Pengorbanan Istri Ke 2

Pengorbanan Istri Ke 2
Sholikha ku


__ADS_3

Sore harinya Galang terbangun dan tak mendapati istrinya disisinya,


saat Galang hendak membersihkan diri ternyata, dilihatnya Hanum sedang melaksanakan sholat ashar.


bagaimana bisa ada orang yang terang-terangan ingin mengeser posisimu dihatiku, kau ini wanita sholikha ku kau wanita terbaikku istriku ,teruslah ada untukku dan mencintaimu, begitu juga aku, aku berjanji akan selalu mencintai mu dan menyayangimu dan akan selalu setia padamu.kata hati Galang


" kok melamun mas,?" tegur Hanum.


"gak kok sayang, mas cuma sedang melihat pemandangan paling indah didunia ini." jawab Galang.


"mulai deh ngegombalnya.. udah sana mandi, mas tadi kan juga belum makan siang, jadi mandi lalu sholat terus ayo makan.," ucap Hanum sambil memegangi kedua pipi suaminya.


" iya bosku, tunggu sebentar ya, mas gak bakal lama kok," jawab Galang sambil mencubit hidung istrinya.


Galang pun bergegas ke kamar mandi, Hanum menyiapkan pakaian untuk suaminya, kemudian dia turun menyiapkan makan buat mereka berdua.


"bik Surti tolong ya makannya di panasin dulu, sama tolong nanti panggilkan pak Tarno kemari ya." ucap Hanum pada bik Surti.


"iya nyonya,"


"sampai kapan si bik, bibik terus memanggil nyonya kepadaku, gak nyaman banget ditelingaku bik.?"


"saya sudah terbiasa dimajikan saya dulu loo nya, jadi biarlah saya panggil nyonya saja lebih nyaman. begitu nya". tutur bik Surti.


"oh iya bik, untuk taman belakang sama kolam sudah dibersihkan belum. kemaren habis acara anak2ku pada main disana pasti kotor kan. kalo pak tarno (tukang kebun). capek suruh panggil tukang bersih2 panggilan saja bik, soalnya aku tau bibik sama pak Tarno pasti juga kecapek,an dari kemaren banyak pekerjaan."


"sudah kok nya, tadi sama pak Tarno sudah dibersihkan" jawab bik Surti.


"terima kasih ya bik kalian begitu sangat membantu saya dan suami."


"itu sudah tugas kami nya."


"ngomongin apa sih sayangnya mas ini" tiba2 Galang datang dan memeluk Hanum dari belakang.


" ini loh mas, pokoknya mas harus ngasi bonus buat bik Surti sama pak Tarno. kasian beberapa hari ini mereka terlalu kita Bebani banyak pekerjaan" jelas Hanum.


"iya sayang pasti itu, belum lagi jika kamu lahiran pasti bik Surti akan tambah lagi pekerjaan nya."


"terima kasih tuan nyonya. kalian adalah majikan terbaik dari yang perna saya temui. oh iya ini semua makanannya sudah siap, silahkan tuan nyonya, saya permisi dulu mau panggil pak Tarno."


"iya bik," jawab Hanum.


"memang kenapa bik Surti manggil pak Tarno sayang.".

__ADS_1


"aku yang nyuruh mas, aku mau minta antar pak Tarno ke makam anak2ku, perutku semakin besar. nantinya lepas lahiran aku takut akan jarang kemakam anak2ku mas."


"mereka anak2ku juga yank, biar nanti mas yang antar ya, "


" tadi takutnya mas kecapek,an mangkanya aku minta tolong pak Tarno. kalo memang mas mau antar ok, kita makan langsung kita berangkat, oh iya sekalian belanja buat persiapan si kecil ya mas"


"iya sayang, sini biar makannya mas suapin.kita makan sepiring berdua saja ya"


"tapi makanku banyak, nanti kurang,"


"kalo kurang tinggal nambah apa susahnya. ayo buka mulut nya aaaaa"


Galang pun menyuapi Hanum.


satu jam kemudian kini Hanum dan Galang sudah ada dimakan kedua anaknya.


"Adit ,Bagas mama datang nak, lihatlah nak adik kalian sebentar lagi lahir dan menemani mama. andai kalian masih ada bersama kami, betapa bahagianya mama nak. tapi mama yakin. kalian lebih bahagia diatas sana."


setelahnya Hanum pun membaca surat Yasin dan berdoa.


"ayo kita balik mas, kita lanjut belanja buat keperluan anak kita nanti ya." ajak Hanum.


"iya sayang ayo " jawab Galang.


mereka meninggal kan makam Adit dan Bagas lalu pergi ke mall terbesar di kota J. mall tersebut merupakan milik keluarga Robi.


" hai Hanum" sapa Yasmin


"hai Yasmin" jawab Hanum


"tadi aku melihatmu bersama Galang, aku mengikuti kalian ternyata kalian sedang belanja peralatan bayi ya,?" Yasmin basa basi.


"ya seperti yang kamu lihat" jawab Hanum


" Lang bagaimana dengan yang aku sampaikan tadi pagi, maukan kamu mengabulkan permintaan ku,?"


"lebih baik papamu saja suruh menemuiku, biar lebih jelas." jawab galang.


"memang ada apa mas, ?" tanya Hanum.


"nanti saja mas jelaskan dirumah sayang, mas juga butuh pendapatmu nantinya."


"baiklah, kalo begitu kita permisi ya Yasmin. kami mau balik pulang, " pamit Hanum.

__ADS_1


"memang kalian sudah selesai belanjanya,?" Yasmin mencoba menahan mereka


"sudah kok," jawab Hanum singkat.


Dari arah belakang mereka tiba2.


"pak Galang dan kau num sedang belanja keperluan calon bayi kalian ya?" sapa Robi.


"hai pak Robi , iya nih nyicil2 soalnya usia kehamilan juga masih 7bln masih kurang 2bln lagi baru lahiran. pak Robi sendiri disini ngapain ?" tanya Galang.


"cek urusan mall lah mas, secara mall ini kan miliknya," kini Hanum yang membantu menjawab.


"waa iyakah mall ini punya anda pak Robi ?" Yasmin penasaran.


"iya betul, tepatnya punya keluarga saya, saya hanya membantu menjalankannya saja" Robi menjelaskan.


"oh iya pak Galang, untuk keperluan bayi kalian nanti biar aku kirim langsung ke rumah kalian. hitung2 buat kado calon ponakanku ya," ucap Robi


"gak usah repot2 pak Robi," jawab Galang.


" iya mas, biar kami beli sendiri saja lah, lagian aku senang sekali saat memilih2 sendiri begini, ada kepuasan tersendiri buat ku" Hanum menolak secara halus niat Robi.


"aku tau kalian lebih dari mampu membeli keperluan bayi kalian, tapi izinkan aku memberi hadiah buat keponakanku gak ada penolakan." tegas Robi.


"terserah pak Robi lah kalo begitu, mana bisa kami menolak lagi." jawab Galang.


"bagaimana kalo kita ngopi2 dulu di coffe shop atas, Susanti juga lagi nungguin disana soalnya" ajak Robi.


"waaaa gencar banget nih pendekatannya" goda Hanum.


"Susanti siapa pak Robi" tanya Yasmin yang sedari tadi masih setia disitu walau semua tak menganggap dia ada.


"calon istri saya" jawab Robi singkat.


"terus jika kalian semua berpasangan aku sama siapa, ? kalo gitu aku gak ikut lah, kalian aja yang ngopi." Yasmin dengan percaya dirinya yang tinggi.


"maaf ya nona saya tadi mengundang teman saya pak Galang dan Hanum ada hal yang ingin saya sampaikan sama mereka. bukan bermaksud mengrendahkan tapi,saya sendiri juga gak nyaman ngopi dengan orang yang tidak begitu saya kenal." Robi bicara kasar karena Robi tau siapa Yasmin.


tanpa menjawab Yasmin langsung pergi dengan menyimpan amarahnya.


"ayo kita ke lantai atas," ajak Robi pada Hanum dan Galang


"memang benar ada mbak Santi mas,?" tanya Hanum.

__ADS_1


"iya dia tadi datang bersamaku, karena aku ada perlu mangkanya aku suruh dia nunggu caffe shop atas."


tunggu up selanjutnya 😘😘😘


__ADS_2