Pengorbanan Istri Ke 2

Pengorbanan Istri Ke 2
Dia bukan merebutku


__ADS_3

Setelah membantu Hanum mandi, galang dan pak Tarno membetulkan pintu kamar mandi. setelah selesai Galang pun juga langsung mandi karena hari mulai gelap dan sebentar lagi Robi pasti akan datang.


benar dugaan selesai Galang mandi dan sholat magrib, Robi pun datang bersama Santi .


"met malam Lang," tegur Robi


"met malam juga robi" jawab Galang.


" ayo mas robi, mbak Santi kita makan dulu," ajak Hanum.


akhirnya mereka berempat pun makan, tanpa ada percakapan apapun. karena mereka sepakat membicarakan masalah setelah selesai makan.


kini setelah selesai makan, mereka berempat duduk di ruang keluarga membicarakan apa yang Galang sepakati dengan Elang Group.


"sebelumnya aku minta maaf Rob, jangan memotong pembicaraanku sebelum aku selesai," tegas Galang.


"iya bicaralah," ucap Robi.


"apa benar kau dulu pernah dijodohkan bahkan bertunangan dengan Yasmin." tanya Galang.


"iya," jawab Robi.


deg deg deg Hanum tiba-tiba gemetar. Galang yang melihatnya sedikit kecewa. Galang takut apa yang dibicarakan Elang permana adalah kebenaran.


"tadi pak elang bicara kepadaku, bahwa dia sangat dendam denganmu karena telah memutuskan pertunanganmu dengan Yasmin. karena kau menjalin hubungan dengan Hanum. padahal kau telah menodai Yasmin...dan dia memintaku bekerja sama dengannya untuk menghancurkan perusahaanmu dengan imbalan aku akan dibantu menjadikan ZH.Group menjadi perusahaan terbesar dinegara ini.bisa kau ceritakan kebenarannya." pinta Galang.


"iya memang benar aku dulu dijodohkan dengan Yasmin saat aku masih kuliah dulu, tapi kalo menodai Yasmin itu salah besar, bahkan bertemu Yasmin saja aku tidak pernah, aku selalu menolak."


flashback on.


"Robi kau harus mau bertunangan dengan Yasmin" perintah Herdiansyah papa Robi.


"aku gak mau pa, sampai kapan pun aku tidak mau," jawab Robi.


"kau tidak tau Elang Permana adalah teman papa...dari dulu kami sepakat akan menjodohkan anak-anak kita yaitu kau dan yasmin.jangan bikin malu papa, Robi."


"tapi Robi benar-benar gak mau pa"


"kalau kau menolak kau angkat kaki saja dari rumah ini,"


"iya pa Robi akan angkat kaki dari rumah ini jika memang itu yang papa inginkan." Robi pun meninggal kan rumah itu. dia pergi membawa mobil kesayangannya. mobil itu adalah hadiah dari kakeknya waktu dia lulus SMA dengan nilai terbaik.


ditempat lain


"Yasmin besok adalah hari pertunanganmu dengan Robi, kau harus bisa menaklukan Robi,,berdandan lah secantik mungkin," ucap elang papa Yasmin.

__ADS_1


"memang benar pa, Robi mau bertunangan dengan Yasmin,?" tanya Yasmin.


"herdi sudah memutuskan dan bisa dipastikan Robi juga tidak akan berani menolak."


kembali ke Robi.


Robi pergi mengemudikan mobilnya tak tentu arah tujuannya, hatinya diliputi oleh amarah, tak sengaja Robi hampir menabrak seorang perempuan yang sedang berjualan jajanan keliling.


"kau tidak apa-apa kan.?" tanya Robi pada gadis itu.


"gak mas, baik-baik saja," jawab gadis itu.


"tapi kue-kue mu tumpah dan kotor semua,"


"tidak apa-apa mas, maaf mas permisi saya mau pulang dulu."


"biar aku antar,"


"tidak usah mas, kontrakan saya dekat kok mas,"


"kalo gitu perkenalkan nama aku Robi."


"saya Hanum mas,"


cantik sekali gadis ini, batin Robi.


"saya pamit mas," Hanum pun pergi dari tempat itu dan pergi ketempat kostnya.


Robi yang jatuh cinta pada pandangan pertama pun terus mengikuti kemana perginya hanum.


berhari-hari Robi selalu mengawasi Hanum dari jauh, berharap ada kesempatan untuk sekedar ngobrol berdua. tapi karena jadwal Hanum yang padat membuat Robi susah menemuinya.


pagi hari Hanum sekolah, siangnya Hanum harus jualan kue keliling, malam hari Hanum membantu jualan diwarung makan lalapan pinggir jalan.


Robi yang sedang diusir oleh orang tuanya pun sebenarnya sangat membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhannya.


Robi melamar pekerjaan diwarung nasi lalapan itu pun diterima.


kini Hanum dan Robi bekerja disatu tempat yang sama, Robi sangat senang karena bisa berdekatan dengan Hanum.


"num kamu tinggal di kota ini dengan orang tuamu ya?" tanya Robi.


"orang tua ku tinggal dikampung mas, aku pindah ke kota karena dapat beasiswa dari tempat sekolahku sekarang, jadi terpaksa aku harus di kota ini sendiri, demi membantu orang tua ku, aku harus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidupku sendiri, karena orang tua ku bukan orang berada mas," cerita Hanum.


"kamu hebat num, masih muda dan mandiri"

__ADS_1


"mas sebenarnya aku penasaran dengan mu, kamu kan orang kaya, punya mobil bagus kok mau bekerja ditempat seperti ini.?"


"aku diusir orang tua ku num, jadi terpaksa aku harus bekerja demi memenuhi kebutuhan ku,"


"kenapa mas diusir?"


"itu masalah keluarga yang tidak patut diceritakan."


hampir satu bulan mereka setiap malam selalu bersama ditempat kerja Hanum pun mulai ada rasa pada Robi.


akhirnya Robi dan Hanum pun berpacaran.


waktu kelulusan Hanum pun tiba, Robi berjanji akan menghadiri acara lepas pisah yang diadakan sekolah Hanum. tapi sampai acara selesai pun Robi belum juga datang.


disisi lain ternyata Robi sedang ditangkap orang suruhan papanya, Robi disekap didalam kamarnya sendiri, Robi terus dipaksa agar mau bertunangan dan menika dengan Yasmin,


Robi pun berbohong pada orang tuanya jika dia sudah menika dengan wanita yang dia cintai. mendengar hal itu, mama Robi pun pingsan karena mendapat serangan jantung. disaat semua orang panik, Robi menggunakan kesempatan itu untuk melarikan diri. padahal sore itu pun akan diadakan acara tunangan dirinya dan yasmin.


Robi pun terus mencari keberadaan Hanum. dia mencari informasi tempat tinggal Hanum dari teman-teman sekolah Hanum. karena hp Hanum tidak bisa dihubungi.


Robi menyusul Hanum dikampung nya dan setelah beberapa hari Hanum pun akhirnya menika dengan Robi. karena memang mereka berdua saling mencintai.


pernikahan mereka pun akhirnya diketahui oleh keluarga Robi, mereka memang menerima Robi menikahi Hanum tapi mereka tidak perna menganggap Hanum sebagai menantunya. kemiskinan adalah alasan mendasar untuk keluarga herdiansyah menolak Hanum masuk kedalam keluarganya.


flashback off


"begitulah ceritanya Lang, bahkan aku waktu itu belum sempat bertemu dengan Yasmin, dan soal Hanum merebut aku dari Yasmin itu salah besar. waktu itu akulah yang jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Hanum. dan hanum juga tidak tahu menahu soal pertunanganku dengan yasmin.jika kau tidak percaya kau bisa tanya kepada orang tua ku," cerita Robi.


"iya aku percaya, mendengar cerita mu tadi aku jadi merasa sedikit takut , kau masih ada rasa pada istriku, "


"itu masa lalu bro, dan wanita di sebelahku ini adalah masa depanku." jawab Robi sambil merangkul bahu Santi.


"syukurlah kalo cerita nya seperti itu mas, aku tadi bener-bener takut,,jika ternyata aku dulu merusak atau merebut tunangan orang" Hanum bernafas lega.


"kita semua sudah tau kan apa yang akan dilakukan elang permana. apa kalian masih mau membantuku menghentikan perbuatannya,?" pinta Robi.


"sudah kepalang tanggung rob, aku takut istriku yang kena imbasnya nanti, soalnya Yasmin begitu gencar ingin mendekatiku, jadi kita tetap menjalankan rencana awal kita." ucap Galang.


"apaaaaa mas, Yasmin selalu mendekati mu, ?" Hanum tersentak kaget dengan ucapan Galang.


"iya sayang, sepertinya dia sangat membencimu karena dulu kau telah merebut tunangannya yang gagal he he he"


" awas ya kalau mas main hati dengannya," ancam Hanum.


bersambung.

__ADS_1


__ADS_2