Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman
Firasat Li Xiao Feng..


__ADS_3

Li Xiao Feng yang menanti kepulangan dari para sahabatnya yang telah di berikan misi olehnya untuk membantu Tian Xin yang di duganya telah reinkarnasi kembali menjadi seorang bayi laki-laki manusia yang lemah di Kekaisaran Hui telah merasa tak sabar untuk menunggu lebih lama lagi.


" Aku harus mencari mereka di wilayah -wilayah yang aku tunjukkan untuk misi -misi mereka. " Kata Li Xiao Feng yang kini menggendong bayi perempuan yang terlahir dari Putri Shiu Chiu istri nya di era Kekaisaran Ching.


" Putri Zi Lan sungguh cantik sekali. " Puji Putri Chao Ying istrinya yang lain yang menggendong anak balita bernama Putri Chao Yue reinkarnasi dari Li Wei Shiang putrinya yang separuh vampir alam semesta dan separuh manusia.


" Ya, Putri Zhao Min juga cantik. " Kata seorang wanita yang rohnya telah di ambil Li Xiao Feng dari raganya yang telah di kuasai oleh Raja siluman pedang Naga Siluman yang saat ini sedang di cari oleh Li Xiao Feng keberadaannya itu.


" Xiu Lu, darimana raga mu mendapatkan cincin arwah Raja Siluman Pedang Naga Siluman? " Tanya Li Xiao Feng dengan bahasa arwah pada Selir Xiu Lu yang meringkuk di lantai.


" Dari hadiah yang di berikan oleh Kaisar Ching kepada Ku karena aku adalah Istri terbaik dari Menteri Tata Usaha Kekaisaran Ching yang bernama Chen Xiao Feng melalui dayang istana Pangeran Muda Hu Liu. " Jawab Xiu Lu dengan jujur kepada Li Xiao Feng.


" Hmm, pelayan wanita itu siapakah? " Tanya Li Xiao Feng kepada dirinya sendiri.


"Apakah kamu merasa tertarik dengan dayang istana Pangeran Muda Hu Liu untuk kamu jadikan selir mu yang baru?" Tanya Putri Shiu Chiu dengan nada cemburu yang sangat jelas di dengar olehnya.


"Oh, tidak! Aku cuma ingin menanyakan soal perayaan musim semi yang akan di adakan di istana Pangeran muda Hu Liu untuk tahun baru imlek yang akan datang." Jawab Li Xiao Feng yang lengannya memeluk pinggang Putri Shiu Chiu lalu mencium istrinya dengan mesra.

__ADS_1


"Kalau kamu cuma ingin menanyakan hal kecil itu kepada seseorang? Seharusnya kamu dapat bertanya kepada ku saja yaitu istrimu ini." Kata Putri Shiu Chiu yang membalas ciumannya dengan lebih mesra lagi.


"Baiklah, aku ingin bertanya kepada mu soal cincin giok di tangan Adik Kaisar Ching yang pernah aku lihat itu persis seperti cincin giok milik seseorang yang pernah aku temui di kota Sechuan beberapa tahun lalu. Apakah kamu dapat memberitahukan kepada ku mengenai cincin giok di tangan Adik perempuan Kaisar Ching?" Li Xiao Feng membuai Putri Shiu Chiu yang dahulunya tergila-gila kepada Pangeran muda Hu Liu kini menjadi tergila-gila kepadanya melalui sentuhan hangatnya yang menjatuhkan hati Putri Shiu Chiu.


"Cincin giok itu memiliki aura Yin yang amat menyeramkan menurut ku karena siapa saja yang melihat cincin giok di tangan adik Kaisar Ching dapat meninggal dunia dalam keadaan yang mengerikan sekali yaitu jenazahnya hangus di sekujur tubuhnya. " Jawab Putri Shiu Chiu yang memberikan informasi tersebut kepada Li Xiao Feng.


" Emmmm.. Aku harus mendapatkan cincin giok itu untuk aku hancurkan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh negeri Ching." Kata Li Xiao Feng yang lidahnya telah menjelajahi rongga mulut Putri Shiu Chiu yang semakin tergiur untuk melayani hasratnya.


"Jika kamu mau mendapatkan cincin giok itu, maka kamu harus meminta bantuan dari Putri Ming Ming putri kesayangan Kaisar Ching yang memiliki hubungan dekat dengan Putri Lu Zhen adik Kaisar Ching." Kata Putri Shiu Chiu yang tidak pernah bisa menahan diri untuk tidak tergoda oleh kelihaian Li Xiao Feng suaminya itu dalam menggodanya.


" Aku bagaimana?" Tanya Xiu Lu yang meringkuk di lantai.


" Kau harus di kurung di dalam guci keramik ku sampai aku berhasil menemukan Raja Siluman Pedang Naga Siluman di seluruh Istana dari Kekaisaran Ching." Jawab Li Xiao Feng yang menyedot arwah Xiu Lu masuk ke guci keramik nya sebelum Ia menghabiskan waktunya untuk bercinta dengan Putri Shiu Chiu.


Li Wei Shiang putrinya yang berada di raga balita Putri Chao Yue memasang ekspresi bosan di dalam keranjang bayi sehingga anak itu merajuk minta di keluarkan dari raga balita Putri Chao Yue.


"Ayahhh.. Aku mau keluar dari raga balita Putri Chao Yue! Aku bosan sekali..!" Jerit Li Wei Shiang yang menendang-nendang keranjang bayi hingga hancur dan nyaris membuat balita Putri Chao Yue tergelincir dari keranjangnya dan kepalanya nyaris membentur ke lantai.

__ADS_1


"Wei Shiang apakah kamu tak apa -apa?" Tanya Wu Lei Raja Dewa Naga Merah Langit yang kini telah pulang ke Kekaisaran Ching dan menolong Li Wei Shiang dengan mengeluarkan Li Wei Shiang dari raga balita Putri Chao Yue melalui ilmu penangkal segel arwah milik Li Xiao Feng.


"Ahh, aku merasa lega dan nyaman dengan aku menjadi diriku sendiri..! " Sorak Li Wei Shiang dengan nada gembira seraya memeluk Wu Lei sebagai ungkapan rasa terimakasih gadis itu atas pertolongan Wu Lei kepadanya.


"Wei Shiang, aku sangat malu di peluk oleh mu. " Kata Wu Lei Raja Dewa Naga Merah Langit dengan wajah merona kepada Li Wei Shiang.


"Ups, maafkan aku, Kakak Wu Lei." Kata Li Wei Shiang dengan senyuman manis yang membuat Wu Lei semakin jatuh cinta kepada putri dari Li Xiao Feng.


Bruak!


Namun, mereka tiba-tiba di kejutkan oleh raga balita Putri Chao Yue yang telah melayang ke udara dengan sepasang mata merah yang ganas dan menatap mereka dengan senyuman sadis.


"Gawat, raga balita Putri Chao Yue di kuasai oleh arwah lain yang memiliki kekuatan Raja Siluman Kelelawar Perak..! " Kata Li Wei Shiang dengan nada terkejut sekali karena raga balita Putri Chao Yue memiliki sinar mata kejam.


"Ahhh..!! Kita harus menyelamatkan raga balita Putri Chao Yue untuk rohnya yang asli dapat masuk ke tubuhnya..!" Kata Wu Lei Raja Dewa Naga Merah Langit dengan wajah serius sekali seraya mengedarkan pandangan sepasang matanya untuk mengurung arwah Siluman Kelelawar Perak yang menguasai raga balita Putri Chao Yue sesudah raga balita Putri Chao Yue di tinggalkan oleh Li Wei Shiang yang telah merasa bosan menjadi seorang balita yang rapuh dan lemah.


Bersambung!

__ADS_1


__ADS_2