Perjalanan Menuju Langit

Perjalanan Menuju Langit
eps 83 keberadaan mustika merah


__ADS_3

Panji di bawa gubernur Seroja menuju ruangan bawah tanah tempat raja Bahar di penjara.


siap yang datang??


apa aku akan di hukum mati"


walaupun aku mati semoga anak dan istriku selamat" gumam raja itu


setelah hampir 3 Minggu baru kali ini raja Bahar bertemu dengan manusia selain penjaga tahanan.


bebaskan dia" kata gubernur Seroja


baik" jawab penjaga dan membuka belenggu besi.


papah dan bawa dia ke ruangan ku"


gubernur Seroja tak tega melihat raja Bahar yang telah terpasung dan memutuskan membebaskan raja itu.


gubernur apa tidak bahaya membebaskan dia??


nanti dia melarikan diri bagaimana?? kata wakil Makdum


dia tak akan melarikan diri"


Karena dia masih sayang nyawanya" jawab gubernur


Panji tak terlalu memperhatikan percakapan itu karena dia fokus memperhatikan kondisi raja Bahar yang benar benar telah parah.


apa mungkin dia akan mau membantu?? gumam Panji


raja Bahar di bawa ke ruangan gubernur.


sebaiknya ganti pakaian nya dan bawa makanan ke sini" perintah gubenur lagi.


aku tak yakin dia akan membantu"


seandainya pun dia mengetahui letak mustika itu dia pasti akan bungkam" kata wakil gubernur.


tak ada salah nya mencoba tuan wakil gubernur"


"sebaiknya kita tunggu" kata Panji


untuk apa lagi kalian membebaskan ku??


aku sudah merasa nyaman di ruangan itu" sindir raja Bahar setelah berada dalam ruangan gubernur.


maafkan kami yang telah membuatmu menderita yang mulia" kata gubernur sopan


kami hanya menjalankan perintah dari raja kami" lanjut wakil Makdum


perkenalkan aku gubernur dan penguasa kerajaan ini sekarang"


namaku Seroja"


dan ini wakilku Makdum" kata gubernur Seroja memperkenalkan diri.


saya Panji yang mulia"


saya seorang pengelana"


raja Bahar menatap Panji dan yang lain nya penuh selidik


aku tak tahu apa yang kalian rencanakan"


tapi aku jamin aku tak akan mau bekerja sama dengan kalian" tegas raja Bahar.


walaupun itu berhubungan dengan benua kegelapan atau raja kematian?? tanya Panji tiba tiba


Raja Bahar kaget saat mendengar Panji menyebut benua kegelapan dan raja kematian.


raja Bahar menatap gubernur dan wakil gubernur dan berucap,


aku ingin bicara empat mata dengan pemuda ini"


baik silahkan"


kami akan keluar" kata gubernur Seroja dan mengajak wakil Makdum meninggalkan ruangan itu, tinggallah Panji dan raja Bahar.


dari mana kau mengetahui tentang benua kegelapan ataupun raja kematian??

__ADS_1


kau suruhan siapa?? tanya raja Bahar


aku bukan suruhan siapa siapa"


tapi aku harus mendapatkan mustika merah untuk menyegel raja kegelapan" tegas Panji


apa maksudmu menyegel??


apa raja kematian telah bangkit??


atau apa dewa sesat juga telah di bangkitkan?? tanya raja Bahar bertubi tubi


raja kematian telah bangkit"


tapi dewa sesat aku tak mengetahui tentang sosok itu"


sekarang pertanyaan ku"


apa yang mulia bersedia bekerja sama?? tanya Panji


apa aku ada pilihan??


asal kau tahu aku bertahan di kerajaan ini karena keberadaan mustika merah"


kalau bukan karena itu aku juga sudah melarikan diri dari kerajaan itu"


menjaga dan memberikan lokasi mustika merah sudah tugas turun temurun dari eyang buyut kami"


jadi aku pasti akan memberikan lokasi mustika merah" kata raja Bahar


lokasi??


jadi yang mulia tak mengetahui dimana mustika itu??


letak pastinya tidak"


tapi lokasinya as da di istana ini" jawab raja Bahar


tapi kau harus tahu mustika itu di jaga oleh naga seribu nyawa"


apa maksudnya naga seribu nyawa yang mulia?? tanya Panji


naga seribu nyawa naga yang di tugaskan resi raspati untuk menjaga mustika merah"


semakin kau memiliki emosi mustika itu akan semakin jauh dari mu"


pahami itu sebelum kau berniat mengambil mustika itu" terang raja Bahar


aku akan memikirkan cara yang lain"


tapi yang pasti aku harus mendapatkan mustika itu" kata Panji


jadi siapa yang mengutus mu??


dan siapa yang memberitahukan kepadamu kalau mustika merah ada di istana ini??


eyang pariga"


murid dari resi raspati"


kenapa bukan dia yang mengambil sendiri mustika itu?? tanya raja Bahar


eyang pariga sekarang berada di benua putih"


karena sesuatu hal kekuatan eyang pariga menghilang apabila keluar dari benua putih"


dan yang bisa memulihkan kembali tenaga dalam nya hanya mustika lima warna" kata Panji


baik"


aku percaya kepadamu"


walaupun aku tak percaya tapi kau orang pertama yang datang meminta mustika merah"


jadi aku juga akan percayakan kedamaian benua kepadamu"


terimakasih yang mulia" kata Panji


tapi sebelum kita ke lokasi mustika merah"

__ADS_1


apa aku boleh meminta tolong kepadamu anak muda??


minta tolong apa yang mulia??


tolong kau cari istri dan putra ku"


dan bawa mereka ke pulau pelangi"


baik"


setelah mendapatkan mustika merah aku akan mencari dan membawa istri dan putra yang mulia ke pulau pelangi"


Dengan begini aku bisa merasa tenang"


Panji dan raja Bahar keluar dan menemui gubernur Seroja.


aku dan wakilku telah menemui kata sepakat"


kami akan mengembalikan kerajaan ini kepada yang mulia"


dan kami akan mengabdi kepadamu"


terimalah aku jadi abdi mu" kata gubernur Seroja dan bersujud di depan raja Bahar yang di ikuti wakil nya.


mengapa kalian tiba tiba berubah pikiran?? tanya raja Bahar


Panji telah menceritakan kepada kami kalau kerajaan kami telah di susupi benua kegelapan"


dan dengan mengabdi di kerajaan ini kami akan memiliki kemampuan untuk menekan benua kegelapan menguasai seluruh benua" terang gubernur Seroja.


aku percaya pada kalian"


tapi sebaiknya kalian tetap jadi gubernur untuk menutupi keberadaan dan penyelewengan kalian"


aku tak mau sebelum kekuatan kita pulih kerajaan Bintang kejora menyerang kita" kata raja Bahar


dan nanti setelah Panji mendapatkan mustika merah kalian harus masuk kan aku kembali ke penjara"


untuk memastikan kepercayaan raja kalian bahwa kalian tetap mengikuti perintah nya" kata raja Bahar


setelah saat nya tiba kita akan bersama sama melawan benua kegelapan" lanjut raja Bahar


kami tak mungkin membiarkan yang mulia menderita dalam penjara" kata wakil Makdum


tidak apa apa"


demi lancarnya rencana kita aku rela menderita"


maafkan kami yang mulia" kata gubernur Seroja.


saat ini yang terpenting kita harus membawa Panji ke lokasi mustika merah"


mari" ajak raja Bahar


raja Bahar membawa Panji yang di ikuti gubernur dan wakilnya ke ruangan bawah tanah tempat raja di tahan.


klekk


sebuah pintu rahasia terbuka.


rooaaaarrrrr


suara yang begitu menyeramkan terdengar begitu pintu itu terbuka.


kami hanya bisa mengantarmu sampai di sini Panji"


selanjutnya tergantung kepadamu dan keberuntungan mu" kata raja Bahar.


terimakasih yang mulia"


huppp


Panji melompat dan berdiri di sebuah ruangan yang cukup luas. ruangan bawah tanah


apa tujuan mu kemari anak manusia???


suara serak tanpa wujud mengagetkan Panji


tunjukkan wujud mu kalau kau berani" tantang Panji

__ADS_1


hahahahahaha


**********


__ADS_2