Pengorbanan Istri Ke 2

Pengorbanan Istri Ke 2
Acara peresmian


__ADS_3

Hanum dan Galang melakukan rutinitasnya seperti hari2 biasa.


"mas, aku ikut ke kantor ya " pinta hanum.


"boleh, tapi cukup mendampingi mas ya, dilarang mengerjakan apapun." jawab Galang


"siap pa,"


"apa sayang, kamu panggil apa mas tadi ?" tegas Galang.


" papa, secara mas kan papanya dede', iyakan?"


"iya, dan entah panggilan seperti itu terdengar sangat romantis jika kamu yang mengucapkan,"


"iihh gombal banget sih'.


begitulah hari2 yang selalu dilewati Hanum dan Galang.


Minggu berlalu dan bulan juga sudah berganti. sehari menjelang acara peresmian gedung dan pembukaan kantor di kota J pun membuat semua orang yang berkaitan dengan Z.H group sangat sibuk.


Hanum yang kini sudah pindah ke mansion barunya pun juga tak luput ikut sibuk mengatur hal2 demi kelancaran acara yang digelar esok hari.


Hari yang dinantikan pun tiba,


acara potong pita yang seharusnya dilakukan oleh Hanum pun sengaja diwakilkan ke Galang atas kesepakatan mereka berdua. tentu dengan melewati sedikit perdebatan pasangan tersebut. hal itu sengaja Hanum lakukan agar orang tak merendahkan suaminya.


bahkan semua perusahaan hanum dialihkan atas nama Galang, itu semua atas permintaan hanum sendiri. karena Hanum yakin suaminya orang yang patut dan paling dia percaya.


memang begitulah kebenarannya. Galang yang bisa dibilang sangat berperan banyak di dalam mengembangkan bisnisnya.


Galang yang resmi jadi orang no 1 di Z.H Group, sangat bertanggung jawab atas segala amanah yang diserahkan istrinya kepadanya.


Masih dalam acara peresmian gedung barunya, tepatnya di acara jamuan makan siang, tamu2 dari perusahaan2 besar lainnya pun juga memberi acungan jempol atas kesuksesan Z.H Group. perusahaan kecil yang baru berjalan hampir satu setengah tahun. sudah menjadi perusahaan besar yang mencakup dalam berbagai bidang usaha.


kehadiran Galang yang menjadi orang no 1 di Z.H Group. banyak mengundang rekan bisnis ingin berlomba2 mendekatkan diri. terlebih para CEO wanita, melihat Galang seperti ingin memangsa. Galang sangat tampak dewasa dan mempunyai karisma yang luar biasa. bahkan julukan hot Daddy yang sering diberikan Hanum pun. sangat cocok untuk Galang.


"kamu Galang Pramono kan,?" tanya seorang wanita cantik dan sangat seksi.


"iya, kamu siapa ya," jawab Galang pura2 tidak mengenal teman kuliahnya.


"aku Yasmin. masa kamu lupa,? kita dulu teman seangkatan bahkan sekelas waktu kuliah." jelas Yasmin.

__ADS_1


"oh iya kah, maaf pangling. oh iya kenal kan ini istriku, Hanum". tegas Galang.


"hai Hanum, aku yasmin. temannya Galang waktu kuliah, dulu kami sangat dekat, iyakan Galang " Yasmin sok dekat.


"hai aku Hanum, istri mas Galang, dulu kami tidak dekat bahkan tidak kenal. tapi sekarang sangat dekat." jawab Hanum sedikit cemburu.


"oh begitu ya," Yasmin sedikit tertampar dengan ucapan Hanum.


ih cuma lalat kecil, pasti aku bisa menyingkirkan kamu. dan aku akan merebut Galang darimu. dulu aku tidak memandang Galang karena dia miskin . tapi sekarang kita lihat saja. batin Yasmin.


"silahkan menikmati hidangannya Yasmin . aku mau menemui tamu2 yang lain." Galang mencoba menghindar.


"eeehh kamu pasti belum kenal sama papaku kan. dia CEO Elang Group.ayo aku kenalkan." Yasmin tiba2 menarik tangan Galang menuju ke orang tua Yasmin.


"tolong lepaskan tanganmu, aku bisa jalan sendiri tanpa harus ditarik2." tolak Galang. dilepaskannya tangan Yasmin yang menariknya dan Galang berbalik untuk mengandeng istrinya yang masih berdiri terkejut melihat kelakuan Yasmin.


"Yasmin apa yang kau lakukan. jangan bikin malu. maaf pak Galang atas kelakuan anak kami " ucap pria paru baya yang tak lain adalah papa yasmin.


" pa, ternyata pimpinan Z.H group adalah teman Yasmin pa, tadi Yasmin cuma mau mengenalkan saja ke papa" jelas Yasmin.


"oh iyakah kebetulan sekali. perkenalkan saya Elang Permana dari Elang Group." pak elang mengulurkan tangan.


"saya Galang Pramono dan wanita cantik disamping saya ini adalah istri saya zulistia Hanum pradisti." Galang menerima uluran tangan Elang.


"sudah hampir 5 bulan pak elang. mohon doanya saja untuk persalinannya semoga diberi kelancaran. oh iya maaf saya izin menemui tamu2 yang lain." pamit Galang


Robi yang termasuk pengusaha no 1 dikota J juga turut hadir di acara tersebut.


Robi datang dengan Susanti yang statusnya kini menjadi CEO di perusahan almarhum suaminya dulu.


Robi dan Rendra dulu menjalin kerja sama. jadi sepeninggal Rendra semua urusan Susanti lah yang bertanggung jawab melanjutkan.


"hai num, pak Galang selamat ya kepada kalian." ucap Robi.


"eeeh pak Robi terima kasih atas kedatangannya waa ini kok bisa datangnya berbarengan dengan Bu Susanti." jawab Galang.


"iya tadi kami habis ada meting. jadi sekalian saja kita kesini bareng, " jelas Santi.


"waaa mbak Hanum sedang hamil ya,?" ucap Santi lagi


"iya mbak santi," jawab Hanum.

__ADS_1


"selamat ya num. ternyata Adit dan Bagas akan punya adik." sahut Robi.


"iya mas Robi terima kasih. terus kapan rencananya mas Robi juga akan memberi adik buat Adit dan Bagas?" goda Hanum


"tergantung wanita disampingku ini kapan mau diajak nikah," jawab Robi tapi sambil menggoda Susanti yang memang belakangan ini begitu dekat.


"Robi ini ada2 saja, jangan percaya mbak Hanum, Robi hanya bercanda." Santi tersipu malu.


"loo beneran Santi ,aku mau kamu jadi istriku.bukannya jadi partner kerja terus2an" Robi terus menggoda Santi.


"waa pak Robi ini memang the best banget. tanpa basa basi langsung gas polll " Galang ikut menimpali.


acara demi acara pun selesai. para tamu undangan pun mulai meninggalkan tempat acara satu persatu. kini tinggal Galang, hanum, joko, Wati ,Robi dan santi.


"akhirnya bisa duduk juga," ucap Hanum.


"kamu capek ya sayang" Galang meraih kaki Hanum menaruk dipangkuannya dan dipijitnya pelan2.


"mau juga punya suami kayak pak Galang ya, perhatian banget sama istri." celetuk Santi.


"mangkanya kita nikah Santi. aku pasti akan jauh lebih perhatian janji " rayu Robi pada santi.


"apa sih kau ini Rob?" Santi memukul lengan Robi.


ha ha ha ha mereka pun tertawa bersama.


"loe juga jok, kapan anak orang loe nikahin jangan cuma digandeng sana digandeng sini. butuh kejelasan juga kali orang tuanya." goda Hanum pada Joko.


" kalo aku maunya sih 3bln lagi, sekalian buat kado ulang tahun Wati". tegas Joko.


"cie cie so sweet banget kamu bro," ucap Galang sambil memukul pelan bahu Joko.


"oh iya jok , sorry atas segala kesalah pahaman kita dulu." Robi menyesali perbuatannya dulu.


"gak usah dipikirkan Robi. lihatlah buah dari kesalah pahaman dulu itu. Galang bisa sama Hanum. kamu sama Bu Santi dan gue bisa sama Wati. inilah takdir Tuhan yang wajib kita syukuri , iya kan.?" jelas Joko.


"kok aku sama Robi main kalian jodoh2kan. gak ah," sahut Santi.


"bukannya gak Bu, tapi belum, lihatlah nanti pasti bukannya gak gak lagi, tapi iya iya" jawab Joko.


dan semua kembali tertawa bersama2.

__ADS_1


bersambung.


__ADS_2