Pendekar Pedang Azuya

Pendekar Pedang Azuya
Usaha Membebaskan Diri


__ADS_3

Sementara itu Qiao Li dan Ayumi saat ini tergeletak di ruang bawah tanah dimana mereka berada di dalam sel.


"Aaa..aahh..! dimanakah aku?" racau Qiao Li saat membuka matanya dan merasakan kedua tangan dan kakinya yang terikat.


Qiao Li berusaha untuk duduk, dan mendapati Ayumi yang masih tak sadarkan diri, juga dalam kondisi yang sama kedua tangan terikat ke belakang.


"Ayumi...! Ayumi..!" Qiao Li berusaha membangunkan Ayumi, dan nampak Ayumi mulai menggerakkan kepala dan mencoba membuka kedua matanya .


"Aaghh...! aku ada dimana?" racau Ayumi dengan suara lemah.


"Kita dalam tahanan, sepertinya ini ruang bawah tanah!" ucap Qiao Li dengan tatapan mata yang waspada.


Terdengar suara langkah kaki yang mengarah ke ruang bawah tanah.


Nampak dua orang berpakaian serba hitam melangkah menuju ruang tahanan mereka.


"Klek..klek...colek..!"


Mereka membuka pintu ruang tahanan.


Ternyata mereka dua orang penjaga yang sedang memberi mereka makan


"Hei, ini makanan kalian! harus di habiskan ya!" seru salah satu orang itu.


"Bagaimana kita akan memakannya? jika tangan kami di ikat begini?" tanya Qiao Li dan kedua orang tadi saling pandang dan membenarkannya.


"Benar juga, bila kedua tangan mereka di ikat, mereka tidak akan bisa makan" ucap salah satu dari mereka.


"Baiklah akan aku buka ikatan kalian, tapi ingat jangan sampai kabur ya!" ucap salah satunya .


Dan mereka membuka ikatanyang melilit tangan Qiao Li dan Ayumi.


Qiao Li merasa lega, maka dia segera menjalankan aksinya.


Dicengkramlah bahu laki-laki dihadapannya itu, tiba-tiba saja kali-laki itu mengelepar-gelepar dan aura tubuhnya masuk ketubuh Qiao Ali dan setelah itu li tak sadarkan diri.


Ayumi dan laki-laki pengantar makanan itu.


"Li'er sedang apa kamu?" tanya Ayumi yang penasaran.


Qiao Li tak menjawab, melainkan dia kembali melakukan hal yang sama pada laki-laki yang melepaskan ikatan tali Ayumi.


Ayumi mundur beberapa langkah, karena takut dengan perubahan di wajah gadis di sampingnya itu.


Rona merah menghiasi wajah Qiao Li.


"Gadis ini, menjadi monster!" gumam dalam hati Qiao Li yang ketakutan.


Sementara itu Qiao Li telas selesai memindahkan energi laki-laki itu dan dia melakukan gerakan penutupan .

__ADS_1


Seketika itu juga rona wajah Qiao Li kembali normal seoerti biasanya


"Ka..kamu, a..apa yang sedang kamu melakukan?" tanya Ayumi yang dengan segenap keberaniannya bertanya pada Qiao Li.


"Tenang saja, aku hanya melakukan yang memang harus aku lakukan." Ivan Qiao Li santai, walaupun dalam hati tercengang dengan jurus yang baru saja dia lakukan.


Setelah melepaskan sisa tali yang mengikat tubuh Ayumi, keduanya segera berdiri.


"Ayo kita keluar dari sini!" seru Qiao Li.


"Tunggu!" seru Ayumi yang membuat Qiao Li penasaran.


"Tunggu apa palg?" tanya Qiao Li.


"Kita harus menyamar!":jawab Ayumi yang kemudian mengeluarkan botol spray nya dan dia berucap "Pakaian seba hitam ditambah penutup kepala hitam" seru Ayumibyang kemudian menyemprotkannya pada tubuh Qiao Li dan seketika tubuh Qiao Li berbalut pakaian serba hitam dan juga dengan penutup kepalanya.


Ayumi kemudian melakukannya untuk dirinya, dan seketika tubuhnya berbalut pakaian serba hitam yang sama dengan Qiao Li.


Setelah selesai mereka saling tersenyum dan melangkahkan kaki keluar dari tahanan itu.


Tak lupa Qiao Li mengunci kembali pintu itu dari luar pintu tahanan.


"Kalian berdua, selamat beristirahat!" ucap Qiao Li yang mengucapkan salam perpisahan pada kedua penjaga tahanan yang terkapar itu.


Dan keduanya keluar dari tempat itu, dengan penyamaran menjadi bagian dari anggota mereka.


Qiao Li dan Ayumi melangkah keluar dari ruang bawah, dan mencoba berbaur dengan orang disekitarnya.


"Ah, kita ada di sekte tengkorak Hitam!" bisik Qiao Li pada Ayumi, dan Ayumi penasaran .


"Itu maksudnya apa?" tanya Ayumi.


"Kalau di jaman modern, mereka ini mafia hitam atau jahat. Mereka menggunakan segala cara agar misi mereka berhasil!" Bisik Qiao Li dan Ayumi mengangguk dan mulai mengerti.


Qiao Li dan Ayumi sedang mengamati keadaan, ternyata sekte Tengkorak Hitam sedang mengadakan ritual.


"Mereka seperti sedang mengadakan upacara!" bisik Ayumi sambil melihat sekitarnya.


"Iya, dan itu..!' ucapan Qiao li terhenti mana kala melihat benda yang selama ini dia cari dan kumpulkan.


"Kami melihat apa Li'er?" tanya Ayumi yang penasaran.


"Batu itu, kita harus mendapatkannya!' jawab Qiao Li dengan semangat.


"Apa itu batu impian seperti yang kamu maksudkan kemarin?" tanya Ayumi yang semakin penasaran.


"Benar, itu batu impian. Dengan batu itu, kita bisa kembali pulang ke jaman kita!" jelas Qiao Li yang semakin serius memperhatikan keadaan sekitarnya.


"Aku akan alihkan perhatian mereka!" seru Ayumi yang kemudian memberi Qiao Li sebuah kacamata renang.

__ADS_1


"Inikan kacamata renang, untuk apa? tanya Qiao Li yang penasaran.


"Nanti kamu juga akan tahu!" jawab Ayumi sembari memakai kacamata renangnya.


Qiao Li pun memakai kacamata rent


Setelah memisahkan diri dari Qiao Li dan dia mengambil sebuah kapsul sebesar lipstik dan Ayumi membuka kapsul itu.


Muncullah sebuah tas yang berisi bola nanas atau Granat dan beberapa pistol.


Granat di sini bukannya granat yang membuat efek ledakan. Tapi granat ini adalah gas air mata.


Sedangkan pistol ini bukan berisi ***** atau peluru. Melainkan berisi air cabe.


Ayumi dengan sembunyi-sembunyi berusaha melempar beberapa granat ke arah para anggota sekte Tengkorak,


"Ssssst.....sssssst...!"


Granat itu mengeluarkan desisan yang membawa asap putih yang seketika mata para anggota sekte itu berair dan merasa pedih.


Upacara itu pun menjadi kacau seketika itu juga.


Kesempatan itu tak disia-siakan oleh Qiao Li, diambilnya batu impian yang ada di altar upacara dan segera dia masukkan batu impian itu kedalam cincin bermata birunya.


Qiao Li dengan secepatnya berbaur dengan anggota sekte Tengkorak hitam lainnya dan mencari keberadaan Ayumi.


"Batu keramat kita hilang!" seru salah satu anggota sekte Tengkorak Hitam yang menyadari telah kehilangan Batu Impian itu.


"Pasti ada pencuri diantara kita!" seru orang itu yang membuat semua anggota sekte Tengkorak Hitam itu menoleh dan kemudian saling pandang.


"Li'er, reaksi spray baju ini tinggal beberapa menit. sebisa mungkin kita pergi dari sini!" bisik Ayumi dan Qiao Li menyetujuinya.


"Bagi aku beberapa geranat, kita abuat mereka semua menangis!" seru Qiao Li yanag kemudian menerima beberapa geranat gas air mata itu.


Qiao Li melempar bola nanas-bola nanas itu di sisi berbeda dari lemparan Ayumi.


"Ssssssstt.....sssssssstt....!!"


Dan kini seluruh anggota sekte Tengkorak Hitam merasakan kedua mata mereka pedih dan berair.


"Ayumi, ayo kita pergi dari sini!" seru Qiao Li dan dibalas "Ayo!" balas Ayumi dan dengan mengendap-endap, mereka meninggalkan tempat itu.


...~¥~...


...Mohon dukungan para Readers untuk memberi like/komentar/favorite/rate 5/gift dan votenya untuk novel PENDEKAR PEDANG AZUYA....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....

__ADS_1


...Terima kasih...


...BERSAMBUNG...


__ADS_2