Perjalanan Menuju Langit

Perjalanan Menuju Langit
eps 70 benua kegelapan menyerang


__ADS_3

Jauh di benua putih di kerajaan Ganda Lima telah berkumpul ratusan anggota tengkorak hitam. jumlah nya lebih dari lima ratus orang.


Gandis..!!


bagaimana??


apa kalian telah bersiap menyerang para pemberontak itu?? tanya Gantika.


kami semua telah siap panglima"


saya dan Gilang akan memimpin penyerangan itu" jawab Gandis.


berapa prajurit kita??


dan berapa banyak prajurit kerajaan..??


kalau soal banyak nya prajurit kerajaan kami belum tahu panglima"


tapi kami yakin kami bisa mengalahkan mereka" jawab Gandis penuh keyakinan.


untuk saat ini rencana penyerangan di rindu dulu"


kenapa panglima??


aku masih menunggu seseorang yang telah aku kirim sebagai mata mata"


dan hari ini dia akan datang"


Gandis tak menjawab kata kata panglima Gantika itu.


tak berapa lama datang seorang lelaki berpakaian putih menghadap panglima Gantika.


panglima"


aku menghadap"


hahaha


kau datang juga Suro"


bagaimana??


apa yang akan kau laporkan??


aku telah menyelidiki markas pemberontak itu dan aku melihat lebih dari seribu prajurit telah siap menyerang kerajaan ini panglima" jawab Ki suro.


ki suro dari awal hancurnya padepokan teratai putih telah menjadi antek nya panglima Gantika dan terus memberikan kabar tentang rencana kerajaan.


bagaimana dengan gurumu itu??


dia bukan guru ku lagi"


dia melarikan diri saat kami murid murid nya di binasakan"


aku sendiri yang akan membunuhnya pada saat yang tepat" kata Ki suro


setelah penyerangan ini Suro"


kita akan serang juga tempat persembunyian gurumu itu" kata gantika.


baik"


aku permisi panglima"


aku takut mereka mencurigai ku"


baiklah"


dan tak lama Ki suro pergi meninggalkan istana Ganda Lima.


hahahaha


orang bodoh"


setelah tenaga mu tak ku butuhkan lagi kau akan ku bunuh dengan tangan ku sendiri" gumam Gantika.


Gandis..


Gilang..


sekarang persiapkan semua anggota tengkorak hitam"


kita serang pemberontak itu"


aku akan memimpin langsung penyerangan ini" kata Gantika.


baik panglima"


tapi sebelum prajurit berkumpul Gantika di panggil raja kematian Habiyang.


panglima di panggil yang mulia" kata seorang prajurit.


baik"


aku akan ke sana"


ada apa yang mulia memanggilku??


apa ada yang penting??


hamba menghadap yang mulia"


ada apa yang mulia memanggil hamba?? tanya Gantika.


kau akan kemana??

__ADS_1


aku lihat kau seperti akan berperang??


aku akan memimpin penyerangan ke markas pemberontak itu yang mulia"


aku ragu akan kekuatan anak buah ku" jawab Gantika.


panglima Darius"


kau gantikan Gantika memimpin penyerangan ke markas pemberontak itu"


baik yang mulia" jawab panglima Darius dan bergegas keluar dari ruang pertemuan.


ada tugas lain untuk mu Gantika"


apa itu yang mulia??


kau akan ke perbatasan benua kuning dan benua merah"


perhatikan perang antara benua itu"


dan pastikan kemenangan di pihak benua kuning"


kenapa harus benua kuning yang mulia??


hahahaha


raja benua kuning haus akan kekuasaan"


jadi kita akan mudah memperalatnya"


baik"


hamba paham yang mulia"


dan sebelum kau ke perbatasan"


temui panglima Demar"


apa ada yang harus aku sampaikan kepadanya yang mulia??


katakan kepadanya agar menghadap raja benua kuning"


dan katakan padanya kalau dia harus membelot ke benua kuning"


dan katakan padanya untuk meminta menjadi penguasa benua merah jika berhasil mengalahkan benua merah"


baik yang mulia"


hamba paham"


berangkat sekarang"


baik" jawab Gantika singkat.


tugas ini cukup mudah"


sekali kali jalan jalan" gumam Gantika.


di halaman istana Ganda Lima.


siapa yang memimpin kelompok ini?? tanya panglima Darius.


saya panglima" jawab Gandis


hanya kau sendiri??


saya di bantu oleh Gilang"


itu orang nya" tunjuk Gandis.


baik"


aku akan menggantikan Gantika memimpin kalian menyerang markas pemberontak"


nanti sore kita berangkat"


saat malam kita serang pemberontak itu"


baik yang mulia" jawab anggota tengkorak hitam berbarengan.


siapkan semua perlengkapan kalian"


kita binasakan pemberontak itu" kata panglima Darius dan meninggalkan kelompok tengkorak hitam.


saat matahari malu malu meninggalkan hawanya ratusan anggota kelompok tengkorak hitam berjalan menuju hutan beriak.


Mahapatih"


Mahapatih"


ada apa prajurit??


kenapa tergesa gesa begitu?? tanya Mahapatih Jampar.


kerajaan telah mengetahui markas kita"


mereka telah datang Mahapatih"


apaaa??


mereka akan menyerang kita??


Meraka sudah sampai dimana??


mereka sudah sangat dekat Mahapatih"

__ADS_1


prajurit"


siapkan senjata kalian"


kita akan bertahan"


baik"


banyak prajurit itu yang takut dan cemas karena sebagian besar prajurit itu hanya lah rakyat biasa yang belum pernah berperang. sementara lawan mereka kelompok tengkorak hitam adalah mantan anak buah dari tokoh sesat. dan pastinya kelompok tengkorak hitam telah berpengalaman dalam membunuh.


purnama ini membantu penyerangan malam ini" gumam panglima Darius


kepung tempat ini"


suara gemuruh langsung terdengar saat suara lantang itu mengagetkan semua orang dalam markas perebut kerajaan.


serraaannngggggg


tanpa menunggu komando dua kali kelompok tengkorak hitam langsung menyerang prajurit kerajaan.


akkhhhhh


jeritan kematian dan mayat bergelimpangan mulai terlihat saat peperangan itu terjadi.


prajurit perebut kerajaan memang unggul orang tapi kelompok tengkorak hitam unggul pengalaman membunuh sehingga dalam waktu yang cukup singkat ratusan prajurit perebut kerajaan telah tewas tak bernyawa.


Gandis yang paling banyak membunuh.


breeetttt


baaaammm


setiap ayunan pedang nya pasti membawa nyawa untuk Kematian. bau anyir darah terasa kental mewarnai peperangan itu.


bunuh semua"


jangan sisakan satu orang pun" kata panglima Darius memberi semangat.


hiattttt


Mahapatih Jampar menyerang Gandis tapi sesosok bayangan mengadang Mahapatih baru itu.


aku lawan mu"


biarkan anak buah ku bersenang senang" kata panglima Darius.


aku harap kau memberikan aku perlawanan yang cukup menyenangkan.


mati kau" kata Mahapatih Jampar dan langsung menyerang panglima Darius.


setiap serangan Mahapatih itu dengan mudah di tangkis dan di hindari panglima Darius. bahkan panglima itu kelihatan bermain main dengan Mahapatih Jampar.


akkkhhhhhh


suara jeritan keras mengalihkan perhatian Mahapatih Jampar dan saat itu juga sebuah pukulan keras menghantam dadanya.


jangan alihkan perhatianmu dari ku"


nyawamu hari ini tak akan selamat"


Mahapatih itu menatap panglima Darius cemas sambil memegang dada nya yang nyeri.


kembali suara lain mengalihkan perhatian Mahapatih itu.


putrakuuu"


di pandangan Mahapatih itu keponakan nya pangeran Candra telah bersimbah darah dan sebuah luka menganga terlihat di punggungnya.


baaammmm


Mahapatih Jampar melepaskan pukulan jarak jauh kepada panglima Darius, saat panglima itu menghindari serangan saat itu lah Mahapatih Jampar melesat ke arah pangeran Candra dan raja Mahameru.


yang mulia harus lari"


bawa pangeran"


kalian harus hidup"


atau kerajaan ganda lima hanya tinggal nama" kata Mahapatih itu.


tidak akan ada yang selamat dari tempat ini" suara serak terdengar dari belakang.


dan beraninya kau meninggalkan ku saat pertarungan kita"


kau yang duluan aku bunuh"


mati kau"


hiaaatttt


saat tangan panglima Darius akan menghantam Mahapatih Jampar tiba tiba sesosok pemuda datang dan langsung menahan serangan itu. benturan tenaga dalam pun terdengar.


baaaaammmmmm


benturan itu membuat tanah di sekitar ambrol dan membuat pandangan jadi kabur karena debu yang membumbung tinggi.


saat debu debu itu menghilang seorang pemuda berdiri tegak menatap panglima Darius.


Panji..???


 


\*


 

__ADS_1


like vote n komen


__ADS_2