Pengorbanan Istri Ke 2

Pengorbanan Istri Ke 2
Murka


__ADS_3

pagi ini Galang sudah masuk diruangannya yang dulu. Tak ada tumpukan kerjaan meski dia lama tidak masuk kerja, karena orang2 yang menggantikan posisinya sementara waktu, saat dia off pun sangatlah profesional.


Galang menyalakan laptopnya dan mengecek hal apa saja yang harus mulai dia kerjakan. karena asistennya tadi memberitahukan bahwa semua agenda untuknya sudah dikirim melalui email.


Mendengar Galang sudah masuk kerja pun Joko menghampiri rekan kerjanya tersebut.


"woee bro apa kabar,? sudah sehat benerkah,?"


"kabar baik bro, seperti yang kamu lihat, sudah siap berperang juga kok dengan kerjaan kantor."


"cie yang pengantin baru makin seger aja tu wajah."


"bisa aja kamu bro. ya Uda sana masuk ruanganmu, kena tegur nyonya bos baru tau rasa loo, tapi ngomong2 aku lihat2 ada yang berbeda nih dengan mu bro, tapi apa ya,?"


"memang apa yang berbeda,? sama aja kali,"


"kamu kelihatan lebih bahagia gitu, apa jangan2 kamu lagi jatuh cinta ya, wah wah siapa wanita beruntung itu."


"apaan sih, sudah aku balik ke ruanganmu saja,"


"tunggu dulu woee jawab dulu pertanyaanku"


Joko pun tak perduli dengan godaan galang.dia memilih kembali keruangannya.


Tapi sebenarnya memang Joko sedang lagi jatuh cinta, bener sekali kata Hanum, saat Joko balik liburan dengan wati, Joko merasakan ada perasaan yang lain dihatinya untuk Wati. Joko pun mencoba membuka hatinya dan menyambut cinta yang hadir untuknya dari seorang wati, wanita cantik yang juga sudah lama mengaguminya.mereka menjalin hubungan diam2 bahkan Hanum pun juga belum tau, Joko merahasiakan bukan tanpa alasan, dia bersepekat dengan Wati untuk benar2 meyakinkan perasaan yang mereka rasakan dulu.


(balik ke Galang)


Siang hari galang pun sudah selesai dengan kerjaannya hari ini, Galang berniat menemui Hanum, untuk melihat laporan penyelidikan tentang Yanti.


Galang berniat jika memang Yanti benar2 bermain2 api dengan Narendra ,Galang ingin memergoki mereka secara langsung.


Tok tok tok " boleh masuk Bu Hanum."


"apa sih yank, tinggal masuk aja," balas Hanum.


"dikantor dan dirumah kan lain yank,"


"iya iya terserah, kalo gitu ada perlu apa pak Galang,?"


"ih gemes deh, jadi pingin nyium" goda galang sambil mencubit pipi istrinya


"sakit mas,"

__ADS_1


"aku kesini tadi ingin lihat laporan tentang Yanti, bisa kah mas lihat sayang,"


"oh iya ini mas, buka sendiri kiriman emailnya."


galang membaca juga melihat bukti2 foto istrinya sedang bermesraan. rasa marah dan murka langsung menghampiri Galang seketika itu juga.


"dasar brengsek, wanita murahan bodoh banget aku selama ini percaya dengannya"


" sabar sayang sabar, kita bongkar semua tapi kita harus hati2, jangan sampai semua ini berbalik menyerang kita, soalnya dari informasi yang aku dapat, bukan kita saja yang memantau gerak gerik mbak Yanti, tapi dari pihak istri pak Narendra juga gencar memantau gerak gerik mbak Yanti juga." jelas Hanum.


"baiklah dik, coba cari informasi tentang apa rencana mereka berdua untuk besok , aku ingin besok kita langsung memergoki mereka,"


"aku juga sudah dapat informasi mas, setiap malam Minggu mereka berdua sering terlihat menyewa villa dipuncak, begitu juga untuk besok mereka juga sudah boking villa tersebut."


"baiklah besok kita langsung kesana sayang, jika mereka bener2 terbukti melakukan perselingkuhan aku akan menceraikan Yanti dan mengambil hak asuh anak2."


"iya mas, mana baiknya lah"


"mas aku kemaren sudah dapat lokasi yang tepat untuk pabrik dan juga sekaligus kantor di kota J, semua sudah di urus oleh Joko, tinggal mengurus perizinan pembangunan lepas itu kita bisa memulai pembangunan proyek tersebut, kemaren juga ada pihak kontraktor yang sudah bersedia bekerja sama dengan kita, coba mas cek sesuai gak pengajuan harga dari mereka dengan bajet kita, jika memang cocok aku minta ini selanjutnya mas yang urus ya," pinta Hanum pada suaminya.


"berarti rencana kamu untuk memindahkan pusat kantor dikota J sudah benar2 deal yank," tanya Galang.


"iya mas, soalnya disamping mempermudah pemasaran juga adahal lain yang harus kita fikirkan," jelas Hanum.


"apa itu sayang,"


"eemm memang istri mas ini is the best pokoknya."


Hari pun sudah berganti sore, Hanum dan Galang juga karyawan kantor mulai meninggalkan kantor satu persatu.


"mas kita mampir ke toko mainan dan toko buah itu ya mas, "


"mau apa sayang,?"


"mau belilah masa cuma mau lihat2 he he he " goda Hanum pada Galang.


Hanum dan galang pun turun dari mobil dan singgah ke toko mainan dan buah yang dimaksud. Hanum membeli seabrek mainan dan berpindah ke toko buah membeli berkilo2 apel, mangga dan anggur.


"buat apa ini semua sayang,?"


"kita akan mengunjungi anak2 kita mas, "


"maksudnya ?"

__ADS_1


"kita akan mengunjungi anak2 angkatku yang ada dipanti mas, karena mereka sudah menjadi anak2ku, otomatis mereka anakmu juga kan ehhm ehhm"


"begitu Mulya hati mu yank, mas bener2 beruntung memilikimu,"


"aku hanya ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka mas, hari ini aku sangat bahagia karena suamiku sudah bisa jalan dan bekerja kembali."


"iya sayang semoga yang kamu lakukan ini mendapat ridho dari Alloh."


Hanum dan Galang pun sudah sampai di panti asuhan yang Hanum maksud tadi. dari jarak lumayan jauh Bagas melihat Hanum datang langsung berlari ke arah Hanum.


"mamaaaaaa, teman2 mama datang"


karena yang lain baru pertama kali ini bertemu dengan hanum, mereka masih takut untuk ikut2an memanggil Hanum dengan sebutan mama.


"selamat sore anak2 mama, apa kabar semua. ayo bantu mama bawah masuk barang2 ini. nanti siapa yang paling rajin akan dapat hadiah dari mama."


mereka pun berebut mengambil barang dimobil dan berlari menuju ruang tamu panti asuhan tersebut,.


"hai anakw jangan lari2 nanti jatuh "tegur Bu Hilda pada anak asuhnya.


"selamat sore Bu Hilda,"


"selamat sore mbak Hanum, apa kabar, ini suami mbak Hanum ya, kemaren Bu win mengundang bapak untuk datang ke acara tasyakuran tapi maaf gak bisa datang."


"iya buk ini suami saya, memang bapak gak bisa datang apa bapak sedang sakit.?"


"kebetulan bapak kemaren pergi mengunjungi kerabat dikota , sampai sekarang saja belum pulang."


"oh iya Bu, sudah sampai tahap mana renovasi bangunan pantinya, untuk urusan kekurangan pendanaan bapak langsung saja nanti menghubungi mama ya, soalnya kemaren keuangan saya serahkan ke mama. dan ini ada rezeki dari saya dan suami untuk anak2 Bu, untuk bahan pangan Setok masih ada apa sudah habis Bu,?"


"masih mbak, untuk 1bln ini Setok bahan makanan masih terpenuhi, saya sangat berterima kasih semenjak mbak Hanum menjadi donatur disini kebutuhan panti tidak pernah kekurangan sama sekali. semoga rezeki mbak Hanum dan suami semakin lancar dan barokah."


"amin Bu, ayo Bu kita temui anak2 dan saya juga mau pamit , soalnya tadi kesini dari kantor langsung gak mampir pulang, takutnya mama nungguin."


"iya mbk, mas mari saya antar."


mereka bertiga menuju ruangan dimana anak2 berkumpul dan bermain.


"hallo anak2 mama, gimana seneng gak sama mainannya.?"


"seneng ma," sahut mereka serempak.


"ya sudah mainnya saling bergantian ya, jangan berebut. mama sama papa mau pamit dulu ya, sekarang berbaris mama ingin dapat cium dari anak2 mama semua, nanti ada hadiah lagi dari mama uang saku buat sekolah, tapi ingat jangan lupa menabung ya,"

__ADS_1


anak2 panti tersebut akhirnya berbaris dan maju kedepan bersalaman dan mencium pipi Galang dan Hanum satu persatu. galang dan Hanum pun membagi uang saku untuk mereka semua seperti janji Hanum. anak2 sangat bahagia begitu juga dengan Hanum.


bersambung😘😘😘


__ADS_2