Perjalanan Menuju Langit

Perjalanan Menuju Langit
eps 71 tewasnya panglima Darius


__ADS_3

Saat Panji keluar dari dimensi siluman Panji sampai di bukit seribu. dan di pandangan nya langsung terlihat mayat mayat yang bergelimpangan.


apa yang terjadi di tempat ini??


seperti bekas pertempuran" gumam Panji.


Panji mencoba menelusuri bekas pertempuran itu dan memeriksa apa masih ada yang hidup. tapi semua nya nihil, semua yang ada yang di tempat itu telah tewas.


aku harus secepatnya ke benua putih"


firasat ku tak bagus" gumam Panji dan langsung melesat dengan kecepatan tinggi.


dan dalam sehari Panji telah sampai di perbatasan benua putih, hari saat itu telah sore dan Panji berniat untuk istirahat.


aku sebaiknya istirahat di sini"


tidak mungkin aku langsung ke markas perebut kerajaan karena sudah malam"


tapi saat Panji mulai istirahat telinganya mendengar jeritan kematian dari kejauhan, dentingan senjata juga terdengar walaupun pelan.


jangan jangan"


akhh semoga saja bukan"


Panji melesat cepat menuju markas perebut kerajaan dan langsung melihat pertempuran besar terjadi. Panji juga melihat pangeran Candra telah terluka parah.


aku harus cepat"


mati kau"


pukulan panglima Darius hampir mengenai Mahapatih Jampar tapi sesosok bayangan menghentikan pukulan itu.


baaaammmmm


pukulan itu langsung menghancurkan tempat itu. debu langsung membumbung tinggi.


Panji???


Mahapatih"


bawa yang mulia dan pangeran ke tempat yang aman"


aku bisa mengatasi semua ini" kata Panji


tapi??


tidak ada waktu untuk berpikir"


cepatlah"


baik" kata Mahapatih Jampar dan membawa raja Mahameru dan pangeran Candra menjauh ke tempat yang aman.


hahahaha


berani"


sangat berani"


tapi sayang kau hanya mengantar nyawa bocah" kata panglima Darius


hhhuuhhh


Panji hanya mendengus mendengar ucapan panglima kegelapan itu.


hiaaattt


panglima itu menyerang dengan tenaga dalam tinggi.


aku tak bisa main main lagi"


aku harus cepat menyelesaikan pertarungan ini"


Panji menahan serangan dari panglima Darius. pukulan dan benturan tenaga dalam tinggi menaikkan suhu di tempat itu.


baaammm


bllaaarrr


tarian naga"


Panji mulai meliuk menari nari memainkan jurus tarian naga nya. Panji tak mau main main dengan jurus baru nya. karena yang di hadapi nya salah satu panglima terkuat benua kegelapan.


jurus rongsokan"


akkkhhhh


belum selesai ucapan panglima Darius sebuah pukulan mengenai pundaknya. panglima itu melenting ke belakang.


keparat"


panglima itu manambah tenaga dalam nya dan suhu semakin tinggi. dan serangan nya semakin cepat.


pukulan demi pukulan telah terlewati dan puluhan jurus juga telah berlalu, keduanya berimbang dalam tenaga dalam.


kau sangat menyenangkan anak muda"


tapi sayang nyawamu tak akan ku ampuni"

__ADS_1


mati"


hiatt"


pukulan kegelapan"


panglima Darius menerjang dan mendorong tangan nya.


naga mengamuk"


Panji menahan pukulan kegelapan itu dengan naga mengamuk. dua tangan bertenaga dalam tinggi langsung bertemu dan


baaaammmmmm


benturan tenaga dalam itu langsung menggetarkan tempat itu seperti terjadi gempa. Panji dan panglima Darius langsung terlempar ke belakang. dan kedua nya mengalami luka dalam.


bedebah"


slinggg


panglima itu mengeluarkan pedang ber aura kegelapan yang sangat pekat.


cringgg


Panji juga tak mau kalah, Panji mangeluarkan pedang surga dan aura keemasan langsung terpancar dari senjatanya.


aura emas"


Panji mengeluarkan aura emasnya dan di sekujur tubuhnya pun terlihat segurat cahaya kuning keemasan. Panji mengeluarkan aura emas untuk menahan dan mengintimidasi lawan. Panji terpaksa mengeluarkan nya karena Panji menghadapi lawan yang sangat tangguh.


semua itu sudah tak berpengaruh" kata panglima Darius dan langsung menyerang Panji dengan pedang kegelapan.


pedang membelah awan"


traaangggg


benturan kedua pedang kembali menggetarkan tempat itu. suhu kembali naik drastis. dan pertempuran di tempat itu berhenti karena pertempuran Panji dan panglima kegelapan itu begitu jarang terjadi sehingga banyak prajurit yang menonton pertarungan itu.


kau harus mati bocah"


kembali panglima kegelapan menyerang.


pedang menahan langit"


tapi Panji dengan tenang menahan setiap serangan itu.


tiba tiba Panji mengubah bertahan menjadi menyerang dan serangan tak di sangka panglima Darius.


breeeettttt


lengan kiri nya terserempet pedang Panji. tapi Panji juga harus menerima sebuah goresan di pundaknya.


bedebah"


Panji mendekat dan..


hiiaaatttt


Panji meningkatkan aura emas nya dan panglima itu merasakan tenaganya seperti menghilang beberapa saat dan saat itu di pergunakan Panji sebaik mungkin.


pedang menghantam gunung


dengan mengerahkan hampir seluruh tenaga dalam nya dan menyalurkannya ke pedangnya Panji mengayunkan pedang itu ke arah panglima Darius.


traaangggg


panglima Darius masih mampu menahan pedang Panji tapi karena Tenaga dalam nya seperti hilang panglima itu hanya mampu menahan sebentar pedang Panji dan ayunan pedang Panji mengarah langsung ke perut panglima itu.


breeeettttt


akkkhhhhh


panglima itu terlempar jauh ke belakang dan luka menganga terlihat memanjang dari dada sampai perutnya.


panglima itu masih mencoba berdiri dengan memakai pedang nya sebagai penyangga untuk berdiri. panglima itu menatap Panji dengan wajah ketakutan. wajahnya pucat karena darah nya makin banyak keluar dari lukanya.


kau tidak akan selamat bocah"


rekan rekan ku akan membalas mu" kata panglima itu.


mereka semua akan mati" kata Panji dan menebas leher panglima Darius.


akkkhhhh


dan itu jeritan terakhir dari panglima itu.


Panji tak berhenti sampai di situ dan pedang nya mengarah ke kelompok tengkorak hitam. dan jeritan kematian pun kembali terdengar setiap ayunan pedang Panji jerit kematian pun kembali terdengar.


melihat itu Gandis mencoba melarikan diri tapi dengan cepat Panji mengejar nya.


ampun"


ampun tuan pendekar" kata Gandis menghiba.


apa kau akan mengampuni orang lain kalau minta ampun??


breeettt

__ADS_1


kembali Panji menebas leher Gandis.


menghancurkan mereka harus sampai ke akarnya" gumam Panji.


dan Panji kembali bergerak bagaikan malaikat maut. setiap gerakan nya pasti nyawa anggota tengkorak hitam melayang.


hanya dalam waktu singkat anggota tengkorak hitam tersisa belasan orang dan langsung menjatuhkan senjata. dan yang masih hidup salah satunya Gilang.


bunuh mereka semua"


membiarkan mereka hidup hanya akan menambah dendam di masa depan" kata Panji dengan suara yang cukup kejam.


ampun"


ampun"


jangan bunuh kami"


apa yang kau tunggu prajurit?? bentak Panji.


tapi mereka sudah menyerah tuan pendekar" jawab seorang prajurit.


dan Panji pun berjalan mendekati sisa anggota tengkorak hitam itu.


breeeettttt


dan lagi salah satu anggota tengkorak hitam itu di bantai oleh Panji.


ampunnnnn


semua anggota tengkorak hitam itu bersujud dan memegangi kaki Panji.


kami akan kembali ke jalan yang benar"


kami selama ini takut pada panglima Gantika"


makanya kami mengabdi kepadanya"


kami akan mengabdi pada kerajaan Ganda Lima"


kami berjanji tuan pendekar" kata Gilang ketakutan


apa janji kalian bisa aku percaya?? tanya Panji.


Gilang tertunduk tak menjawab.


kau berbohong dan hanya mencari cara menyelamatkan nyawamu"


bammmm


Panji langsung memukul kepala Gilang dan langsung remuk.


anggota tengkorak hitam yang lain makin pucat. ketakutan langsung terpancar di wajah mereka.


aku hanya pedagang tuan"


aku di paksa jadi anak buah tengkorak hitam"


kalau aku tak mau keluarga ku akan di bunuh" kata seorang anggota tengkorak hitam.


baik"


saat ini kalian ku ampuni"


kalau aku melihat kalian berbuat jahat aku akan membunuh kalian"


pergilah sebelum aku berubah pikiran" kata Panji.


kami akan mengabdi pada kerajaan" kata seorang lagi.


tidak perlu"


aku tak mempercayai kalian" kata Panji.


kau kemari" kata Panji dan menunjuk salah seorang anggota tengkorak hitam.


lelaki itu mendekat ketakutan.


bungkus kepala panglima mu itu"


dan bawa pada raja kalian"


katakan padanya"


PERGI DARI KERAJAAN ATAU AKU AKAN DATANG MEMBUNUHNYA"


cepat laksanakan" kata Panji menghardik


baik tuan" jawab lelaki itu.


kalian semua pergilah"


dan sisa sisa anggota tengkorak hitam itu berlari meninggalkan tempat itu.


Panji pun melihat ke seluruh tempat itu dan mayat mayat terbujur kaku bekas pertempuran.


ternyata telah memulai peperangan" gumam Panji.

__ADS_1


*******************


like vote n komen


__ADS_2