Pengorbanan Istri Ke 2

Pengorbanan Istri Ke 2
Yasmin terjebak


__ADS_3

keesokan harinya.


"hallo vid, aku nanti ke kantor agak terlambat, tolong kau belikan aku minuman yang bisa membuat orang cepat mabuk." ucap Galang dipanggilan telpon yang dia lakukan.


"untuk apa bos,?" tanya David.


"pokoknya sediakan saja, nanti sesampainya aku dikantor aku akan menceritakan kepadamu." jawab galang.


"baik bos,"


Galang pun mengakhiri panggilan telponnya.


"mas, aku nanti juga akan ke kantor, aku ingin ikut menyaksikan Yasmin mengakui kejahatannya mas," ucap Hanum.


"tapi nanti kamu juga harus sembunyi sayang." jawab Galang.


"iya aku faham mas, setelah kita mendapatkan bukti pengakuan Yasmin tentang kejahatannya, secepatnya akan aku tarik semua aset keluargaku dari tangan Elang Permana, kemudian akan aku jebloskan mereka berdua kedalam penjara."


"iya sayang, semoga kita diberi kemudahan dalam menjalankan rencana kita ya," tutur Galang sambil mencium kening istrinya.


"kita temui mama sekarang mas, sekalian aku mau menitipkan Tara ke mama." ajak Hanum pada Galang.


"baiklah," jawab Galang.


mereka pun berdua menemui Bu win dan Bu Ndari dirumah baru yang tepat berada dibelakang rumahnya. mereka berjalan menuju taman belakang dan melewati pintu penghubung antara dua rumah tersebut.


"assalamu'alaikum nenek," Hanum mengucapkan salam.


"waalaikum salam, eehh cucu nenek sudah ganteng. baru mandi ya,?" jawab Bu win.


"mana cucu kita yang sudah ganteng katanya, sini coba nenek gendong." sahut Bu Ndari.


"maaf ya ma, Hanum mau nitip Tara disini bolehkan ? Hanum ada sedikit urusan dikantor mas Galang." ucap Hanum.


"tentu saja boleh sayang, Tara adalah hiburan buat kami untuk mengusir kebosanan sayang." jawab Bu win.


"sebentar lagi Hanum pastikan mama dan mama Ndari akan bisa keluar rumah dengan bebas ma," ucap Hanum lagi.


"apa kamu sudah memiliki bukti-bukti untuk menjebloskan Elang ke penjara nak.?" tanya Bu win.


"sebentar lagi kita akan memiliki bukti itu ma, itulah sebabnya Hanum hari ini akan ke kantor mas Galang. Hanum minta doa dari mama dan mama Ndari, doakan Hanum bisa menegakkan keadilan buat keluarga kita ya ma," jelas Hanum.


"pasti nak, doa kami pasti akan selalu menyertaimu." jawab Bu Ndari sambil memeluk Hanum.


"oh iya, tadi kamu sudah sarapan belum, kalo belum ayo kita sarapan bareng." ajak Bu Ndari.


"tadi sudah ma, ya sudah Hanum pamit dulu ya ma," pamit Hanum.


"iya kami berangkat kekantor dulu ya ma," Galang juga ikut pamitan.


"iya hati-hati ya nak," jawab Bu win


"da da Tara, jangan rewel ya nak, baik-baik sama nenek ya." pamit Hanum pada baby Tara sambil mencium pipi gembul anaknya tersebut.


Galang dan Hanum pun akhirnya berangkat ke kantor bersama.


"halo bos, saya ingin memberi laporan. pak Galang baru saja pergi ke kantor bos." mata-mata elang memberi laporan lewat panggilan telpon.


"apa anehnya ini kan memang jam kantor" jawab Elang.


"tapi baru kali ini dia pergi ke kantor dengan istrinya bos," lanjut mata-mata itu.


"sudahlah, itu tidak terlalu penting, kau pantau saja terus keadaan rumah itu. jika memang ada hal yang mencurigakan kau segera laporkan kepadaku." perintah Elang.


"siap bos,"


Elang pun menutup telpon dari mata-mata yang dikirimnya untuk tetap memantau rumah hanum.


"siapa pa," tanya Yasmin.


"orang suruhan papa, bilang kalo Galang pergi ke kantor dengan istrinya." jawab Elang.


"ya terus,?" tanya Yasmin lagi.

__ADS_1


"kok ya terus, yang harusnya bertanya itu papa, bagaimana sebenarnya perkembangan hubunganmu dengan Galang." elang balik bertanya.


"entah lah pa, selagi kita tidak menyingkirkan asisten Galang, semua begitu terasa sulit pa," jawab Yasmin.


Saat Yasmin asik ngobrol dengan papanya tiba-tiba handphone Yasmin berbunyi menandakan ada panggilan masuk.


"ya hallo Lang, tumben sekali kau menelpon aku." jawab Yasmin ditelpon.


"aku hanya ingin bertemu denganmu Yasmin. aku ingin meminta maaf atas kejadian kemaren, hari ini aku akan menemanimu jalan-jalan untuk mengganti acara kita yang batal kemaren." bujuk Galang.


"benarkah,?" Yasmin pura-pura tidak percaya.


"benar Yasmin. kalo kau tidak percaya kau jemput saja aku dikantor sekarang," jelas Galang.


"baiklah Lang, aku siap-siap dulu ya," jawab Yasmin.


"ok, aku tunggu ya Yasmin." ucap Galang.


Yasmin pun menutup telponnya dan bergegas untuk bersiap-siap.


"mau kemana kamu Yasmin.?" tanya Elang.


"Galang mengajakku jalan-jalan pa, sebagai ganti acara jalan-jalan kemaren yang gagal." jelas Yasmin.


"tapi kata mata-mata papa tadi bilang kalo Galang pergi ke kantor sama istrinya, kenapa sekarang malah dia mengajakmu jalan-jalan.?" Elang sedikit heran.


"mungkin dia sengaja ingin menunjukkan hubungan kami semakin serius di depan istrinya kali pa," jawab Yasmin.


"baguslah kalo memang begitu, kau harus berdandan secantik mungkin ya, buat Galang bertekuk lutut kepadamu." Elang memberi semangat.


"pasti pa," jawab Yasmin kemudian berlalu untuk bersiap-siap.


sementara dikantor Galang.


"bagaimana mas, Yasmin akan datangkan.,?" tanya Hanum.


"iya sayang. kamu sementara bersembunyi diruangan David saja ya," pinta galang.


"iya mas, semua kamera sudah posisi on kan.?" tanya Hanum


"ya sudah ayo kita keruangan David sekarang.kita tunggu dia disana, nanti jika Yasmin datang biar Saskia yang memanggilmu." ajak Hanum.


"iya ayo yank,"


Galang dan Hanum berpindah ke ruangan David.


"hai vid," sapa hanum


"oh bu, silakan duduk," jawab David.


"bagaimana bos, bos sudah siapkan. semua kamera juga sudah tersambung langsung di laptopku bos" David lanjut bertanya pada Galang.


"siap vid, aku berterima kasih ya, semua kau siapkan dengan sempurna." puji Galang.


"saya bekerja sesuai dengan istruksimu bos," jawab David.


"oh iya, apa yang terjadi denganmu dan Saskia kemaren.?" tanya Galang.


"ya terjadi yang harusnya terjadi bos," jawab David.


"kau ini vid, kau harus bertanggung jawab ya, jadilah laki-laki sejati yang tidak akan lari dari tanggung jawab." tutur Hanum.


"tapi itu semua gara-gara membantu bos Galang Bu, harusnya bos juga ikut tanggung jawab." ucap David


"apa kau gila, mana mungkin suamiku ikut tanggung jawab." ucap Hanum sambil melotot.


"baiklah, baiklah saya akan bertanggung jawab penuh pada Saskia Bu, bagaimana ibu puas " jawab David pura-pura keberatan.


"lagian ini juga rezeki nomplok buatmu kan vid, dapat wanita cantik dan pandai seperti Saskia." puji Hanum.


"iya kau ini vid, umurmu juga sudah lebih dari cukup untuk berumah tangga" sahut Galang.


"iya,iya bos," David berlagak sok pasrah.

__ADS_1


tidak akan ada yang tau kalo aku belum mengambil kesucian saskia.heee heee. tawa David dalam hati.


tok tok tok "permisi pak," ucap Saskia.


Saskia membuka pintu ruangan David dengan menundukkan kepala karena masih merasa malu dengan David.


"maaf pak Galang, bapak ditunggu nona Yasmin diruangan bapak, katanya bapak yang meminta nona Yasmin datang kemari." jelas Saskia.


"oh iya, aku akan menemuinya." jawab Galang.


"cepat kau temui dia mas, dan ingat jangan sampai rencana kita gagal mas," ucap Hanum sambil memeluk tubuh suaminya sebentar.


"iya sayang, mas akan berusaha membuat yamsin mengakui kejahatannya." jawab Galang.


"kau juga siapkan.vid, aku keruanganku sekarang." pamit Galang lagi.


"iya bos semua siap." David meyakinkan.


Galang pun kembali masuk ke ruangnya yang sudah ada Yasmin didalamnya.


"hai Yasmin, maaf ya menunggu, aku tadi ada urusan sedikit dengan David." sapa Galang.


"tidak apa-apa Lang, lagian aku juga baru datang. ya sudah ayo kita jalan-jalan."ajak Yasmin.


"Yas, aku minta maaf ya, aku jadi tidak bersemangat untuk jalan-jalan. bagaimana kalo kamu menemani saja aku dikantor seharian. kerjaan hari ini sedikit membosankan, mungkin tidak jadi membosankan jika kamu menemaniku" rayu Galang.


"boleh juga, asal asisten gilamu itu tidak mengganggu kita," jawab yasmin sambil berjalan mendekat ke arah Galang.


"aku pastikan tidak Yasmin, dia hari ini banyak kerjaan diluar kok," Galang berbohong.


"syukurlah kalo begitu, tapi tumben sekali kamu bersikap semanis ini kepadaku sih Lang,?" yasmin ingin memastikan.


"aku baru sadar ternyata jika kamu tidak kesini manemuiku aku mulai merasa ada yang kurang Yasmin." rayu Galang.


"benarkah Lang," ucap Yasmin sambil mengalungkan kedua tangannya dileher Galang.


"sebaiknya kita duduk disofa saja ya," ajak galang sambil melepas tangan Yasmin dari lehernya.


"baiklah, ayo," jawab Yasmin sambil menarik tangan Galang.


"Yasmin aku punya ide, bagaimana kalo kamu menemaniku minum. pasti asik sekali minum ditemani wanita cantik seperti dirimu." Galang memulai rencananya.


"boleh juga Lang, memang kamu ada punya minuman disini.?" tanya Yasmin.


"ada, sebentar aku ambil"ucap galang.


Galang mengambil dua botol minuman, yang satu hanya berisi air minum biasa sedang yang satu berisi minuman keras.


"kita minum langsung dari botol ya, tidak ada gelas disini" ucap Galang sambil menyerahkan botol minuman ke Yasmin.


"waaa boleh juga, mungkin akan lebih asik ya," jawab Yasmin sambil menerima botol minuman itu.


"mari bersulang." ucap Galang sambil mengangkat botol minumannya.


"ciiss," ucap Yasmin juga ikut mengangkat botolnya.


Yasmin meminum minuman itu hingga setengah botol. dia meminum minuman itu seperti orang yang sudah terbiasa minum minuman keras.


"kenapa kau melihatku seperti itu, apa istrimu tidak perna menemanimu minum,?" tanya Yasmin.


"mana mungkin wanita kampungan seperti dia mengenal minuman mahal seperti ini." jawab Galang.


"ya sudah apa masih ada, ambil lagi Lang, kita hari ini akan berpesta berdua" ucap Yasmin.


"kau tunggu ya" Galang pun mengambil beberapa botol lagi.


Yasmin terus dan terus meminum minuman keras itu hingga membuatnya mabuk berat.


galang pun memberi kode kalo Yasmin sudah mabuk dengan mengacungkan jempol ke arah kamera yang disembunyikan.


Hanum pun masuk keruangan Galang dan langsung berjalan mendekati Yasmin.


"hai wanita ular, lihatlah keadaanmu sunggu mengenaskan." ucap Hanum sambil mendekap kedua tangannya.

__ADS_1


bersambung


kejahatan yasmin dan Elang akankah benar-benar terbongkar. tunggu kisah selanjutnya ya, dan ingat tetap dukung author ya readers.πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2