Perjalanan Menuju Langit

Perjalanan Menuju Langit
eps 53 rencana merebut kerajaan


__ADS_3

Panji menatap penginapan rasa langit dari kejauhan.


apa aku harus menemuinya??


apa ini saat yang tepat menemui raja Mahameru dan mengatakan niat untuk kembali merebut kerajaan ganda lima??


belum lagi mencari mustika lima warna.


pikiran Panji penuh dengan pertanyaan dan pikiran.


tapi kalau tidak di rebut penduduk benua putih akan semakin menderita" gumam Panji dan mantap melangkah masuk ke penginapan rasa langit.


tuan" kata pelayan dan penjaga.


Panji tersenyum dan masuk ke kediaman raja Mahameru.


permisi yang mulia" kata Panji


raja Mahameru, iyeng Anggi, Candra dan diyah Pitaloka langsung menoleh.


kakang" diyah Pitaloka langsung berlari dan memeluk Panji tanpa malu.


Dinda" Panji tak bisa menahan gadis itu dan tetap dalam pelukan nya.


masuk kakang" kata diyah Pitaloka dan menarik tangan Panji dan ikut duduk di meja.


Panji duduk dan langsung menyapa Mahameru.


yang mulia"


maksud kedatangan ku untuk membicarakan tentang kerajaan ganda lima"


sudah Panji"


jangan membahas kerajaan itu lagi"


aku sudah melupakan kalau aku pernah menjadi raja di kerajaan itu" kata raja Mahameru.


tapi yang mulia"


apa yang yang mulia tidak memikirkan nasib rakyat yang sengsara karena penguasa baru yang lalim??


itu...!!


suara raja Mahameru terputus dan tak melanjutkan kata kata nya, raja itu merenung membayangkan nasib rakyat nya.


raja Mahameru memandang panji penuh arti.


aku baru saja dari yang mulia"


ada seseorang yang memberontak mengatasnamakan keadilan dengan nama kelompok cadar sutra" kata Panji.


siapa pemimpin kelompok itu?? tanya raja Mahameru.


Ki jampar" jawab Panji pendek.


paman jampar" kata diyah Pitaloka dan Candra berbarengan.


paman???


paman jampar sepupu jauh ibunda" jawab Candra.


jadi bagaimana tanggapan yang melihat rakyat yang mulia berjuang sendiri" tanya Panji.


ayahanda"


ijinkan aku membela tanah kelahiran ku" pinta pangeran Candra.


tapi putra ku" iyang Anggi berniat melarang putranya.


aku juga tak mau terus hidup dalam pelarian ini ibunda"


aku memang di sini tapi hati ku tetap untuk negara ku" kata pangeran Candra tegas.

__ADS_1


Mahameru tersenyum melihat tekad putranya.


kau adalah putra mahkota"


rebut mahkota mu putra ku"


Restu ku selalu menyertaimu" kata raja Mahameru mengelus kepala pangeran Candra.


terima kasih ayahanda" kata pangeran Candra bersujud pada ayah dan ibunya.


kapan kita pergi Panji??


nanti malam kita akan ke sana dan langsung ke tempat persembunyian kelompok cadar sutra pangeran" kata Panji.


baik"


aku akan bersiap siap" kata pangeran Candra dan langsung masuk kamar untuk mempersiapkan keperluan nya selama akan ke benua putih.


kakang pasti sudah makan??


Panji tersenyum menatap diyah Pitaloka.


tunggu ya kakang"


diyah Pitaloka berjalan menuju dapur.


prangg..


suara gaduh terdengar riuh dari dapur.


ada apa??


semua yang di ruangan itu memiliki pemikiran berbeda.


tak lama diyah Pitaloka datang dari dapur dan membawa nampan dan hidangan.


silahkan di makan kakang" kata diyah Pitaloka


Panji mencicipi sup masakan diyah Pitaloka. dahi Panji berkerut saat merasakan masakan itu.


tak enak ya??


enak ko Dinda"


enak" kata Panji.


ini masakan pertama Dinda"


kakang yang pertama mencicipi nya" kata diyah Pitaloka bangga.


boleh bunda cicipi?? kata iyeng Anggi dengan antusias.


iyang Anggi mencicipi sup buatan putri nya yang di ikuti raja mahameru.


huaaahaaahaaaaa


iyeng Anggi dan raja Mahameru tertawa saat mencicipi makanan diyah Pitaloka.


kenapa ayahanda??


cicipi makanan mu" kata iyeng Anggi tersenyum.


diyah Pitaloka mencicipi makanan nya dan tersenyum malu. diyah Pitaloka merasakan makanan nya dengan rasa yang amburadul dan rasa asin yang sangat terasa.


ternyata putri ku sudah kebelet kawin" kata iyeng Anggi menggoda diyah Pitaloka.


ibu'' diyah Pitaloka tak bisa menahan rasa malu di wajahnya.


raut wajah nya yang putih berubah warna karena malu yang dalam. diyah Pitaloka menatap Panji dalam dengan rasa malu yang tak tertutupi.


pelayan..!!!


siapkan makan untuk Panji" kata raja Mahameru dan pelayan langsung menyediakan makanan untuk Panji. Panji yang memang menahan malu langsung menyantap makanan itu tanpa tersisa.

__ADS_1


saat sore menjelang dua manusia berlari menyusuri jalan setapak. Panji dan Candra berlari menuju benua putih untuk merebut kembali kerajaan ganda lima. Panji hanya bisa mengikuti pangeran Candra tanpa berniat meninggalkan nya. dari keahlian meringankan tubuh pangeran Candra Panji bisa menilai kekuatan tenaga dalam pangeran itu.


apa masih jauh Panji??


kalau kita berlari dengan kecepatan ini nanti pagi kita akan sampai pangeran" kata Panji


pangeran Candra tak menjawab tapi mempercepat langkah nya. mereka berlari tanpa mendapat hambatan yang berarti saat pajar menyingsing kedua nya sampai di hutan beriak.


dari sini kita berjalan kaki saja pangeran" kata Panji.


baik"


hanya butuh setengah jam kedua nya sampai di tempat persembunyian kelompok cadar sutra. semua orang memandang Panji dan pangeran Candra. saat mereka menyadari kedatangan pangeran Candra semua orang itu langsung berlutut.


PANGERAN....


pangeran Candra terharu melihat orang orang masih menganggap nya pengeran kerajaan.


Ki jampar yang di dalam ruangan langsung keluar saat mendengar gemuruh suara anak buah nya.


paman"


pangeran Candra langsung memeluk Ki jampar.


keponakan ku"


kau kembali"


Ki jampar langsung menarik pangeran Candra ke dalam ruangan nya yang di ikuti Panji dari belakang. Ki jampar tak menyangka Panji mengenal keluarga kerajaan. bahkan Panji membawa keponakan nya yang selalu dia tunggu kabarnya.


bagaiman kabar ayah ibu dan adik mu" tanya Ki jampar setelah mereka duduk.


ayahanda ibunda dan adik sehat paman" kata pangeran Candra.


kalian istirahat lah"


aku lihat kalian sangat letih karena perjalanan jauh"


nanti kita bicara lagi" kata Ki jampar dan meninggalkan Panji dan pengeran Candra yang mulai merebahkan tubuh mereka.


apa tujuan mu kemari keponakan ku?? tanya Ki jampar sesaat setelah selesai makan malam.


aku ingin merebut kembali kerajaan paman"


aku mendengar dari Panji rakyat menderita karena raja yang lalim"


akan sulit" gumam Ki jampar.


sesulit apa pun akan aku perjuangkan paman"


dan aku akan memimpin perlawanan terhadap raja yang lalim itu" kata pangeran Candra penuh semangat.


apa paman bersama ku??


aku akan selalu bersama mu keponakan ku"


aku akan menggalang kekuatan secara sembunyi sembunyi"


kita perangi kerajaan itu secara sembunyi sembunyi dan diam diam"


pelan pelan kita lemahkan" kata Ki Jampar.


aku setuju" kata Panji yang dari tadi diam.


mulai besok kita datangi penduduk dan meminta mereka membantu kita dalam perjuangan ini" kata Ki jampar.


Panji dan pangeran Candra mengangguk tanda setuju.


semoga ini memang terbaik"


aku akan membantu dan sekalian mencari mustika lima warna" kata Panji dalam hati.


dan malam itu di awali sebuah semangat baru untuk merebut kembali kerajaan ganda lima.

__ADS_1


********************


like vote n komen ya


__ADS_2