Perjalanan Menuju Langit

Perjalanan Menuju Langit
eps 86 benua hitam


__ADS_3

benar benar benua yang penuh kegelapan"


aku harus ekstra hati hati di benua ini" gumam Panji begitu sampai di perbatasan benua hitam.


berhenti"


tinggalkan semua hartamu"


nyawamu pun boleh"


hehehe


seorang lelaki brewok menghentikan langkah Panji


hhhmmm


Panji hanya mendengus


brakkk


Panji menerjang lelaki brewok itu dengan kecepatan tinggi. lelaki itu tak menyangka dan tak sempat menangkis serangan Panji


akkhhh


lelaki itu terlempar jauh dan mengalami luka parah.


apa masih ada yang mau kau katakan??


nyawa mu sudah di tanganku" ancam Panji


ampuni aku tuan"


akuu


akkhhhh


lelaki itu tewas dengan leher terpelintir.


sambutan yang cukup hangat" gumam Panji dan melangkah berjalan memasuki benua Hitam.


Panji berjalan bersikap seperti orang yang angkuh dan dari golongan hitam. pedang darah di punggungnya menambah aura kegelapan dari aura tubuh Panji.


sediakan aku makanan terbaik di warung ini" kata Panji agak keras begitu sampai di sebuah warung.


semua mata yang di warung itu langsung menatap Panji dengan tatapan membunuh yang cukup pekat.


cepatttt"


aku tak mau menunggu lama" kata Panji semakin keras


setan"


anak anjing menggonggong"


tak sadar masuk sarang harimau"


seorang lelaki paruh baya mendekati Panji.


kau merasa hebat"


hadapi aku"


aku Ki Renggo tak takut mati" kata lelaki yang memperkenalkan diri bernama Ki Renggo


iya kau pasti tak takut mati"


karena kau sudah renta"


dan tak berguna" balas Panji lebih sinis


dan Panji telah menyalurkan elemen petir ke telapak tangan nya dan mempersiapkan tapak petir.


mati kau"


lelaki itu menyerang Panji tapi Panji yang telah waspada melenting ke atas dan memberikan pukulan balasan.


bammmm


benturan terjadi saat Panji menyerang dan di tangkis Ki Renggo


akkkhhhhhh


Ki Renggo tak mampu bertahan lama dan tewas dengan tubuh hangus.


bukkk


Panji menendang tubuh Ki Renggo bagaikan sampah dan melayang ke luar dari warung.


apa masih ada yang mau mencoba??


aku pastikan kematian bagi yang mencoba" tantang Panji dan memandang seisi warung.


semua di warung itu diam tak bersuara. mereka mengetahui kemampuan Ki Renggo cukup tinggi tapi menghadapi Panji Ki Renggo hanya mampu bertahan satu jurus.


mana makanan ku" Panji membentak pemilik warung


maaf tuan"


akan segera kami sediakan" kata pemilik warung gemetar an.

__ADS_1


saat Panji menikmati makan nya warung mulai sepi karena satu per satu pengunjung telah meninggalkan warung itu. bahkan dalam beberapa saat di warung itu hanya tersisa Panji seorang.


maaf paman telah membuat keributan di warung mu" kata Panji setelah warung sepi


pemilik warung itu heran melihat perubahan Panji.


tidak apa apa anak muda"


hal seperti itu sudah biasa di benua kami"


jadi kau tak perlu minta maaf" kata pemilik warung.


apa paman tahu rawa bengis ada dimana?? tanya Panji


lelaki itu terkejut saat Panji menyebut rawa bengis.


apa yang kau cari ke sana anak muda??


tak seorang pun yang berani mendatangi tempat itu"


jangan ke sana"


sesakti apa pun diri mu kau akan mengantar nyawa ke sana" larang lelaki itu.


tidak"


aku harus ke sana"


katakan saja di mana letaknya paman" pinta Panji


baik kalau kau memaksa"


rawa bengis ada di hutan sunyi"


rawa itu ada di tengah tengah hutan itu"


berhati hati lah" kata pemilik warung


pergilah ke Utara"


kau akan menemukan hutan sunyi"


tapi tetap hati hati" lanjut lelaki itu.


baik, terima kasih paman" kata Panji


Panji mengeluarkan sekantong uang.


ini untuk membayar makanan dan kerusakan warung paman" kata Panji dan melemparkan kantong uang itu.


hati hati terhadap kelompok tengkorak hitam"


aku mendengar pimpinan kelompok itu sangat sakti"


kelompok tengkorak hitam??


apa kelompok itu lahir di benua ini??


pantaslah kekejaman mereka tak bisa di tandingi" gumam Panji dan melangkah menuju hutan sunyi.


apa tujuan pemuda itu ke hutan rawa bengis??


aku harus laporkan pada panglima" kata lelaki itu dan juga melesat cepat.


lelaki yang penuh teka teki" gumam Panji.


Panji memang hanya bersembunyi dan ingin mengetahui identitas pemilik warung. karena Panji merasa heran pemilik warung itu mengetahui banyak tentang rawa bengis.


sebaiknya aku tetap menuju Utara dan menemukan secepatnya hutan sunyi"


aku merasa tak nyaman berpura pura jadi jahat"


Panji meninggal kan tempat itu dan terbang menuju Utara.


apa ini hutan sunyi??


Panji berdiri di pinggiran sebuah hutan yang sangat lebat, pohon besar terlihat begitu menyeramkan, belum lagi aura kegelapan dan aura jahat menyatu membuat bulu kuduk Panji berdiri.


tak ada salah nya aku masuk" kata Panji dan melangkah masuk ke hutan itu.


hihihi


suara ketawa perempuan mengagetkan Panji.


hantukah??


atau hanya siluman?? gumam Panji


sekelebat bayangan melintas di depan Panji dan itu sudah cukup membuat Panji meningkatkan kewaspadaan nya.


keluarlah" Panji berteriak keras


hikhikhik"


kembali suara perempuan itu terdengar dari samping Panji.


apa tujuan mu kemari anak muda??


apa kau mau jadi santapan kami??

__ADS_1


suara itu terdengar dan saat Panji menoleh sesosok perempuan menyeramkan mengagetkan Panji.


pasti daging mu masih lunak" kata perempuan itu menjilat bibirnya.


ternyata hanya manusia" kata Panji agak keras


perempuan itu kaget saat Panji mengetahui kalau dia manusia.


apa maksudmu manusia??


aku penghuni hutan ini" kata perempuan itu


kalau kau siluman pasti kau melihat simbol harimau ku"


tapi kenyataan nya kau tak melihatnya itu tandanya kau hanyalah manusia" kata Panji membuat wanita itu terdiam.


apa maksudmu menghentikan langkahku??


tanya Panji


sudah menjadi tugasku menghentikan siapa pun yang ingin masuk ke hutan ini"


tak terkecuali siapa pun"


termasuk dirimu"


aku Panji"


aku akan ke gua lumut untuk mengambil mustika hijau"


jadi jangan halangi aku"


tak akan semudah itu"


langkahi dulu mayat ku setelah itu baru kau bisa masuk lebih ke dalam"


aku bidadari beracun akan membunuhmu


hiatttt


perempuan itu menerjang cepat tapi Panji yang telah waspada menghindar sehingga serangan perempuan itu hanya mengenai daerah kosong.


wuutttt


perempuan itu berputar dan melemparkan jarum jarum beracun. Panji yang tak menyangka melompat ke udara secepatnya tapi saat Panji masih di udara kembali perempuan itu melemparkan jarum beracun nya.


ikhhh


Panji merasakan tubuhnya mati rasa dalam beberapa saat.


hihihi


kemampuanmu cetek"


tapi bicaramu seperti lang.."


belum selesai bicara perempuan itu tangan Panji telah mencengkeram kuat lehernya.


perempuan itu kaget dan mencoba melepaskan lehernya dari cengkeraman Panji.


hiattt


perempuan itu mencoba memukul Panji tapi Panji dengan mudah menghindar dan melompat ke belakang.


uhukuhuk


perempuan batuk batuk setelah lehernya lepas dari cengkeraman Panji.


kau..."


bagaimana kau bisa tak mempan terhadap racun ku?? tanya wanita itu mulai was was


apa aku harus menjawabnya??


tapi baik lah"


aku kenal terhadap racun apa pun"


jadi bersiaplah untuk mati" kata Panji dan menarik pedang darah.


perempuan itu mundur ke belakang. selama ini hanya racun lah kebanggaan nya, melihat Panji kebal terhadap racun nya membuat nyali perempuan itu jadi ciut.


saat ketakutan perempuan itu menjadi jadi Panji telah menyerang dan langsung menebas perempuan itu


crassss


akkkkhhhh


kaget dengan serangan Panji perempuan itu tanpa sadar menangkis dengan tangan nya dan pasti tangan perempuan itu terpotong sampai ke lengan nya.


tolonggg..."


jangan bunuh aku"


perempuan itu mulai menghiba.


tapi...


crasssss

__ADS_1


Panji tanpa ampun memotong leher perempuan itu.


tak ada salahnya mengurangi kekuatan mereka sekarang" gumam Panji dan melangkah lebih jauh ke dalam hutan sunyi


__ADS_2