Pengorbanan Istri Ke 2

Pengorbanan Istri Ke 2
Firasat buruk


__ADS_3

"Adit kamu mau pergi dengan siapa nak,?" tanya Hanum pada anak sulung nya.


"Adit mau pergi ajak Bagas ma, ketaman yang indah,"jawab Adit.


Adit dan Bagas yang waktu itu mengenakan baju putih dan celana putih nampah pucat, sambil berjalan menuju taman bunga yang luas mereka berdua melambaikan tangannya kepada Hanum.


"Adit mau kemana nak, kemarilah sayang mama rindu dengan Adit juga Bagas, kemarilah sayang mama ingin memeluk kalian."


"tidak ma, kami ingin pergi ke taman itu ma, mama jangan sedih lagi ya, mama harus hidup bahagia, titip salam sayang kami kepada nenek ma,"


"adiiiit jangan tinggalkan mama nak, bagaasss ajak kakakmu balik kesini sayang, jangan tinggalkan mama nak, kemarilah, hiks hiks hiks " Hanum pun menangis sekencang2nya.


"adiiiiiiiiiiiitttt bagaaaaaass"


"num num ayo bangun nak, kenapa kamu nak, pasti mimpi buruk ya.?"


ternyata kejadian tadi ada dalam mimpi Hanum.tapi Hanum merasa mimpi itu begitu nyata, Hanum merasa anak2nya akan meninggalkannya selamanya.


"mama, Adit sama Bagas ma, Hanum mimpi mereka akan meninggalkan Hanum selamanya ma, hiks hiks hiks," Hanum berbicara sambil menangis.


"itu cuma mimpi nak, mangkanya jangan biasakan tidur menjelang magrib seperti ini. gak baik nak."


"tapi itu begitu nyata ma, Hanum takut ma, apa malam ini Hanum menemui mereka saja ma,"


"sudah lah nak sana ambil wudhu terus sholat ya, biar pikiranmu jadi tenang."


Tanpa menjawab Hanum pun berjalan ke kamar mandi cuci muka dan ber wudhu.


selepas itu dia pun sholat magrib. selesai sholat dia pun memanjatkan doa ke yang maha kuasa.


"ya Alloh yang maha pengasih lagi maha penyayang, lindungilah hamba beserta keluarga hamba, serta jauhkan kami semua dari marah bahaya. ya Alloh lindungilah kedua anak hamba, limpahkan lah kasih sayang kepada mereka. ya Alloh entah apa arti mimpi yang engkau beri tadi, tapi hamba mohon ya Alloh jangan pisahkan hamba dengan anak2 hamba. apa yang hamba lakukan semua untuk anak2 hamba, jangan biarkan semua usaha ini sia2 ya Alloh. amin amin ya robbal alamin."


selesai sholat Hanum menemui mamanya diruang makan.


"sudah makan ma, ?"


" belum nak, nungguin kamu sayang"


"ma, bisakan mama membantuku menelpon anak2 ke hp mas Robi ma.?"


" memang kenapa gak langsung kamu telpon lewat hp mu nak ?"


" kalo tau aku yang hubungi mas Robi jarang mau angkat ma,"


"ya sudah kamu makan dulu, nanti mama akan telpon anak2mu."


mereka berdua makan dalam suasana yang hening. sampai selesai makan Hanum pun membersihkan piring2 kotor dan alat alat masak yang sudah digunakan.


selesai pekerjaan didapurnya kini Hanum menuju ruang tv.


"ma, Hanum tunggu diruang tv ya ma,"


"iya mama mau ambil hp mama dulu nak "


mama Hanum pun mencoba menghubungi Robi mantan menantunya.


tuuutt tuuuuut


" halo selamat malam.dengan siapa ya ini" jawab penerima telpon disebrang.Bu win pun kaget, kok yang angkat telponnya perempuan.

__ADS_1


" saya Bun win neneknya Adit sama Bagas. mohon maaf mbak apa nak Robi nya ada.?"


" oh mantan mertua too, kalo sudah mantan kenapa masih hubung2i calon suami saya."jawab wanita itu.


" maaf ya nak, saya cuma kangen dengan cucu2 saya bisakah saya bicara dengan mereka.?"


"sorry buk mereka sudah tidur gak bisa diganggu."


"masa sih nak.tumben sekali masih jam segini mereka sudah tidur.?"


"gak percaya ya sudah"


Tut Tut Tut panggilan pun ditutup oleh calon istri si Robi.


"gimana ma,?" tanya Hanum


" kata calon istrinya Robi mereka sudah tidur,"


"calon istri.?"


"iya wanita tadi bilangnya seperti itu."


" ma aku takut calon ibu tiri anak2ku jahat dan gak sayang sama Adit dan bagas., apa mimpiku tadi pertanda ini ya ma !!!"


" sudah lah nak, jangan kait2kan mimpimu dengan hal2 seperti ini anak.mimpi hanyalah bunga tidur num."


"ma izinkan Hanum malam ini tidur sama mama ya,"


"iya boleh kok.masa anak sendiri dilarang."


sebelum tidur Hanum dan mamanya menjalankan sholat isya terlebih dulu. selesai sholat Hanum dan mamanya menuju kamar. Hanum merebahkan tubuhnya di ranjang mamanya, begitu juga dengan Bu win.


"Tidur lah nak, mama disini menjagamu, engkau tetap anak gadis kecil mama yang paling mama sayang."ucap Bu win kepada anaknya.


akhirnya karena merasakan kenyamanan Hanum pun cepat sekali terlelap begitu juga dengan Bu win mamanya.


"nenek bunga mawar putih nenek ku cabut ya, akan kutanam di rumah baruku."


"memang Adit bisa menanamnya,?"


"bisa nek,"


"beneran bisa,? kalo tidak bisa biar nenek bantu sayang, nenek ikut kerumah baru Adit ya."


"nenek gak boleh ikut Adit dan bagas, nenek harus jagain mama disini, jangan biarkan mama menangis ya nek, "


"kok Adit ngomong seperti itu nak?"


" pokoknya nenek harus janji jaga mama ya nek, Adit akan pergi bersama Bagas nek, suatu hari nanti kita akan bertemu ditaman yang indah, daa nenek Adit pergi dulu"


"adiiiiittt"


"astagfirullah hal adzim. mimpi apa aku?"


kini ganti giliran Bu win yang mengalami mimpi yang aneh. Bu win menengok jam didinding kamarnya sudah menunjukkan pukul 1 dini hari, memilih bangun dan mengerjakan sholat tahajud.


ditempat lain


Robi malam itu juga ternyata sedang melakukan acara pertunangan dengan wanita yang dijodohkan mamanya.

__ADS_1


wanita itu bernama yasmin.wanita cantik tapi sayang hatinya tak secantik wajahnya.


" ma Yasmin bener2 gak suka sama anak2 mas Robi " Yasmin berbisik kepada mamanya.


"kau ini gak usah mikirin anaknya, tinggal kau Carikan pengasuh beres kan,"


"tapi nanti jika Yasmin punya anak tetap saja mereka yang punya hak besar atas harta mas Robi ,bukan anak2 Yasmin ma"


"soal itu gak usah khawatir kamu Yasmin, buat Robi jatuh cinta dan tergila2 kepadamu ,setelah itu dengan muda kamu akan mempengaruhinya untuk memberikan hak kepadamu jauh lebih besar dari ke 2 anaknya itu."


"ide bagus ma,"


mereka berdua berbicara sambil berbisik , ternyata pembicaraan mereka tak sengaja didengar Adit,


Adit pun akhirnya masuk ke kamar.didalam kamarnya dia berfikir tentang ucapan Yasmin dan mamanya tadi.


ternyata benar ibu tiri itu jahat, aku gak mau hidup menderita harus hidup bersama ibu tiri.aku akan tinggal bersama mama, ya aku akan ke rumah mama bersama bagas.aku akan kerumah Tante Yanti meminta tolong dia untuk menghubungi mama, biar mama yang manjemputku.pikir Adit.


sebelum pergi Adit pun meninggalkan surat yang berbunyi


papa, Oma dan opa. Adit dan Bagas pergi dari rumah ini. kami tidak mau hidup dengan Tante Yasmin. Tante Yasmin akan jadi ibu tiri yang jahat. Adit dan Bagas pamit


surat itu ditaruk di atas ranjang kamarnya.


Adit pun pergi keluar mencari keberadaan adiknya.melihat adiknya sedang duduk sendiri diantara kerumunan banyak orang, Adit pun menarik tangan adiknya diajak keluar dari rumah tersebut.


karena acara pertunangan itu digelar secara meriah dan mewah jadi tak ada yang memperhatikan kepergian kedua anak kecil tersebut.


saat melewati pos penjagaan dirumah itu, Adit dan Bagas berjalan mengendap diantara mobil yang terparkir, ya karena banyaknya tamu yang datang parkiran mobil pun berjajar sampai diluar rumah tersebut.


Adit dan Bagas berhasil kabur, tapi Bagas yang tidak tau akan diajak pergi kemana sama kakaknya, dia pun akhirnya bertanya.


"kak Adit kita mau kemana, Bagas takut ini sudah malam.?"


"kita akan tinggal sama mama dik, Tante Yasmin itu jahat, kau perna dengarkan kata teman2 ibu tiri itu jahat. papa mau menikah dengan Tante Yasmin dan kak Adit juga sudah tau ternyata Tante Yasmin tidak baik seperti biasanya, Tante Yasmin ternyata juga jahat."


"apa betul kak."


"sudah kamu ikut kakak saja."


Tapi naas hal buruk menimpa kepada kedua anak kecil tersebut.


saat akan menyeberang ada mobil truk melaju dengan kencang, sang supir yang melihat ada dua anak kecil ditengah jalan mencoba mengerem truknya tapi sayang karena jarak begitu dekat truk itu menabrak Adit dan Bagas hingga kedua anak itu terlempar agak jauh.


karena sang sopir panik, sopir truk itu pun melarikan diri tanpa menolong kedua anak itu.


kejadian itu bener2 pas dijalan yang sepi , pencahayaan juga kurang.sehingga pertolongan kepada kedua anak itu pun datang terlambat. kedua kakak beradik itu pun akhirnya meninggal ditempat.


setelah sekian lama ada salah seorang melihat mereka berusaha memberitahukan kepada pihak kepolisian.


Karena Robi merasa tak melihat keberadaan kedua anaknya akhirnya memutuskan untuk mencari anaknya dikamar. tapi disana dia pun tak mendapati kedua anaknya.tanpa di duga dia melihat ada kertas tergeletak di ranjang Adit, dia baca pesan dari Adit kemudian dia berlari memberitahukan ke pada orang tuanya.


karena panik Robi pun berteriak sehingga mengagetkan semua orang.


bersambung


ayo readers mana ini dukungan buat author.


vote, like, kritik dan sarannya.πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2