
padepokan teratai putih.
tungguuuu...!!
suara yang di aliri tenaga dalam menghentikan langkah orang yang akan menyerang Panji.
seorang pemuda berusia 25 tahunan memandang ke arah suara itu.
guruuu..!!
pemuda itu membungkuk ke arah suara itu yang ternyata sepuh Kesuma tunggal pemimpin dari padepokan itu.
sepuh Kesuma menghampiri pemuda itu.
sudah cukup pangeran..!!
Jangan di lanjutkan lagi..!!
anak muda itu utusan dari benua biru untuk mengikuti turnamen langit" sepuh Kesuma menjelaskan pada pemuda itu yang ternyata pangeran dari kerajaan ganda lima.
pemuda itu memandang Panji penuh makna dan berjalan mendekati Panji.
candra...!!
pemuda itu memperkenalkan diri.
panji...
candra memandang Panji dengan tatapan sinis dan berjalan ke sebelah Panji.
seandainya guru tak menghentikan serangan ku kau sudah mati bocah" bisik Candra tepat di telinga Panji.
sebelum Panji bereaksi lebih jauh Candra telah meninggalkan nya.
hhhmmm
Panji hanya menghela napas panjang dan kembali ke penginapan nya.
di kamar pangeran Candra.
kurang ajar...!!
dia harus ****** di tangan ku..!!
pangeran itu tersenyum sinis dan menyusun rencana untuk Panji.
pangeran itu keluar dan menuju kamar kawan kawan nya.
Dani..
Arga..
siap pangeran kata kedua orang itu berbarengan.
besok kalian ajak anak muda undangan itu ke hutan beriak..!!
untuk apa pangeran??
kita akan buat dia menangis darah..!!
hahahaha
pangeran itu tertawa merasa Panji sudah dalam genggamannya.
tanpa menunggu jawaban Dani dan Arga pangeran itu meninggalkan kamar kedua orang itu.
pagi hari di padepokan teratai putih.
tok tok tok..
pintu kamar Panji di ketuk dari luar.
tunggu sebentar" kata Panji.
Panji bergegas membuka pintu kamar nya. di luar telah menunggu Dani dan Arga.
sebelum Panji bicara Arga berkata'
guru Kesuma menyuruh kami untuk menemani mu berkeliling melihat padepokan kami" Arga bicara meyakinkan Panji.
Panji menatap Arga dan Dani.
aku akan bicara pada eyang sepuh" kata Panji.
guru sedang bersemedi di ruangan nya dan tak ingin di ganggu" kata Dani mencegah Panji menemui sepuh Kesuma.
hmmmm
baiklah..
ayo..!!
Panji pun mengikuti Arga dan Dani.
Arga dan Dani tersenyum licik melihat pancingan mereka berhasil.
Arga dan Dani membawa Panji berkeliling padepokan. setelah itu mereka membawa Panji ke belakang padepokan.
__ADS_1
kita mau kemana?? tanya Panji penuh curiga.
ikuti saja kalau tak ingin mati"" ancam Arga.
Panji yang tak ingin ada keributan mengikuti keinginan Dani dan Arga.
tak berapa lama mereka sampai di tengah hutan beriak. di sana Candra telah menunggu mereka. tatapan mata nya bengis dan penuh dendam ke arah Panji.
hari ini kau mati bocah" kata Candra.
apa masalah kita??
aku rasa aku tak berbuat salah' tanya Panji.
tak perlu masalah bagiku, aku tak suka kehadiran mu..!!
itu sudah cukup jadi alasan untuk melenyapkan mu..!!
hiaaattt
candra langsung Panji dengan jurus jurus tingkat tinggi milik padepokan teratai putih.
pedang teratai
candra menyerang dengan jurus pedang teratai. Panji yang tak siap menerima serangan itu kaget dan hilang keseimbangan.
breeetttt...
baju nya terserempet di lengan dan melukai lengan nya walaupun tidak dalam tapi itu tetap terasa perih.
kurang ajar...!!
Panji yang mendapat serangan mendadak itu langsung marah dan tiba tiba sebuah pedang telah ada di tangan Panji.
pedang darah telah Panji keluarkan dari kantong semesta nya.
Arga Dani dan Candra kaget saat melihat Panji tiba tiba memegang pedang. dan pamor pedang itu sudah menggetarkan hati mereka padahal pedang itu masih dalam warangkanya.
Panji yang sudah marah gantian menyerang Candra. Panji tak mencabut pedang darah dari sarung nya dan hanya memainkan jurus pedang rajawali warisan dari eyang Sasongko.
patok rajawali..
Panji menyerang dengan cepat.
traaangggg...
benturan pedang langsung memercikkan cahaya yang menyilaukan mata. candra yang tak menyangka kalau Panji memiliki kemampuan tinggi jadi gemetaran tapi semua sudah terlambat.
hiiaattt..
akkhhhh
candra langsung terjungkal saat ujung pedang Panji menebas dada nya. untung Panji belum menarik pedang itu jadi Candra tak memiliki luka luar tapi luka dalam tetap terasa walaupun luka dalam itu dan terlalu berat.
puuihhh...
bedebah..
kalian bantu aku" Candra memanggil Arga dan Dani untuk membantu nya.
baik...
kedua nya langsung menyerang Panji dan di ikuti oleh Candra.
3 serangan langsung mengarah ke Panji.
candra dari depan, Arga dari kiri dan Dani dari kanan.
hiiaaaaatttt
Panji memainkan jurus langkah langit untuk menahan serangan mereka. gerakan yang mengedepankan ilmu meringankan tubuh. tapi tetap saja Panji terdesak karena serangan dari 3 arah yang Terorganisir dengan baik.
Panji melenting ke belakang.
hahahaha
hari ini kau mati" Candra tertawa melihat mereka berhasil memojokkan Panji.
terpaksa...
cringggggg
Panji mencabut pedang darah dari warangkanya dan pamor yang begitu pekat akan kematian langsung menyelimuti tempat itu.
apaa ini...
candra langsung mundur setelah merasakan pamor yang begitu menakutkan.
hiaaattttt
Panji menyerang dengan jurus rajawali menerkam mangsa.
tranggg....
benturan pedang terjadi.
baaaammmmm
__ADS_1
benturan itu begitu keras bahkan sampai terdengar ke padepokan teratai putih.
pedang Candra langsung terpotong jadi 2.
buggghhhhhh
Panji menendang dada Candra.
akkhhhhhh
Candra langsung terlempar jauh.
hhuuaaaaakkk
Candra muntah darah dan langsung tak sadarkan diri.
Panji meneruskan serangan nya ke arah Dani tapi Arga memotong serangan nya.
Panji bergeser ke samping dan serangan Arga lewat beberapa senti di depan mata nya. tak menyianyiakan kesempatan Panji langsung memukul dada arga.
aaaarrrrgggggggg
Arga terjungkal ke belakang.
huuaakkkk
darah kental berwarna hitam langsung keluar saat Arga muntah darah.
sekarang giliran mu..!!
Panji memandang Dani dengan tatapan tajam penuh kebencian.
Panji bergerak cepat.
hiiaaaaatttt
Panji menebas pedang darah ke arah leher Dani.
traaangggg.....
sebuah pedang putih menahan serangan Panji.
Dani yang merasa begitu ketakutan langsung pingsan.
Panji melihat orang orang yang menahan serangan nya.
eyang sepuh" kata Panji.
sepuh Kesuma memandang Panji curiga.
apa yang kau lakukan terhadap murid ku Panji?? tanya sepuh Kesuma.
hhmm
Panji diam tak menjawab.
apa kau mata mata golongan hitam?? sepuh Kesuma kembali bertanya penuh selidik.
Panji yang terdiam memandang sepuh Kesuma.
tanyakan saja pada murid mu eyang sepuh..!!
mereka yang mengajak aku untuk berkeliling melihat padepokan dan itu katanya perintah eyang sepuh tapi kenyataan nya mereka membawa kau ke hutan ini..!!
dan lihat ini yang terjadi..!!
aku hanya membela diri" kata Panji
seperti nya sikap arogan pangeran tak bisa lagi di hilangkan" bathin sepuh kesuma.
kau kembali ke kamar mu" perintah sepuh Kesuma.
jangan pergi dari padepokan sebelum masalah ini selesai..!!
baaaaikkkk...!!
Panji menjawab datar.
apa yang harus aku katakan kalau Candra mengadu pada yang mulia raja..??
apa yang mulia raja akan melepaskan Panji saat dia tahu putranya terluka karena Panji" bathin sepuh Kesuma.
sepuh Kesuma membawa ke 3 muridnya ke padepokan. kepala nya pusing memikirkan masalah yang akan datang dari kerajaan.
\*
bagaimana kah kelanjutannya??
penasaran??
ikuti terus perjalanan Panji ya kawan kwan.
like vote n komen ya
__ADS_1