
setelah ke tiga komandan benua kegelapan menyampaikan pesan pada panglima kegelapan dengan wajah penuh ketakutan ke tiga panglima kecuali panglima dari benua hitam menghadap raja kematian dengan wajah ketakutan.
panglima sepanu"
apa saja yang kau lakukan di benua kuning??
apa saja yang kau lakukan di kerajaan bintang kejora??
panglima sepanu terdiam ketakutan.
hamba telah melakukan semua tugas hamba yang mulia"
hamba telah mulai menghasut raja tringga untuk menyerang kerajaan merak"
tapi kata raja tringga tidak ada alasan yang bisa di jadikan alasan untuk menyerang kerajaan itu" kata panglima sepanu menundukkan kepalanya.
bodoh"
apa hanya itu saja"
atau kau terlalu menikmati kenikmatan hidup di sana??
tidak yang mulia"
hamba tak berani"
dan kau" tunjuk raja kematian pada panglima Demar.
hamba belum memiliki posisi yang cukup besar di kerajaan yang mulia"
tapi hamba tetap menghasut para petinggi kerajaan untuk menggulingkan raja yang saat ini"
hamba hanya bisa berbuat kecil saat ini yang mulia" jawab panglima Demar.
panglima sepanu"
kau sudah memiliki sedikit prajurit di kerajaan bintang kejora"
kau bawa prajurit mu mengacau di perbatasan dengan kerajaan merak"
itu akan jadi alasan untuk menyerang kerajaan itu"
dan kau panglima Demar"
hasut panglima kerajaan merak agar menyerang pasukan yang di bawa panglima sepanu"
dengan begitu peperangan akan terjadi antara kedua kerajaan itu" kata raja kematian.
kedua panglima itu saling pandang.
baik yang mulia" jawab kedua nya berbarengan.
panglima Jalu"
dari semua panglima hanya kau yang sering memberi kabar"
bagaiman dengan kerajaan kayu upam??
panglima Jalu terdiam"
hamba memang mulai memiliki posisi kecil di kerajaan yang mulia"
tapi raja Mahakam sedikit curiga pada hamba"
jadinya pergerakan hamba terhambat"
tapi hamba telah memiliki seseorang dalam istana yang bisa hamba percayai"
jadi apa saja yang kau ketahui??
kerajaan kayu upam saat ini mengirim orang orang untuk meminta bantuan membantu bekas raja Mahameru untuk menyerang kita yang mulia"
tapi yang hamba dengar sampai saat ini belum ada satu pun yang mau menggulirkan bantuan" kata panglima Jalu.
apa kalian berdua mangetahui nya??
atau kalian tak peduli?? tunjuk raja kematian pada panglima Sepanu dan panglima Demar.
kedua panglima itu terdiam dan mengangguk kepala tanda tak tahu.
sifat ketidak pedulian kalian itu akan menjadi bumerang untuk kalian di masa depan" kata raja kematian.
maafkan kami yang mulia"
kami akan melaksanakan tugas ini dengan sebaiknya" kata kedua panglima itu tapi penuh dengan ketakutan.
__ADS_1
komandan Rakid"
komandan Sudik"
hamba yang mulia"
kalian ikut bersama kedua panglima bodoh ini"
awasi apa saja kerjaan mereka"
kalau mereka tetap menikmati kesenangan dan melalaikan tugas laporkan secepatnya"
baik yang mulia" jawab kedua komandan itu.
pergilah kalian berdua" kata raja kematian pada panglima Sepanu dan panglima Demar.
panglima Saptika"
kau bagaimana dengan benua hitam??
hamba telah mengumpulkan sedikitnya tiga ribu orang yang mulia"
anak buah hamba siap membantu kapan pun itu"
hahahaha
bagus"
kita akan menguasai semua benua dengan mengorbankan penduduk benua ini"
dan rakyat kita akan tetap hidup"
lanjutkan tugas mu"
latih mereka agar kuat"
baik yang mulia" jawab panglima Saptika.
panglima Jalu"
langkah apa saja yang akan kau lakukan untuk menguasai kerajaan itu??
untuk saat ini hamba hanya berani menghasut komandan komandan kecil yang mulia"
tapi saat ini hamba telah dekat dengan salah satu panglima kerajaan"
hamba lihat pangeran itu sangat menginginkan kekuasaan"
hamba akan hasut pangeran itu untuk mengkudeta raja saat ini"
bagus"
aku percaya kau akan mampu"
terima kasih yang mulia" jawab panglima Jalu.
apa kau butuh bantuan??
kalau kau butuh bawa salah satu komandan kita untuk membantumu??
untuk saat ini belum yang mulia"
tapi nanti setelah rencana hamba matang hamba akan meminta langsung pada yang mulia"
minta lah kapan kau mau"
prajurit kita siap membantumu"
iya kan panglima Gantika??
siap yang mulia"
anggota ku kelompok tengkorak hitam siap kapan pun itu di perintah" jawab Gantika yang dari tadi diam hanya mendengar.
bagiamana dengan pemberontak itu Gantika??
hamba telah menyuruh anak buah hamba menyerang ke hutan beriak yang mulia"
setengah anggota tengkorak hitam dan di bantu 2 komandan benua kegelapan telah mulai mendekati hutan itu"
bagus"
kau memang panglima yang terbaik"
kau selalu tahu tugas mu sebelum aku suruh"
__ADS_1
terimakasih yang mulia" kata gantika.
panglima Darius dan panglima Gariga"
perkuat terus prajurit kita"
walaupun mereka hanya pemberontak kecil tapi kita harus tetap waspada"
baik yang mulia" jawab kedua panglima itu.
cukup sekian pertemuan ini" raja kematian kembali ke ruangan nya.
aku harus secepatnya mengembalikan semua tenaga dalam ku"
karena sang junjungan tuan Ananta tak mau menunggu lama untuk di bangunkan"
tuan Ananta akan memberi bantuan besar dengan pasukan iblis nya" gumam raja kematian kembali bersemedi.
*******************
benua merah ya"
mustika biru"
kemana aku akan mencarinya??
Panji yang telah sampai di benua biru bingung harus mulai mencari kemana. Panji berhenti di sebuah panti masuk menuju sebuah kuil.
mau kemana kau anak muda?? tanya penjaga pintu.
aku ingin menemui salah satu biksu di sini paman"
apa maksud mu menemui biksu kami??
ada hal yang ingin aku tanyakan paman kalau boleh" jawab Panji ramah.
bawa dia menemui biksu ram"
Panji di bawa memasuki sebuah ruangan biksu di kuil itu yang bernama biksu Ram.
Panji melihat keadaan kuil itu sangat berantakan"
dan hanya sedikit murid yang di miliki kuil itu.
ada apa mencari ku anak muda?? tanya seorang biksu yang sudah cukup berumur.
ada hal penting yang ingin aku tanyakan eyang" kata Panji.
masuk lah" kata biksu itu.
aku tahu kamu heran melihat keadaan kuil ini"
dulu kuil ini cukup banyak memiliki murid yang berbakat"
tapi setelah penyerangan kelompok hitam anak buah iblis darah kuil ini hancur dan hanya memiliki tiga puluhan biksu" terang biksu Ram.
Panji terdiam dan hanya mendengar kata kata biksu itu.
apa eyang mengetahui tentang mustika lima warna?? tanya Panji
mustika lima warna??
siapa kau anak muda?? biksu Ram waspada mendengar Panji menyebut mustika lima warna.
melihat sikap biksu Ram Panji tahu kalau biksu itu mengetahui sesuatu tentang mustika yang sedang Panji cari.
aku memiliki tugas mengumpulkan ke lima mustika itu eyang"
untuk apa??
apa kau ingin membangunkan Monster yang sedang tidur itu?? tanya biksu Ram.
dia telah bangun biksu"
dan aku mengumpulkan mustika lima warna untuk menyegelnya kembali"
apa??
raja kematian telah kembali???
\*
__ADS_1
like vote n komen ya