Pengorbanan Istri Ke 2

Pengorbanan Istri Ke 2
Hukuman paling kejam


__ADS_3

"sas AC diruangan ini tidak rusak sas, bahkan aku merasa kedinginan," ucap David sambil berpura-pura mengigil.


"tapi bener pak, panas sekali ini pak," Saskia terus melepas satu persatu kancing kemejanya.


"sas, sadarlah sas," David berjalan mundur mencoba menjauhi Saskia.


"pak David tolong saya pak, kemarilah pak, panas pak," Saskia meracau karena terpengaruh obat perangsang yang diminumnya.


"sas aku masih perjaka sas, jangan perkosa aku sas," David terus mencoba menghindari Saskia.


Saskia pun akhirnya meraih tangan David ditariknya tangan David agar mendekat padanya, Saskia kemudian membuka paksa jas dan kemeja David, sehingga membuat David bertelanjang dada.


"ayo pak David aku sudah tidak tahan," ucap saskia sambil menciumi dada bidang David.


namanya laki-laki normal David pun mulai terpancing dengan aksi saskia.


"kau yang minta ya sas, dan aku harap kau jangan menyesalinya," ucap david kemudian mencium bibir saskia dengan buas.


Tapi David tiba-tiba tersadar dengan ulahnya yang mungkin bisa dia sesali seumur hidupnya.


"kau kepanasan kan sas, biar aku bantu kau berendam saja," ucap david terus mengangkat tubuh Saskia ke kamar mandi di ruangan Galang.


Saskia yang sudah sangat terpengaruh obat pun sebenarnya terus berusaha menyerahkan tubuhnya kepada David.


"ayo pak, aaahhh paakkk ayoo" Saskia terus meracau dalam gendongan David.


David merebahkan tubuh Saskia dibathap, Saskia terus saja meraih tubuh David hingga membuat David susah untuk bergerak.


Saskia menarik leher David dan mencium bibir David dengan penuh gairah.


David tetap berusaha meraih shower dan menyalakan air kemudian diguyurkannya air tersebut ke tubuh Saskia.


"kau boleh memeluk tubuhku sas, menciumku juga boleh, tapi aku tak akan membiarkanmu menyerahkan kesucianmu dengan cara seperti ini." tutur David.


mereka berdua benar-benar basah kuyup karena guyuran air dari shower. Saskia berusaha melepas semua baju yang dipakai. larangan dari David pun sudah tidak didengarkan oleh Saskia karena pengaruh obat yang sangat kuat.


Saskia pun sudah benar-benar tel*nj*ng didepan David.


"ayo pak, kita lakukan sekarang pak," Saskia memohon-mohon.


"enggak sas, sebentar lagi pengaruh obat itu aku yakin akan hilang. bertahanlah," David terus berusaha menolak.


oh Tuhan ini adalah hukuman terberat buatku,batin David yang melihat kemolekan tubuh Saskia tanpa penghalang apapun.


Dengan sekuat tenaga David tetap mengendalikan nafsunya agar tidak terpengaruh godaan Saskia. meski Saskia terus memeluk dan menciumi nya David masih terus bertahan.

__ADS_1


kamu tak akan sebejat itu vid, bertahanlah, jangan rusak kesucian saskia vid, ucap David pada dirinya sendiri.


meski pusaka David tak bisa berbohong sudah ingin menerobos keluar dari dalam celananya, tapi David memilih untuk bertahan.


akhirnya tubuh Saskia pun berangsur mengigil dan kemudian Saskia tidak sadarkan diri.


David pun membopong tubuh Saskia ke tempat tidur milik galang. diselimutinya tubuh saskia dan dibiarkan saskia beristirahat.


hari sudah menjelang sore dan karyawan yang lain sudah berangsur-angsur pulang satu persatu.


"aku tak mungkin membiarkanmu disini sendirian sas," ucap David lirih.


David pun menghubungi ART dirumahnya agak mengantar baju ganti untuknya. sedang untuk Saskia David memilih membelikan baju lewat online shop.


Hari telah berganti malam tapi Saskia belum juga bangun dari tidurnya. David yang sudah Menganti bajunya dengan baju yang diantar oleh pembantunya pun akhirnya ikut merebahkan tubuhnya disamping Saskia.


menjelang tengah malam Saskia pun terbangun dan.


"aaaaahhhhhhh apa yang bapak lakukan." Saskia histeris saat melihat tubuhnya tidak mengenakan apapun.


David yang kaget pun masih diam saja dan mencerna apa yang sedang terjadi.


"kenapa kau berteriak." tanya David


"apa yang bapak lakukan pada saya, mana pakaian saya pak," Saskia menjawab pertanyaan dengan pertanyaan pula.


Saskia pun mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi.


"pak apa kita sudah melakukan itu," tanya Saskia sambil menarik selimut menutupi wajahnya karena malu.


"kau sudah mengingatnya sas," David juga bertanya.


Saskia hanya mengangguk didalam selimut.


pasti dia sudah mengira kalo sudah menyerahkan kesuciannya padaku.batin david


"sudahlah sas, aku akan tetap bertanggung jawab. sekarang pakailah pakaian ini, aku tunggu kau diluar." ucap David sambil tersenyum dan menaruk paper bag yang berisi baju untuk Saskia.


setelah David keluar Saskia bergegas memakai baju yang dibelikan oleh David untuknya.


"bagaimana dia tau semua ukuran bajuku, bahkan pakaian dalamku" ucap Saskia pada dirinya sendiri.


"sudah belum sas, ini sudah tengah malam, apa kamu tidak ingin pulang." panggil David dari balik pintu.


"iya pak sebentar," jawab Saskia

__ADS_1


Saskia pun membuka pintu dan menundukkan kepalanya karena masih malu pada David.


"kenapa kau menunduk." tanya David.


"siapa yang membelikan baju ini pak," Saskia balik bertanya.


"tentu saja aku, bajumu tadikan sudah hancur kau sobek-sobek. bahkan bajuku juga,kenapa memangnya,?"David mengoda Saskia.


"bagaimana bapak tau semua ukuran bajuku bahkan pakaian dalamku.?" Saskia masih terus bertanya.


"aku sudah melihat bahkan merasakan semua sas, bagaimana aku tidak tahu," David terus mengoda Saskia.


"jadi kita sudah benar-benar melakukannya ya pak,?" Saskia masih ingin meyakinkan dirinya.


"habis bagaimana lagi, kamu memaksa sekali loo sas. aku sudah berusaha menolak tapi kamu terus memaksa dan memohon membuatku tidak tega jadinya."


"aahh jangan diteruskan pak, aku malu, mari kita pulang saja pak," ucap Saskia sambil menutup wajahnya.


David pun tersenyum puas karena berhasil mengerjai Saskia.


Sedang di kediaman Hanum.


"yank kamu tau tidak, setelah kamu pulang tadi Yasmin kembali lagi kekantor. dia berusaha memberiku obat perangsang tapi untungnya saskia dan David bisa menggagalkan rencana Yasmin." cerita Galang pada istrinya.


"apa mas, dia masih balik lagi, bener-bener wanita kurang ajar dia." jawab Hanum.


"mas ini bingung sayang, mau melarang dia ke kantor dengan cara terang-terangan akan membuat Elang Permana curiga dan itu akan membuat kita semakin sulit mendapatkan bukti-bukti kejahatan mereka." jelas Galang.


"aku ada ide mas, kamu ajak Yasmin keluar kemudian bikin dia mabuk. orang mabuk kan tidak sadar dengan apa yang diucapkannya. disitu kita akan membuat Yasmin membuka mulutnya bagaimana.?" ucap Hanum.


"ide bagus sayang, tapi apa kamu tidak cemburu jika aku keluar dengan yasmin.?" Galang mencoba mencari aman


"tentu saja aku cemburu jika mas sengaja berduaan dengan Yasmin. tapi ini kan lain mas. mas sediakan saja minuman di ruangan mas, kemudian pura-pura minta Yasmin untuk menemanimu minum. jika terjadi apa-apa kau kan tinggal minta bantuan David." jelas Hanum.


"boleh juga ide kamu sayang," ucap Galang sambil mencubit pipi Hanum dengan gemas.


"aku sudah tidak sabar ingin menjebloskan yasmin dan papanya ke penjara mas," Hanum bersemangat.


"ok besok semua mas persiapkan ya, sekarang kita istirahat dulu sayang,,, tapi tunggu dulu aku melupakan David dan Saskia. apa yang sudah mereka lakukan diruanganku.?" Galang tiba-tiba teringat kejadian siang tadi.


"memang kenapa dengan mereka mas,?" Hanum ikut panik.


"tadi David mencoba menolongku agar tidak meminum minuman yang sudah dicampur obat perangsang. demi mengelabui Yasmin, David malah memberi minuman itu pada Saskia. aku harus menghubungi David dulu yank," Galang langsung mengambil handphone nya dan menelpon David.


Berkali-kali Galang menghubungi David tapi David sama sekali tidak menjawab panggilan telpon dari Galang.

__ADS_1


"kenapa tidak diangkat. aaahh ruanganku bisa jadi ajang perzinaan David dan Saskia ini." ucap Galang.


"sudahlah mas, mereka sudah dewasa. kita istirahat saja dulu, besok mas tinggal menanyakannya langsung pada mereka berdua." tutur hanum.


__ADS_2