Pengorbanan Istri Ke 2

Pengorbanan Istri Ke 2
Hanum sakit


__ADS_3

Setelah selesai melakukan pemeriksaan dan pertolongan kepada hanum.dokter itu pun pamit.


" biarkan pasien istirahat, karena telat makan dan banyak pikiran yang stres Pasien asam lambungnya naik. jika nanti sudah sadar usahakan memberi makanan yang lembek2 aja dulu, seperti bubur atau sejenislah."


"baik dok," jawab Robi


"ini pak Robi ada resep yang harus diminum rutin oleh pasien "


"baiklah dok nanti biar saya tebus diapotik."


akhirnya dokter tersebut pun pamit dan Robi mengantarkan dokter tersebut hingga ke teras rumahnya.


Robi memanggil kepala pelayan. dia diperintahkan untuk menyiapkan segala kebutuhan Hanum.


Ya sepeninggal anak2nya Robi berjanji pada dirinya sendiri akan memperbaiki hubungannya dengan mantan istrinya tersebut. apalagi saat mendengar penuturan galang tentang bagaimana hanum berjuang demi bisa berkumpul dengan anak2nya.


istirahatlah num. cepatlah sembuh, aku akan melakukan apapun agar engkau mau memaafkan ku, walau aku tau karena kebodohanku yang menjadikan kita tak mungkin lagi bersatu, tapi yakinlah aku akan berusaha menjagamu meski tanpa harus kau ketahui.ucap Robi dalam hati sambil menggenggam tangan Hanum.


Galang sebenarnya ada sedikit rasa cemburu melihat Robi begitu perhatian kepada Hanum. tapi semua dia tepis karena dia sadar, siapa dirinya.


"apakah pak galang tidak ingin istirahat dulu, mungkin bapak ingin pulang silahkan tak apa pak, biar Hanum saya yang jaga, maaf bukannya mengusir tapi saya lihat bapak juga sangat kelelahan.atau pak Galang bisa istirahat dikamar sebelah kamar ini juga kosong"


"biarlah saya tunggu disini sampai Hanum siuman pak, jika diizinkan"


"tapi paling tidak bapak makanlah dulu, saya sudah suruh pelayan menyiapkan.tolong ajalah mama Winda sekalian, sejak kalian datang kalian semua belum ada yang makan."


"baiklah kalo begitu, saya permisi dulu pak"


Galang pergi kekamar Bu win beristirahat. setelah mengajak mama angkatnya makan.galang berniat memberitahukan jika Hanum sedang sakit. juga dia mau meminta izin pulang sebentar kerumahnya.


tok tok tok"ma, apa Galang boleh masuk.?"


"iya masuklah nak tidak dikunci


"ma, ayolah kita makan dulu, mama dari semalam belum makan"


"mama gak nafsu makan nak."


"mama harus makan ma, meski hanya sedikit, ayo biar Galang temani,"


"baiklah nak,"

__ADS_1


mereka berdua menuju meja makan, meski gak merasa lapar karena gak ada nafsu makan sama sekali, tapi mereka berdua memaksakan memakan makanan tersebut.


"ditambah ya ma makan nya,mama harus kuat, Hanum membutuhkan kita saat ini ma, jika mama sakit siapa yang akan membantu Hanum,? kondisi Hanum juga memburuk ma, tadi ada dokter yang memeriksanya."


"benarkah nak, kenapa tadi nak Galang tidak memanggilku, sekarang dia dimana, bagaimana keadaannya?"


"sedari tadi Hanum belum siuman ma, dokter bilang Hanum saat ini sedang mengalami demam tinggi dan juga depresi itu juga yang memicu asam lambungnya naik, dari tadi pak Robi menjaga hanum sambil terus mengompres. mangkanya mama harus jaga kesehatan mama, makannya ditambah ya ma, Hanum butuh mama?"


"baiklah nak, tambah sedikit saja"


"oh iya ma, selesai makan Galang minta izin pulang sebentar ya ma, insyaalloh nanti Galang datang lagi sama mengajak istri dan anak2 kesini."


"iya nak, kamu juga istirahat dulu aja dirumahmu, dari semalam kamu juga belum istirahat sama sekali"


setelah makan mama Hanum pun pergi kekamar menengok anaknya dan Galang pun pamit pulang kerumahnya terlebih dahulu.


sesampainya Galang dirumah, Yanti heran tumben sekali belum akhir pekan suaminya sudah pulang.


"tumben pa,?"


"aku ingin istirahat sebentar, satu jam lagi bangunkan aku ma, dan kamu bersiap2lah anak2 juga."


"memang papa mau ajak kita kemana?"


"astaga bener itu pa, baiklah pa aku siap2 dulu, "


"iya, tapi aku mau istirahat dulu sebentar, dari semalam aku belum istirahat , satu jam lagi bangunkan aku,"


"ya sudah sana istirahatlah."


sebelum istirahat Galang mengeluarkan ponselnya ternyata lupa gak di charger hingga hpnya mati.


setelah sedikit ada daya dia coba menyalakan kembali hpnya, dan ternyata ada notifikasi wa panggilan dari Joko berkali2.


akhirnya dia hubungi Joko sebelum istirahat.


"ya hallo Lang" terdengar Joko menjawab panggilan dari galang


"tadi kamu hubungi aku ya,?"


"ya iyalah, pada kemana sih kalian, tadi aku susulin Hanum juga gak ada dirumah.tante win juga."

__ADS_1


"sorry lupa ngabarin kamu jok, semalam Adit dan Bagas mengalami kecelakaan ,mereka jadi korban tabrak lari?"


"Adit dan bagas anak2nya Hanum?"


"iya"


"terus bagaimana keadaan mereka sekarang"


"karena tabrakkan cukup keras mereka berdua pun meninggal ditempat kejadian"


"haaaa innalillahi wainna ilaihiroziun. terus Hanum bagaimana,?"


"ya kamu tau sendiri betapa berartinya anak2nya bagi hidup Hanum, setelah mengetahui anak2nya telah meninggal Hanum dalam kondisi yang sangat tidak baik sekarang jok, ya untuk sementara kamu heandle aja urusan kantor ya, nanti aku bantu dari sini sekalian aku disini menjaga Hanum dan Tante,"


"ok baik lah, aku titip Hanum kepadamu bro"


akhirnya panggilan itu pun diakhiri.galang langsung merebahkan diri di ranjang kamarnya.


sedang disisi lain Joko sebenarnya sangat khawatir, tapi dia tidak mungkin menyusul Hanum kekota, terlebih Hanum berada dirumah mantan suaminya. Joko mengingat karena kesalah pahaman dulu yang mengakibatkan Hanum harus bercerai dengan suaminya. itulah sebabnya dia memutuskan untuk tidak menyusul Hanum, karena takut terjadi kesalah pahaman lagi.


balik ke rumah Robi lagi, mama Hanum masuk kekamar dimana anaknya sedang terbaring lemah.


"nak Robi istirahatlah, biar mama yang menjaganya,"


"tidak usah ma, mama saja yang istirahat."


"mama tadi sudah istirahat nak, sekarang kamu saja, kamu kelihatannya belum tidur sama sekali dari kemaren kan."


"baiklah ma, Robi akan tidur disofa itu saja, jika Hanum sadar dan butuh sesuatu tolong bangunkan Robi ya ma"


"iya nak, mama berterima kasih ya kamu sudah merawat Hanum".


"ini tidak ada apa2nya ma, dari pada pengorbanan Hanum selama ini, Robi bener2 minta maaf sama mama juga Hanum,"


"sudahlah nak, semua sudah terjadi dan mama sudah memaafkan mu, jangan ada dendam apapun diantara kita, biar cucu2 mama tenang disana, istirahatlah sudah sana nak,!"


"baiklah ma,"


Robi hanya merebahkan dirinya saja disofa itu dan memejamkan matanya, tapi dia sama sekali tak bisa tidur, dia mengingat kedua putranya yang telah meninggalkan nya untuk selamanya, juga dia mengingat perbuatannya yang salah telah memisahkan Hanum dan anak2nya.


dia bener2 sangat menyesal.

__ADS_1


mungkin ini hukuman Tuhan kepadaku .aku begitu kejam kepada mereka, kini mereka semua pergi meninggalkan aku. Hanum maukah kau memaafkan aku,? batin Robi


bersambung lagi ya readers.,,😘😘😘


__ADS_2