
beberapa saat sebelum perang terjadi di kemah panglima Demar.
komandan Sudik"
panggil ke tiga komandan itu aku mau tanya apa jawaban mereka"
baik"
saat ke tiga komandan itu sampai di kemah jawab mereka langsung memberikan senyuman pada panglima Demar.
baik lah"
saat perang nanti kalian kondisikan prajurit kalian untuk membantu pasukan Bintang kejora"
baik panglima" jawab ketiganya.
seranggggg
akhh sudah di mulai"
mari kita bantu pasukan Bintang kejora" kata panglima Demar.
ribuan prajurit kerajaan merak langsung menghumus pedang nya dan berlari dengan teriakan semangat.
serbuuuuu
dan begitu juga prajurit kerajaan Bintang kejora mereka juga berlari menyongsong prajurit kerajaan merak. dalam kelipan mata dua kelompok prajurit itu berbenturan dan saling bunuh.
teriakan semangat dan teriakan kematian terdengar bersahutan.
melihat prajuritnya mulai goyah Patih kerajaan merak Patih Jangar membantu dan membantai prajurit kerajaan Bintang kejora.
melihat salah satu orang terbaik maju panglima warisi menyongsong nya.
carilah lawan yang sepadan" kata panglima itu dan menyerang Patih Jangar
melihat serangan itu tertuju padanya patih Jangar mau tak mau memapak serangan itu.
baaammmm
benturan tenaga dalam kedua menghempaskan prajurit di sekitar mereka.
tak percuma dia seorang Patih"
tenaga dalam nya cukup besar" gumam panglima warisi.
aku bantu"
panglima Seriga berniat membantu panglima Warisi.
biarkan mereka bertarung"
aku lawan mu" panglima Tapia menghalangi kedatangan panglima Seriga
dan dua pertarungan itu sudah cukup membuat aura menjadi panas.
melihat pertarungan itu para panglima juga ikut terjun ke pertempuran dan saling mencari lawan yang sepadan. dan kerajaan Bintang kejora masih menyisakan Patih dan Mahapatih nya menunggu saat yang tepat untuk membantu para prajuritnya.
sementara itu panglima Sepanu masih memulihkan tenaga dalam nya.
Patih Jangar terus memberondong panglima warisi dengan serangan serangan terkuat nya hingga panglima itu terdesak dan hanya bisa bertahan. panglima warisi mencoba keluar dari pertarungan mereka tapi Patih itu terus menyerang dan tak memberikan napas untuk panglima Warisi.
kematian mu saat ini"
Patih Jangar pun memberikan pukulan terakhir untuk panglima Warisi tapi saat tangannya hampir menghantam panglima itu Patih Makdum menahan serangan nya dengan kedua tangan nya.
blaaaarrrrr
akkkhhh
benturan itu begitu keras dan Patih Jangar langsung terlempar sementara Patih Makdum hanya terserat tiga langkah ke belakang.
kurang ajar"
kau sengaja mempermainkan aku"
kau buat aku lelah setelah itu kau menyerang"
hehehehe
itu semua taktik perang"
mati lah"
cringgg
Patih Makdum menarik kerisnya dan kembali menyerang Patih Jangar. melihat Patih itu menarik senjatanya Patih Jangar juga menarik pedang nya.
trangggg
__ADS_1
benturan senjata keduanya bertemu dan menimbulkan percikan api.
akhhh
dari benturan itu kelihatan tenaga dalam Patih itu kalah dari Patih Makdum di tambah kelelahan saat bertarung dengan panglima Warisi semakin membuat Patih Jangar tersudut.
beberapa jurus Patih Jangar masih mampu bertahan dan sesekali menyerang balik tapi itu tak berlangsung lama.
bamm
pukulan kiri Patih Makdum menghantam pelipisnya, Patih Jangar langsung terlempar ke belakang dan situasi itu tak di sia siakan Patih Makdum, Patih itu langsung mengejar dan menusuk punggung Patih Jangar.
akkhhhhhh
Patih Jangar yang dalam posisi tak menguntungkan hanya bisa pasrah dan menerima tusukan itu.
Patih Makdum menarik keris nya dan kembali menusuk perut Patih Jangar.
akhh
jeritan kecil terdengar saat Patih itu melepaskan nyawanya dari raganya. Patih itu tewas dengan usus terburai di tanah.
kematian Patih Jangar sedikit menurunkan semangat para prajurit.
tetap serang"
pertahankan tanah airmu" suara keras Mahapatih Segiri kembali membangkitkan semangat prajurit kerajaan merak.
tapi tiba tiba dari samping terdengar teriakan keras.
serang dan bunuh semua prajurit kerajaan Merak"
jangan sisakan satu orang pun" panglima Demar memberikan perintahnya.
penghianat" kata Mahapatih Segiri
kau harus mati"
mahapatih itu melesat menuju panglima Demar dan berdiri di depan panglima itu.
kau...
kau harus mati di tangan ku" kata Mahapatih itu dan menyerang panglima Demar.
tidak semudah itu Mahapatih" panglima Demar dengan mudah mampu menahan setiap serangan mahapatih Segiri.
kau..
kau menyembunyikan kekuatan..!!
keparat..!!
Mahapatih itu menarik keris nya dan kembali menyerang.
hehehe
percuma Mahapatih"
tapi kali ini serangan mahapatih Segiri sudah dengan kekuatan penuh di tambah dengan keris di tangan nya mampu mendesak panglima Demar.
breeettt
akkhhh
keris Mahapatih Segiri menyerempet bahu panglima Demar.
keparat"
rasa perih di bahu nya membuat wajah panglima itu berkerut menahan sakit.
walaupun kami kalah"
tapi kau harus ikut ke neraka" kata mahapatih Segiri dan kembali mengayunkan kerisnya. panglima Demar hanya mampu menangkis dan berkelit tanpa ada kesempatan untuk menyerang balik.
panglima Sepanu"
bantu dia dan bunuh Mahapatih itu" perintah Mahapatih Seroja kepada panglima Sepanu.
dengan senang hati mahapatih" kata panglima Sepanu dan mengerahkan tenaga dalam nya dan masuk ke pertempuran.
kedatangan panglima Sepanu jadi angin segar untuk panglima Demar
kau lama sekali"
aku hampir mati Sepanu" kata panglima Demar.
itu yang aku inginkan" kata panglima Sepanu.
kita bertarung lain kali"
__ADS_1
sekarang kita habisi dulu mahapatih bodoh ini" kata panglima Demar dan memulai serangan kembali
baiklah" kata panglima Sepanu dan ikut menyerang.
mendapat dua serangan sekaligus tak membuat Mahapatih Segiri gentar.
dua orang atau lebih akan sama saja"
kalian akan tetap mati di tangan ku" Mahapatih itu maju dan mengayunkan kerisnya.
kau terlalu percaya diri Mahapatih" kata panglima Sepanu dan meningkatkan tenaga dalam nya.
bammm
benturan pun terjadi dan itu membuat Mahapatih terjungkal ke belakang. darah segar keluar dari bibir Mahapatih itu.
dia menatap nanar pada kedua orang si depan nya.
menyerah lah"
kau mungkin berguna untuk kami" kata panglima Sepanu mulai merendahkan Mahapatih Segiri.
menyerah...
menyerah katamu"
lebih baik aku mati"
baik kalau itu permintaan mu"
aku akan kabulkan" kata panglima Sepanu
panglima itu pun memungut tombak yang ada di dekatnya.
aku pastikan kematian mu akan menyakitkan Mahapatih" kata panglima Sepanu.
panglima itu pun mengalirkan tenaga dalam ke tombak itu dan menyerang Mahapatih Segiri dan di belakang nya panglima Demar juga ikut membantu menyerang.
kerja sama keduanya mampu menekan Mahapatih itu. saat Mahapatih menangkis tombak dengan keris nya pada saat itu juga pukulan panglima Demar menghantam tubuhnya. begitu juga pada saat Mahapatih menahan pukulan panglima Demar hantaman tombak mengenai tubuhnya.
Mahapatih itu masih bertahan walaupun dengan luka di sekujur tubuhnya.
bagaimana Mahapatih??
apa sekarang kau akan menyerah?? kata panglima Sepanu.
hhhhmmmm
Mahapatih itu tersenyum dan mengalirkan semua tenaga dalam yang tersisa ke kerisnya.
matilah kalian.....
Mahapatih itu melesat dengan kecepatan tinggi.
hiaaattt
Mahapatih itu mengayunkan kerisnya tapi kembali dengan mudah di tepis keduanya dan
bllasssss
tombak panglima Sepanu menembus perut Mahapatih Segiri.
akkkhhhh
Mahapatih itu terdiam dan memandangi perutnya yang telah tembus tapi dengan tiba tiba dan sisa tenaga dia menyerang panglima Demar. panglima Demar terkejut dan mencoba menghindar tapi terlambat keris itu telah memotong tangan kiri nya.
akkkhhhhhh
panglima Demar hanya mampu menjerit keras dan langsung menghantam Mahapatih Segiri dengan tangan kanannya. Mahapatih itu terlempar jauh dan tewas dengan tombak di perutnya.
hidup kerajaan merak" kata Mahapatih itu sebelum tewas
kematian Mahapatih Segiri langsung mematahkan semangat prajurit tersisa dan memilih untuk menyerah.
hidup kerajaan Bintang kejora
hidup kerajaan Bintang kejora
yel yel kemenangan langsung terdengar begitu prajurit kerajaan merak menyerah.
satu kerajaan kembali di tangan benua kegelapan"
berikut kerajaan Bintang kejora" gumam panglima Sepanu
\\\\\\
__ADS_1