulis di udara dengan dupa yang di cabutnya dari dahi Siluman Lalat Hijau untuk Li Bing Han menghadapi ratusan pasukan lain dari Ratu Siluman Tanah Hijau yang menyerbunya agar para musuhnya itu dapat membalaskan dendam mereka terhadap Li Bing Han yang sudah bunuh pimpinan mereka ,yakni Pangeran Muda Siluman Tanah Hijau.
Wut , wut ,wut..!!
" Terbukalah gerbang panci api neraka abadi..!!"
Batin Li Bing Han berbicara lalu sebuah gerbang transparan muncul di depan Li Bing Han.
Gerbang itu menerjang pasukan Siluman Tanah Hijau yang berusaha untuk kabur itu tak dapat lari dari gerbang yang menangkap mereka semua dan merebus mereka hingga hancur lebur.
" Tutup." Kata Li Bing Han pelan.
Gerbang tertutup dan menghilang begitu saja di depan Li Bing Han.
__ADS_1
Setetes darah hijau membentuk makhluk yang amat menakutkan telah menjulang tinggi di depan Li Bing Han.Makhluk itu adalah Anak dari Siluman Lalat Hijau dan bentuknya seperti cacing hijau di daun.
" Ihhhh..Sungguh darah hijau Siluman itu telah menciptakan makhluk mutan yang sangat dan amat menjijikan sekali." Kata Li Bing Han mundur ke belakang dan berdiri di atas reruntuhan tiang -tiang penyangga kuil kosong kota Hijau.
Lalu Li Bing Han mempersiapkan dirinya untuk Ia dapat menghadapi dan mengalahkan makhluk di hadapannya itu.
" Aku harus bisa membunuhnya sebelum tubuh nya bertambah besar dan membahayakan jiwa manusia lain yang berada di sekitar Kota Hijau ini."
Pikir Li Bing Han. Anak itu memerhatikan bayi dari Siluman Lalat Hijau kini membesar dalam waktu perdetik saja dan menutup halaman belakang kuil kosong kota Hijau dengan ekornya yang melingkar ke seluruh kuil tersebut.
Sementara itu Li Xiao Feng menghadapi Siluman Tanah Hijau yang berada di luar perisai gelang putih milik Chen Chen yang awalnya mulai lemah akibat terjangan para siluman yang ingin sekali menembus perisai tersebut.
Namun Li Xiao Feng telah membantu Chen Chen sehingga perisai menjadi kuat kembali bahkan jadi lebih kuat dari sebelumnya sampai para siluman itu terbentur dan berjatuhan dengan sendirinya di luar perisai gelang putih Chen Chen.
Singggzz...!!
" Ahhh..Li Xiao Feng...!! Dia sungguh hebat sekali sampai kita tak dapat merobohkan perisai ular putih sialan itu..!! "
Para pasukan siluman bersatu untuk menerjang kembali perisai gelang putih Chen Chen secara serempak dengan membentuk palu raksasa yang bentuknya sekumpulan anak -anak lalat hijau dan jentik -jentik nyamuk liar.
Bugghhh...!!
Mereka memukul perisai gelang putih Chen Chen secara bersamaan.
Wutttt...!!
Plangggg...!!
Sekelebatan sinar putih dan aura mencekam yang di sertai kilatan cahaya yang membutakan mata mereka telah menerjang mereka secara hebat luar biasa sehingga mereka runtuh dan berjatuhan di tanah.
Cahaya putih itu kembali menerjang mereka yang menjerit kesakitan lalu hancur hingga berkeping -keping oleh terjangan kilat Li Xiao Feng yang tak berbelas kasihan terhadap mereka.
Cringg....!!
Blarrr....!!
" Li Xiao Feng biadabb kauuu....!! " Pekik sosok yang melayang dari arah yang sangat gelap telah menerjang Li Xiao Feng dengan kecepatan tinggi yang sangat ganaas bukan main.
__ADS_1
Wushhhhhhhhhhhhhhhhh......!!
Bersambung..!!