Perjalanan Menuju Langit

Perjalanan Menuju Langit
eps 59 memanggil para panglima


__ADS_3

Panji melesat meninggalkan padepokan kecil teratai putih menuju markas perebut kerajaan. di pinggiran hutan menuju markas Panji melihat lima orang mengendap endap berbisik satu sama lain. Panji menguat kan Tenga dalam ke telinga nya dan mendengar pembicaraan ke lima orang itu.


ternyata di dalam hutan ini persembunyian mereka"


cepat laporkan" pada panglima gantika


baik" kata salah seorang


sebelum orang itu melangkah.


slleeepp


seranting pohon menancap di lehernya dan langsung tewas di tempat.


siap kau"


keluar" kata salah seorang yang jadi ketua kelompok kecil itu.


semua nya memandangi ke segala arah dan mencari keberadaan Panji.


slleeepp


dan tanpa mereka sadari empat ranting berikut nya telah menancap di leher mereka. ke empat nya tewas tanpa sempat memberi perlawanan.


Panji keluar dari persembunyian nya.


sepertinya kami harus hati hati"


mereka sudah juga sudah mulai bergerak" gumam Panji seraya melemparkan mayat mayat itu ke belukar lebat untuk menyembunyikan mayat tersebut.


sebaiknya aku menyusuri hutan ini"


siapa tahu ada kelompok lain yang menyelidiki di sini" gumam Panji dan melompat ke pohon yang cukup tinggi untuk menyamarkan keberadaan nya.


Panji melesat dari pohon ke pohon dan mempergunakan mata langit untuk mempertajam penglihatan.


ternyata mereka memang benar benar mencari keberadaan kami"


Panji kembali melihat lima orang yang bersembunyi di balik rimbun nya hutan beriak.


slleeeeppppp


dan lagi lagi Panji menyerang dengan satu serangan tersembunyi. dan tanpa suara ke lima orang itu pun tewas tanpa suara.


Panji kembali menyusuri hutan beriak. setelah cukup lama Panji menyusuri hutan beriak Panji tak lagi menemukan penyusup yang lain dan memutuskan menuju markas perebut kerajaan dan melaporkan hasil penemuan nya.


Panji langsung menemui raja Mahameru.


yang mulia"


sebelum kemari aku menemukan orang orang yang mencari keberadaan markas kita"


dan aku mendengar pembicaraan mereka"


mereka suruhan dari gantika dari kerajaan" kata Panji menceritakan semua nya pada raja mahameru.


sepertinya mereka sudah mulai bergerak"


Mahapatih"


perkuat penjagaan" kata raja Mahameru.


baik yang mulia" jawab Mahapatih dan keluar dari ruangan.


Panji"


beberapa Minggu ini kau kemana saja??


aku memiliki misi ke benua biru yang mulia"


benua biru??


apa kau menemui adik diyah Pitaloka?? tanya pangeran Candra.


aku tidak ke sana pangeran"


aku tak sempat"


arah misi ku dan arah Kotaraja benua biru berlainan arah pangeran" kata panji


bagaimana ya keadaan ibunda dan adik?? gumam pangeran Candra.


semoga ibunda mu dan adik mu baik baik saja putra ku"


lagian para pengawal pasti menjaga adik dan ibunda mu" kata raja Mahameru menenangkan putra nya.


semoga saja ayahanda"


setelah ini kau akan kemana Panji??


apa kau akan bertahan di sini?? tanya raja mahameru


tidak yang mulia"

__ADS_1


aku akan ke benua merah"


ada sesuatu yang akan aku cari di sana" jawab Panji.


raja Mahameru dan pangeran Candra memandang Panji dan terdiam.


aku kemari hanya memastikan kalau keadaan markas"


dan ternyata semua nya baik baik saja" sambung Panji.


sebenarnya apa yang kau cari Panji??


aku melihat kau begitu banyak pikiran?? tanya raja Mahameru.


Panji terdiam mendengar pertanyaan raja Mahameru.


apa aku harus menceritakan nya??


akh sepertinya ini bukan saat nya tepat" kata Panji dalam hati.


aku tak memiliki bahan pikiran yang mulia" jawab Panji menunduk menutupi kebohongan nya.


aku tak akan lama di sini yang mulia" kata Panji dan undur diri dari ruangan.


Panji berjalan jalan melihat prajurit yang sedang berlatih memperkuat pertahanan diri.


bagaimana mahapatih??


apa ada kemajuan pada prajurit kita?? tanya panji


hhhmmm


kemajuan prajurit kita cukup signifikan"


tapi orang orang ini prajurit tanpa pengalaman"


seminggu yang lalu juga telah bergabung ratusan orang yang menjadi prajurit kerajaan"


tapi..


hhhhmmmm


tapi kenapa mahapatih??


semakin banyak prajurit akan semakin baik Mahapatih" kata Panji


iya benar"


tapi apa mereka akan siap saat perang terjadi"


Mahapatih harus menanam dalam hati mereka sikap bela negara"


dengan begitu mereka akan siap dan rela mati demi negeri ini"


baik lah Mahapatih"


aku akan pergi"


kau akan kemana lagi Panji??


asal kamu tahu"


keberadaan mu di markas ini sangat di butuhkan" kata Mahapatih Jampar.


aku akan selalu ada untuk membantu negeri ini Mahapatih"


tapi saat ini ada urusan ku ke benua merah"


aku permisi Mahapatih" Panji langsung melesat dan dalam kedipan mata bayangan Panji telah menghilang di telan rimbunnya hutan beriak.


kami menunggumu anak muda"


kekuatanmu nanti akan menentukan bagaimana nantinya hasil perang ini" gumam Mahapatih Jampar dan mulai memberi arahan pada prajurit yang berlatih.


************


di kerajaan Ganda lima.


bagaimana hasil penyelidikan dan apa yang kalian dapatkan?? tanya gantika pada kelompok tengkorak hitam.


maaf panglima"


kami masih mengusahakan dan mencari dimana keberadaan markas pemberontak" jawab Gilang.


Gilang salah satu komandan yang di angkat Gantika untuk menjadi komandan kelompok tengkorak hitam.


aku masih menunggu orang orang yang aku suruh menyelidiki hutan beriak panglima"


tapi sampai sekarang mereka belum kembali"


kapan kau menyuruh mereka menyelidiki hutan itu??


seminggu yang lalu panglima" jawab Gilang.

__ADS_1


tak perlu kau tunggu"


mereka sudah pasti tewas"


dan itu membuktikan kalau markas pemberontak itu ada di kawasan hutan beriak"


Gilang"


bawa semua anggota tengkorak hitam"


cari dan Serang markas mereka"


bunuh sebanyak yang kalian bisa"


lemahkan para pemberontak itu" kata panglima Gantika.


baik panglima"


besok kami akan mencari keberadaan markas pemberontak itu dan akan langsung menyerang mereka"


bagus"


laksanakan secepatnya" kata Gantika dan meninggalkan kelompok tengkorak hitam.


bodoh"


kalian akan menjadi bidak dalam peperangan ini"


sedangkan kami dari benua kegelapan akan santai dan tenang dalam istana ini" gumam Gantika.


Gantika berjalan menuju ruangan Habiyang.


Gantika"


apa ada kabar dari tiga panglima yang di tiga kerajaan benua??


sampai saat ini belum ada yang mulia"


kurang ajar"


apa mereka terlalu senang dalam istana sehingga melupakan tugas utamanya" kata raja kematian.


kita tunggu saja yang mulia"


tungguu??


tunggu katamu??


sampai kapan??


aku ingin kerajaan kerajaan itu saling perang dan saling bunuh"


kirim utusan untuk menemui ke tiga panglima itu"


aku ingin secepat nya"


baik yang mulia" kata Gantika dan meninggalkan ruangan Habiyang.


Gantika pun memanggil tiga komandan benua kegelapan.


komandan Ranti kau ku tugaskan ke benua biru"


temui panglima kegelapan yang ada di kerajaan itu"


komandan sudik kau ke benua kuning"


dan kau komandan rakid ke benua merah"


kalian sampai kan kalau raja kematian tak sabar menunggu kehancuran kerajaan itu"


lakukan tugas dengan benar"


menyamar lah semaksimal mungkin"


dan jangan sampai di ketahui oleh orang lain kalau kalian utusan benua kegelapan"


KAMI MENGERTI PANGLIMA"


KAMI SIAP DEMI BENUA KEGELAPAN"


KAMI SIAP MATI DEMI RAJA KEMATIAN" kata ke tiga komandan itu berbarengan.


ke tiga nya pun bergegas keluar dari ruangan itu dan menuju tujuan masing masing.


panglima panglima itu mungkin sudah hidup senang"


hingga lupa tugas"


sifat manusia benua kegelapan" gumam Gantika.


 


__ADS_1


 


like vote n komen ya


__ADS_2