Perjalanan Menuju Langit

Perjalanan Menuju Langit
eps 66 menerima tantangan raja siluman


__ADS_3

Saat malam telah menemani mayapada Panji sampai dan di jemput oleh dua orang pengawal pimpinan lembah harimau.


bagaimana anak muda??


apa kau siap??


hiiiaaaatttt...


Panji melompat ke arena dan langsung menyerang Sabda Maung dengan jurus rajawali.


cakar rajawali.


Panji bergerak meliuk mempertontonkan ilmu meringankan tubuhnya dan benturan demi benturan langsung terjadi sebagai pembuka pertarungan itu.


bammm


Panji bertahan dan menyerang kalau ada kesempatan. tapi Sabda Maung bukanlah siluman sembarangan. setiap serangan Panji telah di prediksi oleh pimpinan siluman harimau itu.


Panji melenting ke belakang dan memandang Sabda Maung penuh dengan takjub.


tidak buruk anak muda"


apa kau berniat mundur?? tanya siluman harimau itu.


tidak paman"


aku pasti akan memberikan mu pukulan terbaik ku" kata Panji.


hehehe


aku menunggu anak muda"


hiatttt


Panji kembali menyerang. dan kali ini Panji mencoba jurus jurus halilintar pemberian dari biksu Ram. tapi Panji tak memainkan nya dengan elemen petir tapi Panji memakai elemen api.


hiattt...


tubuh Panji langsung di selimuti api di sekujur tubuh nya.


setiap serangan Panji mengarah ke tubuh vital Sabda Maung.


baaammm


tapi lagi lagi siluman harimau itu mampu menahan setiap serangan Panji. bahkan setiap serangan Panji seperti mental dan seperti menghantam dinding yang kokoh.


pukulan halilintar..


blaaaarrrrrr


pukulan halilintar yang dilembari elemen api melesat dengan deras ke arah Sabda Maung.


Sabda Maung mengeluarkan jurusnya.


tameng angin


dan kelihatan sebuah perisai muncul di depan siluman harimau itu dan menahan semua pukulan Panji dan seperti menelan pukulan itu. pukulan Panji hilang tak berbekas.


hehehe


pukulan mu luar biasa anak muda"


aku mengenal jurus itu"


tapi aku kagum kau menggunakan elemen api"


seandainya kau menggunakan elemen petir aku yakin jurus mu itu akan lebih hebat lagi"


baik"


hiiaaaatttttt


Panji mengeluarkan elemen petir nya.


dan tubuh Panji mulai terlihat mengalami perubahan yang menakutkan. tubuhnya di aliri listrik yang begitu kuat.


siluman harimau itu mundur melihat kekuatan Panji.


anak muda ini bukan manusia biasa"


dia mampu mengendalikan api dan petir dalam tubuh nya tanpa mengalami luka dalam.


hiatttt..


Panji kembali menyerang dan kali ini Panji tak mau setengah setengah dalam menyerang Sabda Maung.


blaaarrr


blaaarrr


bunyi gemuruh petir terdengar setiap pukulan Panji dan sabda Maung bertemu di udara dan kelihatan Panji unggul dalam pertarungan ini. tapi saat Panji merasa akan menang.


bukkkk


pukulan sabda Maung menghantam telak dada Panji.


akhhh


Panji terhuyung ke belakang memegang dada nya.

__ADS_1


bagaiman anak muda??


apa sudah cukup????


belum"


aku akan lebih berusaha" kata Panji.


Panji pun kembali mengeluarkan elemen api nya. dan kembali tubuh Panji di selimuti api. dan belum selesai Panji mencoba mengeluarkan elemen petir nya dan kali ini Panji pun terkejut melihat pancaran yang keluar dari tubuhnya. api yang berselimut petir membuat Panji bagaikan malaikat maut.


apalagi ini??


anak muda ini menyatukan energi api dan energi petir"


belum selesai keterkejutan Sabda Maung Panji telah menyerang dengan cepat.


bamm


baaammmm


kali ini Panji benar benar mampu menekan siluman harimau itu. Sabda Maung hanya mampu bertahan dari setiap serangan Panji.


hiiaaaatttttt


tarian naga"


naga mengamuk"


Panji tiba tiba merubah jurus nya dari jurus petir ke jurus tarian naga. perubahan jurus itu mengejutkan Sabda Maung dan tak sempat lagi mengelak dari jurus Panji.


bbaaaammmmm


pukulan Panji begitu telak menghantam siluman harimau itu. Sabda Maung langsung terlempar dari arena bahkan tubuh nya baru berhenti setelah menghantam dinding pembatas ruangan itu.


ayahhhhh...


seorang gadis muda berlari ke arah Sabda Maung.


ayah tidak apa apa kan??? tanya gadis itu


Sabda Maung mengangguk lemah.


manusia biadab"


hiaaattttt


anak gadis itu menyerang Panji yang sedang menetralkan tenaga dalam nya dan Panji yang sedikit mengendorkan kewaspadaan nya tak menyangka akan ada serangan tiba tiba hanya bisa menangkis seadanya.


dan


bammm


pukulan gadis itu pun menghantam tubuh Panji walaupun tak telak tapi pukulan itu juga telah membuat tubuh Panji terlempar ke belakang.


Laras"


tidak ayah"


aku akan membunuh manusia ini"


jangan"


dia tamu ayah" kata Sabda Maung dan berdiri.


tamu??


tapi dia telah membuat ayah terluka"


ayah yang meminta pertarungan ini" kata Sabda Maung menenangkan putrinya.


Sabda Maung mendekati Panji dan membantu Panji mengalirkan hawa murni untuk mengobati luka Panji.


apa kau baik baik saja anak muda??


maafkan putri ku"


dia tak tahu kalau kita hanya berlatih tanding" kata Sabda Maung penuh penyesalan.


Panji mencoba tersenyum dan memandang putri Sabda Maung yang bersembunyi di balik tubuh ayahnya. saat gadis itu mengintip matanya beradu dengan Panji dan rasa malu langsung terlihat dari rona wajah gadis itu.


tidak paman"


aku sudah baik"


terima kasih sudah membantuku" kata Panji.


mari kita ke ruangan ku"


Panji Sabda Maung dan putrinya berjalan menuju ruangan Sabda Maung.


perkenalkan ini putri ku"


namanya Maung Laras"


tapi kami memanggilnya dengan Laras"


perkenalkan tuan putri saya Panji"


Laras tersenyum malu dan menundukkan kepalanya tak mampu menatap Panji.

__ADS_1


anak muda"


aku mengenal jurus mu tadi"


itu jurus jurus dari jurus dewa petir"


tapi aku kagum kau mampu menggunakan jurus itu dengan elemen api"


iya paman"


saat aku menemui biksu Ram biksu itu memberikan jurus dewa petir kepadaku" jawab Panji.


jadi kau baru saja menguasai jurus itu??


aku menggunakan jurus itu baru dua kali paman"


dan tadi aku menggunakan dengan sepenuh tenaga"


luar biasa"


mungkin orang lain akan lama mempelajari jurus dewa petir"


tapi kau mampu menguasai nya dalam beberapa Minggu saja"


luar biasa"


terima kasih paman"


aku masih harus belajar" kata Panji.


baiklah"


aku akan memberikan mustika biru untukmu"


dimana aku akan mencari nya paman??


kau tak perlu mencarinya"


aku akan memberikan nya untuk mu" kata Sabda Maung.


tapi kata paman??


sudah


sudah"


aku menyimpan mustika itu telah ratusan tahun"


dan ini saat nya aku memberikan nya pada yang berhak"


aku tahu dunia mu membutuhkan nya untuk kedamaian"


terimakasih paman"


tapi ingat"


jangan menutup mata mu walaupun itu hanya kejahatan kecil"


baik paman"


Laras"


temani Panji jalan jalan"


ayah akan mengambil mustika biru"


itu membutuhkan waktu dua hari"


baik ayah"


Panji"


jaga putri ku sebentar"


dia ini putri yang nakal" kata Sabda Maung.


baik paman"


Sabda Maung pun masuk keruangan lain dan meninggalkan Panji dan Laras dalam ruangan itu.


maafkan yang tadi ya" kata Laras membuka percakapan.


tidak apa apa"


kata paman tadi kau kan gadis nakal"


jadi...


lupakan saja" kata Panji tersenyum menggoda Laras


kauuu...


ihhhkkk


lelaki penggoda" kata Laras dalam hati.


tapi ganteng"


hihihihi

__ADS_1


***************


like vote n komen ya


__ADS_2