Pendekar Pedang Azuya

Pendekar Pedang Azuya
Jurus Pengendalian Air


__ADS_3

"Baiklah nenek, untuk teorinya Li'er kurang lebihnya saya sudah paham. Sekarang kita mulai lagi dengan prakteknya!" ucap Qiao Li yang bersemangat.


"Oh, nenek suka semangat kamu!" ucap nenek Air yang mengulas senyumnya.


Dan mereka melanjutkan latihan dalam mengendalikan Air.


"Nenek akan mengajarimu jurus pengendalian air sambil menerangkan, apa itu Jurus pengendalian Air. Jurus pengendalian air diambil dari Tai Chi, yaitu sebuah seni bela diri dari Cina yang memperagakan gerakan lambat dan elegan seperti air yang mengalir. Aset terpenting dalam pengendalian air terletak pada kemampuan pertahanannya. Tak seperti pengendalian unsur lainnya, jurus pengendalian air lebih fokus untuk membalikkan serangan lawan daripada menyerang secara langsung. Karena air mampu berubah-ubah, para pengendali air mampu membekukan, mencairkan, menguapkan maupun memadatkan air, sesuai dengan keinginannya. Pengendali air juga mampu mengontrol sifat kohesi air, yang memberi mereka kemampuan untuk menangkap maupun memotong objek dengan pengendalian air." jelas Nenek Air seraya mengibas-ibaskan telapak tangannya pelan-pelan dan muncullah air dari dalam tanah yang bergoyang mengikuti arah tangan Nenek Air.


"Pengendalian air adalah yang paling serbaguna. Pengendalian ini bisa digunakan untuk membuat kerusakan dan kehancuran pada musuh, tapi juga bisa menahan serangan musuh tanpa harus melukai mereka. Pengendalian air juga merupakan satu-satunya kemampuan yang bisa menyembuhkan orang lain dengan kekuatannya." lanjut kata nenek Air yang terus menggoyang-goyangkan tangannya dan membuat air yang ada dihadapannya seperti sedang menari.


"Apakah ada tehnik yang harus kita gunakan dalam mengendalikan air?" tanya Qiao Li yang penasaran.


"Ada banyak teknik yang digunakan oleh pengendali air di serial ini, tapi kita harus menentukan yang terbaik saja, dan diantaranya adalah: satu yaitu mengubah air ke berbagai wujud


Meski pengendalian air memang pada dasarnya berurusan dengan air dalam bentuk cair, tapi mereka juga bisa memanipulasi air sebagai benda padat atau gas. Bahkan mereka juga bisa mengubah wujud air sesuai keinginan. Bisa langsung membekukan air, mengubah air jadi senjata tajam hanya dengan hembusan napas, atau membuat awan kabut untuk menyembunyikan keberadaan mereka." ucap nenek Air yang masih bermain dengan air yang dihadapannya.


Sedangkan Qiao Li berusaha mengikutinya, pada awalnya selalu gagal. Lama-kelamaan akhirnya Qiao Li mampu membuat air yang muncul dari permukaan tanah.


Perlahan-lahan air tersebut menari-nari sesuai gerakan tangannya.


"Yang kedua adalah Cambuk air. Cambuk air adalah salah satu teknik pengendalian air canggih. Teknik ini menciptakan sulur air yang bisa digunakan memukul lawan dan membuat luka seperti cambuk yang sebenarnya. Pengendali air yang lebih kuat biasanya bisa menciptakan banyak cambuk sekaligus sehingga bisa memotong logam. Teknik ini merupakan salah satu teknik pengendalian air terbaik dan berdasarkan pada gaya bertarung Chen Tai Chi Chuan." terang nenek Air yang mengubah air yang sebelumnya menari itu menjadi cambuk.

__ADS_1


Qiao Li berusaha menirukannya namun selalu gagal. Tapi dia terus berusaha untuk bisa mengendalikan air yang ada dihadapannya untuk menjadi sebuah cambuk.


"Yang berikutnya adalah Tombak es, dengan jurus pengendali air ini membuat air laksana tombak-tombak ini bisa kita lihat memang setajam pisau. Lalu tehnik berikutnya yaitu Menyembuhkan, beberapa pengendali air tertentu sudah terlatih untuk menggunakan kekuatan mereka untuk menyembuhkan luka yang cukup parah." jelas nenek air yang saat ini menjadi sebuah tombak dan Qiao Li kembali mengalami kegagalan.


Nenek Air memberikan pengarahan dan memperbaiki gerakan-gerakan Qiao Li.


Setelah itu Nenek air menerangkan tentang tehnik yang berikutnya, yaitu Pengendalian darah


"Meski teknik pengendali air mematikan, Pengendali air tidak akan pernah menyerang kecuali jika terpaksa. Kemampuan gelap dan menakutkan ini membuat penggunanya dapat mengendalikan tubuh lawannya dengan mengendalikan darah yang ada di tubuh lawannya. Tak kuasa menahan betapa mengerikannya kekuatan ini, banyak yang melarang tehnik pengendalian darah ini. Karena tehnik tertinggi dari pengendali air adalan pengendalian darah lawannya." jelas nenek Air yang menghentikan latihannya, karena dia tidak ingin Qiao Li belajar tehnik pengendalian darah.


Karena jika belum mahir benar dalam mengendalikan darah, maka bisa jadi akan mengenai dirinya sendiri.


"Kemampuan mengendalikan air merupakan salah satu seni -kinesis, disebut dengan hydrokinesis (sebagian orang menyebut aquakinesis). Tetapi apa yang dimaksud dengan hydrokinesis ini mungkin berbeda dengan yang anda kira." ucap nenek air.


Setelah cukup lama mereka berlatih, nenek Air menyuruh Qiao Li untuk beristirahat.


Keduanya pun masuk ke goa, dimana Kakek angin telah menyiapkan makanan dan minuman untuk mereka berdua.


"Li'er, ada uang ingin aku katakan pada kamu. Sebetulnya bisa saja nenek air mengalahkan pengendali es, karena es juga termasuk dalam elemen air. Bisa saja nenek mengalahkannya dengan jurus pengendalian darah, tapi nenek tidak bisa lakukan itu." ucap Nenenkbair yang kemudian dia duduk di depan perapian.


"Pengendali es itu saudara kembar Nenek air, karena itulah nenek air dan kami selama ini menghindar dan menjauhinya. Karena nenek air tidak bisa menyakiti saudaranya sendiri. Dan kami berharap semoga kamu mampu mengalahkan si pengendali es itu." ucap kakek angin yang menambahi.

__ADS_1


"Jadi ceritanya seperti itu, wajarlah jika nenek Air tidak mau melawan pengendali es. Karena dia saudaranya. Tapi tidak bagi saya nenek air, kakek angin! saya tetap ingin mengalahkan saudara saya yang saat ini dikuasai si pengendali api. Saya ingin mengalahkan dia, agar si pengendali api berhenti menguasai saudara saya." ucap Qiao Li dengan yakin.


"Bagus, kakek setuju dengan pemikiran kamu. Dan kakek berharap kamu juga bisa melawan si pegendali es." ucap kakek air.


"Iya kakek, dan saya juga akan menyelesaikan apa yang harus di selesaikan oleh nenek air." ucap Qiao li. Dan kemudian mereka pun makan bersama. Dan setelah cukup beristirahat, kembali Qiao Li melangkahkan kakinya keluar goa dan dia mencoba kembali melatih jurus pengendalian airnya.


Dengan tenang dia menggerak-herakan tangannya dan membuat air kembali muncul dari dalam tanah dan bergerak menari mengikuti arah tangan Qiao Li yang mengiba-ibas dengan lembut dan kemudian membentuk cambuk, tongkat dan juga Qiao Li bisa membuat serpihan es yang lama-kelamaan menggunung sepeti tumukan salju.


"A.....apa! Li'er bisa membuat serpihan es! padahal kembaranku itu butuh satu tahun untuk mengubah air menjadi es!" seru Nenek air yang sangat terkejut dengan kemajuan Qiao Li itu, pada kakek angin yang keduanya terus memperhatikan cara Qiao Li berlatih.


"Nampaknya sebentar lagi giliran aku melatih dia! he... he...!" seru kakek angin, dan keduanya serius memperhatikan Qiao Li dalam berlatih.


...~¥~...


...Mohon dukungan para Readers untuk like/favorite/rate 5/Gift dan votenya untuk novel PENDEKAR PEDANG AZUYA....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin...


...Terima kasih...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2