Pengorbanan Istri Ke 2

Pengorbanan Istri Ke 2
Terjebak kado yang dipilih


__ADS_3

Puas tertawa melihat tingkah yasmin, Galang dan David melanjutkan acara makan siang mereka.


setelah selesai makan mereka berdua pun balik ke kantor.


"pak David ini beberapa biodata dari calon sekretaris yang sudah melamar dan lolos seleksi, silahkan pak David memilih sendiri siapa yang menurut pak David cocok, mereka juga sedang menunggu didepan." ucap metha bagian HRD.


"baiklah Bu metha ibu panggilkan mereka satu persatu, ada 3 calon ini saja kan.?" tanya David


"iya pak, pelamar sangat banyak tapi hanya 3 tersebut yang mendekati sempurna." jawab Bu Metha.


"ya sudah panggil kan mereka satu persatu."


akhirnya para calon sekretaris tersebut masuk satu persatu.


tiba calon terakhir masuk, dia wanita yang cantik sebenarnya tapi dia memakai kaca mata agak tebal dan rambut dikuncir kuda dan baju yang tertutup tidak seperti yang lain. David langsung cocok dengan orang yang terakhir masuk.


"namamu Saskia Eka Nugraha betul ,?" tanya David.


"iya pak betul," jawab Saskia.


"mulai besok kamu bisa langsung kerja," ucap David.


"bener pak saya diterima kerja disini, gak salah dengarkan saya,?" tanya Saskia


"iya benar, kamu gak salah dengar," David memastikan.


"terima kasih paaaakk", Mendengar kalo dia diterima kerja saskia kegirangan dan gak sengaja memeluk David.


David bukannya menolak tapi malah terdiam mematung, karena kaget dengan ulah Saskia.


"maaf pak maaf saya tidak sengaja," ucap saskia.


mereka berdua salah tingkah dan bingung mau ngomong apa.


"ya sudah kamu ayo ikut aku pulang." David salah ngomong.


"loo, kok bapak ajak saya pulang, mau apa pak,?" jawab Saskia keheranan.


"oh maaf aku salah, sudah jangan banyak tanya ayo ikut," David menarik tangan Saskia ke ruangan Galang.


"permisi bos, ini calon sekretaris bos, gimana menurut bos cocok tidak.?" David yang salah tingkah pun lupa mengetuk pintu.


ternyata dalam ruangan Galang ada Hanum yang lagi bermanja dipangkuan Galang.


"masuk ketuk pintu dulu bisakan vid," tegur Galang.


"maaf bos gak tau kalo nyonya bos ada disini." jawab David.


"lagian tumben sore gini Bu Hanum disini?" lanjut David.


"aku jemput suamiku tersayang ini, mau aku ajak cari kado buat pernikahan sahabatku dikampung." Hanum sengaja melingkarkan tangannya dileher suaminya, dan hidungnya dimain-mainkan dipipi Galang. biar David panas.


"jangan gitu juga kali Bu, jomblo kayak saya ini juga patut diperhatikan loo," ucap David.

__ADS_1


"oh iya kamu tadi kesini mau apa?" tanya Galang dengan tetap membiarkan Hanum mengusap-usapkan ujung hidungnya dipipinya.


David menelan ludah dengan kasar.


"ini loo bos sekretaris barunya, besok sudah saya suruh masuk kerja, gimana cocok gak bos?" tanya David.


"sepertinya dia lebih cocok untukmu," jawab Galang.


"maksud bos,?" David keheranan.


"kamu nyarikan sekretaris buat ku atau calon istri buatmu, dari tadi tangannya kau gandeng terus tidak kau lepas." jelas Galang.


David kaget langsung melepas genggaman tangannya dari tangan Saskia


Galang dan Hanum pun tertawa melihat David celingukan salah tingkah dan malu.


"nama kamu siapa?" tanya Hanum.


"saya Saskia Bu," jawab kia.


"pengalaman kerja yang dengan jabatan yang sama ada tidak.?" tanya Galang.


"ada pak saya menjabat diperusahaan AA kurang lebih 3thn." jawab Saskia.


"kenapa berhenti dari perusahan yang lama." tanya Galang.


"bos saya tidak suka dengan penampilan saya pak. katanya bikin sepet mata," jawab Saskia polos,


"bos lamamu mungkin bukan butuh hasil kerja mu tapi butuh yang lain." ejek David.


"iya sudah pilihanmu aku anggap cocok buat suamiku, keluar sana aku masih ingin pacaran sama suamiku" usir hanum biar David tidak melanjutkan bicaranya.


"Saskia besok langsung kerja dan bantuin itu jomblo karatan, saya akan keluar kota 2haru dan hari Senin baru masuk " ucap galang.


"iya pak, siap" jawab Saskia sambil menganggukkan kepala.


David mendengar dirinya diejek cuma bisa tersenyum kecut dan keluar ruangan bersama saskia.


Setelah pintu ditutup oleh David, Hanum dan Galang pun tersenyum melihat ulah David .


"yank kau ini suka sekali menggoda David. kasian kan dia melihat kita seperti ini, jiwa jomblonya meronta-ronta." ucap Galang sambil bercanda.


"biarkan mas, biar dia cepat cari jodoh. usianya kan juga sudah tidak mudah lagi he a ha ha.?" jawab Hanum sambil tertawa.


"memang istri mas ini ya, nakalnya." Galang pun menyubit hidung Hanum.


"yank kita berangkat sekarang yuk, kita cari kado lain untuk Joko dan wati selain tiket bulan madu, aku akan membeli sesuatu buat Wati," ucap Hanum.


"apa itu sayang,?" tanya Galang.


"rahasia wanita mas," jawab Hanum.


"ya sudah ayo berangkat." ajak Galang.

__ADS_1


Hanum pun turun dari pangkuan Galang dengan sedikit kesusahan karena perutnya yang semakin membesar.


"ayo sayang pegangan mas aja, kasian istri mas ini, kemana-mana jadi kesusahan ya." ucap galang.


"tapi aku bahagia mas, bisa mengandung anak kita, bahkan aku masih ingin hamil lagi nantinya jika masih diberi kepercayaan sama Alloh." jawab Hanum.


"bahagianya hati mas sayang, mempunyai istri cantik ,baik ,sabar dan paling-paling hebat pokoknya," ucap Galang sambil memegangi kedua pipi Hanum kemudian mencium bibir istrinya tersebut.


"lepaskan mas, ayo mas kita berangkat, nanti keburu malam. tadi aku juga sudah siapkan semua keperluan kita buat pergi ke kampung dimobil. jadi kita langsung berangkat saja nanti setelah mendapat kado untuk Wati. biar aku sedikit bisa lebih lama ketemu mama dan anak-anak. aku juga ingin mengunjungi anak-anak kita dipanti. biar mas tidak kelelahan tadi aku juga minta antar pak Tarno. biar dia yang bawa mobilnya". ucap Hanum.


"waaa istri mas ini ya bener-bener perfect, tapi bagaimana bisa bik Surti kita biarkan sendiri dirumah sayang." Galang khawatir.


"oh iya aku lupa, suruh saja David cari 2 orang penjaga mas, ya sekalian rekrut satpam untuk menjaga rumah kita mas, selama ini memang aman, tapi kedepannya kita tidak tau kan,?"


"oh iya kalo gitu kita mampir keruangan David dulu". ajak Galang.


Hanum dan Galang pun menuju keruangan David dan memberi tugas yang disampaikan Hanum tadi.


kemudian Hanum dan Galang pergi dari kantornya dan menuju mall yang dekat dengan kantor suaminya. Hanum masuk mall dan langsung menuju ke outlet penjual pakaian dalam.


"mau cari apa sayang ditempat ini."tanya Galang.


"ada deh mas," jawab Hanum.


Hanum membeli 2 lingerie warna hitam dan merah kemudian dibawa ke kasir dan membayarnya.


"tolong bungkus pakai kotak kado ya mbak." pinta Hanum pada kasir tersebut,


"iya Bu, mohon ditunggu ya," jawab kasir tersebut.


"yank kamu beli itu untuk Wati?" tanya Galang.


"iya," jawab Hanum singkat.


"aku jadi iri sama Joko," ucap Galang.


'kenapa memang mas,?"


"Joko bisa melihat istrinya dengan pakaian seperti itu, sedang mas, istri mas gak mau beli pakaian seperti itu"


"kalo sekarang aku pakai baju seperti itu gak lucu deh mas, perut ku ini bisa merusak modelnya, ha ha ha " jawab Hanum.


"kalo gitu beli sekarang ya sayang, nanti kamu pakai kalo sudah melahirkan." ide konyol Galang.


"baiklah aku akan beli lagi buat aku sendiri. aku bakal beki 7 sekaligus biar aku bisa ganti tiap hari selama satu minggu biar mas puas." jawab hanum.


"boleh yank boleh, ide kamu begitu briliant"


Galang bersemangat.


sedang Hanum hanya tersenyum kecut melihat suaminya.


bersambung.

__ADS_1


__ADS_2