Pendekar Pedang Azuya

Pendekar Pedang Azuya
Mulai latihan


__ADS_3

Dengan sabar nenek Air mengajari gadis pemilik Pedang Azuya itu tentang tehnik mengendalikan air.


"Li'er! Perhatikan baik-baik ya!" seru Nenek air yang mulai dengan gerakan dasarnya dalam mengendalikan air.


Qiao Li memperhatikan dan mengikuti dengan pelan-pelan, walau selalu gagal tapi Qiao Li terus berusaha berlatih.


"Kita coba di danau yang kecil itu!" seru nenek air yang menunjuk pada sebuah danau kecil di sekitar mereka.


"Baik nenek!" balas Qiao Li dan mereka melangkahkan kaki menuju danau yang dimaksudkan oleh nenek air.


Setelah sampai, nenek air mulai dengan gerakannya yang terus diperhatikan oleh Qiao Li.


"Qiao Li, pada dasarnya semua gerakan dalam jurus pengendalian itu menggunakan tenaga dalam. Jadi kamu harus meningkatkan dulu tenaga dalam kamu, agar bisa menggunakan semua jurus pengendalian empat unsur ini." jelas


nenek air dan Qiao Li dengan seksama memperhatikannya.


"Tenaga dalam ya?" gumam dalam hati Qiao Li yang terus berpikir.


"Metabolisme yang baik dan lancar adalah kunci penguasaan tenaga dalam. Untuk bisa memaksimalkan metabolisme dalam tubuh secara alami, oksigen harus tercukupi. Oksigen yang cukup akan membuat metabolisme semua sel berjalan dengan baik dan seimbang." ucap nenek air.


"Cara mengeluarkan tenaga dalam bagi pemula bisa dengan latihan pernapasan. Sebab saluran pernapasan adalah kunci tubuh bisa mendapatkan asupan oksigen dengan maksimal. Salah satunya paru-paru, karena organ ini yang akan membantu mengirim oksigen ke seluruh tubuh." lanjut nenek air yang menjelaskan.


"Semua orang yang dilahirkan ke dunia ini dengan penuh kesempurnaan, dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Apakah tenaga dalam disebut juga Energi Murni dalam tubuh manusia?" tanya Qiao Li yang sedari tadi menyimak apa yang dikatakan Nenek Air.


"Iya, benar. Dan perlu kita sadari bahwa setiap orang memiliki energi yang dapat bermanfaat untuk diri kita sendiri dan bermanfaat untuk orang lain." jawab nenek Air.


"Energi Murni. Apa sebenarnya Energi Murni itu? Energi Murni adalah energi yang tersimpan di dalam tubuh kita, namun tidak semua orang menyadari akan keberadaannya. Energi murini atau bisa disebut Hawa murni merupakan energi yang tersimpan jauh di bawah alam bawah sadar kita, namun kita dapat memanggilnya jika kita mau." jelas Nenek Air.


"Bagaimana kita bisa memanggil energi murni?" tanya Qiao Li yang penasaran.


"Nenek akan mengajarkan bagaimana cara membangkitkan energi murni di dalam diri kita. Setelah tenaga dalam tersebut sudah berhasil kamu bangkitkan, kamu mendapat banyak manfaat dari hal tersebut." ucap nenek air.

__ADS_1


" Cara untuk membangkitkan energi murni dalam diri kita adalah sebagai berikut: Langkah pertama:


Ambilah posisi senyaman mungkin dengan kedua kaki bersila.


Letakan kedua tangan di depan pusar seperti orang bertapa namun kedua telapak tangan jangan disatukan, berilah jarak antara kedua telapak tangan kurang lebih 3 cm.


Pejamkan kedua mata kamu.


Kemudian mulailah berkonsentrasi, hilangkan semua pikiran, buatlah rilex pikiran kamu supaya focus ke tenaga yang akan kamu keluarkan dari kedua telapak tangan.


Mulai rasakan detak jantung kamu.


Dan mulailah rasakan energy yang mulai muncul dikedua telapak tangan kamu.


Energi yang akan muncul dan yang akan kamu rasakan adalah dikedua telapak tangan kamu akan terasa seperti ada energi yang saling mendorong." jelas Nenek air.


"Apakah Energi tersebut akan terasa seperti gelombang Vortex?" tanya Qiao li dengan kata-kata modern yang tentu saja membuat nenek Air kebingungan untuk menjelaskannya.


"Emm... bagaimana menjelaskannya ya?" ucap Qiao Li yang kebigungan sendiri.


"Nenek terangkan yang nenek tahu, saya tak tahu apa itu gelombang vortex." ucap Nenek Air.


"I...iya nek, terserah nenek saja." balas Qiao li.


"Jika sudah mulai terasa di kedua telapak tangan anda, coba rasakan dengan cara mendorong salah satu tangan anda, dengan otomatis salah satu tangan anda akan terdorong namun dengan dorongan yang belum terlalu besar." ucap nenek Air.


"Mengapa bisa terjada dorongan antara kedua tangan, logika dari energi murni yang keluar dari diri anda itu berada di kedua telapak tangan anda, salah satu ada yang berkutub positif dan negative (seperti mahnet lebih tepatnya)?" tanya Qiao Li.


"Jika kamu sudah dapat merasakan energi murni yang sudah bisa keluar dari telapak tangan anda hanya perlu melatihnya setiap hari. Waktu yang bagus untuk melakukannya adalah pada saat akan sholat mahgrib (Akan Terbenamnya Matahari)." jawab nenek air.


"Mengapa begitu?" tanya Qiao Li yang ingin tahu.

__ADS_1


"Karena di suasananya begitu tenang, sehingga anda dapat berkonsentrasi dengan penuh." jawab nenek air.


"Lalu apa manfaat dari hawa murni jika sudah berhasil kita bangkitkan?" tanya Qiao Li.


"Manfaat sederhannya adalah tubuh kita akan terkontrol dengan sendirinya, kita dapat mengobati diri kita sendiri, dan tentunya dapat mengobati orang lain." jelas nenek -air.


"Adapun manfaat yang lain dari hawa murni ini adalah seperti: Dapat menjaga kesehatan badan kita, dapat mempermudah untuk membuka indera keenam kita, meningkatkan kesehatan fisik kita, fapat untuk memperkuat memori otak kita, dapat untuk mengerakan benda disekeliling kita yang dengan catatan jika kita rajin mengasahnya." lanjut nenek air


"Apa kekuatan yang terdapat didalam diri manusia yang tak disadari oleh manusia itu sendiri ?" tanya Qiao Li yang penasaran.


"Pernahkah kamu berlari lebih cepat daripada yang pernah kami bayangkan, ketika misalnya sedang dikejar hewan buas? kamu mungkin tidak bakal mengira bahwa kamu akan bisa berlari secepat itu. Seperti ada kekuatan tersembunyi yang selama ini tidak kamu sadari." jawab nenek air.


"Iya, Li'er pernah mengalaminya, bagaimana hal ini terjadi?" tanya Qiao Li yang bertambah penasaran.


"Manusia memiliki dua macam sistem saraf otonom, yaitu: saraf simpatetik dan saraf non simpatetik. Saraf simpatetik akan teraktivasi ketika kita dalam kondisi yang genting. Seketika itu juga, tubuh kamu akan memilih cara yang paling efisien dan efektif untuk melakukan sesuatu -tidak terkecuali ketika menghindari dari mara bahaya. Dalam kondisi genting itu, semua otot motorik kita menjadi sangat aktif, aliran darah mengalir cepat, dan sistem yang tidak mendukung seperti misalnya pencernaan jadi tidak berfungsi sementara agar kita menjadi fokus pada apa yang kita kerjakan. Faktanya, dalam kondisi genting kita jarang mengalami lapar atau dorongan ingin ke kamar kecil. Tapi setelah itu baru kita merasa kelaparan."Jelas nenek Air.


"Saraf non-simpatetik sebaliknya bekerja berkebalikan dengan saraf simpatetik, dengan kata lain tugasnya adalah mengembalikan ke situasi semula atau default." lanjut nenek Air.


Manusia secara biologis memiliki arsitektur biologis yang bisa membuatnya melakukan hal-hal di luar kebiasaan. Sementara itu, belum diketemukan adanya batasan kelebihan fisik yang dimiliki oleh manusia. Studi tentang otak misalnya masih dalam tahap penememuan awal. Misteri Tuhan masih terlaku besar untuk dapat dipetakan keseluruhan oleh manusia. Jadi siapa tahu, manusia masih memiliki banyak kemampuan tersembunyi yang belum teridentifikasi hingga hari ini." jelas Nenek air.


"Baiklah nenek, untuk teorinya Li'er kurang lebihnya saya sudah paham. Sekarang kita mulai lagi dengan prakteknya!" ucap Qiao Li yang bersemangat.


...~¥~...


...Mohon dukungan para Readers untuk like/favorite/rate 5/Gift dan votenya untuk novel PENDEKAR PEDANG AZUYA....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin...


...Terima kasih...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2