
seminggu sudah Panji berada di dunia siluman harimau dan telah berhasil menguasai elemen angin dari mustika biru. dan Panji pun berniat menemui raja siluman harimau untuk belajar jurus angin milik raja siluman itu.
permisi paman"
aku datang untuk berlatih dan mempelajari jurus elemen angin milik paman" kata Panji.
baiklah"
ayo ikuti aku"
raja siluman membawa Panji ke sebuah ruangan tertutup.
aku akan memperlihatkan lima jurus elemen angin kepadamu"
ke lima jurus ini bisa kau padukan untuk menjadi jurus jurus yang baru"
ke lima jurus ini lah inti dari elemen angin yang ku miliki"
baik paman"
perhatikan dengan seksama"
jurus pertama"
angin menerpa gunung"
jurus ke dua"
badai lautan"
jurus ke tiga "
tameng angin"
jurus ke empat "
amarah badai"
dan jurus terakhir
pukulan topan"
raja siluman memperagakan ke lima jurus itu dengan pelan tanpa mempergunakan tenaga dalam.
apa kau mampu menangkap semua jurus jurus ku??
bisa paman"
dan aku yakin aku akan mampu menguasai jurus jurus ini paman"
baik"
perhatikan saat aku menggunakan tenaga dalam"
perhatikan baik baik semua perubahan pada jurus ini"
dan raja siluman pun memperagakan jurus elemen angin dengan pengerahan tenaga dalam tinggi.
bammm..
bammm
dentuman terdengar setiap raja siluman memainkan jurus jurus angin milik nya.
Panji terdiam tak percaya. jurus yang kelihatan lemah itu menyembunyikan kerusakan yang mengerikan.
cukup"
silahkan kau perlihatkan apa yang kau tangkap dari jurus yang aku peragakan tadi"
baik paman"
dan Panji pun memainkan jurus elemen angin. dan setiap gerakan Panji memang masih kaku. tapi itu telah membuat raja siluman puas.
Panji berhenti berlatih dan mendekati raja siluman.
paman"
apa kau boleh memadukan elemen angin ini dengan elemen yang lain??
maksudnya?? raja siluman tak paham.
Panji tersenyum dan menjauh dari raja siluman itu. dan Panji kembali memainkan jurus elemen anginnya tapi ada yang aneh. hawa di sekitar tiba tiba naik menjadi hawa yang sangat panas.
ini???
anak muda ini memadukan elemen angin dengan elemen api"
luar biasa" gumam raja siluman.
hiaaatttt
bammm
baaammmm
dentuman dari jurus Panji lebih ganas dari milik raja siluman karena jurus Panji di padukan dengan elemen api.
pukulan topan"
hiaaaaattttttty
Panji melontarkan pukulan topan yang di barengi dengan elemen api dan pukulan angin nya merah menyala bagaikan bola api.
baaaammmmm
sebongkah batu langsung hancur karena benturan dari pukulan topan Panji.
plok plokk plokkkl
__ADS_1
luar biasa"
hahaha
kau telah melampaui aku Panji"
aku bangga padamu"
maaf paman aku lancang"
tidak"
tidak"
aku bangga kau telah mampu memadukan nya dengan elemen api mu"
terimakasih paman telah mengajari ku" kata Panji.
hahahaha
aku melakukan ini untuk Laras"
ingat kata kata mu itu"
saat dunia mu damai kau harus menjemput Laras"
baiklah paman" jawab Panji lemas.
Panji merasa telah di kekang.
besok aku akan meninggalkan tempat ini paman"
aku masih harus mencari mustika yang lain"
aku tak akan melarang mu Panji"
mari kita masuk" raja siluman mengajak Panji ke ruangan dan di sana telah menunggu Laras putri dari raja siluman.
besok Panji akan kembali ke dunia nya Laras" raja siluman membuka percakapan.
iya ayah"
ayah"
boleh aku memberikan Panji mantel harimau??
apa maksudmu dengan memberikan mantel harimau pada Panji?? tanya raja siluman
aku ingin Panji aman dari serangan ayah"
walaupun tak selamat tapi itu bisa menjadi tameng yang kuat untuk tubuh Panji"
mantel siluman itu akan menahan sedikit tenaga dalam yang telak ke tubuh Panji"
dan aku ingin Panji mengingat aku" kata Laras malu tapi dengan wajah yang sedih.
ayah telah memberikannya padamu"
itu telah menjadi milik mu"
terimakasih ayah" kata Laras dan membuka mantel harimau nya dan mendekati Panji.
pakailah kakang"
hanya ini yang bisa aku beri dan bantu untuk perjuangan kakang"
tapi Laras"
ini terlalu berlebihan untuk ku" Panji menolak pemberian Laras.
tidak kakang"
ini belum seberapa"
dan ini tak akan mengekang kakang walaupun kakang akan dekat dengan siapa pun"
dan perlu kakang tahu"
aku akan menunggu kedatangan mu kakang" rona wajah Laras sangat sedih.
Panji tersenyum pahit dan tak menyangka putri siluman itu telah mencintainya begitu dalam.
dengan berat Panji menerima mantel siluman itu. begitu Panji memakai mantel siluman itu Panji merasakan tubuhnya menjadi sangat ringan dan mantel itu langsung menghilang dari pandangan mata.
dan saat sore mendekat Panji telah berdiri di portal keluar dari dimensi siluman harimau.
pakailah ini"
apa ini paman??
raja siluman langsung memasukkan cincin ke tangan Panji.
itu nama nya cincin harimau"
dengan cincin ini siluman harimau dan siluman yang lebih rendah dari kami tak akan berani melawan mu"
terkecuali siluman yang telah berusaha ribuan tahun"
terima kasih paman" kata Panji.
aku permisi paman"
kakanggg
Laras tiba tiba datang dan memeluk Panji.
Laras" kata Panji lirih.
aku harap kakang jangan berdusta"
__ADS_1
jemput aku setelah dunia kakang damai"
kalau tidak aku akan datang menemui kakang"
aku akan datang Laras"
Panji pun keluar dari dimensi dunia siluman itu.
aku akan menunggu mu kakang"
sampai kapan pun aku akan menunggumu"
air mata Laras menemani kepergian Panji.
*********************
di benua biru.
panglima Hardi"
bagaiman perkembangan pasukan kita??
pangeran tenang saja"
pasukan kita telah siap kapan pun untuk menyerang istana"
apa kau mendapat dukungan lain dari pemerintahan?? tanya pangeran Satya
hamba mendapat dukungan dari menteri kadam"
tiga komandan dan dua Senopati telah berpihak kepada pangeran"
hahahaha
bagus"
tak salah aku memilih mu panglima"
dan sebentar lagi kau akan jadi Mahapatih kerajaan ini.
panglima Hardi tersenyum sendiri membayangkan dirinya menjadi Mahapatih kerajaan kayu Upam.
dimana Jalu??
dia sedang berjalan kemari pangeran"
bukan mudah kemari pangeran"
kami takut rahasia kami terbongkar"
jadi aku duluan tadi pangeran"
tok tok tok
itu mungkin dia pangeran" kata panglima Hardi
masuk"
dan masuklah seorang lelaki yang ternyata Jalu.
maaf pangeran hamba terlambat datang"
istana sekarang sedikit di perketat"
bagaimana perkembangan di istana Jalu??
semua masih terkendali pangeran"
sampai saat ini belum ada yang curiga pada pergerakan kita pangeran"
dan bagaimana dengan prajurit yang kau janjikan itu??
pangeran tenang saja"
dalam tiga hari tiga ratus prajurit ku akan bergabung di hutan Mentis"
tiga ratus??
tapi kau bilang seribu?? kata panglima Hardi
panglima tenang saja"
aku tak mungkin mengirimkan seribu pasukan sekaligus"
itu akan mencurigakan panglima"
dan satu purnama semua prajurit ku akan bergabung di hutan Mentis"
dan semuanya akan mengabdi pada pangeran"
hahahaha
bagus"
bagus"
panglima Hardi"
siapkan prajurit mu sebaik mungkin"
baik pangeran"
aku dan prajurit ku siap menjadikan pangeran jadi raja"
dengan ini singgasana telah di tangan ku"
********************
like vote n komen
__ADS_1