Perjalanan Menuju Langit

Perjalanan Menuju Langit
eps 62 rencana jahat pangeran satya


__ADS_3

Kau itu berasal dari mana Jalu?? tanya pangeran ke tiga tiba tiba membuyarkan lamunan panglima benua kegelapan itu.


hamba berasal dari benua putih pangeran"


saat iblis darah menghancurkan kerajaan aku dan pasukan ku terpisah dari yang mulia" kata Jalu memulai sandiwara nya.


pasukan??


apa kau salah satu panglima kerajaan ganda lima?? tanya panglima Hardi


aku tak memiliki kemampuan setinggi itu panglima"


hamba hanya seorang komandan"


apa mungkin?? gumam panglima Hardi


apa yang mungkin itu panglima??? tanya pangeran ke tiga.


maaf pangeran"


apa mungkin prajurit dari benua putih bisa kita rekrut jadi anak buah kita dan membela kita pangeran???


ehh itu"


bagaimana Jalu??


apa kau bisa membawa sisa sisa pasukan mu dulu kemari dan mengabdi kepada ku?? tanya pangeran ke tiga.


hamba rasa bisa pangeran"


selama prajurit ku itu di beri tempat tinggal dan sedikit koin emas mereka pasti akan mengabdi pada pangeran"


berapa banyak prajurit itu Jalu??


hamba bisa membawa seribu prajurit pangeran"


hahaha


dengan seribu prajurit dan di tambah prajurit panglima Hardi bukan hal yang sulit menguasai istana" pangeran ke tiga mulai berandai andai.


kalau aku jadi raja kau akan ku angkat jadi panglima Jalu"


terima kasih pangeran"


terima kasih"


kapan prajurit mu itu bisa bergabung Jalu?? tanya panglima Hardi


kapan pun aku jemput mereka pasti akan ikut panglima"


dan aku pastikan prajurit ku itu akan menuruti panglima"


aku bisa menjamin nya panglima"


hahaha


bagus"


bawa prajurit mu itu ke hutan Mentis"


prajurit mu itu akan berkumpul dan bersatu dengan prajurit ku nantinya"


baik panglima"


dan kapan aku akan menjemput para prajurit ku itu pangeran??


secepatnya"


aku ingin kita menyerang istana 3 purnama ke depan"


dan ingat jangan sampai rencana ini bocor"


baik pangeran" kata panglima Hardi dan Jalu berbarengan.


panglima"


dekati orang lain yang bisa kita suap"


makin banyak orang yang mendukung aku"


posisi ku semakin kuat"


baik pangeran"


kedua orang itu pun keluar dari ruangan pangeran ke tiga.


*********************


sementara itu jauh di benua merah. Panji yang sedang mencari bukit seribu mampir di sebuah kedai nasi untuk mencari informasi.


paman"


apa paman tahu dimana itu bukit seribu?? tanya Panji pada pemilik warung

__ADS_1


bukit seribu???


aku pernah mendengar nya"


kalau tak salah bukit itu di perbatasan dengan benua kuning"


ya benar bukit itu yang jadi perbatasan kami dengan benua kuning" kata pemilik kedai.


terima kasih paman"


apa masih jauh??


kalau naik kuda sehari lagi kau sudah sampai anak muda"


tapi apa tujuan mu ke sana??


bukit itu sangat angker dan penuh dengan binatang buas"


Panji hanya tersenyum dan tak menjawab pertanyaan pemilik warung itu.


siap kan aku makanan"


tiba tiba suara keras mengagetkan Panji dan dengan refleks menoleh ke arah suara itu. terlihat seorang pemuda berpakaian rapi bagaikan bangsawan.


baik tuan muda" jawab pemilik warung terbata bata.


semua yang warung itu keluar setelah kedatangan pemuda itu.


ternyata ada juga kecoa di sini"


berani melawan harimau" kata pemuda itu keras menyindir Panji.


pengawal"


aku ingin makan sendiri"


yang tidak berkepentingan di kedai ini suruh keluar" pemuda itu menyuruh pengawalnya mengusir Panji.


pengawal itu mendekati Panji.


anak muda"


apa kau tak mendengar kata kata tuan muda kami"


pergilah"


demi kebaikan mu"


kenapa aku harus pergi??


aku juga bayar makan di sini" jawab Panji tenang.


kurang ajar...


pengawal itu berniat memukul Panji tapi sebelum pukulan itu mencapai tubuh Panji pengawal itu melayang dan terjun ke meja pemuda sombong itu.


braaaakkkkk


meja itu langsung hancur tertimpa tubuh pengawal itu.


pemuda itu kaget melihat salah satu pengawal nya kalah tanpa perlawanan.


bunuh dia"


pemuda itu menyuruh pengawalnya yang tersisa untuk menyerang Panji.


tujuh orang pengawalnya langsung mengelilingi Panji.


hiaaattt...


ke tujuh pengawal itu menyerang secara bersamaan.


Panji mencoba mengeluarkan jari petir.


bam bam baaammm


ke tujuh pengawal itu terjungkal sang langsung pingsan menerima jari petir dari Panji.


ehhh


Panji kaget melihat keganasan jurus jari petir nya. ke tujuh pengawal itu pangeran dengan luka hangus di tubuh yang terkena jurus jari petir Panji.


pemuda itu langsung pucat melihat para pengawal nya kalah dengan serangan cepat dari Panji.


jangan dekat dekat"


atau kau akan menyesal"


aku anak kepala desa dan orang paling kaya di sini" kata pemuda itu mengancam.


Panji menatap pemuda itu dengan wajah kebencian.


baaammmm

__ADS_1


Panji memukul perut pemuda itu dengan tenaga dalam yang cukup besar.


hhuueeeekkkkk


pemuda itu rasa nya mau memuntahkan se isi perutnya karena pukulan Panji.


kau akan menyesal" kata pemuda itu terbata bata.


hhuhhh


Panji mendengus mendengar kata kata pemuda itu.


ini pengganti kerusakan mu paman"


Panji melemparkan tiga koin emas.


terima kasih anak muda"


terima kasih"


Panji pun pergi meninggalkan kedai itu dan terbang menuju bukit seribu.


**********************


hanya dalam sehari Jalu telah sampai di benua putih dan langsung menghadap pada raja kematian Habiyang.


hamba melapor yang mulia"


apa ada hal yang begitu penting"


hingga kau langsung kemari"


bukankah baru seminggu yang lalu kau kemari Jalu"


hamba telah berhasil mempengaruhi pangeran ke tiga untuk merebut kerajaan yang mulia"


pangeran itu pun telah setuju dan meminta bantuan hamba"


bagus"


hahahah"


jadi apa yang di minta pangeran itu??


pangeran bodoh itu meminta hamba membawa prajurit untuk membantu nya yang mulia"


jadi berapa prajurit yang akan kau bawa panglima??


hamba akan membawa seribu prajurit yang mulia"


dan selama kita belum kuat aku harap semua prajurit mengikuti kata kata panglima Hardi"


siapa itu panglima Hardi??


panglima Hardi panglima yang membelot dan mendukung pangeran ke tiga yang mulia"


dan aku harap nanti nya para prajurit kita memanggil aku dengan komandan"


jangan panggilan panglima" kata panglima Jalu.


hahahaha


kau memang pandai dalam sandiwara Jalu.


baik bawa seribu prajurit dari benua kegelapan"


kita akan menguasai kerajaan itu setelah perebutan kekuasaan selesai"


kita akan menjadikan pangeran itu boneka kita"


kalau pangeran itu melawan kita akan bunuh" kata raja kematian.


baik yang mulia"


apa kau butuh seorang panglima untuk membantu mu??


sekarang belum saat nya yang mulia"


tapi nanti saat penyerangan aku harap salah satu panglima kita membantu yang mulia"


kapan kalian akan menyerang istana??


3 purnama lagi yang mulia"


baik"


saat akan penyerangan aku akan menugaskan salah satu panglima kita untuk membantu kalian"


aku harap tugas mu ini berjalan dengan baik Jalu"


ahahahaahaha


benua biru sudah dalam genggaman ku" kata raja kematian.

__ADS_1


****************


like vote n komen ya


__ADS_2