Pendekar Pedang Azuya

Pendekar Pedang Azuya
Masih Pelajaran Dari Ibu


__ADS_3

6.) Mulailah pertarungan dengan hati-hati. Jika kamu terlalu gegabah ketika menyerang, khususnya melawan petarung yang terlatih, mungkin dia hanya akan menunggu Kamiuntuk mengayunkan pedangnya. Dengan melakukan pertarungan secara hati-hati, kamu bisa menjaga kontrol dan fokus setiap saat. Ini juga memungkinkan kamu untuk membentuk pertahanan terbaik yang bisa dilakukan dengan hanya mengelakkan serangan lawan ke samping (atau menggeser kaki ke samping). Ini bisa menyelamatkan nyawa dan memungkinkan kamu untuk memenangkan pertarungan. Dodging (mengelak dengan menggerakkan tubuh ke belakang) sangat cocok untuk diterapkan di tempat terbuka maupun di dalam ruangan (jika kamu bisa melakukannya dengan cepat).


7.) Miliki pertahanan yang kuat. Jika kamu tidak bisa menangkis atau mengelak satu kali saja, ini bisa berakibat fatal. Jadi, kamu harus melindungi diri dengan baik. Jagalah agar posisi pedang memungkinkan kamu untuk mengayunkannya dari bagian bawah tubuh ke arah atas kepala. Ini adalah posisi tengah, yang cocok untuk tingkat keterampilan apa pun. Ini memungkinkan kamu untuk merespons serangan lawan dengan kecepatan yang wajar, serta memberi banyak peluang untuk melancarkan serangan kamu sendiri.


8.) Jagalah agar senjata kamu selalu siap. Pada umumnya, pedang harus direntangkan menjauh dari tubuh kamu dalam jarak yang nyaman dengan diarahkan ke tenggorokan atau mungkin mata lawan. Ini adalah gerakan untuk membidik sasaran. Ini berfungsi sebagai tangkisan terhadap serangan lawan (yang harus melewati pedang kami terlebih dahulu). Posisi ini bisa sangat mengintimidasi, khususnya bagi lawan yang tidak berpengalaman.


9.) Tekuk siku kamu dan posisikan di dekat tubuh. Petarung yang tidak berpengalaman cenderung merentangkan lengan agar lawan tidak bisa mendekat, tetapi tindakan ini bisa mengurangi kemampuan untuk menusuk dan menangkis serangan dengan cepat. Julurkan pedang ke arah lawan, tetapi bukan dengan merentangkan lengan.


10.) Lakukan serangan pertama. Walaupun petarung yang terampil bisa bertempur secara terus-menerus dalam waktu yang lama, pertarungan pedang yang sebenarnya sering kali ditentukan oleh serangan pertama (biasanya diselesaikan dalam waktu kurang dari 30 detik). Yakinlah dengan serangan Anda. Jika serangan pertama kamu meleset, lawan akan mengambil keuntungan dan mengakhiri pertarungan dengan serangan yang mematikan.


12.) Temukan dan pertahankan jarak ideal berdasarkan keseimbangan antara jangkauan kamu dengan lawan. "Jangkauan" adalah senjatanya itu sendiri plus panjang ayunan pedang. Lengan panjang yang menggunakan pedang pendek memiliki jangkauan yang sama dengan lengan pendek yang menggunakan pedang panjang. Kenyamanan yang dirasakan bisa tergantung pada beberapa faktor: tinggi badan, panjang pedang, gaya pedang, dan gaya bertarung. Semua hal tersebut memengaruhi jarak yang tepat bagi kamu.


Jika "jangkauan" kamu lebih pendek, bergeraklah mendekat dan jagalah agar posisi kamu bisa menjangkau area pertahanan lawan. Jangan biarkan dia membuat kamu menjauh. Jika kamu terus mendekat, lawan yang memiliki jangkauan lebih panjang tidak akan mudah untuk mengayunkan pedang dengan baik, dan biasanya kamu bisa mengayunkan pedang secara lebih cepat daripada orang yang memiliki jangkauan lebih panjang.


Jagalah jarak dengan lawan apabila kamu menggunakan pedang yang lebih panjang. Pedang yang lebih panjang bisa membuat lawan tetap menjauh sehingga mengurangi kemungkinan untuk melakukan kontak.


Jika Anda memiliki jangkauan yang hampir sama, tempatkan diri kamu dalam posisi yang bisa menyerang ke depan hanya dengan satu langkah.


12.) Usahakan untuk selalu tenang dan percaya diri. Sikap yang tenang bisa menentukan hasil pertarungan, sama seperti pedang, dan ini merupakan siasat yang efektif. Jika Anda merasa gugup atau ketakutan, lawan mungkin akan mengambil keuntungan dari kurangnya rasa percaya diri kamu dan akan memancing kamu untuk melakukan kesalahan yang fatal. Petarung yang baik cenderung membuat lawannya waspada, tidak tenang, dan ketakutan.

__ADS_1


Anda memang harus tetap tenang, tetapi cobalah untuk menunjukkan agresivitas yang akan mengintimidasi lawan. Bahkan, kamu juga bisa berpura-pura merasa ketakutan, membuat lawan menertawakan kamu sehingga dia menjadi terlena dan melakukan kesalahan yang fatal.


Setiap kekuatan pasti memiliki kelemahan. Sebagai contoh, petarung bertubuh tinggi mungkin mempunyai jangkauan yang lebih panjang, tetapi dia mungkin memerlukan waktu yang lama untuk mengayunkan pedang. Tubuh yang tinggi juga tidak menguntungkan di area yang memiliki langit-langit rendah.


Setiap kelemahan juga memiliki kekuatan. Petarung yang tidak berpengalaman merupakan lawan yang sulit diprediksi.


13.) Temukan alur pertempuran dan cobalah untuk mengendalikannya ketika pertarungan dimulai. Ini adalah kesimpulan dari artikel ini yang dirangkum dalam satu kalimat, yang merupakan hal yang sangat penting. Jika berhasil menemukan alur pertarungan dan mengendalikannya, kami berpeluang besar untuk langsung mengakhiri pertarungan dengan gerakan yang mematikan. Konsep ini memang sulit dipahami, tetapi masih bisa mencobanya lain kali ketika berlatih tanding dengan teman.


Temukan pola dan alur pertarungan dari satu gerakan ke gerakan berikutnya, dan cobalah mengendalikan lawan. Seorang petarung biasanya menyerang, bertahan, dan menerapkan taktik yang paling dikuasai dan nyaman baginya. Perlu waktu bertahun-tahun dan banyak latihan untuk mendapatkan kemampuan seperti ini. Jika kamu telah menguasainya, separuh pertarungan akan menjadi milik kamu.


14.) Jangan berharap pertarungan akan berlangsung secara dramatis. Kebanyakan pertarungan pedang diselesaikan dengan serangan dan tangkisan yang sederhana, tepat waktu, dan tepat sasaran.


Salah satu tujuan yang mungkin bermanfaat adalah: intimidasi. Memamerkan keterampilan bermain pedang kepada lawan yang tidak berpengalaman bisa merusak rasa percaya diri orang tersebut. Membuat lawan menjadi ragu dengan kemampuannya sendiri untuk bertarung merupakan kemenangan psikologis yang hebat.


Tujuan lain yang bagus adalah: mengalihkan perhatian lawan. Ketika lawan terkesima dengan keterampilan kamu menari dengan pedang, kamu bisa bersiap untuk melancarkan serangan ke area pertahanan lawan kamu.


"Demikian putriku ini baru teorinya, lain hari kita bisa mempraktekkannya.!" ucap Xin Xin pada putrinya Qiao Li.


Qiao Li mengangguk tanda mengerti.

__ADS_1


Pembicaraan mereka pun terhenti, saat terlihat sosok Chiang Yi yang memikul seekor rusa yang berjalan mendekati mereka.


"Wah, kita makan besar nih!" seru Qiao Li dengan semangat melihat hasil buruan Chiang Yi.


Demikian pula dengan Xin Xin yang menambah kayu bakar untuk peralihannya.


"Menu makan malam kita, Rusa panggang! ha...ha..!" seru Chiang Yi seraya terkekeh dan di ikuti oleh Qiao Li dan juga Xin Xin.


...~¥~...


...Mohon dukungan para Readers untuk memberi like/komentar/favorite/rate 5/gift dan votenya untuk novel PENDEKAR PEDANG AZUYA....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


.


__ADS_2