
Gerakan pedang merah Wu Lei sungguh luar biasa lincah sehingga para pasukan siluman ular piton yang menghadangnya di luar hutan iblis tanah air segera menghindari serangannya.
Wushh!
Para pasukan siluman ular piton serempak luar biasa menggerakkan ekor mereka di sertai mulut mereka yang siap untuk menelan Wu Lei hidup -hidup dengan rongga mulut yang besar dan juga bergigi runcing.
" Matilah kauuu..! " Desis para siluman ular piton yang bergerak di udara, tanah di sekitar Wu Lei dengan mulut mereka mengeluarkan bisa yang amat berbahaya bagi keselamatan Wu Lei.
Brush!
Wu Lei juga berubah wujud menjadi seekor naga merah langit yang memiliki tubuh raksasa dan sisik yang sangat mengagumkan sekali dengan warna merah di seluruh tubuh naga nya.
Wush!
Wu Lei meliuk-liuk di antara para pasukan musuh nya yang berwujud ular piton yang sangat luar biasa menakutkan sekali namun Wu Lei dapat mengatasinya dengan kecerdasan yang di miliki nya.
Swosh!
Bress!
Gerakan ekor Wu Lei nyaris mengenai sejumlah siluman ular piton yang bergerak secara cepat untuk menghabisi nya sehingga para pasukan siluman ular piton segera membalasnya dengan berubah wujud menjadi sepasukan manusia berwajah ular piton.
" Pedang lidah ular piton..! "Seru para pasukan siluman ular piton yang menggunakan pedang mereka untuk menghadapi serangan naga merah Wu Lei.
Wush!
Wu Lei yang meliuk-liuk di udara bergerak cepat dan menggerakkan kakinya untuk menendang hancur sejumlah pedang milik pasukan siluman ular piton yang sedang menyerangnya itu.
Duk!
Blaar!
" Kyaaa! " Pekik sebagian dari pasukan siluman ular piton yang kehilangan pedang mereka oleh tendangan kaki naga merah langit Wu Lei.
__ADS_1
" Bedebah..! Aku habisi kauuu..! " Kata pimpinan dari para pasukan siluman ular piton yang telah menggerakkan tubuhnya meluncur ke arah Wu Lei dengan mengembangkan kedua tangannya ke depan.
Wush!
Dari kedua tangan pimpinan dari pasukan siluman ular piton keluarlah asap racun yang amat berbahaya bagi keselamatan Wu Lei yang sedang menerjang para pasukan siluman ular piton lainnya.
Bress!
Wu Lei terpental dari sejumlah pasukan siluman ular piton dan terbanting di tanah yang tiba-tiba mengeluarkan seribu tangan yang mencengkram dirinya sehingga ia tidak bisa membebaskan diri nya sendiri.
" Hahahaha Naga Merah Langit sudah saatnya kau tewas di tangan kami para pasukan siluman ular piton..! " Seru pimpinan dari pasukan siluman ular piton yang menerjang maju ke arah Wu Lei dengan lidahnya yang berwarna hitam ke arah Wu Lei.
Blaar!
" Ahh..! Kurang ajar...! Siapakah yang telah berani menghalangi kuuu.. ?" Hardik pimpinan dari pasukan siluman ular piton dengan nada bengis kepada sosok wanita cantik jelita yang telah menyelamatkan Wu Lei dengan tepat waktunya sebelum Wu Lei di habisi oleh pimpinan dari pasukan siluman ular piton.
" Aku Dewi Burung Merak Langit yang datang untuk menyelamatkan Wu Lei Raja Dewa Naga Merah Langit. Dan, Aku yang akan membunuh mu dan seluruh pasukan siluman ular piton mu..! " Balas Dewi Burung Merak Langit dengan nada bengis juga kepada pimpinan dari pasukan siluman ular piton.
" Wanita liar yang tak tahu diri..! Baiklah, aku lah yang lebih dahulu akan menghabisimu sebelum kau menghabisi kuuu..! " Hardik pimpinan dari pasukan siluman ular piton yang menerjang maju dengan gerakan kilat menyerang Dewi Burung Merak Langit.
Swosh!
Plakk!
Bruak!
" Sekarang giliran kalian yang akan habis di tangan kuu..! " Hardik Dewi Burung Merak Langit yang menerjang maju menghadapi para pasukan siluman ular piton yang serentak menyerang nya juga.
Swosh!
Bress!
Blaar!
__ADS_1
Sayap kanan dan kiri Dewi Burung Merak Langit memukul hancur para pasukan siluman ular piton hingga para pasukan siluman ular piton berhasil di kalahkan oleh Dewi Burung Merak Langit.
" Wu Lei..! " Panggil Dewi Burung Merak Langit yang segera menyelamatkan Wu Lei yang akan di cengkeram remuk oleh seribu tangan milik iblis bayangan.
" Hyaaattt.. !! " Seru Dewi Burung Merak Langit menyerang Iblis bayangan dengan ilmu panah Burung Merak Langit yang menerjang Iblis bayangan.
Wer!
Iblis bayangan melesat cepat menghindar dari serangan maut panah Burung Merak Langit yang di lakukan oleh Dewi Burung Merak Langit untuk menghabisi dirinya.
Wush!
Kesempatan ini di manfaatkan oleh Dewi Burung Merak Langit menggunakan pedang nya untuk membebaskan Wu Lei dari cengkeraman tangan Iblis bayangan.
Crash!
" Wu Lei bertahanlah..! " Kata Dewi Burung Merak Langit mengangkat Wu Lei dari tanah dan di jepit nya di lengannya seraya menggerakkan pedang nya untuk menebas habis iblis bayangan yang telah menerjang untuk membunuh mereka dari arah samping.
Swoosh!
Crakkkkk!
" Kyaaaaa..! " Pekik kematian Iblis bayangan yang telah tewas terkena tebasan pedang Dewi Burung Merak Langit.
Dewi Burung Merak Langit membawa Wu Lei ke istananya di alam Burung Merak Langit untuk di obati olehnya melalui cara Dewi Burung Merak Langit memberikan kemurnian jiwa dan raganya untuk Wu Lei
" Kau terimalah pengobatan yang aku lakukan untuk kesembuhan mu meskipun aku harus mengikhlaskan kemurnian jiwa dan raga ku untuk mu, Wu Lei. " Kata Dewi Burung Merak Langit menubruk Wu Lei yang berbaring lemas dan tak bertenaga di ranjang giok langit.
" Ci Yan,jangan pernah kau lakukan hal ini untuk ku yang tidak pernah bisa membalas kebaikan mu. " Kata Wu Lei dengan nada lemah karena Wu Lei kehilangan separuh darah naga merah langit nya karena di serangan cengkeraman tangan Iblis bayangan di luar hutan iblis tanah air.
" Aku tak pernah mengharapkan balasan dari mu karena aku tulus mencintaimu, Wu Lei. " Kata Dewi Burung Merak Langit dengan suaranya yang amat merdu di telinga Wu Lei.
" Jangan..! Kamu pasti akan mendapatkan satu masalah besar dari dunia langit yang tentunya akan menghukummu karena kau jatuh cinta kepada Ku dan satu lagi di dunia langit ada peraturan untuk semua Dewa dan Dewi di langit di larang memiliki perasaan cinta satu sama lainnya yang artinya kesesatan duniawi yang fatal bagi kita semua sebagai warga Kekaisaran Langit. " Kata Wu Lei yang berusaha untuk cegah Dewi Burung Merak Langit menyerahkan pil mustika kemurnian jiwa dan raga untuk obati luka dalam Wu Lei.
__ADS_1
" Terlambat untuk kamu mencegah ku karena aku sudah memberikan segalanya untuk mu, Wu Lei. Dan, aku sama sekali tidak pernah takut akan hukuman langit kepada ku karena aku cinta kamu." Kata Dewi Burung Merak Langit dengan nada tulus kepada Wu Lei.
Bersambung!