
Sementara Daniel pusing melayani ibu-ibu pelanggan dibutik Hanum.
Hanum dan Bu Diana sudah sampai dikantor Galang.
"mas,, mas lagi sibuk ya,?" tegur Hanum.
"hai sayang, iya lumayan ini.. kamu kesini sama siapa,?" tanya Galang.
"sama mama diana, tapi mama tadi masih ke toilet," jawab Hanum.
"ya sudah sini, mas ingin menyapa calon anak kita." Galang menarik tangan Hanum agar berdiri dihadapannya
"hai anak papa, sehat-sehat ya sayang, jangan bikin Mama susah ya. muaahhh" Galang menciumi perut istrinya.
"tuan dan nyonya Pramono. ini kantor loh" Bu Diana mengagetkan anak dan menantunya.
" ma, bos kan bebas, haaa haaa" jawab Galang.
"ih sombongnya.. dasar kau ini Lang," Bu Diana geleng-geleng kepala lalu duduk di sofa.
"oh iya ma, bagaimana keadaan ayah Atmojo. maaf kami belum sempat menjenguknya." ucap Galang.
"sudah lumayan membaik kok Lang, ya nanti kalo kamu sudah tidak sibuk, kamu main-mainlah kerumah. ajak Tara dan Devi juga." jawab Bu Diana.
"ya nanti ma, Galang pasti akan menyempatkan kesana."
"iya ma, kami akan kesana sama anak-anak" sahut Hanum.
"aku tadi sebenarnya juga cuma ingin melihat keadaan Hanum. karena Hanum juga baik-baik saja, maka mama pulang dulu ya." pamit Bu Diana.
"tadi mama bilang mau menginap dirumah." tegur Hanum.
"iya mama lupa. kalo begitu mama ke rumah kalian dulu saja ya. aku tunggu kalian dirumah. aku pamit cuma tidak ingin mengganggu kemesraan kalian. malah mama lupa kalo mau menginap. daa sayang, mama duluan ya." Bu Diana mencium pipi menantunya.
"iya ma, hati-hati. mama bawa mobil sendiri atau diantar supir. biar nanti Hanum pulang bareng sama mas Galang saja."
"biar mama kerumah kalian bawa mobil sendiri saja sayang."
Setelah kepergian Bu diana, Hanum dan Galang kembali hanya berdua.
"mas, acara David tinggal berapa hari lagi.?" tanya Hanum.
"kurang 5 hari lagi sayang, mangkanya aku sendiri juga bingung pasti aku harus lembur tiap hari. terlebih David minta cuti agak lama. dan saskia juga mau berhenti." jawab Galang.
"bagaimana kalo selama David cuti aku yang bantu kamu dikantor mas." ucap Hanum.
"tapi apa kamu nanti gak kecapekan sayang, ingat kamu kan lagi hamil."
"kan aku juga bantu-bantu semampuku saja mas."
"boleh lah kalo begitu. tapi ingat ya harus nurut sama apa yang aku ucapkan nantinya."
__ADS_1
"baik bos ku sayang." Hanum memeluk suaminya lalu mencium pipi suaminya.
"jangan memancing singa lagi tidur ya sayang." Galang mencubit hidung istrinya.
"biarin. lagian aku juga kangen sama kamu mas. mangkanya tadi aku kesini."
"jadi mau nih, ayo ke kamar."
"gak sekarang, nanti malam saja, aku mau ngajak mas untuk cari kado untuk David dan Saskia dulu.." ajak Hanum.
"memang tiket bulan madu masih belum cukup ya sayang,?" tanya Galang.
"jangan pelit sama adikku mas." jawab Hanum.
"aku cuma bercanda sayang, ya sudah ayo kita berangkat."
"memang kerjaan mas sudah selesai,?"
"gampang nanti aku lanjut setelah selesai antar kamu cari kado,"
"ya sudah ayo mas, tapi aku mau ketemu David sebentar ya, ayo ke ruangannya."
Galang dan Hanum pun menemui David diruangannya, tanpa mengetuk pintu Galang langsung membuka pintu ruangan tersebut. dan ternyata Saskia juga ada didalam sana.
"wa wa wa calon pengantin ini ternyata berdua-duaan terus ya." tegur Hanum.
"jangan mentang-mentang mau nikah malah lupa sama tanggung jawab ya." Galang menimpali.
"ini juga nyelesaikan kerjaan bos, jangan buruk sangka lah." jawab David.
"hai sas, aku sangat sehat. kamu sendiri bagaimana.? pasti senang ya sebentar lagi sudah sah jadi suami istri kalian." jawab Hanum.
"saya juga sehat Bu, tapi sebenarnya ada yang kurang baik juga sih.?" ucap Saskia.
"apa sas, ? kamu sedang sakit.?" David agak panik pasalnya dari tadi Saskia gak ngomong kalo sakit.
"gak pak David. saya hanya takut kena serangan jantung mendadak saja. soalnya calon suamiku ini hobby bikin kejutan yang gak tanggung-tanggung." jawab Saskia
Semua pun tersenyum mendengar penuturan Saskia.
"kamu ini ada-ada sas. oh iya vid aku tadi ke sini mau tanya sama kamu. untuk persiapan pernikahanmu nanti apa kira-kira yang belum siap.?" tanya Hanum
"yang belum siap hanya hari cuti kak, kira-kira suami kakak ini mau ngasi aku cuti berapa hari itu yang masih belum disiapkan." jawab David.
" jangan terlalu lama lah vid, kau mau aku pecat sekalian kalo lama-lama." sahut Galang.
"bukannya bos kemaren sudah janji kok malah mau mengingkari." gerutu David.
"satu Minggu cukup gak bisa ditawar." jawab Galang.
"tu kak suami kamu tuh." David mulai bermanja dengan Hanum.
__ADS_1
"hai,hai jangan dekat-dekat dengan istriku ya." galang menarik tangan David.
"sudah-sudah mas, paling tidak kasih david waktu 2 Minggu lah mas. toh tujuan bulan madu mereka kan jauh mas. lagian biar Saskia juga cepat punya momongan kan.?" bela Hanum.
"aku setuju sama kakak." sahut David.
"ah terserah kau lah vid." Galang pun memilih mengalah.
"nah gitu dong." David pun tersenyum penuh kemenangan.
"ya sudah vid, kalo semua sudah siap. aku tadi mampir cuma mau tanya itu aja kok.. ayo mas kita berangkat." ajak Hanum pada Galang.
"memang kalian mau kemana.?" tanya David.
"rahasia dong," jawab Hanum sambil menggandeng tangan Galang.
-----------
Setelah selesai mempersiapkan kado tambahan buat David, Hanum dan Galang pun kembali ke rumah dan tidak lagi kekantor karena Galang mengkhawatirkan istrinya.
waktu cepat berlalu dan sudah lima hari setelah terakhir Hanum bertemu dengan David. kini akhirnya hari yang dinantikan David pun tiba.
David mengucapkan ijab kobul dengan fasih dan lancar. status David dan Saskia juga sudah resmi menjadi suami istri.
Sore hari menjelang resepsi, David dan Saskia sudah selesai di make up ala-ala pengantin pada umumnya. Saskia terlihat sangat cantik, terlebih karena Saskia memang yang jarang sekali dandan tampak sangat berbeda dan cantik.
Hanum yang mendampingi Saskia keluar dari ruangan rias pun juga tidak kala cantik. Galang dan David saling memandang istri-istri mereka penuh kekaguman.
"oh bos, ternyata memang aku tidak salah pilih, lihatlah berlian itu sangat bersinar sekali." David memuji Saskia.
"masih cantik istriku, lihatlah meski dalam kondisi hamil dia makin terlihat cantik dan sangat seksi." Galang tak mau kalah memuji Hanum.
"tapi menurutku lebih cantik istriku bos," David tetap tidak mau kalah.
"mata kamu aja yang gak bisa melihat. coba tanya ke para tamu cantik siapa.? pasti mereka semua bilang cantik istriku." jawab Galang sambil terus memandangi istrinya yang berjalan semakin mendekat menuju ke arahnya.
"pasti jawab mereka cantik pengantinnya lah." David terus tidak mau kalah.
"kau ngeyel. tiket bulan madu gagal." galang mulai menggoda David.
"iya-iya deh cantik kak Hanum memang." jawab David tepat disaat saskia sampai didepannya.
"jadi aku jelek ya mas David.?" ucap Saskia.
"demi tiket bulan madu gak apa-apa sayang aku bilang kamu kala cantik dengan kak Hanum. juga biar bos durhaka ini puas." jelas David sambil meraih tangan Saskia untuk diajak naik ke pelaminan karena pembawa acara juga sudah memanggil mereka untuk dipersilahkan naik.
"apa maksudmu menyebutku bos durhaka.?" tanya Galang
"PR buat mu bos haa haaa haa" David pun naik pelaminan sambil tersenyum puas.
"dasar gila kau vid." Galang juga ikut tersenyum.
__ADS_1
Hanum dan Galang pun akhirnya memilih menemui para tamu undangan yang kebanyakan juga mereka kenal. Hanum juga tidak menanyakan soal perdebatan Galang dan David. karena Hanum juga hafal dengan kelakuan keduanya yang sebenarnya suka bercanda dengan cara berdebat seperti biasanya.
Acara demi acara pun selesai. Hanum dan Galang kembali pulang. sedang David memilih menginap untuk malam pertamanya dengan saskia, dihotel yang juga masih satu tempat dengan gedung yang disewanya untuk acara resepsinya tadi.