Perjalanan Menuju Langit

Perjalanan Menuju Langit
eps 51 kelompok bercadar sutra


__ADS_3

Kemana aku akan melangkah??


apa aku akan ke penginapan rasa langit?? Panji yang berjalan dari lembah kesunyian berdiri diam sejenak. Selama beberapa waktu Panji memikirkan langkah yang akan dia tempuh.


sebaiknya aku ke benua putih"


melihat situasi"


sekalian bertemu dengan eyang Pariga dan sepuh Kesuma" bathin Panji.


hubbbb.....


Panji melesat terbang dengan kecepatan tinggi.


*****


setelah raja kematian atau Habiyang memerintah benua putih dan kerajaan ganda lima, kehidupan penduduk semakin hancur, pajak tinggi, pejabat penjilat dan segala hal yang berbentuk kejahatan semakin banyak terjadi.


hahahahaha


Habiyang tertawa setiap mendengar masalah di timbulkan kelompok tengkorak hitam. istana ganda lima telah berubah menjadi kerajaan penganut golongan hitam.


Gantika"


hamba yang mulia"


ajak semua golongan hitam untuk menjadi pengikut ku"


yang tidak mau tunduk bunuh" kata raja kematian.


baik yang mulia"


bagaimana??


apa kau sudah menyusupkan mata mata si setiap kerajaan di semua benua??


sudah yang mulia"


dan setiap bulan mereka akan melaporkan setiap kejadian yang terjadi yang mulia" jawab gantika


apa ada sesuatu yang menghebohkan gantika???


seseorang yang bernama gagak Ireng tewas yang mulia"


siapa itu gagak Ireng??


dia dulu nya dedengkot golongan hitam"


tapi tewas di tangan pemuda yang menurut hamba pemuda yang memiliki elemen api dan elemen es"


kenapa kau berpikir begitu gantika???


hamba sempat bertarung dengan dia yang mulia"


dan hamba yakin pemuda itu yang membunuh gagak Ireng"


maaf yang mulia"


sebaiknya kita secepatnya membunuh pemuda itu"


kenapa gantika??


apa kau takut pada pemuda itu??? tanya Habiyang


hamba hanya tak ingin keinginan kita untuk menguasai seluruh benua di ganggu pemuda itu yang mulia"


hamba yakin saat ini pemuda itu telah mencapai pendekar dewa"


dan pemuda juga memilik pedang rembulan surga yang mulia" kata gantika.


Apaaa…...!!!!!


pedang rembulan surga..!!!


wajah Habiyang langsung berubah saat gantika mengatakan Panji memiliki pedang surga.


gantika"


kau yang mengenal pemuda itu"


cari dan bunuh pemuda itu"


dan bawa pedang surga kepada ku" kata raja kematian.


baik yang mulia" jawab gantika dan melesat keluar.


gantika langsung membawa 3 anak buah terbaiknya untuk memburu Panji.

__ADS_1


**********


saat gantika pergi dari benua putih untuk mencari Panji, Panji telah sampai di benua putih. saat ini Panji sedang makan di sebuah kedai kecil.


anak muda"


dari pakaian mu kau bukan orang sini" kata pemilik kedai


benar paman"


tapi aku sempat tinggal di benua ini"


aku lihat keadaan kota ini semakin hancur paman"


ya"


apalagi setelah raja kematian menduduki takhta kerajaan"


kami hidup dalam ketakutan" kata pemilik kedai itu.


apa penduduk tak melawan paman?? tanya Panji.


kami hanya penduduk biasa"


tak memilik kemampuan"


kami melawan sama dengan memberikan nyawa kamu" lanjut pemilik kedai itu.


seorang lelaki berpakaian hijau mendekati Panji.


anak muda"


kau sepertinya ingin membela kota ini"


apa kau mau bergabung dengan kami"


kami orang orang yang berperang bergerilya, merampok bangsawan korup" terang lelaki itu sedikit berbisik.


apa nama kelompok nya paman?? tanya Panji


KELOMPOK BERCADAR SUTRA


kelompok bercadar sutra??


ya"


tapi kami merampok hak kami yang telah di ambil bangsawan dan kerajaan yang menaikkan pajak yang begitu tinggi" jelas lelaki itu lagi.


tapi aku tak memiliki kemampuan tinggi paman"


aku hanya memiliki sedikit ilmu silat peninggalan orang tua ku" kata Panji mencoba mengetes lelaki itu.


lelaki itu tersenyum dan memandang Panji.


datang lah ke selatan hutan beriak"


kami tinggal di sana"


cari aku kalau kau berniat bergabung bersama kami"


dan nama ku Ki jampar" dan lelaki itu pergi meninggalkan kedai.


Panji meneruskan makan nya dan memikirkan tawaran Ki jampar.


sebaiknya aku membantu kelompok bercadar sutra"


sekalian menyamarkan keberadaan di benua ini" bathin Panji


Panji melesat ke selatan hutan beriak, sampai di tepi hutan Panji berjalan dan memanipulasi tenaga dalam nya.


mau kemana kau anak muda" seorang lelaki bercadar menghentikan langkah Panji


maaf paman"


aku ingin menemui Ki jampar"


Ki jampar mengajak aku untuk masuk ke dalam kelompok cadar sutra" kata Panji


lelaki itu menoleh ke arah Panji.


ikuti kau"


ketua"


seseorang ingin bertemu dengan mu" kata lelaki itu.


anak muda" Ki jampar tersenyum senang saat melihat kedatangan Panji

__ADS_1


panji paman" memperkenal nama nya.


Ki jampar mengeluarkan sebuah cadar berwarna ungu dan memberikan pada Panji.


pakai lah"


kau sekarang bagian dari kelompok cadar sutra" kata Ki jampar.


Panji langsung memakai cadar itu.


nanti malam kau ikut"


kita akan menyantroni rumah bangsawan Barua"


bangsawan itu penjilat istana"


akan melakukan apa pun demi kekayaan" kata Ki jampar.


baik ketua" kata Panji


istirahat lah"


Panji tak menjawab tapi langsung keluar dan bersandar di sebuah pohon.


aku akan ikut dan melihat keadaan kota"


tak ada salah nya membantu kelompok ini" gumam Panji.


saat tengah malam mendekat 4 sosok menyelinap mengendap mendekati sebuah rumah yang cukup besar dan terpandang di kota raja.


setelah itu ke empat orang itu menyebar dari sisi yang berbeda dari rumah itu.


hubbb....


Panji masuk dari pintu belakang dan menyelinap dengan mudah.


aaaaakkkhhhhh


jeritan kematian terdengar keras dan langsung menimbulkan keributan.


KELOMPOK CADARRRR SUTTRAAAAA


teriakan keras itu langsung mengalihkan perhatian penjaga dan melesat menuju arah suara itu. di sana terlihat seorang lelaki berkelahi dengan penjaga rumah bangsawan Barua.


Panji tak menghiraukan perkelahian itu. Panji terus masuk ke dalam dan menuju kamar Barua.


bangsawan Barua yang bersembunyi di kolong tempat tidur gemetaran saat Panji melangkah dan menariknya dengan paksa.


berikan semua harta mu"


atau kau mati" ancam Panji.


Barua langsung berjalan gemetaran dan membuka lemari harta nya.


ambil semua"


tapi jangan bunuh aku" pinta Barua memohon.


Panji mengosongkan lemari harta, mengambil keping emas dan harta bangsawan itu.


baaammmm


Panji memukul dada bangsawan Barua, Barua yang tanpa perlawanan langsung terjungkal dan muntah darah, setelah itu semua nya gelap.


Panji melihat pertarungan itu akan berlangsung panjang. Panji mendekati pertarungan itu dan sedikit membantu.


ketua"


aku sudah mengambil harta bangsawan ini"


kita bisa mundur ketua" kata Panji


Ki jampar terkejut melihat Panji berhasil masuk.


bagus"


ayo" kata Ki jampar


ke empat orang itu pun melarikan diri meninggalkan rumah bangsawan Barua yang hanya bisa mematung melihat kepergian Panji dan kelompok cadar sutra.


kalian bagikan keping emas ini untuk penduduk di lembah kering" kata Ki jampar pada anak buah begitu sampai di tempat persembunyian.


Panji pun langsung istirahat tanpa sempat berbicara dengan Ki jampar.


apa ini langkah yang benar" gumam Panji


*********

__ADS_1


__ADS_2