Perjalanan Menuju Langit

Perjalanan Menuju Langit
eps 67 mustika biru


__ADS_3

Di suatu tempat di dimensi lain dimensi siluman wilayah siluman harimau.


Panji melongo melihat keindahan alam terpanggang di depan nya.


bagaimana dunia kami??


indah bukan?? tanya Laras


aku tak bisa menggambarkan bagaimana keindahan alam ini"


ini luar biasa" kata Panji.


di depan Panji terlihat sebuah danau yang memiliki air yang berwarna warni dan di tepi danau itu tumbuh bunga bunga yang bermekaran tersusun rapi.


danau ini dinamakan danau bunga mekar"


danau bunga mekar??


iya"


danau bunga mekar"


apa kau tak lihat begitu banyak bunga bunga mekar di sekitar danau ini" kata Laras menunjuk bunga yang tumbuh mekar di tepi danau.


ooooo


tapi ini belum seberapa indah dari pada seseorang itu" kata Panji melirik Laras mulai menggoda.


seseorang??


siapa?? tanya Laras tak paham


kamu" jawab Panji singkat


aku??


eh ko jadi aku??


iya"


keindahan alam ini belum sebanding dengan kecantikan mu" kata Panji semakin menggoda Laras.


ikhhhh..


dia mulai lagi" kata Laras dalam hati.


udah akh"


jangan menggoda aku" kata Laras malu.


siapa yang menggoda??


aku kan hanya bilang kalau kamu lebih cantik dari pada danau ini" kata Panji tertawa dalam hati.


wajah Laras semakin merona merah karena malu. wajarlah Laras malu. ini pertama kalinya Laras di goda seorang lelaki. karena posisi ayah Laras seorang raja siluman jadi sebagian pemuda di wilayah itu segan untuk mendekati Laras apalagi untuk menggodanya tidak akan ada yang berani.


apa ada lagi tempat yang lebih indah dari ini?? tanya Panji.


Laras kaget mendengar kata kata Panji.


ada"


ayo"


Laras langsung menarik Panji dan membawa Panji ke sebuah taman bunga yang begitu luas dan begitu indah.


kembali Panji tak mampu mengeluarkan kata kata untuk menggambarkan keindahan di depan matanya.


ini suatu anugrah yang sangat indah"


apa di dunia mu ada tempat seperti ini??


tidak"


di dunia ku semua nya telah rusak"


apalagi sekarang dunia ku sudah mulai perang"


semua telah rusak"


indah bukan?? tanya Laras


ini bukan hanya indah"


tapi sangat indah"


aku jadi malas pergi dari dunia kalian ini"


disini begitu damai" kata Panji asal asalan.


kau tinggal disini saja"


bagaimana??


aku mau ko menemanimu tiap hari" kata Laras antusias.


menemani aku??


masa??


apa mungkin seorang putri yang cantik mau menemani seorang pengembara seperti aku?? tanya Panji.

__ADS_1


iya"


aku mau" Laras semakin bersemangat dan tak sadar Panji telah mulai menggodanya.


Panji memetik beberapa helai bunga dan memberikan pada Laras. bahkan Panji menyisipkan setangkai bunga di telinga Laras.


seindah indahnya bunga dan alam ini kau lebih cantik Laras" kata Panji


kauu...


ikkkhhhh


Laras memukul dada Panji pelan dan berlari karena tak tahan lagi menahan rasa malu.


tanya pelayan dimana kau istirahat" kata Laras dari kejauhan.


hahahaha


Panji hanya tertawa dalam hati. Panji tak sadar kalau putri siluman itu telah jatuh hati kepadanya.


Panji kembali ke istana siluman dan istirahat di tempat yang telah di sediakan prajurit.


sudah begitu lama aku tak merasakan kedamaian seperti ini" gumam Panji dan mulai menutup mata nya da tidur.


 


\*


 


yang mulia"


panglima Demar telah kembali bersama puluhan prajurit kerajaan" kata seorang prajurit melapor pada raja Bahar.


puluhan prajurit??


suruh panglima itu menghadap"


baik yang mulia"


dan tak berapa lama panglima Demar langsung menghadap.


maaf yang mulia"


hamba gagal"


belum lagi hamba tak mampu menolong panglima Sekam" kata panglima Demar terlihat menyesal.


kenapa bisa gagal panglima??


bukankah prajurit mereka hanya sedikit??


mereka menggunakan siasat licik yang mulia"


kurang ajar"


kita harus membalas kematian panglima Sekam dan juga prajurit yang gugur"


bagaimana pendapat kalian??


aku siap yang mulia" jawab Patih Jangar.


kami juga siap yang mulia" jawab para Senopati kerajaan.


bagaimana Mahapatih??


titah yang mulia merupakan perintah bagi hamba dan semua prajurit kerajaan"


yang mulia memerintahkan kami membalas kematian panglima Sekam"


KAMI SIAP YANG MULIA


Mahapatih Segiri menjawab berapi api.


siapkan lima puluh ribu prajurit"


bawa Senopati"


Patih"


dan juga komandan perang untuk menyerang balik kerajaan Bintang kejora"


kita balas kematian panglima Sekam"


titah yang mulia perintah bagi kami"


hidup kerajaan merak"


hidup yang mulia raja"


semua yang di ruang pertemuan itu menyerukan semangat berapi api.


dan semua mempersiapkan semua hal yang di perlukan untuk menyerang kerajaan Bintang kejora.


panglima Demar"


cepat sembuhkan lukamu"


kau ikut bukan dalam penyerangan ini??


hamba akan ikut yang mulia"

__ADS_1


hamba akan membalas kematian sahabat ku panglima Sekam" jawab panglima Demar dan meninggalkan ruangan itu.


di ruangan panglima Demar tersenyum jahat.


orang orang bodoh ini akan mati"


saat semua nya telah hancur aku yang akan duduk di takhta kerajaan ini"


hahahahahaha.


**************


bagus"


hahaha


kerja yang bagus panglima"


raja kerajaan Bintang kejora sangat bahagia saat seorang prajurit mengabarkan kalau panglima Sepanu berhasil memukul mundur prajurit kerajaan Merak. bahkan panglima Demar telah menguasai desa desa di perbatasan.


tapi kenapa panglima Sepanu tidak ikut kembali ke kerajaan??


panglima Sepanu awalnya mau kembali ke kerajaan yang mulia"


tapi di tengah jalan panglima berubah pikiran dan akan menunggu dan melihat situasi yang mulia"


apa maksudnya??


panglima Sepanu mengatakan panglima dan prajurit akan menahan prajurit kerajaan merak"


maksudnya apa prajurit??


panglima Sepanu mengatakan kerajaan Demar pasti akan mengirim kan serangan balasan"


jadi panglima Sepanu akan menahan serangan kerajaan itu sambil menunggu bantuan dari kerajaan"


hahahaha


langkah nya sangat tepat"


Patih"


siapkan tiga puluh ribu prajurit"


bawa untuk membantu panglima Sepanu"


bawa juga beberapa panglima dan komandan untuk membantu panglima Sepanu"


baik yang mulia"


hamba akan berangkat" jawab Patih Makdum.


dalam satu jam prajurit kerajaan Bintang kejora telah berangkat ke perbatasan di bukit seribu untuk membantu prajurit panglima Sepanu.


di perbatasan kerajaan.


panglima"


panglima"


aku melihat lautan manusia berjalan kemari"


lautan manusia??


apa mereka prajurit kerajaan Merak??


iya panglima"


mereka prajurit kerajaan merak"


pasukan berkuda"


pasukan pemanah langkah dengan pasukan pedang dan pasukan tombak"


berapa banyak perkiraan mu prajurit??


lebih dari empat puluh ribu prajurit panglima"


apa??


sebanyak itu??


berapa lama lagi akan sampai??


kurang dari satu hari mereka akan sampai panglima" kata prajurit itu.


semoga prajurit bantuan juga telah tiba sebelum pertempuran ini terjadi" gumam panglima Sepanu.


*****************


di istana siluman harimau. setelah dua hari raja siluman harimau Sabda Maung akhirnya keluar dari ruangan dan membawa sebuah kotak seperti peti.


ini lah mustika biru Panji"


sebelum aku memberikan ini kepadamu ada sesuatu yang aku minta "


apa paman??


apa kau mau menikahi putri ku???


apaaaaa????

__ADS_1


**********************


like vote n komen


__ADS_2