Perjalanan Menuju Langit

Perjalanan Menuju Langit
eps 79 menuju lembah kesunyian


__ADS_3

setelah pertemuan yang indah dengan diyah Pitaloka Panji melesat menuju markas baru kerajaan ganda Lima.


yang mulia"


menurutku kalian pindah saja ke lembah kesunyian",kata Panji begitu bertemu dengan raja Mahameru


lembah kesunyian??


"dimana itu?? tanya Mahapatih Jampar


lembah kesunyian ada di benua biru"


di sana kalian akan aman"


"karena aku tak selamanya bisa bersama kalian"


masih ada tugas yang harus aku lakukan" kata Panji


bagaimana yang mulia?? tanya Mahapatih Jampar


raja Mahameru terdiam dan berpikir sejenak.


kalau memang itu yang terbaik dan melihat kondisi putra ku itu memang pilihan yang terbaik" kata raja Mahameru


baiklah"


kalian secepatnya pindah ke sana"


temui Ki sedak"


dia pasti akan menerima kalian"


itu pun kalau dia masih di sana" kata Panji


baiklah"


besok kita akan pindah ke lembah kesunyian" kata raja Mahameru


bagaimana keadaan pangeran??


pangeran Candra sudah mulai sehat"


luka nya pun sudah mulai mengering" jawab Mahapatih Jampar


yang mulia kenapa gelisah?? tanya Panji saat melihat raja Mahameru berpikir cukup jauh


aku memikirkan istri dan putri ku"


oh permaisuri dan Dinda pitaloka" kata Panji


aku sudah menemui mereka dan akan ke lembah kesunyian setelah yang mulia sampai di sana" jawab Panji


kapan kau menemui mereka??


bagaimana keadaan mereka??


apa mereka sehat sehat saja??


raja Mahameru memberondong Panji denga pertanyaan bertubi tubi.


hehehe"


mereka sehat yang mulia"


dan mereka pun bersedia pindah yang mulia"


kalau begitu aku makin yakin dan bersemangat ke lembah kesunyian"


"bersama keluarga memang lebih damai" kata raja Mahameru.


 



 


sementara itu di kota raja terjadi keramaian yang tak biasa. ratusan orang berdatangan entah darimana dan tujuan apa. hanya pangeran ke tiga pangeran Satya dan panglima Hardi yang tahu kalau ratusan orang itu merupakan orang orang yang akan mengkudeta kerajaan.


bagaimana persiapan kita panglima?? tanya pangeran Satya pada panglima Hardi.


semuanya telah siap pangeran"


Jalu memang hebat"


mampu membawa seribu prajuritnya untuk membantu kita"


di tambah dengan prajurit panglima yang membelot kita prajurit kita telah sebanyak dua puluh ribuan"

__ADS_1


dengan sebanyak itu apa mungkin kita akan kalah" kata panglima Hardi jumawa.


hahahaha


bagus"


tiga hari lagi"


tiga hari lagi kita akan jadi penguasa kerajaan"


iya pangeran"


dua hari ke depan semua prajurit akan berada di kota dan saat malam kita akan mengepung istana"


dan saat itu lah kita akan menguasai kerajaan ini" sambung panglima Hardi


sementara itu di ruangan lain dimana panglima Jalu sedang menerima seorang tamu.


bagaimana persiapan pangeran bodoh itu Jalu??


dia akan menggulingkan raja tiga hari panglima"


dan aku akan membantunya"


setelah kami menguasai istana aku yang akan jadi raja di istana ini" kata Jalu


hehehe


rencanakan sebaik mungkin" kata orang itu yang ternyata panglima Gantika.


kau harus hidup"


aku tak ingin ada lagi panglima yang tewas" kata panglima Gantika


maksudnya panglima?? Jalu tak mengerti maksud panglima Gantika


panglima Demar telah di korbankan untuk menguasai kerajaan merak" kata Gantika.


Gantika tak tahu kalau panglima lain telah tewas dan benua kegelapan hanya menyisakan lima panglima terkuatnya.


di korbankan??


jadi panglima Demar telah tewas??


ya"


apa mayat nya di temukan panglima??


aku takut nanti panglima Demar jadi bantu sandungan untuk kita" kata panglima Jalu.


hhhmmm


kemampuan nya ada di bawah mu"


apa sih yang perlu di takutkan"


jangan berpikir yang lain"


sebaiknya kau fokuskan dirimu untuk menguasai kerajaan ini"


baik panglima"


aku sebaiknya pergi dari sini"


aku belum melaporkan hasil perang pada yang mulia raja kematian Habiyang" kata panglima Gantika dan meninggalkan panglima Jalu yang masih merenung memikirkan panglima Demar.


aku berharap kau masih hidup Demar"


aku akan membantumu kalau kau masih hidup" gumam panglima Jalu


***************


baik"


hari ini kita akan menuju lembah kesunyian"


kita akan membangun dan berlatih kekuatan di sana"


pada saat nya telah tiba kita akan menyerang kerajaan ganda lima dengan gelombang kekuatan yang besar" kata raja Mahameru


sebaiknya kita berjalan melewati hutan"


kita terlalu ramai"


"takutnya kerajaan menyangka kita pemberontak dan terjadi pertempuran" kata Panji memberi pendapat.


baiklah"

__ADS_1


prajurit"


tandu pangeran Candra"


empat prajurit langsung memanggil tandu dan membawa pangeran Candra yang terluka dan bergegas menuju lembah kesunyian.


kita akan bertemu di lembah kesunyian"


aku akan menjemput permaisuri dan Dinda diyah pitaloka"


firasat ku tak baik" kata Panji


tanpa menunggu jawaban dari raja Mahameru Panji langsung melesat meninggalkan rombongan yang berpindah tempat itu.


semoga kau secepatnya membawa istri dan putri ku Panji" gumam raja Mahameru.


 



 


di kerajaan merak.


Patih"


Patih"


aku mendapat surat dari yang mulia" kata seorang prajurit.


Patih Makdum membuka surat itu dan terlihat wajahnya begitu bahagia.


ada apa Patih senyum sendiri" tanya panglima Sepanu.


di surat ini di tuliskan kalau Mahapatih Seroja akan memimpin kerajaan ini"


dan kerajaan ini akan menjadi propinsi baru kerajaan Bintang kejora"


aku akan menjadi wakil dari Mahapatih Seroja" kata Patih Makdum


selamat Patih"


selamat" kata panglima Sepanu terlihat senang tapi hatinya tak terima karena dia berharap dia yang menjadi penguasa kerajaan Merak.


dan kau panglima di suruh yang mulia kembali secepatnya"


kenapa Patih??


hahahaha


kau akan menggantikan Mahapatih Seroja"


maksudnya Patih??


kau akan menjadi mahapatih kerajaan Bintang kejora"


apa??


aku jadi Mahapatih??


apa aku pantas Patih?? tanya panglima Sepanu tapi dari wajahnya dia begitu senang


hahahaha


kau pasti mampu Mahapatih Sepanu" menggoda panglima Sepanu


akh Patih"


aku belum resmi jadi Mahapatih"


sebaiknya kau berangkat sekarang"


bawa prajurit mu"


baik patih"


hari ini aku akan kembali ke istana" kata panglima Sepanu dan meninggalkan Patih Makdum.


sementara bersenang senang lah kalian di singgasana itu"


pada saatnya tiba aku yang akan menduduki singgasana itu" kata panglima Sepanu dalam hati dan keluar dari ruang pertemuan.


 



 

__ADS_1


like vote n komen


__ADS_2