Perjalanan Menuju Langit

Perjalanan Menuju Langit
eps 61 jurus baru


__ADS_3

wajah biksu Ram terlihat begitu kaget mendengar kata kata kalau raja kematian telah lepas dari segel nya.


apa dewa maut juga telah bangkit?? tanya biksu Ram penuh harap.


dewa maut??


sampai saat ini aku belum mendengar nama yang biksu sebut"


berarti dewa sesat itu belum di bangkitkan"


siapa itu dewa maut biksu?? tanya Panji


dewa maut dalang dari semua kehancuran yang terjadi di masa lalu"


dan aku yakin raja kematian akan menghidupkan nya kembali" lanjut biksu Ram.


apa itu artinya kita harus membunuh dewa maut terlebih dahulu sebelum menyegel raja kematian?? tanya Panji.


ya" jawab biksu itu pelan.


dewa maut sumber kekuatan dari raja kematian"


tanpa membunuh dewa maut mustahil menyegel raja kematian"


bagaimana kalau terlebih dahulu membunuh raja kematian?? tanya Panji


dengan membunuh raja kematian"


dewa maut akan memiliki tubuh dan wadah sendiri"


dengan memiliki tubuh sendiri makin sulit memusnahkan dewa maut" terang biksu Ram


kepala Panji pusing mendengar penjelasan biksu itu. Panji yang awalnya yakin dapat mengalahkan raja kematian menjadi ragu akan kemampuan nya.


bagaiman kalau keduanya sama sama si musnahkan??


itu memang ide terbaik"


tapi apa kau memiliki kemampuan untuk memusnahkan dua orang memiliki kemampuan seperti dewa??


itu..


akhhh aku mulai tak memahami kondisi ini"


aku tak mau memikirkan ke depan nya saat ini"


aku untuk sekarang harus mengumpulkan lima mustika"


setelah aku berhasil mengumpulkan ke lima mustika itu baru lah aku memikirkan bagaimana menghadapi mereka" kata Panji


pergilah ke bukit seribu"


aku harap kau menemukan petunjuk di sana"


apa mustika itu di sana?? tanya Panji


aku tak tahu"


hanya saja aku berharap orang itu masih di sana"


orang itu??


siapa maksud biksu??


dia seorang pertapa tua"


umurnya mungkin sudah ratusan tahun"


minta lah petunjuk dari nya"


itu pun kalau dia masih hidup"


siapa nama nya biksu??


sampai hari ini aku tak tahu siapa dia"


apalagi nama nya"


Panji terdiam mendengar jawaban biksu itu.


tak semudah yang aku bayangkan" kata Panji dalam hati.


seandainya kamu memiliki elemen petir aku bisa membantumu memberi sedikit pengetahuan ku untuk bekalmu anak muda"


elemen petir"


aku memiliki nya biksu" jawab Panji dan mengeluarkan tenaga dalam elemen petir nya.


apa??? mata biksu itu terbuka lebar saat melihat Panji mengeluarkan elemen petir miliknya.


dari tadi aku hanya merasakan pancaran elemen api mu"


di gunung ini dingin biksu"

__ADS_1


jadi aku menghangatkan tubuhku dengan elemen api ku"


baik lah"


perhatikanlah"


aku akan memberikan jurus petir ku kepadamu"


hanya tiga jurus tapi kau harus melihat variasi dari jurus ini" kata biksu Ram


jurus pertama"


jari petir"


biksu itu memperagakan jurus dengan menggunakan dua jarinya.


jurus jari petir ini menitik beratkan tenaga dalam pada ujung jari mu dan jurus ini di pergunakan pada pertarungan jarak dekat.


jurus ke dua"


tapak petir"


biksu itu kembali memperagakan jurus jurus tapak petir nya.


jurus tapak petir menitik beratkan tenaga dalam di telapak tangan. jurus ini sangat mengerikan dan membunuh lawan hanya dengan terpukul akan membakar musuh dan jurus ini juga di pergunakan untuk pertarungan jarak dekat.


jurus ke tiga"


pukulan halilintar"


biksu itu memundurkan tangan ke dada.


hiiiaaaattt


pancaran energi listrik langsung menghantam sebongkah batu


bllaaaaatrrrrr


batu itu langsung hancur berkeping keping.


jurus yang mengerikan" gumam Panji.


terima kasih sepuh"


aku akan mengingat semua gerakan jurus mu"


dan aku akan mempelajarinya di jalan sekalian mencari mustika"


aku akan ke bukit seribu"


semoga kau berhasil anak muda"


semua orang berharap kepadamu" kata biksu itu dan memandang tubuh Panji yang perlahan lahan menghilang dari pandangan nya.


******************


di kerajaan kayu Upam.


kediaman pangeran ke tiga, pangeran Satya.


aku harus mencari cara untuk menjadi raja"


aku ingin takhta kerajaan bagaimana pun cara nya" gumam pangeran itu.


saudara saudara ku itu tak pantas memimpin negeri ini"


hanya kau yang pantas"


pengawal"


panggilkan panglima Hardi kemari"


baik pangeran" jawab pengawal.


tak berapa lama panglima Hardi menghadap pangeran ke tiga.


hormat hamba pangeran"


ada apa pangeran memanggil hamba"


aku ingin takhta kerajaan"


apa kau siap membantu ku"


panglima Hardi kaget mendengar permintaan pangeran itu.


apa pangeran akan melakukan kudeta??


iya"


dan aku percaya kau akan membantu ku"


itu lah alasan ku memanggilmu"

__ADS_1


aku akan mengangkat mu menjadi Mahapatih jika kita berhasil menggulingkan pemimpin yang sekarang" kata pangeran ke tiga.


panglima Hardi tahu kalau pangeran Satya hanya lah anak seorang selir. dan tak mungkin akan menjadi raja kecuali pangeran itu menggulingkan raja yang sah.


panglima Hardi berpikir dalam tapi tawaran dari pangeran ke tiga sangat menggiurkan.


selain menjadi Mahapatih hamba juga ingin kekayaan yang melimpah pangeran"


apa pun yang kau inginkan akan aku berikan" kata pangeran ke tiga setelah mendengar jawaban panglima itu.


pangeran itu tanpa sungkan lagi menuangkan minuman"


mari kita minum tanda kerja sama kita"


tapi ingat"


jangan sampai kabar ini bocor"


hamba mengerti pangeran"


dan hamba memiliki seseorang yang bisa kita ajak untuk bekerja sama" kata panglima itu.


siapa??


apa bisa di panggil sekarang??


pengawal"


panggilkan Jalu ke mari" kata panglima Hardi


baik panglima"


siapa itu Jalu??


aku tak pernah mendengar nama nya" tanya pangeran ke tiga.


dia salah satu orang yang bekerja dalam istana pangeran"


dia akan menjadi mata kita dalam istana"


sebelum panglima Hardi meneruskan cerita tentang Jalu suara ketokan pintu menghentikan ceritanya.


masuk"


terlihat seorang lelaki berusia lima puluhan masuk ke dalam ruangan pangeran ke tiga.


ada apa panglima memanggil orang tak penting seperti saya" kata Jalu.


pangeran ke tiga ingin bicara dengan mu"


hormat hamba pangeran"


apa pun titah pangeran akan hamba laksanakan"


hahahaha


ternyata orang mu ini penurut Hardi"


Jalu sudah tahu kalau pangeran ini memanggil dia untuk bekerja sama menggulingkan raja yang sah.


aku ingin kau jadi mata kami dalam istana"


laporkan semua hal yang terjadi dalam istana"


kau kan bekerja dalam istana"


jadi lebih tahu apa pun yang terjadi dalam istana" kata pangeran ke tiga.


hamba tak mengerti maksud pangeran"


kita akan menjadikan pangeran ke tiga jadi raja"


menjadi raja??


apa itu artinya pangeran ke tiga akan menggulingkan raja yang sah?? kata Jalu agak keras.


pelan kan suara mu bodoh" kata panglima Hardi.


uppsss.


maaf pangeran" Jalu langsung menutup mulutnya.


tapi hamba takut pangeran"


hamba takut ketahuan dan hamba di hukum mati"


apa dengan ini kau masih takut?? pangeran ke tiga memberikan sepeti kecil koin emas untuk Jalu.


hamba siap pangeran" kata Jalu dan menerima koin emas itu.


kalian sudah dalam genggaman ku" kata Jalu dalam hati.


*****************

__ADS_1


like vote n komen ya


__ADS_2