
hahahaha
suara serak tanpa wujud itu terus mempermainkan Panji
keluarlah"
aku tak takut padamu" tantang Panji
sebuah bayangan tiba tiba ada di kanan Panji saat Panji menoleh sosok bayangan itu pindah ke kiri dan begitu seterusnya.
siapa kau"
ayo tunjukkan diri mu"
hahaha
aku siapa??
untuk apa aku menjawabnya bocah"
dan satu sosok tiba tiba telah berdiri di depan Panji.
Panji langsung waspada dan mengalirkan tenaga dalam berjaga jaga.
maafkan aku eyang"
aku tak berniat mengganggumu" kata Panji.
aku bukan eyang mu"
aku bukan siapa siapa mu"
dan kita tak ada hubungan jadi jangan panggil aku eyang mu" kata lelaki yang sudah cukup berumur itu.
tapi eyang??
Panji berniat membantah
diammm...
ruangan itu bergetar karena suara lelaki itu.
siapa dia??
tenaganya sangar luar biasa" gumam Panji
apa tujuan mu kemari?? tanya lelaki itu
apa aku harus menjawab nya eyang??
aku yakin eyang pasti sudah tahu tujuanku kemari" jawab Panji
sudah aku katakan jangan panggil aku eyang mu"
dan aku tak butuh adat dunia persilatan yang kau banggakan itu"
tapi??
cukup"
panggil aku nagatama"
dan jangan panggil aku eyang"
nagatama??
aku baru mendengar nama itu" kata Panji
cukup"
perlu kau tahu aku tak akan membantumu"
karena aku sudah nyaman di sini" kata nagatama
tapi asal kau tahu raja kematian telah bangkit" kata Panji
aku tahu"
karena aku bisa merasakan aura kegelapan di kejauhan"
kenapa kau tak mau membantu??
Panji mulai emosi
huhhhhh
aku suka emosi"
aku sangat menyukai nya" kata nagatama menjilat bibirnya.
nagatama langsung menghilang dan muncul dengan wujud lima orang.
hahaha
aku akan menikmati semua ini"
ayo serang aku"
gunakan semua tenaga yang kau miliki" ledek nagatama
hiattt
Panji menyerang salah satu bayangan dan memukulnya sekuat tenaga"
bamm
bayangan itu langsung menghilang setelah menerima pukulan Panji begitu selanjutnya sampai ke bayangan ke Lima.
duarrr
bayangan ke Lima hancur dan berubah menjadi api, tiba tiba api itu mengikat Panji dan membelenggu seperti rantai.
apa ini"
__ADS_1
elemen es.
Panji mengubah dari elemen api ke elemen es. dan api yang membelenggu nya berubah menjadi gumpalan es,
kraakkkk
es di tubuh Panji yang membelenggu langsung hancur.
menarik"
sangat menarik"
aku tak menyangka ternyata kau juga memiliki elemen es sekalipun kau tak memiliki mustika putih" kata nagatama dan menampakkan wujudnya di belakang Panji.
bammm
punggung Panji langsung kena sasaran pukulan nagatama.
akhhh
Panji terlempar dan langsung membentur dinding ruangan.
akhh cuma segitu kemampuan mu"
kau tak akan mampu menghadapi ku"
sungguh mengecewakan"
"aku berpikir kau akan memberikan hiburan setelah ratusan tahun terkurung di sini"
tapi ternyata kau mengecewakan aku" kata nagatama terus memancing emosi Panji
diammm
aku belum selesai"
jari petir..
Panji menyerang menggunakan elemen petir
dengan kecepatan tinggi Panji menyerang langsung ke tubuh vital nagatama.
hahaha
apa ini serangan terbaikmu" kata nagatama dan terus bergerak menghindari setiap serangan Panji. Panji terus mengerahkan seluruh kemampuan nya tapi nagatama hanya mengelak dan menghindar tanpa berniat menyerang.
kurang ajar"
apa kau akan menghindar terus"
tapak petir"
Panji meningkatkan serangan nya dan memainkan jurus ke dua. tapi tetap saja nagatama mampu menghindari semua serangan Panji.
bammmm
tapak petir Panji menghantam dinding dan getaran langsung terasa di seluruh ruangan itu.
percuma"
nagatama kembali menghilang dan tiba tiba sudah di depan Panji.
blaaaarrrt
akkkhhhhh
Panji terlempar jauh saat pukulan telak nagatama menghantam dadanya.
kau tak memiliki kemampuan untuk mengalahkan aku"
jadi lupakan saja untuk mendapatkan mustika merah dari ku" kata nagatama dan menunjukkan mustika merah pada Panji.
apa ada lagi yang akan kau tunjukkan padaku bocah??
Panji berdiri dan kembali mengalirkan tenaga dalamnya.
elemen angin
badai lautan..
Panji datang dengan topan di tangannya.
hihihihi
ternyata kau juga memiliki elemen angin
bammm
nagatama menangkis serangan Panji dengan hanya setengah hati.
amarah badai Panji memainkan jurus ke empat
blarrrr
bam
bammm
Panji yang berusaha keras mengalahkan nagatama hanya di anggap mainan oleh nagatama. dengan mudahnya nagatama melompat ke kiri dan ke kanan mengindari setiap serangan Panji
aura emas..
Panji terpaksa mengeluarkan aura emas walaupun itu menguras banyak tenaga dalamnya.
apa ini??
kenapa tubuhku jadi berat??
anak muda ini memiliki ilmu manipulasi rupanya.
pukulan topan halilintar.
Panji memadukan pukulan halilintar dan pukulan topan.
__ADS_1
hiaaaattttt
baaammmm
pukulan angin yang di aliri listrik bertegangan tinggi mengarah ke arah nagatama.
hehehehe
hanya dengan satu jari nagatama menahan pukulan terkuat dari Panji dan menjentikkan nya ke atas.
bammmm
pukulan Panji langsung menghancurkan pembatas atas yang terbuat dari batu.
bumm
bumm
dentuman batu yang berjatuhan terdengar seperti petir.
Panji terpaksa melompat lompat menghindari batu yang berjatuhan. sedangkan nagatama hanya berdiri tak berusaha menghindar. tapi kembali Panji menganga melihat batu yang hampir mengenai nagatama terlempar seperti menjauhi nagatama.
Panji terduduk lemas.
aku tak memiliki tenaga lagi"
apa aku harus menyerah?? Panji bertanya pada diri sendiri.
kenapa anak muda??
apa pertunjukan mu sudah selesai?? nagatama mendekati Panji dan
blarrrr
nagatama menyentil dahi Panji tapi sentilan yang terlihat kecil itu mampu melempar Panji dan langsung menabrak dinding.
akkhhhh
Panji hanya bisa merintih menahan sakit, seluruh tenaga dalamnya telah habis setelah menggunakan aura emas dan pukulan topan halilintar.
Panji hanya mampu menatap nagatama dan pasrah akan nasib yang akan menimpanya.
di luar dugaan nagatama juga ikut bersandar di dinding.
terimakasih telah mau menemani bermain main"
ratusan tahun aku terkurung di sini"
dan kau datang"
maaf aku menjadikan mu pelampiasan kemarahan ku" kata nagatama.
saat ini mustika merah belum bisa kau miliki"
emosi mu terlalu kuat"
kalau kau tetap membawa mustika merah kau akan di kuasai mustika ini"
jadi maaf aku tak memberikan mustika ini" lanjut nagatama.
tapi aku harus membawa mustika itu"
demi kedamaian benua" balas Panji
carilah mustika yang lain"
dan belajarlah mengendalikan emosimu"
setelah kau mampu mustika ini akan datang sendiri kepadamu"
mustika ini akan memilih tuan nya yang baru"
apalagi kau memiliki elemen api"
jadi aku rasa mustika ini akan dengan senang hati menjadi tuan mu"
sekarang pergilah" kata nagatama mengusir Panji
tapi...
pergilah"
nagatama mengibaskan tangannya ke arah Panji dan kibasan itu melemparkan Panji seperti semut dan langsung keluar dari pintu.
datanglah setelah kau menguasai dirimu"
pergilah ke gunung es"
temukan mustika putih"
perkuat elemen es mu dengan mustika putih.
setelah itu pergilah ke gua lumut
temukan mustika hijau dan jadikan elemen tanah sebagai elemen pertahanan"
setelah itu datanglah kemari"
aku harap pertemuan berikutnya aku akan menemukan kebijaksanaan dalam dirimu"
suara itu terdengar jelas di telinga Panji.
baiklah"
walaupun aku gagal mendapatkan mustika merah tapi eyang nagatama memberikan aku pelajaran berharga" gumam Panji dan melangkah naik ke atas keluar dari ruangan bawah tanah.
bagaimana Panji?? tanya raja Bahar begitu melihat kedatangan Panji
gagal....
\*
__ADS_1