Play To Win

Play To Win
Level 100 - Perpisahan


__ADS_3

...***...


"Kita sudah banyak mengalami kesulitan, mulai dari kehilangan orang yang kita sayangi hingga pertumpahan darah antar sesama penjaga Kane Collection. Aku rasa, ini sudah saatnya kita melepaskan Kane Collection yang selama ini kita jaga dan kita memulai semuanya kembali dari awal. Kita mulai kehidupan baru kita, di tempat ini sebagai penduduk biasa. Bukan sebagai penjaga Kane Collection yang di pilih Kane Randolph, melainkan sebagai beast biasa yang hidup di hutan ini." Tutur kepala desa.


"Lagipula… tidak ada yang perlu kita takutkan lagi. Si taring emas sudah binasa dan kita bisa menjalani kehidupan kita dengan tenang." Sambungnya.


"Aku setuju dengan ucapan kepala desa…" gumam Willy.


"Aku juga." Lulu dan Poo berucap berbarengan. Kepala desa menoleh, beradu pandang dengan satu persatu penduduknya.


"Kami juga setuju." Si garang mewakili yang lainnya. Kepala desa tersenyum mendengarnya, ia kini beralih pada putrinya. Si betina berpita merah muda yang sejak tadi menggenggam kotak berisi Kane Collection di dalamnya.


"Bagaimana denganmu?" Tanyanya pada putrinya. Si betina tak menjawab, ia memalingkan wajahnya ke arah lain kemudian menyodorkan kotak dalam genggamannya itu pada ayahnya.


Kepala desa semakin merekahkan senyuman, ia meraih kotak tersebut lalu menghampiri Jackson dan kedua rekannya yang berdiri di sana.

__ADS_1


"Tidak perlu ada yang berkorban, kita akhiri semuanya dengan damai." Kepala desa membuka kotak tersebut membuat sebuah Kane Collection di dalamnya itu melayang, Kane Collection itu berbentuk seperti sepasang tanduk beast yang menyatu dengan bagian tengah yang lebih ramping seperti untuk genggamannya.


Benda itu melayang di udara begitu kotaknya terbuka. "Kalian boleh mengambilnya, dan kalian bisa melanjutkan perjalanan kalian." Tuturnya.


Joanne tersenyum bahagia, ia meraih Kane Collection itu kemudian menunjukkannya pada kedua rekannya.


"Terima kasih…" ucap Joanne pada kepala desa seraya menangis bahagia. Dalam satu malam… mereka berhasil mendapatkan dua Kane Collection yang mereka cari, dan sekarang… mereka bisa melanjutkan perjalanan.



"Baiklah, mungkin ini adalah saatnya untuk kita pergi." Jackson beranjak bangun dari tempat duduknya.


"Akhirnya, kita akan bisa melanjutkan perjalanan kita." Joanne tersenyum simpul.


"Walaupun hanya kurang lebih satu Minggu kita berada di sini, tapi tetap saja… kita akan merindukan momen-momen ketika kita di sini." Smith menghampiri kedua rekannya, berbalik memandangi ruangan yang mereka tempati ini.

__ADS_1


Hanya sebuah ruangan yang cukup besar dengan tiga ranjang tidur yang mereka gunakan untuk beristirahat. Dalam satu ruangan ini, ada cerita mengenai perjalanan mereka selama satu Minggu berada di beast village.


"Ya, kau benar. Suatu saat aku akan merindukan tempat ini." Sahut Joanne yang kemudian berbalik menghampiri pintu keluar bersama dengan Jackson dan Smith.


Di luar sana mereka berpamitan lebih dulu dengan para penduduk desa sebelum kembali melanjutkan perjalanan mereka.


"Sekali lagi terima kasih karena sudah memberikan kami tempat tinggal." Jackson tersenyum.


"Kami juga berterima kasih karena kalian sudah membantu kami selama satu Minggu ini." Kepala desa berucap.


"Kalau begitu kami pamit." Kata Joanne.


"Hati-hati di jalan dan jaga diri kalian baik-baik." Kata Willy, Poo dan Lulu bersamaan. Joanne mengangguk sambil tersenyum.


"Oh, ya. Tak jauh dari sini… kalian akan menemukan goa yang ditinggali oleh si taring emas. Di sana kalian akan menemukan Kane Collection lainnya."

__ADS_1


...***...


__ADS_2