Pengorbanan Istri Ke 2

Pengorbanan Istri Ke 2
Elang Permana


__ADS_3

Hanum dan Galang juga Robi dan santi. setelah seharian berkunjung ke panti, mereka memutuskan sore itu juga balik ke kota. sesampai di kota hari sudah berganti malam. bahkan Galang dan Hanum sampai rumah sudah hampir tengah malam.


"mas, aku capek sekali, aku langsung tidur ya," ucap Hanum.


"baiklah, istirahatlah sayang.aku coba cek laporan dari David dulu ya, kamu gak apa-apa kan ditinggal dikamar sendirian." jawab Galang..


"iya mas, tapi jangan lama-lama ya," pinta Hanum.


"iya gak lama kok" sebelum Galang ke ruang kerjanya, terlebih dulu dia mencium kening istrinya tersebut.


Galang mulai membuka email dan memeriksa laporan tentang pekerjaan yang dikirim oleh David.


apa maksud Elang Permana. dengan memintaku membeli saham milik RH Group sebesar 30%. jika dia ingin menjatuhkan perusahaan itu, kenapa malah dia memintaku membeli saham perusahaan Robi.


rencana apa sebenarnya yang ingin dilakukan Elang Permana. angan-angan Galang.


Setelah selesai membuka semua email yang masuk akhirnya Galang memutuskan untuk segera tidur, karena keesokan harinya Galang, harus segera ke kantor untuk mengetahui apa rencana Elang Permana.


keesokan harinya saat sarapan.


"mas, nanti siang aku kekantor mas ya, kita makan siang bareng, dan jika mas gak repot kita periksa kandungan setelah makan siang," ucap Hanum.


"nanti aku kabari ya sayang, mas hari ini rencananya mau menemui pimpinan Elang group." jawab galang.


" memang apa yang terjadi mas,?" tanya Hanum.


"mas juga belum tau pasti yank, tapi setibanya dikantor nanti mas mau tanya ke David." jawab Galang.


" ya sudah yang penting mas harus hati-hati, dan ingat jangan sampai mas lengah yang akan membuat Elang Permana berhasil dengan rencana jahatnya." pinta Hanum.


"iya sayang, mas juga akan selalu waspada, kamu tenang saja ya," Galang memberi pengertian istrinya.


"mana bisa aku tenang mas, jika ini menyangkut orang-orang yang aku sayangi." jawab istrinya.


" tapi kamu harus tetap berusaha tenang sayang, ingat anak kita juga dalam rahimmu itu, dia juga akan ikut merasakan jika mamanya dalam situasi yang tidak baik. ya sudah mas berangkat ke kantor dulu ya sayang." Galang pun berpamitan.


Hanum mengantar suaminya sampai ke teras depan rumahnya, Hanum mencium punggung tangan suaminya kemudian Galang pun membalas dengan mencium kening juga bibir istrinya.


"mas berangkat ya sayang, assalamualaikum." pamit Galang.


"iya waalaikum salam, hati-hati mas," jawab Hanum


Hanum pun kemudian masuk ke rumah dan memanggil bin Surti.


"bik bik, bisa minta tolong gak bik,?" panggil Hanum.


"iya nyonya, ada apa,?" jawab bik Surti.


"bisa minta tolong panggilkan orang yang kemaren dikirim David kemari." ucap Hanum.


"maksud nyonya, dua satpam di depan nya.?" tanya bik Surti.


"iya bik, saya ingin bicara dengan mereka."

__ADS_1


"baik nya, tunggu sebentar saya panggilkan mereka." jawab bik Surti.


bik surti pun keluar rumah dan memanggil ke dua satpam yang dikirim David 2 hari yang lalu.


"maaf nyonya, nyonya memanggil kami." tanya salah satu satpam tersebut.


"iya pak, maaf sebelumnya bisa kalian perkenalkan diri terlebih dulu" ucap Hanum.


"saya Sukir dan teman saya ini Dedi nya" jawab pak Sukir.


"baik pak Sukir dan pak Dedi. saya minta kalian supaya waspada ya dengan keamanan rumah ini, jangan membiarkan tamu sembarangan masuk, juga saya harap selalu pantau keadaan sekitar rumah ini. mungkin nanti ada tambahan beberapa orang lagi yang akan menjaga rumah ini. aku harap kalian bisa saling bekerja sama dan yang paling utama bisa saya andalkan." tegas Hanum.


"siap nyonya, kami adalah orang-orang kepercayaan pak David dari dulu nya." jawab pak Sukir.


"baiklah, kalian boleh keluar" ucap Hanum.


Sedang dikantor Galang yang baru datang pun langsung masuk ke ruangannya.


"David cepat kau temui aku, diruanganku sekarang." ucap Galang di telpon.


"siap bos," jawab David.


setelah beberapa saat David pun sudah ada didepan ruangan Galang.


"permisi bos," ucap David.


"masuklah" jawab Galang.


"untuk lebih jelasnya saya sudah membuat agenda pertemuan bos dengan pimpinan Elang group nanti siang bos," jawab David.


"baiklah, tapi bisa kamu beri garis besar mengenai rencana mereka. kamu sudah menyelidikinya kan.?" tanya Galang lagi.


"sebenarnya sudah bos, sepertinya Elang Permana ingin bos ikut andil dalam kepemilikan saham RH.Group agar bos bisa menyabotase dan menggeser posisi pimpinan RH.Group. jika bos menyetujui membeli sebagain saham dari RH.Group, dari situ saja sudah bisa ditebak jika 30% saham dimiliki Robi herdiansyah, 20 % milik tuan herdiansyah dan 30% milik bos,sisa 20 % lagi milik investor lain. maka di posisi ini bos juga bisa menjadi kandidat kedua sebagai pimpinan RH.group." jelas David.


"terus" Galang masih ingin penjelasan dari David.


"bos pastinya faham apa yang sudah jadi rencana Elang permana.dia akan menggeser posisi Robi herdiansyah dengan menjadikan bos sebagai penggantinya. karena dia mengira bos sudah masuk ke dalam perangkapnya." jelas David.


"benar-benar licik, dia mau main aman tanpa harus mempertaruhkan perusahaannya" jawab Galang.


"bos juga harus waspada, karena dari laporan orang yang saya, Yasmin putri dari Elang Permana juga merupakan umpan buat memancing agar bos bisa mau mengikuti permainan pak elang."


"bagaimana bisa vid," Galang masih sedikit bingung.


"dilihat dari gerak gerik Yasmin. sepertinya dia berusaha mendekatimu bos, bahkan dia tak segan-segan memberitahukan dirinya sebagai kekasih mu bos, yang saya khawatirkan justru bu Hanum, aku takut karena ingin memiliki cintamu dia tega berbuat nekad dan menyakiti Bu Hanum." kecurigaan David pun diberitahukan ke galang.


"aku tidak akan membiarkan itu terjadi vid, aku minta kamu tambah orang-orang untuk menjaga rumahku dan beri pengawalan juga untuk istriku kemana pun dia pergi." pinta Galang.


"untuk itu sepertinya Bu Hanum lebih cepat tanggap bos, tadi dia juga sudah menghubungi saya meminta beberapa orang tambahan untuk menjaga rumah bos." jawab David.


"syukurlah jika istriku memahami situasi ini" ucap Galang.


"dan satu lagi bos, saya harap bos juga jangan lagi pergi kemana-mana sendirian. ingatlah bos permainan perempuan seperti Yasmin selalu saja menjebak mangsanya dengan tubuhnya. saya yakin jika bos masih posisi bersama orang lain Yasmin akan kesulitan menjebak bos dengan rayuan yang menyuguhkan kemolekan tubuhnya." tegas David.

__ADS_1


"kamu sunggu berpengalaman vid, aku benar-benar tidak salah menjadikanmu orang kepercayaan ku" ucap Galang sambil menepuk pundak David.


"ini sudah biasa di dalam permainan pengusaha-pengusaha besar seperti mereka bos, segala cara dilakukan untuk memperkaya dan menaikan nama mereka di dunia bisnis. maaf bukan bermaksud menghina, tapi bagi mereka, bos adalah santapan lezat buat mereka karena bos adalah orang baru dalam kelompok mereka saat ini." jelas David.


"baiklah vid, aku percayakan semua kepadamu, dan jam berapa agenda pertemuanku dengan elang Permana.?" tanya Galang.


"nanti jam 10 Elang Permana akan kemari bos," jawab David.


"masih ada waktu satu jam lagi, kau siapkan segala sesuatu untuk menyambut pak Elang, kamu bisa pergi sekarang, aku akan menghubungi Robi untuk memberitahukan rencana Elang Permana". tutur galang.


"siap bos." jawab David.


Galang pun langsung menghubungi Robi, dan memberitahukan semua rencana Elang terhadapnya.


Robi pun memberi saran agar Galang mau mengikuti saja permainan Elang, untuk selanjutnya Robi akan menyusun siasat menggagalkan rencana Elang, setelah Galang mendapatkan rincian rencana Elang selanjutnya.


Setelah berbincang dengan Robi lewat telpon. Galang pun menyiapkan diri agar tidak terlihat gugup didepan Elang, karena hal itu bisa menjadikan kecurigaan buat Elang Permana terhadapnya.


"permisi bos pimpinan Elang group sudah datang." ucap David.


"persilahkan mereka masuk," jawab galang.


"silahkan tuan dan nona," ucap David kepada Elang dan Yasmin.


mereka berdua pun masuk ke ruangan Galang.


"halo pak galang apa kabar?" sapa Elang Permana.


"baik pak elang, bagaimana dengan bapak baik-baik saja kan.?" jawab Galang basa-basi.


"hai Galang apa kabar,?" sapa yasmin sambil mencium pipi Galang kanan kiri.


Galang mendapat serangan spontan pun tak bisa menolak. dia hanya memandang Yasmin dengan tatapan yang tidak suka.


"aku baik," jawab Galang singkat.


"mari kita duduk di sofa saja biar agak sedikit santai, bolehkan pak galang.?" ucap Elang Permana.


"iya,iya silahkan." jawab Galang.


Galang dan elang Permana pun duduk berhadapan dan David berdiri tepat disamping Galang.


melihat sofa samping Galang sedikit longgar Yasmin dengan tidak tau malunya pun langsung duduk tepat disamping Galang.


"boleh aku duduk sini ya, kita kan teman, lagian istrimu tidak ada, jangan khawatir dia gak akan marah kok," ucap Yasmin sambil mengelus paha Galang.


Yasmin yang memakai baju mini dress diatas lutut dan sangat ketat dibadan juga dengan bagian atas sedikit terbuka yang menonjolkan belahan dadanya sehingga membuat Yasmin begitu seksi. terus saja mencoba merayu Galang.


"Yasmin tolong jaga sikapmu," ucap Galang.


"jangan marah pak Galang, Yasmin hanya ingin dekat dengan sahabatnya tidak ada salahnyakan? hanya istri yang bodoh yang suka cemburu pada suami dan sahabat suaminya sendiri." ucap Elang Permana sengaja mempengaruhi Galang.


bersambung ya readers.😘😘

__ADS_1


__ADS_2